Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MENGHAFAL BACAAN SHALAT FARDHU SISWA KELAS II MI MIFTAHUL HUDA TUNAH Ainiyah, Ziana Dhurrotul; Jannah, Siti Yulian Nurul; Mubaidilla, Irfai Alfian
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/attaksis.v1i2.376

Abstract

Kesulitan yang dialami guru kelas 2 MI Miftahul Huda Tunah dalam pelaksanaan proses pembelajaran shalat fardhu adalah ketika mengajarkan siswa untuk menghafalkan bacaan shalat, karena banyak siswa yang baru belajar jilid 2 atau 3. Selain itu, menurut siswa kelas 2 MI Miftahul Huda Tunah panjangnya bacaan shalat dan setiap gerakan memiliki bacaan yang berbeda, membuat mereka bingung dan kesulitan untuk membedakan bacaan di setiap gerakannya. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengungkap apa saja upaya guru dalam menanggulangi krisis kesulitan tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi kesulitan siswa menghafalkan bacaan shalat pada mata pelajaran fiqih materi shalat fardhu di kelas 2 MI Miftahul Huda Tunah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Dalam mengumpulkan dan memperoleh data, peneliti menggunakan teknik wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengatasi kesulitan siswa menghafalkan bacaan shalat pada mata pelajaran fiqih materi shalat fardhu di kelas 2 MI Miftahul Huda Tunah adalah dengan menggunakan metode demonstrasi dan drill, menggunakan media gambar dan video, melakukan penilaian praktik, dan menjalin kerjasama dengan orang tua siswa.
IMPLEMENTASI DIRECT INSTRUCTION LEARNING BERBASIS MEDIA WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN VOCABULARY SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Apriliana, Apriliana; Da’wah, Siti Nur Aini Kunta; Khoerani, Zeta Nurul; Ainiyah, Ziana Dhurrotul
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/attaksis.v2i2.670

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana model Direct Instruction yang dikombinasikan dengan media Wordwall dapat meningkatkan kosakata bahasa Inggris siswa di MI Al-Mubarok Tuban. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik analisis berupa observasi dan dokumentasi. Selain itu, pembelajaran kosakata bahasa Inggris di kelas 2 MI Al-Mubarok dilakukan dengan model Direct Instruction yang berbasis Wordwall telah berhasil diimplementasikan melalui tahapan yang sistematis, mulai dari penyampaian instruksi yang jelas, latihan terstruktur, hingga evaluasi pemahaman siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa lebih bersemangat mengikuti pembelajaran dibandingkan dengan metode konvensional. Penggunaan media Wordwall yang interaktif membantu siswa dalam memahami dan mengingat kosakata baru melalui berbagai aktivitas yang menarik dan bervariasi. Secara keseluruhan, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Direct Instruction atau pembelajaran langsung berbasis Wordwall dapat mendukung peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas 2 MI Al-Mubarok. Pembelajaran yang lebih sistematis dan interaktif berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman serta partisipasi siswa dalam proses pembelajaran.
Pelatihan Pembuatan Jadwal Imsakiyah Berbasis Waktu Salat Lokal Isniyatin Faizah; Fashi Hatul Lisaniyah; Rinwanto; Ihda Shofiyatun Nisa’; Ziana Dhurrotul Ainiyah; Wafiq Habibah
Ngabekti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Ngabekti: Edisi Desember 2025
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/hssmdt26

