Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal TILAPIA

Pengaruh Jenis Limbah Tulang dan Kulit Ikan Tuna (Thunnus Sp.) terhadap Analisis Proksimat Natural Flavor Maulidya, Rulita; Handayani, Lia; Mulfiza, Febi; Mardhiah, Ainal; Yeni, Elfa; Syahputra, Faisal; Anhar, T Faizul
Jurnal TILAPIA Vol 6, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v6i1.5915

Abstract

Ikan tuna (Thunnus sp.) adalah salah satu  hasil perikanan yang memiliki nilai gizi dan ekonomi baik. Hasil tangkapan produksi ikan tuna dari tahun ke tahun terus meningkat sehingga menyebabkan peningkatan limbah di industri pengolahan ikan. Tulang dan kulit ikan tuna kaya akan nilai gizi yang belum banyak di manfaatkan sebagai bahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh limbah  tulang dan kulit ikan tuna sebagai produk natural flavour alami yang memiliki nilai gizi tinggi. Metode penelitian menggunakan metode ekperimental laboraturium dengan sampel yang akan di analisis proksimat yaitu sampel E limbah tulang ikan tuna dan air pada perbandingan 1:3 b/v, sedangkan C yaitu limbah kulit ikan tuna pada perbandingan 1:4 b/v. Analisis proksimat yang dilakukan meliputi: kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat. Data hasil uji proksimat menunjukan bahwa natural flavour terbaik pada perlakuan C dengan nilai kadar air 6,76% dan kadar abu 25,88% yang lebih rendah dibandingkan perlakuan E, sedangkan kadar protein C lebih tinggi dibandingkan E yaitu 6,86%. Jika dari jumlah nilai gizi yang terbaik  perlakuan E lebih tinggi dibandingkan perlakuan C yaitu kadar lemak 6,17%, dan kadar karbohidrat 57,91%. Berdasarkan data tersebut perlakuan terbaik kaya akan nilai gizi terdapat pada perlakuan E dengan perbandingan limbah tulang ikan dan air 1:4 b/v.
Pengaruh Ketebalan Media yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Populasi Cacing Sutra (Tubifex sp.) Zamzami, T M; Thaib, Azwar; Syahputra, Faisal
Jurnal TILAPIA Vol 6, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v6i1.4849

Abstract

Cacing sutra merupakan pakan alami yang banyak digunakan dalam pembenihan ikan, terutama pada fase transisi dari endogenous feeding ke exogenous feeding. Cacing ini memiliki tubuh lunak sehingga mudah dicerna oleh larva ikan yang sistem pencernaannya belum berkembang sempurna. Tingginya permintaan terhadap cacing sutra menyebabkan harga yang relatif mahal, sehingga pembudidaya sering mencarinya di selokan atau membeli dari pengepul. Budidaya cacing sutra memerlukan media dengan ketebalan yang ideal untuk mendukung perkembangbiakan dan meningkatkan pertumbuhan populasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ketebalan media yang optimal bagi pertumbuhan populasi cacing sutra. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) non-faktorial, terdiri atas empat perlakuan ketebalan media, yaitu A (2 cm), B (4 cm), C (6 cm), dan D (8 cm), dengan masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan populasi cacing sutra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan media berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan populasi cacing sutra. Perlakuan D (8 cm) menghasilkan populasi tertinggi, yaitu 74.333 individu/500 cm², sedangkan perlakuan A (2 cm) menghasilkan populasi terendah, yaitu 15.333 individu/500 cm².
Efektivitas Perbandingan Budikdamber Sistem Airlift dengan Budikdamber Biasa pada Budidaya Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Miranda, Salmanya; Almuqaramah, T.M. Haja; Syahputra, Faisal; Thaib, Azwar
Jurnal TILAPIA Vol 6, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v6i2.6498

Abstract

The fish farming in buckets (Budikdamber) system using airlift technology is an integrated cultivation method in which fish and plants are reared together in a single container (a polyculture of fish and plants). This system utilizes an airlift mechanism to circulate water and nutrients from the bottom of the fish container to the plant growing area. The airlift functions by injecting air into the lower part of a submerged pipe, which lifts water and nutrient-rich fluid to the surface through air pressure. This study aims to determine the more effective method between Budikdamber with airlift and conventional Budikdamber (without airlift) in the cultivation of African catfish (Clarias gariepinus) and water spinach (Ipomoea reptans Poir). A comparative method was employed by evaluating the performance of both systems using two treatments, each with three replications: Treatment A used the airlift Budikdamber system, while Treatment B used the conventional Budikdamber system. The results showed that the growth performance of African catfish (Clarias gariepinus) was significantly better in Treatment A (airlift system) compared to Treatment B (conventional system). However, the growth of water spinach (Ipomoea reptans Poir)—measured by plant height, fresh weight, and leaf number—showed no significant difference between the two treatments. Based on the t-test, there was a statistically significant difference in the growth performance of African catfish in favor of the airlift Budikdamber system (Treatment A).