Ansori Hidayah, Ansori
Unknown Affiliation

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : JURMADIKTA

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS MASALAH HOTS PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS Afrianti, Vivi; Ansori, Hidayah; Suryaningsih, Yuni
JURMADIKTA Vol 4 No 2 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i2.2145

Abstract

Pembelajaran di Era abad 21 menuntut peserta didik Indonesia untuk memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi. Peserta didik diharapkan ikut serta dengan aktif dalam proses pembelajaran. Akan tetapi, berdasarkan hasil observasi masih didapati adanya peserta didik yang kurang aktif selama proses pembelajaran berlangsung disebabkan karena peserta didik masih terkendala dalam memahami konsep materi matematika. LKPD berbasis masalah HOTS merupakan salah satu media yang dapat membantu peserta didik untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan melatih berpikir tingkat tinggi mereka. Penelitian pengembangan ini memiliki dua tujuan yang meliputi: (i) mendeskripsikan proses pengembangan lembar kerja peserta didik berbasis masalah HOTS pada materi teorema pythagoras yang valid dan praktis; dan (ii) menghasilkan lembar kerja peserta didik berbasis masalah HOTS pada materi teorema pythagoras yang valid dan praktis. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri atas 4 tahapan yang mencakup tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Namun, pada tahap develop dilakukan uji validitas dan uji coba produk terbatas untuk menguji produk yang dikembangkan dengan uji kepraktisan. Melalui uji validitas diperoleh rata-rata penilaian dari dua validator adalah sebesar 3,44 dengan kriteria sangat valid, sedangkan pada uji kepraktisan diperoleh rata-rata total kepraktisan dari peserta didik adalah sebesar 3,34 dengan kriteria sangat praktis. Dengan demikian, LKPD berbasis masalah HOTS yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS HOTS MATERI PERSAMAAN LINEAR UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP Maisarah, Siti; Ansori, Hidayah; Budiarti, Indah
JURMADIKTA Vol 3 No 3 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i3.2172

Abstract

Pendidikan di Indonesia sejak lama telah mengutamakan adanya pembelajaran yang mengedepankan keterampilan berpikir tingkat tinggi atau yang dikenal sebagai HOTS (Higher Order Thinking Skills). Namun nyatanya, masih terdapat beberapa peserta didik yang kesulitan dalam hal menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta apabila diberikan masalah kontekstual atas berbasis HOTS khususnya pada pembelajaran matematika. Dengan demikian, menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid sehingga layak digunakan untuk melatih kemampuan peserta didik dalam mengatasi masalah berbasis HOTS adalah tujuan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang mencakup empat tahapan yakni pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (dissemination). Namun, penelitian pengembangan ini hanya dilakukan sampai tahapan pengembangan yakni mengembangkan LKPD berbasis HOTS dan menguji kevalidannya. Penelitian ini menggunakan lembar instrumen kevalidan sebagai teknik pengumpulan data. Produk dikatakan valid jika berada pada tingkat kevalidan cukup valid atau sangat valid yang mana validasi dilakukan oleh dua orang validator ahli. Berdasarkan lembar validasi yang diisi oleh validator ahli diperoleh hasil uji kevalidan dengan rata-rata sebesar 80,36% dengan tingkat kevalidan LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria cukup valid.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SMP KELAS VII PADA KONSEP KELILING DAN LUAS SEGITIGA Winarsih, Rekno; Ansori, Hidayah; Noorbaiti, Rahmita
JURMADIKTA Vol 4 No 1 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i1.2256

