Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DAN KUALITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN DASAR – DASAR PROGRAM KEAHLIAN (DDPK) MANAJEMEN PERKANTORAN KELAS X MP DI SMK SWASTA BUDI AGUNG MEDAN Naillah Wanza Zein Hasibuan; Nelly Armayanti; Dodi Pramana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41016

Abstract

The rapid development of technology has driven the integration of Artificial Intelligence (AI) into the field of education. Based on observations and interviews conducted at SMK Swasta Budi Agung Medan, it was found that most students of Class X MP have utilized AI in the learning process, especially in completing assignments, searching for information, and understanding learning materials. The use of AI has proven to provide ease and effectiveness in learning, although there are still some students who lack confidence in integrating AI in more complex ways due to limited knowledge and concerns about technological errors. The daily test score data shows that students have relatively good learning outcomes, with an average score of 77.39%. The results of this study indicate that, based on the t-test (partial), the use of Artificial Intelligence (X1) has a positive and significant influence on Learning Outcomes (Y), with a calculated t-value greater than the critical t-value (20.545 > 0.0696) and a significance level of 0.001 < 0.05 at a 95% confidence level and 5% alpha. Likewise, Learning Quality (X2) has a positive and significant effect on Learning Outcomes (Y), with a calculated t-value greater than the critical t-value (19.401 > 0.696) and a significance level of 0.001 < 0.05 at a 95% confidence level and 5% alpha. The F-test (simultaneous) results show that the calculated F-value is greater than the F-table value for the influence of X1 on Y (10.093 > 1.66757), with a significance level of 0.001 < 0.05, and for X2 on Y (13.451 > 1.66757) with a significance level of 0.000 < 0.05. The coefficient of determination (R²) obtained is 0.932 or R² = 0.932 x 100% = 93.2%. From the results of this study, it can be concluded that there is a 93.2% influence of the Use of Artificial Intelligence (AI) and Learning Quality on Student Learning Outcomes in the subject of Fundamentals of Vocational Expertise Program (DDPK) in Office Management for Class X MP at SMK Swasta Budi Agung Medan.
Peran Model Pentahelix dalam Meningkatkan Efektivitas Manajemen Bencana dan Pemulihan Pasca Bencana di Sumatera Utara dan Aceh Nelly Armayanti; Azizul Kholis; Dodi Pramana
Inovasi Vol 23 No 1 (2026): INOVASI Jurnal Politik dan Kebijakan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33626/kakn5s11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran model Pentahelix dalam meningkatkan efektivitas manajemen bencana serta pemulihan pasca bencana di Provinsi Sumatera Utara dan Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods yang mengombinasikan metode kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui analisis dokumen kebijakan dan studi literatur untuk memahami implementasi tata kelola penanggulangan bencana di tingkat daerah. Sementara itu, pendekatan kuantitatif menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menganalisis hubungan antara aktor dalam model Pentahelix terhadap efektivitas manajemen bencana dan pemulihan pasca bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktor dalam model Pentahelix yang meliputi pemerintah, akademisi, sektor bisnis, masyarakat, dan media memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas manajemen bencana. Selain itu, efektivitas manajemen bencana juga berperan sebagai variabel mediator yang memperkuat hubungan antara kolaborasi aktor dan keberhasilan pemulihan pasca bencana. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam model Pentahelix dapat meningkatkan kapasitas daerah dalam menghadapi dan memulihkan dampak bencana secara lebih efektif. Oleh karena itu, pengembangan tata kelola kolaboratif berbasis model Pentahelix menjadi strategi penting dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana di tingkat daerah.
PENGARUH TATA RUANG KANTOR TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS KESEHATAN DAERAH KABUPATEN TAPANULI SELATAN Dodi Pramana
Jurnal Administrasi Perkantoran Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Administrasi Perkantoran
Publisher : Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/judika.v9i2.17532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh tata ruang kantor terhadap produktifitas kerja pegawai pada kantor dinas kesehatan daerah kabupaten tapanuli selatan Penelitian ini dilakukan kepada 39 responden yang terdiri dari Kepala Dinas, dan pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan. Teknik pengumpulan data. Dalam penelitian ini menggunakan angket dalam rentang skor antara 1 samwpai 3 dengan ketentuan skala penilaian teknik analisis data menggunakan deskriptif dengan kriteria penentuan kategori konstruktif.  Hasil penelitian diperoleh bahw tata ruang kantor berpengaruh pada produktifitas pegawai. Dengan adanya pengaruh tata ruang kantor maka tingkat produktifitas pegawai semakin tinggi
PENGARUH PEMANFAATAN CHAT GENERATIVE PRE-TRAINED TRANSFORMER DAN GAYA BELAJAR KINESTHETIC TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA KULIAH KORESPONDENSI DINAS DI PRODI PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Najwa Andini; Dodi Pramana; Hasyim
Jurnal Administrasi Perkantoran Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Perkantoran
Publisher : Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/696bzy07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pemanfaatan ChatGPT dan gaya belajar kinesthetic terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Korespondensi Dinas Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa stambuk 2024 Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Medan sebanyak 85 mahasiswa dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemanfaatan ChatGPT berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa. Gaya belajar kinesthetic berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa. Hasil analisis juga membuktikan bahwa secara simultan pemanfaatan ChatGPT dan gaya belajar kinesthetic berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Korespondensi Dinas. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa pemanfaatan ChatGPT dan gaya belajar kinesthetic memberikan kontribusi sebesar 54,1% terhadap hasil belajar mahasiswa.
Pengaruh Literasi Digital dan Self Regulated LearningTerhadap Prestasi Belajar Siswa  pada Mata PelajaranDasar-Dasar MPLB Program Keahlian ManajemenPerkantoran dan Layanan Bisnis Kelas X SMKSwasta Bina Taruna 2 Medan Nopitasari Manurung; Dodi Pramana; Munajat
Jurnal Administrasi Perkantoran Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Perkantoran
Publisher : Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/drw9wj63

