Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

RANCANG BANGUN MONITORING ARUS, TEGANGAN, DAN RPM PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN MENGGUNAKAN PUTARAN KUBAH MASJID BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) Hari, Magang Hari; Kholis, Nur; Jati Widyo Leksono; Izzati, Nailul
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v2i2.5800

Abstract

Angin merupakan pergerakan udara yang disebabkan oleh perbedaan tekanan pada permukaan bumi. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki sumber energi berlimpah serta potensi listrik alami yang begitu besar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang bertujuan memonitoring arus, tegangan, dan RPM dari pembangkit listrik tenaga angin berbasis IoT. Alat ini memanfaatkan putaran kubah masjid yang terkena angin untuk memutarkan generator melalui v pulley dan karet untuk diteruskan ke aki untuk menyalakan beban. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa kubah masjid bisa menghasilkan listrik dengan ditambahkan generator, rangkaian step up dan aki sebagai penyimpan tegangan serta lampu sebagai beban. RPM, tegangan dan arus yang digunakan oleh beban berupa lampu dapat dimonitoring melalui web thinger.io sehingga pemantuan menjadi berbasis IoT. Hasil yang didapat yaitu semakin besar kecepatan angin yang memutar sudut lengkung kubah maka semakin besar juga tegangan dan RPM yang dihasilkan oleh generator serta semakin besar beban lampu yang digunakan maka konsumsi arus yang diperlukan juga semakin besar.
Sistem Kendali Otomatis Untuk Meningkatkan Keamanan di Laboratorium Teknik Elektro Unhasy Setiawan, Bangun; Kholis, Nur; Jati Widyo Leksono; Izzati, Nailul
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v2i2.6276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkanpemanfaatan fitur otomatis untuk meningkatkan keamanan di Laboratorium Teknik Elektro Unhasy. Metode penelitian ini berjenis penelitian eksperimental yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi mikrokontroler Arduino Mega dan NodeMcu Esp 8266 sebagai inti dalam mengendalikan servo, Fingerprint, LED, sensor DHT11, sensor LDR, dan sensor PIR. Fingerprint akan mengidentifikasi subjek jika subjek termasuk dalam member maka nilai output berupa servo sebagai kunci pintu akan bergerak membuka. Dalam pemantauan suhu yang dihasilkan oleh sensor DHT11 dapat membaca suhu ruang dengan akurasi rata-rata 99,10 %. Waktu respon sensor LDR terhadap kondisilampu pada saat pukul 05.19 WIB akan padam dan pukul 17.38 WIB akan menyala.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Agrikultur Berbasis Long Range (LoRa) dan Internet of Things (IoT) Ahmad Fatoni; Jati Widyo Leksono; Imamatul Ummah; Nailul Izzati
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v3i2.9594

Abstract

Pertanian merupakan sektor penting dalam kehidupan manusia karena menyuplaikebutuhan pangan dan bahan baku industri. Seiring meningkatnya populasi dunia, tantangansektor ini semakin kompleks, seperti perubahan iklim dan penggunaan sumber daya yang kurangefisien. Oleh karena itu, teknologi dapat dimanfaatkan untuk merancang sistem monitoringagrikultur berbasis Long Range (LoRa) dan Internet of Things (IoT). Sistem ini memungkinkanpemantauan suhu, kelembapan tanah, dan kecepatan angin secara real-time melalui aplikasi Moni.Permasalahan yang diangkat adalah keterbatasan akses internet di lahan pertanian sertakebutuhan petani akan data lingkungan yang akurat untuk pengambilan keputusan yang efektif.Sistem menggunakan mikrokontroler Wemos D1 Mini, sensor DHT11, sensor kelembapan tanah,dan anemometer. Data dikirim melalui LoRa ke perangkat penerima dan diteruskan ke aplikasiMoni melalui jaringan internet. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental denganpengujian akurasi sensor serta jangkauan komunikasi LoRa. Hasil pengujian menunjukkan sistemmampu memantau parameter lingkungan dengan akurasi tinggi, rata-rata di atas 95%, sertajangkauan LoRa efektif hingga 200 meter dalam kondisi terhalang dan 300 meter tanpa hambatan.Sistem ini diharapkan membantu petani mengelola lahan secara lebih efisien.
RANCANG BANGUN SISTEM MULTI KEAMANAN KENDARAAN MENGGUNAKAN INTERNET OF THINGS Rizqon Mubarokan; Nur Kholis; Nailul Izzati; Jati Widyo Leksono
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v3i2.9847