Abstract

Literasi matematis merupakan salah satu kemampuan literasi dasar yang harus dikuasai siswa sekolah menengah pada kurikulum merdeka. Literasi matematis adalah kemampuan untuk mengenali dan memahami matematika dalam kehidupan nyata dan membuat penilaian dan penalaran yang tepat. Ini adalah keterampilan dasar yang sama pentingnya dengan membaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur dan mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sebanyak 23 siswa SMPN 3 Banjarmasin kelas VIIA berpartisipasi dalam penelitian ini. Alat yang digunakan adalah tes dan wawancara dengan materi yang digunakan yaitu konsep segitiga. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian dan inferensi. Pengurangan materi dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah literasi matematika yaitu. perumusan tugas, penerapan konsep dan interpretasi hasil solusi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kemampuan literasi matematika siswa berada pada kategori yang berbeda yaitu sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Persentase terbesar adalah siswa dengan literasi matematika rendah yaitu 48% dari sampel. (2) Siswa mengetahui cara menerapkan indikator pertama literasi matematika dengan benar, yaitu merumuskan tugas. Namun masih belum sepenuhnya menjawab indikator literasi matematika yang kedua yaitu penerapan konsep. Juga, para siswa tidak sepenuhnya memenuhi yang ketiga kemampuan literasi matematis.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PHET SIMULATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PECAHAN Norlaila, Norlaila; Ansori, Hidayah; Juhairiah, Juhairiah
JURMADIKTA Vol 4 No 2 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i2.2770

Abstract

Salah satu permasalahan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar pada materi pecahan adalah kesulitan siswa memahami konsep yang abstrak. Siswa memerlukan bantuan media konkret sebagai perantara atau visualisasinya. Media PhET Simulations dapat membantu siswa dalam memvisualisasikan materi pecahan yang bersifat abstrak. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan implementasi, respon siswa, dan pengaruh penggunaan media PhET pada materi pecahan di kelas IV SD/MI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SDN Belitung Selatan 7, pengambilan sampel menggunakan teknik oversampling, dengan masing-masing 20 sampel dari kelas IV A (kontrol) dan IV B (eksperimen). Teknik pengumpulan data berupa tes (pre-test dan post-test) serta non-tes (angket). Analisis data menggunakan uji t dan uji N-Gain untuk data tes, dan deskriptif kuantitatif untuk data non-tes. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Implementasi penggunaan media PhET melibatkan persiapan media dan tujuan pembelajaran, pengenalan media, orientasi masalah, organisasi belajar, pengerjaan LKPD secara berkelompok berpanduan simulasi PhET, diskusi dan presentasi, serta refleksi dan evaluasi. (2) respon siswa terhadap penggunaan media PhET termasuk dalam kategori “Baik”, (3) penggunaan media PhET Simulations memiliki pengaruh, yakni dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada materi pecahan di kelas IV SDN Belitung Selatan 7 Banjarmasin.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MICROSOFT POWERPOINT PADA MATERI BANGUN RUANG UNTUK SISWA SMP/MTS Abdillah, Muhammad Hafiz; Ansori, Hidayah; Sari, Asdini
JURMADIKTA Vol 4 No 3 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i3.2830

Abstract

Pendidikan penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas dan kompeten. Salah satu tantangan utama dalam pendidikan adalah kurang optimalnya metode pembelajaran matematika. Pembelajaran efektif menekankan pemberdayaan peserta didik melalui interaksi aktif. Media pembelajaran seperti Microsoft PowerPoint dapat meningkatkan pemahaman dengan animasi dan hipertaut, menjadikannya solusi efisien karena mudah digunakan, relatif murah, dan tersedia di setiap desktop. Penelitian Ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Microsoft PowerPoint pada materi bangun ruang untuk siswa SMP/MTs yang valid, praktis, dan efektif. Metode yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE oleh Lee & Owens, yang meliputi tahap penilaian/analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen penelitian berupa wawancara, angket, dan tes. Uji coba dilakukan di SMP Negeri 5 Banjarmasin dengan 8 peserta didik dan 1 pendidik. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan pengukuran skala likert. Media pembelajaran dinyatakan valid dengan persentase kevalidan sebesar 100% dari hasil angket validasi ahli media dan 86,73% dari hasil angket validasi ahli materi, dinyatakan praktis dengan persentase kepraktisan sebesar 97,6% dari hasil angket respon pendidik dan 99,76% dari hasil angket respon peserta didik, dan dinyatakan efektif dengan persentase keefektifan sebesar 75% dari hasil tes sumatif peserta didik. Dengan demikian, media pembelajaran yang dihasilkan dapat digunakan dalam pembelajaran matematika.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAHIT DAN ULAT PADA PECAHAN Kholiq, Abdul; Ansori, Hidayah; Juhairiah, Juhairiah
JURMADIKTA Vol 4 No 3 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i3.2841

