Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

KONTRIBUSI PEREMPUAN DALAM DIRAYAH HADIS Asiqah, Asiqah
Sipakalebbi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Sipakalebbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.253 KB)

Abstract

  It is quite difficult for the author to find out and search an ideal pattern of hadis in the first and second centuries as teachers . transmitters) have various methods in transmitting hadis to their students . learners). However, the author tries to identify a significant contribution for transmitters, particularly women in dirayah hadis. To understand of such contribution in receiving and transmitting the hadis . tahammul wa ada‟ al-hadis) from the first to the third century, there are two stages namely tahammul wa ada‟ al-hadis in the Prophet period and after the prophet period. Sungguh sangat menyulitkan bagi penulis untuk menelusuri dan menemukan format ideal dari sistem pengajaran dan pembelajaran hadis pada abad I hingga abad III Hijriah karena masing-masing guru atau syekh memiliki tariqah/metode tertentu dalam menyampaikan riwayatnya kepada murid-muridnya. Meski demikian, penulis tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menelusuri sistem tersebut dengan harapan untuk menemukan dan mengungkap sejauh mana peran yang dimainkan para periwayat tersebut dari segi dirayah hadits khususnya peran dari kalangan perempuan. Untuk melihat sejauh mana peran perempuan dari segi tahammul dan ada‟ hadits pada abad pertama hingga abad ketiga hijriyah, maka peran itu dapat dibagi dalam dua masa yaitu: pertama, tahammul dan ada‟ hadis pada masa kenabian, kedua, tahammul dan ada‟ hadis pasca kenabian
KONTRIBUSI PEREMPUAN DALAM DIRAYAH HADIS Asiqah Asiqah
JURNAL SIPAKALEBBI Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.256 KB) | DOI: 10.24252/jsipakallebbi.v1i1.283

Abstract

  It is quite difficult for the author to find out and search an ideal pattern of hadis in the first and second centuries as teachers . transmitters) have various methods in transmitting hadis to their students . learners). However, the author tries to identify a significant contribution for transmitters, particularly women in dirayah hadis. To understand of such contribution in receiving and transmitting the hadis . tahammul wa ada‟ al-hadis) from the first to the third century, there are two stages namely tahammul wa ada‟ al-hadis in the Prophet period and after the prophet period. Sungguh sangat menyulitkan bagi penulis untuk menelusuri dan menemukan format ideal dari sistem pengajaran dan pembelajaran hadis pada abad I hingga abad III Hijriah karena masing-masing guru atau syekh memiliki tariqah/metode tertentu dalam menyampaikan riwayatnya kepada murid-muridnya. Meski demikian, penulis tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menelusuri sistem tersebut dengan harapan untuk menemukan dan mengungkap sejauh mana peran yang dimainkan para periwayat tersebut dari segi dirayah hadits khususnya peran dari kalangan perempuan. Untuk melihat sejauh mana peran perempuan dari segi tahammul dan ada‟ hadits pada abad pertama hingga abad ketiga hijriyah, maka peran itu dapat dibagi dalam dua masa yaitu: pertama, tahammul dan ada‟ hadis pada masa kenabian, kedua, tahammul dan ada‟ hadis pasca kenabian
REPRESENTASI POLITISI PEREMPUAN DALAM EPISODE “POLITIK PEREMPUAN” DI PROGRAM MATA NAJWA TRANS 7 Rahmawati Latief; Sitti Asiqah Usman Ali; Wafiq Azizah Ahyar
JURNAL SIPAKALEBBI Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.28 KB) | DOI: 10.24252/jsipakallebbi.v5i1.21208

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai partisipasi politisi perempuan dalam program televisi. Selama ini jumlah keterlibatan perempuan di dunia politik memang menunjukkan kemajuan yang menggembirakan tapi kondisinya tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.Terlebih ketika media massa tidak menampilkan dukungan melalui teknik reportase dan penulisan berita untuk menelisik peran perempuan dalam diskursus politik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui representasi politisi perempuan dalam program Mata Najwa Trans7. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks media model semiotika Roland Barthes dengan korpus tiga segmen dalam episode Politik Perempuan. Metode pengumpulan data pada penelitian ini   adalah   dengan menggunakan teknik dokumentasi. Setelah peneliti memperoleh data dari hasil dokumentasi, kemudian menganalisis data berupa teks dan gambar untuk mengetahui makna dibalik teks yang disampaikan host dan narasumber dalam program tersebut. Hasil dari penelitan ini menunjukkan bahwa representasi politisi perempuan yang terdapat dalam program Mata Najwa di Trans 7 pada episode “Politik Perempuan” tidak lepas dari ideologi dominan yaitu kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan yang direpresentasikan melalui narasumber yang hadir dalam program tersebut. 
Coaching Strategies to Improve Religious Understanding For Muallaf Tasbih Tasbih; Siti Asiqah Usman Ali; Saidah A.H Saidah A.H
INFERENSI: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : State Institute of Islamic Studies (IAIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/infsl3.v16i2.277-300

