Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Consumer Buying Interest in Sanitary Napkin Products that are Green Products Jannah, Nur; Sarie, Rena Febrita; Hariyanto, Krisnadhi
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 15 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/wiga.v15i1.1528

Abstract

Environmentally friendly products are designed and produced without causing adverse environmental impacts, including the use of sustainable materials. This is particularly important for sanitary napkin products, which serve as vital support for women during menstruation. For Generation Z women, sanitary napkins are not only viewed as protective products but also as a reflection of environmental values that enhance self-confidence in social interactions. This study aims to examine the factors influencing Generation Z’s purchase intention of green sanitary napkin products, focusing on the role of environmental values (environmental awareness, consumption value, and eco-label). This quantitative research employed a purposive sampling technique involving 100 female respondents from Generation Z in Malang who have experience using eco-friendly sanitary napkin products. The measurement of research variables was conducted using validated and reliable instruments, with reliability confirmed by Cronbach's Alpha and Composite Reliability (CR) tests, and validity tested through convergent and discriminant validity. Data were analyzed using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) method following the stages of model measurement (outer model), structural model (inner model), and hypothesis testing. The results show that eco-labels do not significantly influence purchase intention, while environmental awareness and consumption value have a significant effect. This indicates that although Generation Z in Malang is aware of the importance of environmental protection, eco-labels are not the main factor in their purchasing decisions. Instead, their understanding of the value and benefits of environmentally friendly products plays a more dominant role.
DESAIN PACKING BOX SPEAKER MATERIAL FOAM 40 mm dan DOUBLE FLUTE C MENGGUNAKAN CAD SOLIDWORK MUHAROM, MUHAROM; MUCHID, MOCHAMMAD; HARIYANTO, KRISNADHI
Jurnal INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Vol 6 No 2 (2021): OCTOBER
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/instek.v6i2.24131

Abstract

Packing mempunyai peranan yang sangat penting didalam perusahaan dimana produk yang dihasilkan harus bisa dikemas disuatu wadah, untuk menjamin keselamatan produk dari jatuh sewaktu pengiriman atau penyimpanan dari ketinggian maka produk box speaker harus diberikan tambahan menggunakan packing foam, penelitian ini desain keseluruhan menggunakan Solidwork dikarenakan sangat mudah didalam melakukan modifikasi, material foam untuk box speaker dengan ketebalan 40.0 mm tetapi pada bagian packing foam atas dan bawah ada groving 15.0 mm ketebalan berkurang menjadi 25.0 mm, dimensi yang terbentuk untuk membuat packing didapatkan dari assembly packing foam dengan box speaker, material packing menggunakan double flute jenis C mendapatkan hasil panjang 580.0 mm, lebar 530.0 mm dan tinggi 850.0 mm, dan pada dimensi luar packing mendapatkan hasil anjang 600.0 mm, lebar 550.0 mm dan tinggi 876.0 mm. Kata Kunci: Box speaker, Double flute, Foam, Packing dan SolidWork 
IDENTIFIKASI KETEBALAN CAT DIES FRAME SPEAKER METODE PENGUKURAN DIMENSI AFTER & BEFORE MUCHID, MOCHAMMAD; KHOLILI, NAVIK; HARIYANTO, KRISNADHI
Jurnal INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Vol 6 No 2 (2021): OCTOBER
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/instek.v6i2.24133