Abstract

Abstract The determination of prayer times (salat) and Imsakiyah (the schedule for fasting, especially the pre-dawn meal cutoff time) plays a crucial role in the worship practices of Muslims, particularly during the month of Ramadan. However, variations in calculation methods and locational references often lead to inaccuracies in the Imsakiyah schedule, which can disrupt worship. This research aims to enhance the understanding and skills of students from the Student Da'wah Institute (LDM) in compiling local prayer time-based Imsakiyah schedules through digital technology-based training. Using a participatory method with an educational and practical hisab (astronomical calculation) approach. The results showed a significant increase in participant understanding (from 20% to 85%) and the ability to compile the Imsakiyah schedule with 90% accuracy. This approach proved effective in empowering students to produce schedules that conform to local geographical conditions, thereby supporting the quality of worship and utilizing digital technology for community empowerment. Keywords: Training, Imsakiyah Schedule, Local Prayer Times. Abstrak Penentuan waktu salat dan Imsakiyah (jadwal puasa, khususnya batas waktu sahur) memegang peranan penting dalam praktik ibadah umat Islam, terutama pada bulan Ramadan. Namun, perbedaan metode perhitungan dan acuan lokasi sering kali menyebabkan ketidakakuratan dalam jadwal Imsakiyah, yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM) dalam menyusun jadwal Imsakiyah berbasis waktu salat lokal melalui pelatihan berbasis teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode partisipatif dengan pendekatan edukatif dan praktis hisab (perhitungan astronomis). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta (dari 20% menjadi 85%) serta kemampuan menyusun jadwal Imsakiyah dengan tingkat akurasi mencapai 90%. Pendekatan ini terbukti efektif dalam memberdayakan mahasiswa untuk menghasilkan jadwal yang sesuai dengan kondisi geografis lokal, sehingga mendukung kualitas ibadah serta pemanfaatan teknologi digital untuk pemberdayaan masyarakat. Kata Kunci: Pelatihan, Jadwal Imsakiyah, Waktu Salat Lokal.
Pelatihan Pembuatan Batik Cap bagi Santriwati Untuk Menanamkan Nilai Kreativitas dan Kecintaan Budaya Lokal di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Tuban Dwi Aminatus Sa'adah; Misbahul Huda; Ziana Dhurrotul Ainiyah; Agus Fathoni Prasetya; Anikmah
Ngabekti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Ngabekti: Edisi Desember 2025
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/vhp8my67

Abstract

Abstract This community service initiative was motivated by the limited access of female students at the Darul Ma'arif Islamic Boarding School in Tuban to local creative and cultural activities, as well as the suboptimal use of cardboard waste as a learning medium. This activity aims to increase creativity, love for local culture, and ecological awareness through training in making stamped batik from recycled cardboard. The approach used was Participatory Action Research (PAR) with a participatory-educational strategy through stages of socialization, technical training, mentoring, and evaluation. The results of the activity showed an increase in knowledge and skills in batik making, the growth of creativity and cooperation, and the emergence of a group of female students who are ready to become drivers of cultural activities at the Islamic boarding school. In conclusion, this program effectively empowers female students and supports the preservation of local culture while utilizing waste productively. Keywords: Stamped Batik, Values ​​of Creativity, Love of Culture. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya akses santri putri di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Tuban terhadap aktivitas kreatif dan budaya lokal, serta belum optimalnya pemanfaatan limbah kardus sebagai media pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, kecintaan terhadap budaya lokal, dan kesadaran ekologis melalui pelatihan pembuatan batik cap berbahan kardus daur ulang. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan strategi partisipatif-edukatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan batik, tumbuhnya kreativitas dan kerja sama, serta munculnya kelompok santri putri yang siap menjadi penggerak kegiatan budaya di lingkungan pesantren. Kesimpulannya, program ini efektif dalam memberdayakan santri putri serta mendukung pelestarian budaya lokal dengan memanfaatkan limbah secara produktif. Kata kunci: Batik Cap, Nilai Kreativitas, Kecintaan Budaya.
IMPLEMENTASI METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE (TPR) UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA (VOCABULARY) DALAM MAPEL BAHASA INGGRIS PADA SISWA-SISWI KELAS V MI MIFTAHUL HUDA TUNAH TUBAN Arjuna Arantisi; Agustin Ningsih, Widji; Novia Ramadhani , Dina Cantika; Dhurrotul Ainiyah, Ziana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42298

