Husen Windayana, Husen
Unknown Affiliation

Published : 28 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi Profesional Pendidik Terhadap Hasil Pembelajaran Daring Arfadila, Arfadila; Hafsah, Najwa Nur; Aulia, Shafarina Nidaul; Windayana, Husen
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.176

Abstract

Pandemi COVID-19 sangat berdampak bagi sektor pendidikan. Pemerintah terpaksa mengambil keputusan untuk pembelajaran dalam jaringan (daring). Hal ini menjadi kejutan besar bagi pendidikan Indonesia, sehingga keprofesionalan pendidik dalam menjalankan peran sangat dituntut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi profesional seorang pendidik pada pembelajaran daring. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan jika terdapat kelebihan dan kekurangan pada proses pembelajaran daring. Kompetensi yang terus dikembangkan seorang pendidik dalam bidang teknologi dan penyampaian materi dengan gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik, mampu melaksanakan pembelajaran daring dengan efisien, sehingga selain menyampaikan materi, seorang pendidik mampu menanamkan karakter pada peserta didik pada pembelajaran daring, dan berdampak pada tidak akan terjadinya hambatan pada pembelajaran. Rekomendasi pada hasil penelitian ini diharapkan agar seorang pendidik bisa lebih maksimal mengembangkan kompetensi keprofesionalan dalam mengimplikasikan ilmunya untuk keberhasilan para peserta didik pada pembelajaran daring sehingga berdampak pada tidak terjadinya learning loss
Revitalisasi Manajemen Pembelajaran Daring dalam Rangka Pengembangan Kecerdasan Majemuk Peserta Didik Kamila, Jenisa Tasya; Haliza, Vesha Nuriefer; Putri, Salsa Berliana; Windayana, Husen
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.182

Abstract

Setiap anak memiliki dasar kecerdasan yang berbeda. Salah satu tokoh psikolog yaitu Howard Gardner mengemukakan tentang teori kecerdasan majemuk. Teori ini sangat membantu peserta didik yang tidak memiliki kesempatan dalam dunia akademik yang ditunjang dengan teori kecerdasan majemuk. Perkembangan era revolusi industri 4.0 juga mampu mengubah model pembelajaran peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang manajemen pembelajaran dalam rangka pengembangan kecerdasan majemuk peserta didik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak yang tidak cerdas dalam akademik mempunyai kecerdasan lain yang dapat menunjang proses pembelajarannya. Salah satunya dengan menggunakan metode role play dan brainstorming. Dampak dari penelitian ini yaitu peserta didik dapat mengeksplor ide-ide pada kecerdasan majemuk yang dimilikinya. Metode role play dan brainstorming cukup efektif dalam pembelajaran peserta didik, namun kekurangan dalam metode brainstorming adalah peserta didik belum terbiasa menyampaikan pendapat pada saat pembelajaran berlangsung
EfektivitasS Implementasi Blended Learning di Sekolah Dasar Wulandari, Amelia Putri; Salsabila, Annisa Anastasia; Annisa, Renata Nur; Windayana, Husen
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.187

Abstract

Pendidikan saat ini sedang mengalami kesulitan sehingga pembelajaran di sekolah pun menjadi tidak efektif ini karena adanya Covid-19, yang tadinya pembelajaran diadakan secara luring sekarang menjadi daring, dengan daring ini pembelajaran pun menjadi tidak maksimal. Hal ini disebabkan oleh adanya beberapa faktor pembelajaran daring yang diantaranya yaitu sarana dan prasarana dalam pembelajaran yang belum tercukupi seperti, koneksi internet tidak stabil, tidak memiliki kuota internet, dan juga lingkungan keluarga yang tidak mendukung. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan seberapa efektifkah penerapan metode blended learning di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah systematic literature review, dengan pendekatan deskriptif kualitatif hasil pencarian beberapa penelitian. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa blended learning dinilai efektif pada pembelajaran di masa pandemi seperti ini dan dalam pengimplementasiannya metode blended learning dapat menggunakan beberapa media belajar online agar pembelajaran menjadi lebih efektif. Dengan penelitian ini guru dapat meningkatkan pembelajaran dengan mudah dan berinovasi dengan pembelajaran blended learning
Pedagogik Kritis dalam Membangun Pendidikan Humanis Humaeroh, Siti; Abdulatif, Sofian; Winarti, Winarti; Windayana, Husen
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.194