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi kegagalan produk diakibatkan tampilan sebuah produk yang elegan akan menimbulkan permasalahn baru berdasarkan standart painting perusahaan tidak ada dan perubahan harga akan mempengaruhi material dimensi dan komposisi didalam pembuatannya menggunakan proses dies, salah satunya adalah speaker dimana dalam komponen partnya menggunakan sistem dies dan pelaisan cat pada frame. Pada frame 4 inch diperoleh hasil pengukuran menggunakan digimatic caliper  sesudah dan sebelum dilakukan painting. Standart ketebalan cat pada perusahaan adalah 40 – 60 micron yang dikonversi menjadi 0.08 – 0.12 mm dan hasil pengukuran berdasarkan ≤ 40 – 60 micron adalah 0.08 dan 0.10 mm menunjukan hasil distribusi pelaspisan cat tercapai dengan baik dan untuk hasil pengukuran ≥ 40 – 60 micron adalah 0.15 mm menunjukan hasil distribusi pelapisan cat dan ≤ 10 – 30 adalah sebesar 0.07over jadi ada masalah dengan teknik pengukuran serta dimensi dies dan punch Kata Kunci: Dimensi, Material , Moulding, Pelapisan, Proses Produksi, Speaker  
PENGEMBANGAN PROTOTIPE ALAT BANTU SIT UP UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN OTOT PERUT ATLET JUJITSU: STUDI KASUS DOJO WIJAYA PUTRA Muchid, Mochammad; ., Muharom; Hariyanto, Krisnadhi
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 5, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v5i2.15073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan prototipe alat bantu olahraga Sit Up guna meningkatkan kesiapan otot perut atlet Jujitsu Dojo Wijaya Putra. Perancangan dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh dosen Universitas Wijaya Putra. Pengembangan dilakukan dalam dua tahap: prototipe digital menggunakan perangkat lunak SolidWorks 2023 SP5, serta prototipe fisik untuk pengujian nyata di lapangan. Simulasi analisa kekuatan material dilakukan dengan metode statik untuk mengevaluasi keamanan struktur desain. Fokus utama terletak pada komponen Plat Dudukan yang terdiri dari 2 Plat U, 1 Poros Penghubung, dan 1 Plat Segitiga Radius, yang disambung menggunakan las. Pengujian kekuatan material dilakukan dengan pembebanan 1.000 N pada permukaan Plat Segitiga Radius. Hasil analisa menunjukkan nilai faktor keamanan sebesar 4.7, menandakan bahwa desain aman digunakan dan siap untuk dikembangkan lebih lanjut. Prototipe ini mendukung latihan mandiri yang efektif bagi atlet dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi latihan.
Pendekatan Studi Waktu Dan Line Balancing Dalam Permasalahan Bottleneck di PT.XYZ Oktavia, Chendrasari Wahyu; Abdullah, M. Hasan; Hariyanto, Krisnadhi; Dewi, Fitriya Gemala; Sari, Kuswinda; Riyanto, Ong Andre Wahyu
Jurnal Tiarsie Vol 22 No 1 (2025): Jurnal TIARSIE 22.1
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v22i1.259

Abstract

XYZ merupakan perusahan manufaktur di bidang produksi speaker. Dalam memproduksi produk unggulannya tentunya perusahaan dituntut melakukan efisiensi dari proses produksinya. Kegiatan produksi di dalam perusahaan ini sering mengalami bottlenecksehingga target yang telah direncanakan tidak dapat dipenuhi secara tepat. Oleh karena itu, penting sekali perusahaan melakukan perencanaan dan pengendalian meliputi pengukuran dari masing-masing aktivitas untuk melihat seberapa lama waktu yang dibutuhkan tenaga kerja dan mengetahui seberapa banyak tingkat aktivitas dalam menghasilkan produk. Melihat pentingnya pengukuran aktivitas ini, maka diperlukan metode pengukuran yang akurat yang paling banyak digunakan yaitu dengan studi waktu. Dengan metode ini, perusahaan dapat menentukan lama kerja yang dibutuhkan operator mampu menyelesaikan suatu pekerjaan secara spesifik dan tepat pada kecepatan kerja normal dalam lingkungan kerja pada saat itu sehingga mengurangi bottleneck. Tujuan penelitian ini adalah mnegetahui penggunaan metode studi waktu dalam pengukuran kerja di PT. XYZ. Hasil penelitian ini adalah jumlah jam kerja efektif di PT. XYZ sebesar 7 jam setiap harinya dan jam kerja efektif per demandsetiap harinya adalah 10,5 menit per unit.
MEMBANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI HIJAU MELALUI PEMBERDAYAAN USAHA KERIPIK PISANG DI DESA SIDOWUNGU KECAMATAN MENGANTI KABUPATEN GRESIK Aristyanto, Erwan; Hariyanto, Krisnadhi; Anggraini, Desy Ismah
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 9 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i9.2921

