Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan Etis Terhadap Kinerja Karyawan Di PT. PKSS Wilayah Manokwari Abdullah, Aprilianty; Ardiansyah, Fuad; Wahyuni, Nengsih Sri
PSIKOVIDYA Vol 28 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/psikovidya.v28i2.280

Abstract

Masa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini bisa menjadi peluang bahkan ancaman bagi suatu perusahaan. Perusahaan yang mampu bertahan dalam persaingan dimasa transformasi digital adalah perusahaan yang mampu mengelola sumber daya yang dimiliki. Salah satu sumber daya terpenting adalah karyawan. Hal ini termasuk bagaimana perusahaan mengelola, memelihara dan memberdayakan setiap karyawan agar kinerja karyawan terus meningkat dan berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan etis terhadap kinerja karyawan. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 141 pekerja outsourcing PT. PKSS yang berada di Manokwari. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif non eksperimen dengan mengunakan skala kepemimpinan etis dan skala kinerja karyawan sebagai instrumen penelitian. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi adalah 0,585 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,005) dan koefisien regresi bernilai positif (0,345) hal ini membuktikan bahwa variabel kepemimpinan etis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. PKSS Wilayah Manokwari.
Application of the Rasch Model in the Development of Employee Performance Instruments Setia Budi, Achmad Rizki; Hidayah, Fenti Nur; Sari, Widiah Ratna; Ragil, Muh.; Ardiansyah,, Fuad
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 14, No 1 (2026): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v14i1.22729

Abstract

Employee performance measurement is crucial because as a result as a means of evaluation, development and decision making in the organization. For this reason, the validity and reliability of employee performance instruments are determining factors to ensure that the data obtained is accurate or not. This research aims to develop and validate private employee performance instruments in the Southwest Papua region. This research was conducted using quantitative methods. The sampling technique used in this study was random sampling technique. The population in the study were private employees as many as 75 respondents who would be used in representing the population of respondents in Southwest Papua. In this study, the software used to analyze the data is Ministep Rasch to see the relationship between items and respondents. Based on the analysis, item 5 is difficult for respondents to agree and item 9 is easy for respondents to agree. This shows that the tool developed has good validity. In addition, there are results of the validity test of items 11, 10, 5, 12, 9 and item 4 that do not match (FIT model). Cronbach's Alpha value of 0.92 can be said to have a very good value related to items and people. This research was conducted by analyzing the results of difficulty (Item Difficulty), analyzing the level of fit on items or FIT (Item fit), and the level of reliability (item reliability).Pengukuran kinerja karyawan menjadi krusial karena sebagai hasil karena sebagai sarana evaluasi, pengembangan dan pengambilan keputusan dalam organisasi. Untuk itu, validitas dan reliabilitas instrumen kinerja karyawan menjadi faktor penentu untuk memastikan data yang diperoleh akurat atau tidaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta memvalidasi instrumen kinerja karyawan swasta di wilayah Papua Barat Daya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik random sampling. Populasi dalam penelitian adalah karyawan swasta sebanyak 75 responden yang akan digunakan dalam mewakili populasi responden di Papua Barat Daya. Pada penelitian ini perangkat lunak yang digunakan untuk menganalisis data yaitu Ministep Rasch untuk melihat hubungan pada item dan responden. Berdasarkan pada analisis terdapat item 5 sulit disetujui oleh responden dan item 9 mudah disetujui oleh responden. Hal ini menunjukkan alat yang dikembangkan memiliki validitas yang baik. Selain itu ada hasil uji validitas item 11,10, 5, 12, 9 dan item 4 tidak cocok dengan (model FIT). Nilai Alpha Cronbach 0,92 dapat dikatakan memiliki nilai bagus sekali terkait item dan person Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis hasil kesukaran (Item Difficulty), analisis tingkat kesesuaian pada item atau FIT (Item fit), dan tingkat reliabilitas (item reliability). Dari hasil analisis yang sudah dilakukan pada instrumen kinerja karyawan termasuk dalam data valid dan reliabel dan dapat digunakan sebagai keperluan yang dibutuhkan seperti need asessment.
Confirmatory Factor Analisys (CFA) untuk Validasi Instrumen Percieved External Prestige di Lingkungan Kerja Salu, Lorena Tiku; Umasugi, Muhammad Irwan; Triputra, Gusti Razuli; Randa, Andreas Galileo; Ardiansyah, Fuad
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v15i2.12261