Abstract

Pendidikan kini semakin kehilangan makna sebagai wahana untuk pendewasaan seluruh penghuni yang ada di dalamnya. Pendidikan semakin membuat rekonstruksi humanisme, dalam prosesnya siswa diperlakukan seperti di dalam penjara, karena tidak ada perbedaan antara sekolah dengan penjara jika ruang-ruang kelas masih harus tertutup sehingga menyebabkan siswa kehilangan optik cakrawala. Siswa hanya cenderung diam di bangku dan tidak bergerak sedikit pun ketika proses pembelajaran sedang berlangsung. Tujuan dibuatnya artikel ini adalah keresahan penulis akan pendidikan yang tidak menjadikan manusia sebagai manusia, tidak menjadikan peserta didik sebagai subjek dalam pendidikan, dan tidak menjadikan sebuah dialog sebagai suatu peran sebagai komponen yang sangat diperlukan dari proses belajar maupun mencari tahu. Padahal sesungguhnya sifat pendidikan itu bersifat membimbing dan harus menuju sebuah arah perubahan. Melalui metode studi literatur, penulis mencari referensi dari berbagai sumber seperti buku, artikel ilmiah, jurnal, tesis, dll. Pendidikan yang bersifat humanistis ini juga menurut Paule Freire yang mencetuskan konsep pendidikan hadapan masalah guru dan siswa  sama-sama belajar tanpa adanya unsur paksaan yang menjadikan siswanya bebas dalam artian merdeka dalam berpikir, mengambil keputusan, dan mampu bertanggung jawab atas apa yang telah dipilihnya sehingga siswa diperlakukan layaknya sebagai manusia yang hakikatnya terus berpikir. Dengan demikian berdasarkan hasil kajian literatur yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pendidikan humanis ini dapat membuat peserta didik senantiasa berpikir kritis dalam memecahkan suatu permasalahan dan memiliki kemerdekaan dalam proses pembelajaran
Persepsi Mahasiswa dalam Menghadapi Abad Ke-21 Oktari, Devyanne; Salamah, Ilma Siti; Ayuning, Rizka Putri; Windayana, Husen
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.207

Abstract

Pendidikan pada abad ke-21 mengalami banyak tantangan dan juga banyak yang harus dipersiapkan oleh calon tenaga pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat berbagai persepsi mahasiswa dalam menghadapi abad 21 ini. Metode kualitatif merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini yang menghasilkan data secara deskriptif mengenai bagaimana calon tenaga pendidik mempersiapkan mentalitas dalam menghadapi abad 21 yang memiliki berbagai hal baru karena perkembangan zaman dalam mencetak generasi penerus bangsa. Hasil penelitian menunjukan para calon tenaga pendidik memahami tentang perubahan dan tantangan yang akan terjadi pada abad 21 dan tahu apa yang harus disiapkan baik dari segi kesiapan mental, pengetahuan yang luas juga wawasan dari pengalaman yang didapat. Guru sebagai barisan terdepan dalam mencetak generasi bangsa yang berkualitas menjadi pilar utama dalam perkembangan abad 21. Penelitian ini membuka pemikiran juga wawasan para mahasiswa tentang persiapan yang harus mereka hadapi kelak di masa yang akan datang. Pentingnya peran yang diemban oleh seorang guru mengharuskan guru untuk mampu bertugas secara profesional dan penuh tanggung jawab. Pada abad 21 ini mengarah pada penggunaan teknologi yang perlu diiringi dengan pengetahuan tinggi, keterampilan berpikir kritis, berinovatif, berkreasi dan iman serta taqwa. Mentalitas yang kuat dan persiapan diri yang matang harus dimiliki oleh calon tenaga pendidik dalam membawa pendidikan ke abad 21
Pengelolaan Sarana dan Prasarana Sekolah di Masa Pandemi Covid-19 Asyari, Daniar; Setiawati, Ratih; Istiqomah, Yunita Yasmin; Windayana, Husen
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.209

Abstract

Pada penulisan ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pengelolaan sarana dan prasarana disekolah terutama di masa pandemi Covid-19. Sejak adanya Covid-19 yang melanda Indonesia kegiatan sekolah dan pembelajaran mengalami efek yang sangat signifikan. Hal tersebut menjadi salah satu latar belakang terkait sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Pada penelitian ini menggunakan metode studi literatur atau telaah Pustaka dengan mengkaji 15 jurnal, Adapun hasil dari penulisan pada artikel ilmiah ini yaitu : (1) Sekolah perlu memiliki sebuah nilai pemahaman yang baik dalam mengelola sarana dan prasarana di masa Pandemi Covid-19 (2) Sekolah dan para staff dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat yang dibutuhkan oleh sekolah dimasa Pandemi Covid-19 (3) Para tenaga pendidik harus berkompenten dalam mengoptimalkan sarana dan prasana sekolah di Masa Pandemi Covid-19 (4) Pihak sekolah dan guru perlu menjaga komunikasi dalam pengkoordinasian sarana dan prasarana sekolah (5) Pihak sekolah dan tenaga pendidik perlu memahami konsep sarana dan prasana
Peran Pengelolaan Kelas untuk Meningkatkan Efektivitas dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar Somantri, Diki; Magdalena, Magdalena; Parameswara, Marsanda Claudia; Windayana, Husen
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pengelolaan kelas untuk meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam metode studi literatur yaitu melalui beragam sumber-sumber kepustakaan yang relevan seperti buku dan menganalisis jurnal penelitian yang sudah ada sebelumnya sebagai acuan untuk mengembangkan penelitian. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa pengelolaan kelas ini sangat berperan untuk meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran di sekolah dasar, hal tersebut terbukti dengan adanya pengelolaan kelas proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik. Terlaksananya proses pembelajaran yang baik ini dapat di dukung dari beberapa hal yaitu persiapan guru dalam mengelola kelas, komponen-komponen yang mendukung, penerapan, perencanaan pengelolaan kelas, media, pendekatan, dan peran guru. Beberapa yang telah disebutkan merupakan hal-hal dalam pengelolaan kelas yang dapat meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran, sehingga dengan adanya pengelolaan kelas tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Urgensi Manajemen Pendidikan dalam Era Teknologi Hamdani, Annisa Dwi; Amelia, Riski Fauzi; Silvia, Shela; Windayana, Husen
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.226