Abstract

Tingginya angka pencurian kendaraan bermotor di Indonesia mendorong perlunya pengembangan sistem keamanan yang lebih canggih dan efektif. Sistem keamanan konvensional seperti alarm atau kunci kontak standar sering kali mudah dibobol oleh pelaku kejahatan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem multi keamanan kendaraan berbasis Internet of Things (IoT) yang menggabungkan teknologi autentikasi ganda serta pemantauan jarak jauh melalui aplikasi telegram. Penelitian ini menghasilkan sistem keamanan yang mengintegrasikan berbagai sensor dan metode kontrol untuk meningkatkan perlindungan kendaraan, serta mengevaluasi kinerja sistem melalui serangkaian pengujian. Metode yang digunakan adalah eksperimen rekayasa, dengan merancang dan menguji sistem berbasis mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor RFID, sensor fingerprint DY50, modul GPS NEO-6M, sensor tegangan, serta konektivitas telegram bot. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem bekerja secara optimal dan andal. Sensor RFID dapat membaca secara maksimal hingga 15mm dengan tak gantungan kunci dan 35mm dengan tak kartu,sensor fingerprint menunjukkan tingkat akurasi 97,22%, modul GPS mampu menentukan lokasi kendaraan dengan ketelitian 2–7 meter, dan sensor tegangan memberikan hasil yang mendekati alat ukur manual dengan selisih antara 0,01V hingga 0,10V. Sistem juga merespons perintah dari telegram dengan cepat dan tepat, memungkinkan pengguna mengontrol keamanan kendaraan secara real-time, sehingga meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam penggunaannya.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGISIAN DAYA DIRI PADA SMART DOORLOCK DENGAN PANEL SURYA BERBASIS INTERNET OF THINGS Zulfahmi, Awanis Hadyan; Kholis, Nur; Ummah, Imamatul; Izzati, Nailul
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v3i2.9854

Abstract

Perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 5.0 mendorong kolaborasi antara manusia dan mesin, salah satunya melalui Internet of Things (IoT). Smart doorlock adalah perangkat keamanan berbasis IoT yang memudahkan akses, tetapi bergantung pada pasokan listrik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan smart doorlock dengan sistem pengisian daya mandiri berbasis panel surya agar tetap berfungsi tanpa listrik konvensional. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan menguji performa sistem dan kinerja perangkat. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan akses melalui kartu RFID dan aplikasi smartphone, serta koneksi Firebase untuk komunikasi real-time. Hasil menunjukkan sistem bekerja stabil dan efisien. Modul RFID membaca dan membedakan UID dengan baik, serta mendukung penghapusan UID meskipun terkendala jaringan. Sensor sentuh TTP223 tetap responsif meskipun tertutup bahan PLA+ 3 mm. Uji pembukaan pintu berhasil 100% dengan rata-rata waktu tunda 1,93 detik. Sistem panel surya mampu mengisi baterai penuh dalam beberapa jam, dengan rata-rata efisiensi daya sebesar 4,02 Watt.
Rancang Bangun Pembersih Kandang Anak Ayam Menggunakan Konveyor Berbasis Internet Of Things Rosadi, Ailillatur; Widyo Leksono, Jati; Izzati, Nailul; Ummah, Imamatul
Nucleus Journal Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/nucleus.v3i2.3205