Abstract

Pengembangan media pembelajaran merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan efektifitas dan motivasi dalam proses pembelajaran, terutama dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang valid, praktis dan efisien, sehingga dapat memotivasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah metode Research and Development dengan model pengembangan Plomp, tahapan yang digunakan yaitu preliminary (tahap investigasi awal), design (tahap perencanaan), realization (konstruksi), dan test evaluation revision (tes evaluasi revisi). Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi, angket respon siswa, angket respon guru dan angket motivasi. Hasil uji kevalidan dengan 3 orang validator didapat 92,67% dengan kriteria sangat valid. Hasil kepraktisan dari angket respon siswa sebesar 92,83% dengan kriteria sangat praktis dan dari angket respon guru didapat sebesar 100% dengan kriteria sangat praktis. Hasil keefektifan didapat kriteria sangat efektif dengan perolehan persentasi sebesar 88,5%. Media pembelajaran “Pahit dan Ulat” yang dikembangkan mendapat kriteria valid, praktis, dan efektif.
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI QANDA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI KELAS X Albari, Muhammad Roid; Ansori, Hidayah; Juhairiah, Juhairiah
JURMADIKTA Vol 5 No 1 (2025): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v5i1.1832

Abstract

Pembelajaran matematika biasanya lebih berfokus pada latihan mengerjakan soal dengan tujuan agar para siswa memperoleh pengalaman langsung dalam pemecahan suatu masalah matematika. Namun, ketika siswa menghadapi soal yang berbeda dari soal latihan sebelumnya, para siswa mengalami kesulitan ketika menyelesaikannya karena belum sepenuhnya menguasai kemampuan pemecahan masalah pada materi yang dipelajari. Qanda adalah aplikasi seluler yang memungkinkan siswa mendapatkan solusi secara cepat dan dapat memberikan pembelajaran privat dari guru dengan fitur yang tersedia. Kemudahan penggunaan aplikasi qanda sebagai sarana pembelajaran untuk memecahkan suatu masalah matematika dapat membantu mengembangkan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan menganalisis solusi yang diperoleh melalui pemikiran analogis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi qanda terhadap hasil belajar matematika siswa di kelas X. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain eksperimen semu dan bentuk nonequivalent control group design. Populasi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Banjarmasin dengan sampel penelitian adalah siswa kelas X-K dan kelas X-I. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Informasi yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari hasil observasi, tes, nontes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan inferensial. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini: (1) Hasil belajar matematika siswa SMAN 7 Banjarmasin dalam pembelajaran matematika berbantuan aplikasi qanda memiliki nilai rata – rata sebesar 84,06 yang berada pada kategori baik, (2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata – rata hasil belajar siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol.
PENGEMBANGAN SOAL BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII SMP PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Arumanisa, Fina; Ansori, Hidayah; Kusumawati, Elli
JURMADIKTA Vol 5 No 1 (2025): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v5i1.3017