Abstract

This study aims to explore coaching strategies to improve religious understanding for muallaf. The research uses qualitative techniques with main data collection techniques through FGDs, observations, interviews, and documentation. The research was conducted in Kampung Muallaf, Betteng Village, Lembang District, Pinrang Regency, South Sulawesi Province. The data are analyzed qualitatively using classification based on emerging problems. The results showed that the muallaf coaching strategy in Betteng Village was appropriate. Some of the steps taken are in physical form, and some are in non-physical form. The physical form is the manufacture of several facilities and infrastructure, while the nonphysical form is the form of deepening the pillars of faith and the pillars of Islam. The inhibiting factors for Kampung Muallaf in Betteng Village are the lack of Islamic extension personnel and extreme road access resulting in a lack of frequent meetings. Therefore,it is recommended that the government increase the energy of Islamic Extension workers and improve the means of transportation to make it easier to carry out guidance. The main contribution of this research is to be a piece of information about the concrete steps of religious formation. These measures can be used as a pilot in fostering muallaf elsewhere.
Relevansi Hadis Hadis Maqbul : Shahih dan Hasan Dalam Menyelesaikan Persoalan Ekonomi Syariah Kontemporer Nurul Pratiwi; Prades Ariato Silondae; Abd. Rahman Sakka; Muhammad Amin Sahib; Asiqah Usman Ali
Jurnal Adz-Dzahab: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 8 No 1 (2023): Adz-Dzahab Volume 8 Nomor 1 Mei 2023
Publisher : IAI Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/adz-dzahab.v8i1.1784

Abstract

Hadis merupakan sumber kedua setelah Al-Qur’an yang dipegangi dan ajarannya diamalkan oleh umat Islam kemudian menjadi standar utama sebagai bentuk usaha dalam meneladani dan mempraktikkan petunjuk Rasulullah SAW. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research). Hasil penelitian ini memiliki tiga kesimpulan, shahih merupakan hadis yang sanad-nya bersambung, diriwayatkan oleh periwayat yang ‘adil dan hafalannya kuat tanpa mengandung syadz dan ‘illat. Hasan adalah hadis yang bersambung sanadnya dengan perawi yang adil namun hafalannya kurang sempurna serta selamat dari unsur syadz dan ‘illat. Beberapa shahih dan hasan relevan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan ekonomi syariah kontemporer. Perbedaan dari keduanya adalah pada aspek ke-dhabith-an perawi, dimana hasan dhabith yang terkait aspek tulisan dan hafalannya kurang sempurna, sedangkan shahih ke-dhabith-an perawinya sempurna.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DESA PA’BATANGAN KECAMATAN BULUKUMPA KABUPATEN BULUKUMBA DALAM BIDANG PENDIDIKAN Asiqah Usman Ali
Pangulu Abdi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Pangulu Abdi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : PPM LP2M UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/pangabdi.v1i2.26300

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan suatu bentuk tri dharma perguruan tinggi kepada masyarakat, yang merupakan salah satu cara mengaplikasikan apa yang sudah diajarkan selama di dalam perkuliahan yang dilaksanakan oleh dosen dan dikembangkan oleh fakultas dan jurusan sebagai salah satu bagian dari program pendidikan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar secara keseluruhan. Pengabdian masyarakat dapat dikatakan sebagai suatu wadah yang tidak mengutamakan teori lagi, akan tetapi lebih mengutamakan praktik dalam mengatasi problematika di masyarakat.Pengabdian masyarakat juga adalah suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada para dosen untuk berkomunikasi di tengah-tengah masyarakat di luar kampus, dan secara langsung mengidentifikasi serta menangani masalah-masalah pembangunan yang dihadapi. Pengabdian masyarakat dilaksanakan oleh perguruan tinggi dalam upayanya meningkatkan isi dan bobot pendidikan, dan untuk mendapatkan nilai tambah yang lebih besar pada pendidikan tinggi. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pa’batangan Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba  dalam bidang pendidikan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode intervensi sosial yakni cara atau strategi memberikan bantuan kepada masyarakat (individu, kelompok, komunitas). Intervensi sosial merupakan metode yang digunakan dalam praktik di lapangan pada bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial. Pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial adalah dua bidang yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan melalui upaya memfungsikan kembali fungsi sosialnya.PENDAMPINGAN MASYARAKAT DESA PA’BATANGAN KECAMATAN BULUKUMPA KABUPATEN BULUKUMBA DALAM BIDANG PENDIDIKAN
Business Ethics in Islamic Perspective: Basic Concepts, Application, and True Success Samsidar; Kurniadi; Syamsurianto; Muin, Rahmawati; Usman Ali, Sitti Asiqah
Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan dan Ekonomi Islam Vol 16 No 2 (2024): Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan dan Ekonomi Islam
Publisher : State of Islamic Institute Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jurisprudensi.v16i2.8637