Abstract

This community service activity supports one of the main focus areas of Community Service 2025, which is National Independence Based on Green Economy through the processing of banana peel and stem waste into organic fertilizer and providing partners with banana chip technology. The partner in this community service is Mr. Budi Sutiawan, the owner of Al-Maulana banana chip business, located in Sidowungu Village, Menganti, Gresik, which is 11 KM away from the UWP Campus. The urgency of this activity is the low production capacity and the poor quality of the products produced, thus requiring the touch of science and technology. The goal of this activity is to improve the production capacity and quality of the partner and increase the partner's turnover. Priority issues are as follows: in the Production sector; production equipment is still traditional and not ergonomic, wasteful of fuel, unhealthy, and not hygienic, storage areas are dirty and have many pests, workers do not wear personal protective equipment (PPE); in the Marketing sector; sales are unstable, packaging still uses thin plastic, labels and branding are less attractive, in the Business Management sector; there is no financial record and a lack of understanding of food safety. Proposed solutions include; improving capacity and product quality through the development of banana chip processing technology, enhancing business capabilities, expanding marketing reach, improving packaging, labels, and branding, and establishing financial records. The implementation method involves the development of a Banana Chip Machine Technology, training, mentoring, and partnerships. The results of the activities in this program include coordination of program implementation with partners, dissemination of Banana Chip Machine Technology, procurement of equipment and training for healthy production, dissemination of Compost Tube Technology for waste processing, training and mentoring for online and offline sales, training and mentoring for label and logo creation, and training and mentoring for recording business financial transactions. The impact of this activity includes a 30% increase in the capacity and quality of partner products, a 30% increase in partner revenue, and a 50% increase in partner knowledge and skills.
Pengukuran dan Penentuan Prioritas Perbaikan Kualitas Layanan Jasa Service Kendaraan dengan Metode Service Quality dan Analytical Hierarchy Process Krisnadhi Hariyanto; Astria Hindratmo
Journal of Research and Technology Vol. 6 No. 2 (2020): JRT Volume 6 No 2 Des 2020
Publisher : 2477 - 6165

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jrt.v6i2.366

Abstract

The service business in Indonesia is growing every year and competition is getting tougher. One of the service businesses that is always growing is motor vehicle repair service. So that the vehicle service company must make service improvements to be able to compete. For this reason, the company needs to know the service performance so that the company must know the advantages and disadvantages of the services provided to customers. The purpose of this study is to measure the performance of vehicle service quality and determine service improvement priorities in increasing customer satisfaction and loyalty. The method used in this research is service quality and Analytical Hierarchy Process (AHP). The results of the study were to obtain 21 service attributes obtained from interviews. Then from the results of processing with the service quality method, it turns out that there is a gap in service quality based on perceptions and expectations because it is negative. So all the existing service attributes need to be improved. Meanwhile, the results of determining priorities that need to be improved on the 21 service attributes using the AHP method show that the mechanical speed attribute in car service is the first priority because it has the largest weight, namely 0.107. Then the service attribute that gets the last priority to be repaired is the equipment and equipment attribute with the smallest weight of 0.02 because the current dealer already has a fairly complete vehicle service tool.
Desain Objective Matrix Penilaian Kinerja Karyawan Dengan Metode SMART (Strategic Management Analysis And Reporting Technique) Pada Sektor UMKM Batik Jetis Sidoarjo Hariyanto, Krisnadhi; Putra, Wijaya; Dewi, Fitriya Gemala; Putra, Giovanni Firmasyah
Jurnal Tiarsie Vol 20 No 7 (2023): Jurnal TIARSIE 20.7
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v20i7.210