Abstract

Perceived External Prestige (PEP) is an individual's assessment of how their organization is viewed by outsiders. This study aims to validate the Perceived External Prestige (PEP) instrument as a measurement tool for employee perceptions of organizational reputation in the eyes of external parties. Validation was conducted using Confirmatory Factor Analysis (CFA) method on a sample of 251 private employees in Southwest Papua. The three-factor model of PEP tested includes Personality, Social Development, and Career Training. The analysis results show that the model has a good fit with the empirical data. A high Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) value of 0.963, and a significant Bartlett's test (p < 0.05) indicated that the data were suitable for further factor analysis. All items in the instrument had factor loadings above the 0.35 threshold, indicating good construct validity. These validation results confirm that the PEP instrument is effective and reliable for measuring employee perceptions of organizational reputation in the work environment. This research contributes to the development of a valid and reliable instrument to measure PEP in the context of organizations in Indonesia.
ANALISIS PENGARUH PSYCHOSOCIAL RISK FACTORS AT WORK TERHADAP TURNOVER INTENTION PEKERJA PT. X DI SORONG RAYA Puarada, Joshua Marshall; Ardiansyah, Fuad; Shofia, Adinda
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/0fvav857

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Psychosocial Risk Factors at Work terhadap Turnover Intention, pengaruh domain Tuntutan Kerja dan domain Relasi Interpersonal & Kepemimpinan, terhadap Turnover Intention pada karyawan PT. X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Responden dalam penelitian ini berjumlah 137 pekerja yang dipilih menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Hasil uji regresi linear berganda menunjukkan bahwa hanya salah satu domain Psychosocial Risk Factors at Work yang berpengaruh terhadap Turnover Intention. Sementara itu, Tuntutan Kerja tidak berpengaruh dan Relasi Interpersonal & Kepemimpinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention. Penelitian memiliki keterbatasan hanya menggunakan 2 domain dari Psychosocial Risk Factors at Work yaitu, Tuntutan Kerja dan Relasi Interpesonal dan Kepemimpinan sehingga untuk peneliti selanjutnya, perlu melihat domain lain yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan perusahaan.
HUBUNGAN HARGA DIRI TERHADAP KECEMASAN DALAM PREFERENSI MEMILIH PASANGAN HIDUP PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL Ika Retno Priani; Fuad Ardiansyah; Adinda Shofia
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1145

Abstract

Dewasa awal merupakan tahap perkembangan yang ditandai dengan tugas psikososial intimacy vs isolation, dimana individu diharapkan mampu menjalin ikatan emosional yang mendalam dengan orang lain. Pada tahap ini, salah satu tantangan yang kerap dihadapi adalah kecemasan dalam memilih pasangan hidup. Kecemasan tersebut dapat terjadi karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satu faktornya adalah harga diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan kecemasan dalam preferensi memilih pasangan hidup pada perempuan dewasa awal di Kota dan Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan teknik Purposive Sampling dengan jumlah subjek yang dilibatkan adalah sebanyak 325 perempuan dewasa awal di wilayah Kota dan Kabupaten Sorong. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik Pearson Correlation. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0.177 dan signifikansi <0,001. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat korelasi negatif yang berarti semakin tinggi harga diri maka akan semakin rendah kecemasan memilih pasangan hidup perempuan dewasa awal.
HUBUNGAN HARGA DIRI TERHADAP KECEMASAN DALAM PREFERENSI MEMILIH PASANGAN HIDUP PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL Ika Retno Priani; Fuad Ardiansyah; Adinda Shofia
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1145

Abstract

Dewasa awal merupakan tahap perkembangan yang ditandai dengan tugas psikososial intimacy vs isolation, dimana individu diharapkan mampu menjalin ikatan emosional yang mendalam dengan orang lain. Pada tahap ini, salah satu tantangan yang kerap dihadapi adalah kecemasan dalam memilih pasangan hidup. Kecemasan tersebut dapat terjadi karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satu faktornya adalah harga diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan kecemasan dalam preferensi memilih pasangan hidup pada perempuan dewasa awal di Kota dan Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan teknik Purposive Sampling dengan jumlah subjek yang dilibatkan adalah sebanyak 325 perempuan dewasa awal di wilayah Kota dan Kabupaten Sorong. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik Pearson Correlation. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0.177 dan signifikansi <0,001. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat korelasi negatif yang berarti semakin tinggi harga diri maka akan semakin rendah kecemasan memilih pasangan hidup perempuan dewasa awal.