Abstract

The cleanliness of chick coops is crucial, especially in large-scale poultry farms, as it directly affects the health and well-being of the chicks. Manual cleaning of coops can be very tiring and inefficient. This study aims to design and implement an automatic chick coop cleaning system based on a conveyor belt equipped with a DHT22 temperature sensor and an MQ-135 ammonia sensor, using an ESP32 module for automatic control and Internet of Things (IoT) integration. The results show that the system operates well, with temperature measurement errors ranging from 0% to 3,10% and ammonia measurements ranging from 7 to 40,00 ppm. To improve reliability, it is recommended to use sensors with higher accuracy and add an offline mode so the system can still function without an internet connectio
INOVASI TEKNIK PENGOLAHAN LIMBAH BUAH DAN SAYUR RUMAH TANGGA Jati Widyo Leksono; Nailul Izzati; Nanndo Yannuansa; Elly Indahwati; Agung Samudra
ABIDUMASY Vol 1 No 2 (2020): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v1i2.989

Abstract

Abstract:The Consumption of fruit and vegetables by the community is inseparable fromthe waste generated. Conventionally, fruit and vegetable waste is thrown away, or forpeople who have livestock or livestock, the waste is used for feed. This is of course veryunfortunate, given the fact that optimal fruits and vegetables can be utilized. Utilizationof organic waste as animal feed ingredients as conventional compost material. If organicwaste is made into compost, the benefits are only given to plants. It is different if organicwaste is made into animal feed, which is beneficial for livestock, and from livestockobtained from livestock manure which can be made compost. However, organic wasteused for animal feed, easy to rot and voluminous (large) processing techniques areneeded to improve the future of storage, facilitate storage, and to enhance the antinutritionaleffects that usually contain alkaloids.Keywords: Waste, Fruit vegetable, Processing techniqueAbstrak:Konsumsi buah dan sayur oleh masyarakat tidak lepas dari adaya limbah yangdihasilkan. Secara konvensional, limbah buah dan sayur dibuang begitu saja, atau bagimasyarakat yang memiliki hewan ternak atau peliharaan, limbah tersebut dijadikanpakan. Hal ini tentu saja sangat disayangkan, mengingat sebenarnya limbah buah dansayur tersebut masih dapat dimanfaatkan secara optimal. Pemanfaatan limbah organiksebagai bahan pakan ternak ataupun sebagai kompos secara konvensional dinilaimemiliki kelemahan. Jika limbah organik dijadikan kompos, manfaatnya hanya diberikankepada tanaman. Berbeda jika limbah organik dijadikan pakan ternak, yang bermanfaatbagi ternak, dan dari ternak diperoleh kotoran ternak yang dapat dijadikan kompos.Namun, limbah organik yang dijadikan pakan ternak secara langsung, bersifat mudahmembusuk dan voluminus (bulky) sehingga diperlukan inovasi teknik pengolahan limbahuntuk memperpanjang masa simpannya, mempermudah penyimpanan, dan mengurangiefek anti nutrisi yang biasanya berupa suatu alkaloid.Kata Kunci : Limbah, Buah sayur, Teknik pengolahan
SOSIALISASI UJI MAKANAN/JAJANAN MENGANDUNG BORAKS PADA WALI MURID SISWA SDIT DARUL FALAH TEBUIRENG JOMBANG Dian Anisa Rokhmah Wati; Nur Muflihah; Nailul Izzati; Imamatul Ummah; Minto
ABIDUMASY Vol 3 No 2 (2022): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v3i2.3339

Abstract

The misuse of borax as a food additive is still often found in food/snacks, including in the elementary school environment. Therefore, the community service team of Faculty of Engineering, Hasyim Asy'ari University took the initiative to disseminate information about the risks of borax misuse and how to detect the presence of borax in a food. This community service program aims to socialize to the public about the use of turmeric as an ingredient to test foods containing borax in a simple way. This is socialized to the public, especially the guardians of SDIT Darul Falah Cukir Jombang. The final target of this community service program activity is to increase public awareness about the importance of monitoring the food eaten by their children so that the development of children is well maintained. Based on the results of this community service, it is known that the socialization carried out could provide knowledge to the community about the meaning and importance of healthy food for student development and provide knowledge about how to test food easily, in an effective and efficient way.
SRIKANDI (Sarana Belajar Rangkaian Listrik Berbasis Digital) Widyo Leksono, Jati; Izzati, Nailul; Yanuansa, Nanndo; Ummah, Imamatul; Indahwati, Elly; Hadi, Fajar Satriya; Mutrofin, Akmam
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.9076