Abstract

Abstrak – Batik di Jetis Sidoarjo memiliki masalah yang belum optimal, terutama dalam hal menilai kinerja karyawan. Masalah dengan evaluasinya adalah bahwa karyawan dinilai hanya berdasarkan pekerjaan mereka tanpa kriteria evaluasi yang jelas. Sampai saat ini, UMKM Batik Jetis Sidoarjo hanya melakukan evaluasi kinerja berdasarkan aspek finansial. Studi ini berfokus pada pembuatan model matriks objektif untuk evaluasi kinerja karyawan di UMKM Batik Jetis Sidoarjo yang menggunakan metode SMART. Diharapkan bahwa penelitian ini akan menghasilkan model sistem penilaian kinerja karyawan yang disesuaikan dengan fitur UMKM, khususnya produk Batik Tulis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan sasaran strategis perusahaan berdasarkan model SMART (Strategic Management Analysis and Reporting Technique) dan membuat model matriks sebagai dasar untuk evaluasi kinerja karyawan di sektor UMKM. Prioritas selanjutnya adalah perbaikan dan penyempurnaan tujuan strategis yang diterapkan di tingkat unit bisnis, dengan tujuan utamanya adalah meningkatkan pesanan produksi. Analisa perhitungan yang didapatkan dari metode SMART dari ke 6 kriteria karyawan yang diukur mempunyai nilai indikator untuk pengambilan keputusan yaitu 1 katagori dipertimbangkan sebesar 52,5931 ; 1 katagori layak sebesar 77,4182 ; dan 4 katagori sangat layak sebesar 84,4503
OPTIMALISASI PRODUKSI DAWET SIWALAN DENGAN INOVASI MESIN PERAJANG Hariyanto, Krisnadhi; Sugiharto, Mulus; Suprobowati, Dewi
Jurnal Abdimas Sang Buana Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Sang Buana - November
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/abdimasusb.v6i2.4760

Abstract

Usaha Dawet Siwalan Bu Sumi di Desa Hendrosari, Gresik, menghadapi permasalahan utama pada tahap perajangan buah siwalan yang masih dilakukan secara manual. Proses ini membutuhkan waktu lama, tenaga besar, dan menghasilkan rajangan yang tidak seragam sehingga kapasitas produksi terbatas dan tidak mampu memenuhi permintaan pasar. Tujuan optimalisasi ini adalah mengoptimalkan proses produksi dawet siwalan melalui penerapan inovasi teknologi mesin perajang siwalan yang efisien dan praktis. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, perancangan serta pembuatan mesin, pelatihan penggunaan bagi mitra, uji coba produksi, dan evaluasi dengan indikator efisiensi waktu, kapasitas, serta kualitas hasil rajangan. Hasil menunjukkan bahwa proses manual membutuhkan rata-rata 119,21 menit untuk mengolah 10 kg bahan, sedangkan dengan mesin hanya 30,28 menit. Penerapan mesin perajang meningkatkan efisiensi waktu hingga 74,6%, sekaligus memberikan hasil yang lebih stabil dan konsisten. Kesimpulannya, penggunaan teknologi tepat guna berupa mesin perajang siwalan terbukti meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas produksi dawet siwalan. Inovasi ini juga memberikan dampak sosial-ekonomi positif bagi usaha Bu Sumi dan masyarakat Desa Hendrosari.
MODERNISASI USAHA MINUMAN TRADISIONAL MELALUI SENTUHAN TEKNOLOGI MESIN PERAJANG SIWALAN DI HENDROSARI GRESIK Hariyanto, Krisnadhi; Sugiharto, Mulus; Suprobowati, Dewi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2601

Abstract

Minuman tradisional memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya dan mendukung perekonomian lokal di Indonesia. Salah satu minuman khas yang masih menjadi produk unggulan di wilayah Gresik adalah dawet siwalan. Bu Sumi pemilik UMKM Dawet Siwalan di Desa Hendrosari merupakan pelaku usaha yang berperan dalam menjaga eksistensi minuman ini. Namun, proses produksi yang dilakukan masih manual mulai dari pengupasan hingga perajangan buah siwalan terdapat kendala dalam kapasitas produksi, efisiensi waktu dan mutu produk. Untuk mengatasi masalah tersebut, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini mempunyai tujuan memperkenalkan teknologi tepat guna berupa mesin perajang buah siwalan. Metode kegiatan meliputi identifikasi permasalahan, perancangan dan pembuatan mesin perajang, pelatihan penggunaan mesin serta evaluasi dampak penerapannya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada produktivitas dan manajemen usaha. Sebelum penerapan teknologi, kapasitas produksi harian sekitar 25 liter dengan waktu kerja 4–5 jam. Setelah penggunaan mesin, produksi meningkat menjadi 40 liter per hari dengan waktu kerja berkurang hingga 60%, yakni sekitar 2–2,5 jam. Kualitas rajangan buah juga lebih halus dan seragam, meningkatkan cita rasa produk. Selain itu, mitra memperoleh pengetahuan baru tentang manajemen usaha dan pemasaran digital sehingga mampu meningkatkan motivasi dan prospek pengembangan usahanya.