Abstract

Nopitasari Manurung, NIM 7223344001, “Pengaruh Literasi Digital dan Self Regulated Learning Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar MPLB Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis Kelas X SMK Swasta Bina Taruna 2 Medan.” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaruh Literasi Digital dan Self Regulated Learning terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar MPLB Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis MPLB Kelas X SMK Bina Taruna 2 Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis sebanyak 95 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan metode sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan menggunakan Google Form kepada siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh antara Literasi Digital dan Self Regulated Learning terhadap Prestasi Belajar. Berdasarkan hasil uji parsial (uji t) telah diperoleh hasil pada variabel Literasi Digital dengan nilai thitung (6,144) > ttabel (1,986) dengan nilai signifikansi < 0,001 < 0,05, yang menunjukkan bahwa Literasi Digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap Prestasi Belajar. Pada variabel Self Regulated Learning diperoleh nilai thitung (4,937) > ttabel (1,986) dengan nilai signifikansi < 0,001 < 0,05, yang menunjukkan bahwa Self Regulated Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap Prestasi Belajar. Pada uji simultan (uji f) diperoleh nilai Fhitung (56,481) > Ftabel (3,10) yang menunjukkan Literasi Digital dan Self Regulated Learning secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Prestasi Belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-Dasar Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) kelas X SMK Bina Taruna 2 Medan. Kata Kunci: Literasi Digital, Self Regulated Learning, dan Prestasi Belajar
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH SIMULASI PERKANTORAN PRODI PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORANFAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Paidil Akbar Batubara; Dodi Pramana; Hasyim
Jurnal Administrasi Perkantoran Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Perkantoran
Publisher : Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/6ak5fe46

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Experiential Learning dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Simulasi Perkantoran Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis ex post facto. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 63 mahasiswa prodi pendidikan administrasi perkantoran stambuk 2022 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling atau seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik, uji analisis regresi linear berganda, serta uji hipotesis dan koefisien determinasi (R2). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa X1 berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,013 < 0,05 dan nilai t hitung > t tabel (2,558 > 1,99). X2 juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,026 < 0,05 dan nilai t hitung > t tabel (2,289 > 1,99). Secara simultan, X1 dan X2 berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,003 < 0,05 dan nilai Fhitung > Ftabel (6,499 > 3,15). Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R square sebesar 0,706 atau 70,6% yang berarti bahwa hasil belajar mahasiswa mampu dijelaskan oleh varibel Experiential Learning dan Minat Belajar, sedangkan sisanya 29,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Kata kunci: Experiential Learning, Minat Belajar, Hasil Belajar     ABSTRACT This study aimed to determine the influence of Experiential Learning and Learning Interest on Student Learning Outcomes in the Office Simulation Course of the Administration Education Study Program, Faculty of Economics, Medan State University. This study employed a quantitative method with an ex post facto research design. The population consisted of 63 students of the Office Administration Education Study Program, Class of 2022. The sampling technique used was total sampling, in which the entire population was selected as the research sample. The data were analyzed using classical assumption tests, multiple linear regression analysis, hypothesis testing, and the coefficient of determination (R²). The results showed that X1 had a positive and significant effect on student learning outcomes with a significance value of 0,013 < 0,05 and t count > t table (2,558 > 1,99). X2 also had a positive and significant effect on student learning outcomes with a significance value of 0,026 < 0,05 and t count > t table (2,289 > 1,99). Simultaneously, X1 and X2 had positive and significant effect on student learning outcomes with a significance value of 0,003 < 0,05 and F count > F table (6,499 > 3.15). The coefficient of determination test showed an R Square value of 0,706 or 70.6%, which means that student learning outcomes could be explained by the Experiential Learning and Learning Interest variables, while the remaining 29,4% was influenced by other factors outside this study. Keyword: Experiential Learning, Learning Interest, Learning Outcomes.
PENYUSUNAN BAHAN AJAR SIMULASI PERKANTORAN DIGITAL BERBASIS PROJECT BASED LEARNING Nelly Armayanti; Dodi Pramana; M. Fitri Rahmadana
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Administrasi Kantor (Desember 2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/jak.v12i2.3166

Abstract

Professional teaching staff have a direct influence on student learning outcomes, especially in the 21st century, where developments in technology, information and communication are growing rapidly. The challenge of 21st century learning is a problem found in the office administration education study program, namely the lack of digital-based teaching materials owned by lecturers to teach these courses. This research aims to prepare teaching materials for the Theory and Practice based Office Simulation course and is also accompanied by a Project Based Learning model. The reason for choosing the Office Simulation course is because this course is the basis for students to become familiar with administrative and administrative practices in the concept of office administration. This research is Research and Development (RnD) research using the ADDIE development model which consists of 5 (five) implementation stages, namely: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development (4) Implementation, and (4) Evaluation. The data analysis techniques used in research include 3 (three) types, namely Validity, Effectiveness and Practicality. The results of this research show that the average percentage of validator scores for the content aspect is 88.66%, the presentation aspect is 90.66% and the language is 92.88%, these three aspects show that the office simulation book is very suitable for use. Meanwhile, practical testing for the content aspect was 93.04%, the presentation aspect was 88.05% and the language aspect was 88.04%. From this tabulation, the office simulation book is very practical to use. In testing effectiveness through parametric tests, a calculated t value of 26.599 can be obtained with a significance value of 0.00 < 0.05, so H0 is rejected. Thus, student learning outcomes after using office simulation books are significantly higher than those who do not use teaching materials. Keywords: Teaching Material, Learning Outcomes, Office Simulation