Abstract

Perkembangan teknologi digital pada era Revolusi Industri 4.0 telah mendorong perubahan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran rangkaian listrik yang sering dianggap sulit karena sifatnya abstrak dan memerlukan pengalaman praktik langsung. Kendala keterbatasan sarana laboratorium di sekolah membuat proses pembelajaran kurang optimal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian masyarakat mengembangkan Sarana Belajar Rangkaian Listrik Berbasis Digital (SRIKANDI) sebagai alternatif media pembelajaran interaktif yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Program ini dilaksanakan dengan metode service learning, yaitu mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan penyelesaian masalah nyata di lapangan melalui kolaborasi bersama Lembaga Smart Education Mojokerto. Kegiatan ini berlangsung pada di SMAN 1 Mojokerto dengan melibatkan 36 siswa, guru, serta dosen pendamping. Peserta diarahkan menggunakan media virtual untuk memahami konsep rangkaian listrik, pengenalan alat ukur, serta melakukan praktikum melalui LKPD online. Hasil menunjukkan siswa mampu mengoperasikan simulasi dengan baik, memperoleh rata-rata nilai 8,5 dengan capaian tertinggi 9,8, serta menunjukkan antusiasme tinggi dalam belajar. Dengan demikian, program ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menganalisis rangkaian listrik serta menjadi solusi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital.
Rancang Bangun Sistem Pendeteksi Kebocoran Gas Dan Api Berbasis Internet of Things (IoT) Mohamad Tsani Ashrof Azami; Kholis, Nur; Ummah, Imamatul; Izzati, Nailul
Elconika: Jurnal Teknik Elektro Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Hasyim Asy`ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/elconika.v3i2.9860

Abstract

Bahan bakar gas LPG merupakan sumber energi penting dalam kehidupan seharihari, khususnya di rumah tangga dan industri kecil. Namun, risiko kebocoran gas LPG dapatmenyebabkan bencana serius, seperti kebakaran yang mengancam keselamatan jiwa danharta benda. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistempendeteksi kebocoran gas LPG serta penanggulangan kebakaran berbasis Internet of Things(IoT). Dengan memanfaatkan teknologi modern, sistem ini diharapkan dapat memberikansolusi yang inovatif dalam deteksi dini kebocoran gas. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah pendekatan eksperimental, di mana pengujian dilakukan menggunakansensor MQ2 untuk mendeteksi gas dan flame detector untuk mendeteksi adanya api. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa sensor MQ2 mampu mendeteksi konsentrasi gas hingga2147 ppm pada jarak 5 cm, yang menunjukkan sensitivitas tinggi sensor ini terhadap gasLPG. Selain itu, sensor api efektif dalam mendeteksi api hingga jarak 30 cm, memberikanrespons yang cepat terhadap potensi kebakaran. Sistem ini juga berhasil mengirimkannotifikasi real-time melalui aplikasi Telegram, yang memungkinkan pengguna untukmenerima informasi langsung mengenai kondisi kebocoran gas atau keberadaan api. Fiturnotifikasi ini meningkatkan responsibilitas pengguna terhadap potensi bahaya danmemungkinkan tindakan pencegahan yang cepat dan tepat. Dengan penerapan sistem ini,diharapkan keselamatan pengguna dapat meningkat dan risiko kebakaran akibat kebocorangas dapat diminimalkan. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi teknologi IoTdalam sistem keamanan rumah, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebihlanjut dalam penelitian yang berfokus pada peningkatan akurasi dan keandalan deteksi.Dengan demikian, sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai alat deteksi, tetapi juga sebagaisolusi komprehensif untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan di lingkungan rumahtangga maupun industri.