Abstract

Ideally, business should be conducted ethically and honestly, as it involves interactions with others. However, in reality, many entrepreneurs engage in fraudulent practices to gain greater profits. This gap has prompted the author to explore how Islam formulates its business concepts. The aim of this research is to explore the basic concepts of Islamic business ethics, analyze the application of these principles in business practice, and determine the indicators of true success from an Islamic perspective. This article is classified as a library research with a qualitative approach. The methodology used is descriptive analysis. The findings reveal that while there is a good understanding of Islamic business ethics principles, their application often lacks consistency with theory, particularly in aspects of social responsibility and spiritual good. The study finds that to achieve true success, businesses must balance worldly profits with social contributions and charitable acts.
A Review of the Prophetic Hadith on Suicide and Its Implications for Prevention among Adolescents Muhammad Ali; Sitti Asiqah Usman Ali; Abd. Bashir Fatmal; La Ode Ismail Ahmad
NUKHBATUL 'ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam Vol 10 No 2 (2024): NUKHBATUL 'ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/nukhbah.v10i2.1805

Abstract

Suicide is a serious mental health issue that affects many adolescents around the world, including Muslims. Although Islamic teachings strictly prohibit suicide, the phenomenon persists, indicating a gap between religious teachings and the reality faced by adolescents. Various factors, such as academic pressure, identity conflict, and the influence of social media, contribute to the increased risk of suicide among adolescents. This study aims to explore the hadith perspective on suicide and develop a prevention model based on Islamic teachings, with a focus on adolescents. The method used in this study is qualitative with a descriptive analysis approach. Data were collected through a literature study that delved into hadith related to suicide, as well as literature that discussed psychological factors such as depression, anxiety, and stress. This approach allowed the researcher to provide a comprehensive understanding of Islamic teachings and the factors that influence suicidal behavior. The results show that the traditions that discuss suicide are of authentic quality and provide strong moral guidance. They emphasize the prohibition of suicide and teach the importance of valuing life and finding solutions to difficulties. In addition, this study found that the integration of psychological and spiritual approaches in addressing the problem of suicide is still less than optimal. This study recommends the development of a suicide prevention model that integrates hadith values with psychological approaches. By creating a supportive environment, comprehensive religious education, and adequate psychological support, it is expected to reduce the suicide rate among Muslim adolescents. These efforts are essential to building better mental resilience and creating a healthier and more productive generation.
Sunan Ibn Majah: An Overview Usman Ali, Sitti Asiqah; Perdana Rayyn, I Gusti Bagus Agung; S Puyu, Darsul
Ihyaussunnah : Journal of Ulumul Hadith and Living Sunnah Vol 2 No 2 (2022): ULUMUL HADITH (December)
Publisher : Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.714 KB) | DOI: 10.24252/ihyaussunnah.v2i2.33806

Abstract

Artikel ini membahas tentang kitab Sunan Ibn Majah sebagai sebuah literatur klasil yang memiliki peran penting dalam pelacakan terhadap hadis-hadis Nabi Muhammad saw. Artikel ini akan berfokus pada dua bahasan utama yaitu, Biografi Ibn Majah selaku penulis dan gambaran umum kitab Sunan Ibn Majah. Oleh karena itu, perlu kiranya memaparkan hal tersebut agar mendapatkan gambaran umum terkait dengan Sunan Ibn Majah dengan melakukan telaah historis berdasarkan kajian kepustakaan. Maka dapat disimpulkan bahwa Sunan Ibn Majah yang ditulis oleh Ibn Majah al-Qazwaini adalah seorang ulama yang tekun dalam menuntut ilmu dengan melakukan lawatan ke berbagai wilayah. Karya momentalnya adalah Sunan Ibn Majah yang merupakan kitab yang menghimpun hadis-hadis Nabi Muhammad saw., Perbedaan persepsi terjadi dikalangan ulama pada aspek kualitas hadis dan kuantitas hadis yang termuat dalam Sunan Ibn Majah.
Forms and Constraints of Services for Elderly Hajj Pilgrims at the Ministry of Religious Affairs of Soppeng Regency Ali, Sitti Asiqah Usman; Tenriawaru, Andi Nurlaily; Aderus, Andi Fadhil Andi; Rasna, Rasna
Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Vol. 19 No. 1 (2025): Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/blc.v19i1.3899

Abstract

The purpose of this study was to examine the forms and constraints of services to elderly pilgrims at the Ministry of Religion of Soppeng Regency. This research is qualitative research, the type of research is field research. The data collection methods used are observation, interview, and documentation. The results showed that: 1) There are several forms of services for elderly pilgrims at the Ministry of Religion of Soppeng Regency, including administrative services, namely serving elderly pilgrims in preparing all documents before departure by door to door, then manasik services, namely providing initial provision for elderly pilgrims to get education about what will be done before leaving until arriving back in the country, then health services, elderly pilgrims receive special attention considering their limitations and have a higher rate of disease, all services carried out by the Ministry of Religion of Soppeng Regency are carried out wholeheartedly like their own parents. 2) Obstacles in the implementation of services to elderly pilgrims at the Ministry of Religion of Soppeng Regency, namely health and physical condition constraints, elderly pilgrims have a physical condition that is decreasing due to age factors and have several health problems both congenital and easily affected by illness besides that elderly pilgrims have obstacles in communication limitations and stuttering technology, obstacles like this are often encountered for an elderly person, but with a sophisticated era the Ministry of Religion has experienced few obstacles when serving elderly pilgrims because they must be guided properly and taught repeatedly until they understand.