Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Astutik, Erna Puji; Purwasih, Silviana Maya
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i1.1200

Abstract

Dampak pandemi Covid-19 salah satunya terlihat pada penurunan kemampuan numerasi. Kemampuan numerasi dapat ditingkatkan salah satunya dengan mengintegrasikan etnomatematika dalam pembelajaran matematika. Selain itu, pemanfaatan teknologi dapat mendukung proses pembelajaran, mengingat di era globalisasi ini teknologi tidak dapat dipisahkan dalam aktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan E-Modul Matematika Berbasis Etnomatematika untuk meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik. Model pengembangan Borg and Gall digunakan dalam proses pengembangan, yang mencakup beberapa tahapan: studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan desain, uji coba terbatas, revisi hasil uji coba terbatas, uji coba diperluas, revisi hasil uji coba diperluas, uji kelayakan, revis final hasil uji kelayakan, dan desiminasi dan implementasi produk akhir. Penelitian dilakukan di SDN Grogol dan SDN Grabagan Sidoarjo dengan subjek peserta didik kelas 5. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, pemberian angket, dan tes. Data kemudian dianalisis secara deskriptif meliputi aktivitas dan respon peserta didik, sementara hasil tes dianalisis dengan uji t berpasangan untuk menguji peningkatan kemampuan numerasi peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan E-Modul Matematika Berbasis Etnomatematika layak dan praktis untuk digunakan dalam upaya meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik. Selain itu, implementasi e-modul menunjukkan peningkatan kemampuan numerasi peserta didik sebelum dan sesudah penggunaan e-modul.
Memutus Rantai Hambatan Belajar: Analisis Kedalaman Berpikir Konseptual dalam Aljabar Elementer. Purwasih, Silviana Maya; Faizah, Hanim; Prajitno, Sunyoto Hadi
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v5i2.21478

Abstract

Purpose: This study characterizes learning obstacles in elementary algebra among pre-service mathematics teachers to address gaps in conceptual and reflective thinking that are frequently overshadowed by purely procedural mastery. Design/methodology/approach: Adopting a descriptive qualitative design, this research involved three mathematics education students at Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Data were gathered through problem-solving tests and in-depth interviews, subsequently analyzed using the Miles-Huberman model and validated through technical triangulation. Findings: The results identify three primary categories of obstacles: (1) ontogenic (anxiety and carelessness); (2) didactic (entrenched procedural learning habits); and (3) epistemological (conceptual misconceptions). These interconnected barriers significantly impede students' capacity to construct sound mathematical knowledge. Practical implications: It is recommended that educators implement error analysis and metacognitive reflection strategies to facilitate the reconstruction of robust conceptual frameworks among students. Originality/value: The significance of this research lies in its comprehensive mapping of psychological and cognitive obstacles occurring simultaneously, providing a strategic foundation for targeted pedagogical interventions in Elementary Algebra courses..   Purpose: Penelitian ini mendeskripsikan hambatan belajar aljabar elementer mahasiswa calon guru guna mengatasi kendala berpikir konseptual dan reflektif yang sering terabaikan oleh penguasaan prosedural semata. Design/methodology/approach: Studi deskriptif kualitatif ini melibatkan tiga mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Data dikumpulkan melalui tes pemecahan masalah dan wawancara, lalu dianalisis menggunakan model Miles-Huberman dengan validasi triangulasi teknik. Findings: Temuan mengungkap tiga hambatan utama: (1) ontogenik (kecemasan dan ketidaktelitian); (2) didaktik (kebiasaan belajar prosedural); dan (3) epistemologis (miskonsepsi konsep). Keterkaitan hambatan tersebut berdampak signifikan pada rendahnya kemampuan mahasiswa mengonstruksi pengetahuan matematis. Practical implications: Pendidik direkomendasikan menerapkan strategi analisis kesalahan (error analysis) dan refleksi metakognitif untuk membantu mahasiswa membangun kembali pemahaman konseptual yang kokoh. Originality/value: Keunggulan penelitian ini terletak pada pemetaan hambatan belajar yang menggabungkan aspek psikologis dan kognitif secara simultan sebagai landasan intervensi pedagogis tepat sasaran dalam mata kuliah Aljabar Elementer.