Abstract

Pengembangan yang dilaksanakan ialah pengembangan soal uraian berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang mengukur kompetensi berpikir kritis peserta didik Sekolah Menengah Pertama pada materi bangun ruang sisi datar. Tujuan dari pengembangan ini untuk menghasilkan soal-soal berbasis HOTS yang valid, praktis, serta reliabel dan bisa dipergunakan sebagai alat untuk mengukur kompetensi berpikir kritis peserta didik. Pengembangan ini menggunakan model Formatif Reseach menurut Tessmer dengan teknik analisis data berupa analisis kualitatif berupa saran perbaikan dari validator dan kuantitatif berupa hasil penilaian dari validator yang bertujuan untuk menganalisis validitas soal. Subjek uji coba pada studi ini ialah siswa kelas VIII B di SMPN 21 Banjarmasin yang berjumlah 31 siswa, dan objek pada penelitian ini ialah soal-soal uraian berbasis HOTS. Validitas soal dalam pengembangan ini diambil dari hasil validitas oleh dua orang dosen ahli dan satu orang guru matematika dengan memperoleh skor 3,45 yang berada pada kategori valid. Angket respon siswa memiliki hasil penilaian dengan skor 4,67 yang berada pada kategori praktis. Uji validitas empiris berdasarkan nilai hasil pengerjaan siswa memiliki koefisien reliabel tinggi dengan skor 0,765. Hasil dari pengembangan ini berupa 12 soal uraian berbasis HOTS yang bisa dipergunakan untuk mengukur kompetensi berpikir kritis peserta didik yang valid, praktis dan reliabel.
PENGEMBANGAN MEDIA E-LEARNING BERBASIS MOODLE PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL KELAS VII Zaleha, Gusti Ema; Ansori, Hidayah; Noorbaiti, Rahmita
JURMADIKTA Vol 5 No 2 (2025): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v5i2.2898

Abstract

Pada zaman digital ini, dunia pendidikan dihadapkan pada tantangan untuk menyelaraskan teknologi ke dalam proses belajar-mengajar. Perkembangan teknologi ini telah merubah cara kita belajar dan mengajar menjadi lebih variatif yang tak hanya melalui verbal tapi juga dapat melalui audio, video, teks, maupun gambar. Akan tetapi hal tersebut belum secara optimal dilakukan, sehingga melalui penelitian ini dikembangkanlah platform pembelajaran elektronik menggunakan sistem Moodle untuk menunjang pembelajaran jarak jauh yang dapat menyajikan materi pembelajaran dalam bentuk gambar, video, audio maupun teks pada topik persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel untuk siswa kelas VII. Penelitian menggunakan metode penelitian pengembangan atau Research and Development dengan ADDIE sebagai model penelitian yang memuat proses Analyze, proses Design, proses Develop, proses Implement, dan proses Evaluate. Pengembangan e-learning menggunakan Learning Management System (LMS) berbasis Moodle menggunakan angket dan wawancara sebagai instrumen penelitian dan data kualitatif yang diubah menjadi data kuantitatif menggunakan skala Likert sebagai teknik analisis. Subjek yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII. Setelah dilakukan uji validitas diperoleh skor 4,00 dengan klasifikasi valid oleh validator media dan materi, serta uji kepraktisan diperoleh skor 3,10 dengan klasifikasi praktis oleh guru dan siswa, sehingga e-learning menggunakan LMS Moodle menjadi media pembelajaran yang layak digunakan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN WORDWALL PADA MATERI PECAHAN DI KELAS V SD Hafsari, Nadia; Ansori, Hidayah; Kamaliyah, Kamaliyah
JURMADIKTA Vol 5 No 2 (2025): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v5i2.3178

Abstract

Pada proses pembelajaran, beberapa peserta didik menghadapi tantangan dalam memahami materi yang diberikan, karena metode pengajaran yang digunakan masih didominasi ceramah, sehingga diperlukan inovasi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Salah satu inovasi yang dapat diterapkan adalah penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran berbantuan Wordwall pada materi pecahan yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model pengembangan ADDIE. Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini adalah Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi, angket respons, dan tes evaluasi dari 21 peserta didik kelas V di SDN Kuin Cerucuk 3. Hasil uji kevalidan media pembelajaran berbantuan Wordwall yang dikembangkan dalam penelitian ini dinilai berdasarkan hasil validasi ahli oleh dua orang validator, yang menunjukkan bahwa materi dan media termasuk dalam kategori “valid”. Kepraktisan media pembelajaran dinilai berdasarkan tanggapan dari peserta didik dan guru, yang menunjukkan bahwa media tersebut “sangat praktis” untuk digunakan dalam pembelajaran. Kriteria keefektifan dilihat dari hasil tes evaluasi peserta didik setelah menggunakan media, yang menunjukkan bahwa media pembelajaran ini “efektif” dalam membantu pemahaman materi pecahan.