Abstract

Vocabulary mastery plays a crucial role in the success of English language learning, especially at the elementary education level. Nevertheless, many fifth-grade students at Madrasah Ibtidaiyah still demonstrate limited English vocabulary acquisition, which negatively affects their speaking, reading, and comprehension skills. This problem is mainly caused by the use of conventional teaching approaches that emphasize memorization and teacher-centered instruction, resulting in low student motivation and participation. To address this issue, the Total Physical Response (TPR) method was implemented as an alternative instructional strategy that integrates language learning with physical movement. This study aims to investigate the implementation of the TPR method and to evaluate its effectiveness in improving English vocabulary mastery among fifth-grade students at MI Miftahul Huda Tunah Tuban. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants of this study were fifth-grade students of MI Miftahul Huda Tunah Tuban. Data were collected through classroom observations, vocabulary achievement tests, and documentation. The collected data were analyzed using descriptive qualitative analysis to examine learning activities and quantitative analysis to measure students’ vocabulary improvement. The findings reveal that the application of the TPR method significantly enhanced students’ engagement, motivation, and confidence during the learning process. Furthermore, there was a notable improvement in students’ vocabulary mastery, as evidenced by increased average scores and higher learning mastery percentages in each cycle. These results suggest that the TPR method is an effective and engaging approach for improving English vocabulary mastery in elementary-level students.
PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PANCASILA PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN SIKAP MENGHARGAI KEBERAGAMAN SISWA KELAS V MI MANBAIL FUTUH JENU TUBAN Kamilah, Arina; Nada Kriswahyuni, Dia; Fatimatuz Zahro', Siti; Dhurrotul Ainiyah, Ziana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43097

Abstract

This study was conducted based on the problem of low student engagement and limited appreciation of cultural diversity in Civic Education (Pendidikan Pancasila) learning in Grade V of elementary school. The study aimed to analyze the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model in teaching cultural diversity material and to examine its impact on students’ understanding and attitudes toward diversity. This research employed a qualitative descriptive approach with data collected through classroom observations, interviews, and documentation. The learning process was carried out through project stages, including planning, implementation, and evaluation, where students worked in heterogeneous groups to create a “Mini Exhibition of Indonesian Cultural Diversity.” The findings revealed that the implementation of PjBL increased students’ active participation, collaboration, and responsibility during the learning process. Cognitively, students demonstrated better understanding of various elements of Indonesian culture. Affectively, students showed improved tolerance, respect for differences, and a stronger sense of national pride. Socially, the project activities enhanced communication skills and teamwork among students. Therefore, the study concludes that Project Based Learning is an effective and meaningful approach to foster students’ understanding and appreciation of cultural diversity in elementary Civic Education.
Pelatihan Pembuatan Media 3D dalam Mengembangkan Kreatifitas Guru PAUD di Gugus 04 Pucuk Lamongan Dwi Aminatus Sa’adah; Misbahul Huda; Irfa’i Alfian Mubaidilla; Desi Ismawati; Hanifa Hafiza; Ziana Dhurrotul Ainiyah
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i1.501

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan program pendidikan anak usia dini. Pembuatan media 3 Dimensi untuk anak usia dini membutuhkan pengetahuan perkembangan anak dan ketrampilan kreatif sehingga alat permainan edukatif benar- benar efektif dalam mengembangkan aspek yang ada pada anak usia dini. Kegiatan pengabdian yang mengambil tema pelatihan pembuatan media 3D dalam mengembangkan kreatifitas guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Gugus 04 Pucuk Lamongan, menggunakan metode ceramah, diskusi dan sampling practice secara offline yang digunakan untuk membantu peserta dalam memahami materi. Desain materi di atas diharapkan dapat meningkatkan beberapa kemampuan guru diantaranya a) menambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman bagi guru PAUD dalam melakukan pembuatan media 3 Dimensi, b) menambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman bagi guru PAUD dalam mengembangkan kreatifitasnya, c) koreksi akan kesalahan atau kekurangan yang selama ini dilakukan dalam pembuatan atau penggunaan media pembelajaran. Selama kegiatan pengabdian berlangsung, Guru-guru sangat antusias dalam menerima materi, karena ini merupakan hal baru yang belum mereka pahami dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan dari guru PAUD selama berlangsungnya kegiiatan. Adanya respons yang positif terhadap kegiatan pelatihan yang telah dilakukan, menunjukkan adanya pengembangan kreativitas pada guru PAUD selama pembuatan media 3 dimensi. Perkembangan kreativitas guru PAUD selama pembuatan media 3 dimensi dapat terlihat dengan kriteria pencapaian (1) kehadiran peserta sangat baik, (2) aktifitas berkategori baik, serta (3) tingkat pemahaman materi berkategori baik. Dengan pengembangan kreatifitas tersebut, maka pembelajaran semakin menarik dan variatif sehingga nantinya dapat membantu dalam mencapai tujuan pembelajaran.