Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Memutus Rantai Hambatan Belajar: Analisis Kedalaman Berpikir Konseptual dalam Aljabar Elementer. Purwasih, Silviana Maya; Faizah, Hanim; Prajitno, Sunyoto Hadi
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v5i2.21478

Abstract

Purpose: This study characterizes learning obstacles in elementary algebra among pre-service mathematics teachers to address gaps in conceptual and reflective thinking that are frequently overshadowed by purely procedural mastery. Design/methodology/approach: Adopting a descriptive qualitative design, this research involved three mathematics education students at Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Data were gathered through problem-solving tests and in-depth interviews, subsequently analyzed using the Miles-Huberman model and validated through technical triangulation. Findings: The results identify three primary categories of obstacles: (1) ontogenic (anxiety and carelessness); (2) didactic (entrenched procedural learning habits); and (3) epistemological (conceptual misconceptions). These interconnected barriers significantly impede students' capacity to construct sound mathematical knowledge. Practical implications: It is recommended that educators implement error analysis and metacognitive reflection strategies to facilitate the reconstruction of robust conceptual frameworks among students. Originality/value: The significance of this research lies in its comprehensive mapping of psychological and cognitive obstacles occurring simultaneously, providing a strategic foundation for targeted pedagogical interventions in Elementary Algebra courses..   Purpose: Penelitian ini mendeskripsikan hambatan belajar aljabar elementer mahasiswa calon guru guna mengatasi kendala berpikir konseptual dan reflektif yang sering terabaikan oleh penguasaan prosedural semata. Design/methodology/approach: Studi deskriptif kualitatif ini melibatkan tiga mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Data dikumpulkan melalui tes pemecahan masalah dan wawancara, lalu dianalisis menggunakan model Miles-Huberman dengan validasi triangulasi teknik. Findings: Temuan mengungkap tiga hambatan utama: (1) ontogenik (kecemasan dan ketidaktelitian); (2) didaktik (kebiasaan belajar prosedural); dan (3) epistemologis (miskonsepsi konsep). Keterkaitan hambatan tersebut berdampak signifikan pada rendahnya kemampuan mahasiswa mengonstruksi pengetahuan matematis. Practical implications: Pendidik direkomendasikan menerapkan strategi analisis kesalahan (error analysis) dan refleksi metakognitif untuk membantu mahasiswa membangun kembali pemahaman konseptual yang kokoh. Originality/value: Keunggulan penelitian ini terletak pada pemetaan hambatan belajar yang menggabungkan aspek psikologis dan kognitif secara simultan sebagai landasan intervensi pedagogis tepat sasaran dalam mata kuliah Aljabar Elementer.
Analisis Kemampuan Berpikir Reflektif Mahasiswa Calon Guru dalam Menyelesaikan Masalah Statistika Matematika dengan Bantuan ChatGPT Astutik, Erna Puji; Purwasih, Silviana Maya; Wantika, Restu Ria; Ladyawati, Erlin
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v8i2.26784

Abstract

Kemampuan berpikir reflektif merupakan salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi yang penting dimiliki oleh mahasiswa calon guru matematika. Kemampuan ini berperan dalam membantu mahasiswa memahami konsep secara mendalam, mengevaluasi proses penyelesaian masalah, serta merekonstruksi solusi secara bermakna. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, membuka peluang baru sebagai media bantu yang dapat mendukung proses refleksi mahasiswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir reflektif mahasiswa calon guru dalam menyelesaikan masalah Statistika Matematika dengan bantuan ChatGPT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek enam mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Teknik pengumpulan data meliputi tes, presentasi, wawancara, dan transkrip interaksi mahasiswa dengan ChatGPT. Analisis data dilakukan berdasarkan lima indikator kemampuan berpikir reflektif, yaitu understanding, analysis, evaluation, self-awareness, dan reconstruction. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi tingkat kemampuan berpikir reflektif mahasiswa, mulai dari sangat tinggi hingga sangat rendah. Mahasiswa dengan kemampuan reflektif tinggi mampu memanfaatkan ChatGPT secara dialogis dan kritis sebagai cognitive dan metacognitive partner, sedangkan mahasiswa dengan kemampuan reflektif rendah cenderung menggunakan ChatGPT sebagai alat pencari jawaban cepat. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan ChatGPT tidak secara otomatis meningkatkan kemampuan berpikir reflektif, melainkan sangat dipengaruhi oleh kualitas interaksi dan kesadaran reflektif mahasiswa. Oleh karena itu, integrasi ChatGPT dalam pembelajaran statistika matematika perlu disertai dengan scaffolding pedagogis yang menekankan refleksi dan evaluasi konseptual.