Abstract

Kemajuan IPTEK memaksa setiap orang untuk ikut mengikuti kemajuannya, tidak terkecuali dengan pendidikan. Maka dari itu tugas yang paling penting bagi para tenaga pendidik atau guru adalah mereka harus paham dan mengerti mengenai teknologi agar dapat membantu setiap peserta didik dalam mencapai tujuannya, dan mencapai tujuan pendidikan itu sendiri. Untuk meningkatkan keefektifan tenaga pendidik atau guru ini akan dilakukan penelitian tentang manajemen pengelolaan tenaga pendidik agar tahu apakah manajemen pengelolaan tenaga pendidik ini terintegrasi dengan kemajuan zaman teknologi saat ini. Disini kami melakukan penelitian yang dapat menjawab, apa yang sebenarnya dibutuhkan agar manajemen pendidik berbasis teknologi ini dapat tercapai. Dalam penelitian ini, penulis memakai metode studi literatur. Metode ini adalah serangkaian yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca, dan mencatat, serta yang mengelola bahan penelitian. Peningkatan profesionalitas pendidik melalui gerakan literasi digital dapat dilakukan pada tahapan pengembangan dan pelatihan dalam manajemen pendidik, karena pada tahap tersebut terdapat tahap perencanaan karir yang dimana setiap pendidik diberikan kesempatan untuk mengembangkan bakat dan kemampuan yang akan dibutuhkan untuk karir kedepannya.
Peran Layanan Khusus Bimbingan dan Konseling dalam Mencegah dan Menangani Kasus Bullying di Sekolah Salsabila, Hasna; Nurnazhiifa, Kaamilah; Sati, Lara; Windayana, Husen
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.228

Abstract

Belakangan ini kasus bullying di lingkungan sekolah menjadi hal yang patut diperhatikan karena efek yang ditimbulkan terhadap korbannya sangat membekas. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pencegahan kasus bullying di sekolah yang dapat dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan studi literatur. Berdasarkan hasil yang penulis dapatkan dari studi literatur bullying dapat diartikan sebagai tindakan penindasan atau pengintimidasian yang dilakukan kepada orang lain. Sekolah memiliki manajemen layanan khusus yang mana memiliki tujuan agar memperlancar dan mempermudah pembelajaran. Salah satu layanan khusus yang terdapat di sekolah yakni layanan bimbingan dan konseling. Pembaruan peranan guru BK atau konselor yaitu untuk memberikan bantuan kepada para siswa dalam menjalani aktivitasnya secara mandiri dan terus berprogres dan juga berperan dalam menyelesaikan masalah peserta didik. Maka dari itu dapat dilihat bahwa guru BK memiliki peran yang penting dalam upaya mencegah dan menangani kasus bullying di sekolah.  
Pengaruh Kelompok Belajar dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Masa Pandemi Covid-19 Rahman, Fitria Rayani; Windayana, Husen; Agustina, Intan Oktaviani
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.233

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh kelompok belajar terhadap penanaman motivasi belajar siswa sekolah dasar selama masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan, dan peneliti melakukan penelitian mendalam terhadap penelitian-penelitian sebelumnya. Selama masa pandemi Covid-19, metode pembelajaran menggunakan kelompok belajar kecil yang terdiri dari 5-10 orang, tergantung jarak ke rumah siswa yang lebih dekat. Belajar bersama tim peneliti untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Tujuan kelompok belajar ini adalah untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19 dan memotivasi siswa untuk belajar di rumah. Kelompok belajar ini memberikan motivasi kepada siswa untuk belajar, sehingga meningkatkan hasil belajar dan menyenangkan siswa. Selain itu, siswa dapat langsung bertanya kepada guru apabila materi pembelajaran belum jelas. Pembaruan penelitian ini yakni untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran di masa pandemi