Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Biogas dari Limbah Rumah Tangga pada Komunitas Ibu PKK di Kota Lhokseumawe Malasyi, Syibral; Fauzan, M.; Mukhlis, Mukhlis; Sarana, David; Mudi, Teuku; Fasdarsyah, Fasdarsyah
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 4 Nomor 1 Februari 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v4i1.1998

Abstract

Kota Lhokseumawe, Aceh, Indonesia, menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah rumah tangga yang terus meningkat seiring pertumbuhan populasi. Limbah rumah tangga yang tidak terkelola dengan baik berkontribusi pada polusi lingkungan dan masalah kesehatan. Komunitas ibu PKK di kota ini memiliki potensi besar untuk berperan aktif dalam mengelola limbah rumah tangga dan memanfaatkan energi alternatif seperti biogas. Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pelatihan pembuatan biogas dari limbah rumah tangga untuk ibu-ibu PKK di Lhokseumawe. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi biogas, yang dapat digunakan sebagai sumber energi ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif ibu-ibu PKK dalam seluruh tahapan pelatihan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta pelatihan memiliki pemahaman yang baik tentang konsep dan teknik pembuatan biogas, serta mampu menerapkannya di rumah masing-masing. Sebanyak 75% peserta berhasil memanfaatkan biogas, dengan manfaat ekonomi dan lingkungan yang signifikan, seperti pengurangan biaya energi dan penurunan emisi gas rumah kaca. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi komunitas Lhokseumawe, meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan kesehatan lingkungan.
Evaluasi Nilai Overall Thermal Transfer Value (OTTV) Pada Bangunan Gedung sari, irma; Wesli, Wesli; Mirsa, Rinaldi; Sofyan, Sofyan; Malasyi, Syibral
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1319

Abstract

Abstrak   Penelitian ini mengevaluasi nilai Overall Thermal Transfer Value (OTTV) pada Gedung Perkuliahan Teknik Industri Universitas Malikussaleh sesuai SNI 6389-2020. Perhitungan menunjukkan nilai OTTV eksisting sebesar 39,94 W/m², melebihi batas maksimum 35 W/m². Berbagai modifikasi dilakukan pada variabel OTTV, meliputi warna cat (α), isolasi dinding luar (Uw), kaca ganda (Uf), rasio luas jendela-dinding (WWR), dan spesifikasi kaca (SC). Hasil terbaik diperoleh pada modifikasi spesifikasi kaca Cool Lite ST 108 Neutral 6 mm, yang menurunkan nilai OTTV menjadi 21,89 W/m² atau berkurang 45,19% dari kondisi eksisting. Temuan ini membuktikan bahwa pemilihan material selubung bangunan yang tepat sangat berpengaruh terhadap efisiensi energi dan kenyamanan termal, serta dapat dijadikan acuan dalam penerapan bangunan hemat energi di Indonesia.   Kata kunci: OTTV, efesiensi energi, bangunan gedung, kenyamanan termal.       Abstract   This study evaluates the Overall Thermal Transfer Value (OTTV) of the Industrial Engineering Lecture Building at Universitas Malikussaleh in accordance with SNI 6389-2020. The analysis shows that the existing OTTV value is 39.94 W/m², exceeding the maximum limit of 35 W/m². Several OTTV variables were modified, including wall color (α), wall insulation (Uw), double glazing (Uf), window-to-wall ratio (WWR), and glass specifications (SC). The most effective result was achieved with Cool Lite ST 108 Neutral 6 mm glass, reducing the OTTV to 21.89 W/m² or a 45.19% decrease from the existing condition. These findings demonstrate that proper selection of building envelope materials significantly improves energy efficiency and thermal comfort, providing valuable insights for the application of energy-efficient building design in Indonesia.   Keywords: OTTV, energy efficiency, building envelope, thermal comfort
Pemodelan Dampak Perubahan Iklim terhadap Pergerakan dan Dinamika Garis Pantai di Susoh, Aceh Hafli, Teuku Mudi; Fasdarsyah, Fasdarsyah; Malasyi, Syibral; Sarana, David; Mukhlis, Mukhlis; Fauzan, Muhammad
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1357

Abstract

Abstrak   Wilayah pesisir memiliki potensi besar bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan ekologi, namun pemanfaatannya masih terbatas dan menghadapi tekanan lingkungan yang meningkat. Di Provinsi Aceh, kawasan pesisir semakin rentan akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia yang memicu kenaikan muka air laut, peningkatan frekuensi badai, abrasi, serta banjir rob. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Pantai Susoh di Kabupaten Aceh Barat Daya yang memiliki fungsi penting sebagai kawasan wisata dan religius. Namun, abrasi terjadi hampir setiap tahun dan pada Oktober 2023 gelombang pasang akibat anomali iklim merusak lebih dari selusin rumah penduduk. Kondisi ini diperparah oleh banjir rob yang dipengaruhi penurunan muka tanah pasca gempa 2004. Penelitian ini menggunakan pemodelan numerik dengan metode morphological scale factor (morfac) untuk menganalisis kondisi eksisting dan memprediksi dinamika morfologi pantai jangka panjang. Hasil simulasi menunjukkan tren erosi berkelanjutan hingga 50 tahun mendatang dengan kemunduran garis pantai rata-rata ±200,19 m. Oleh karena itu, strategi mitigasi berbasis struktur pantai dan rehabilitasi ekosistem diperlukan untuk mengurangi risiko abrasi dan mendukung pengelolaan pesisir yang berkelanjutan.   Kata kunci: erosi pantai, mitigasi pesisir, morfac, pemodelan numerik, perubahan iklim   Abstrack   Coastal areas have significant potential for economic, social, and ecological development; however, their utilization remains limited and increasingly pressured by environmental changes. In Aceh Province, coastal regions are becoming more vulnerable due to climate change and human activities that contribute to sea level rise, increased storm frequency, coastal erosion, and tidal flooding. One of the affected areas is Susoh Beach in Southwest Aceh Regency, which plays an important role as a tourism and religious area. However, coastal erosion occurs almost every year, and in October 2023 storm surges triggered by climate anomalies damaged more than a dozen houses. This condition is further exacerbated by tidal flooding influenced by land subsidence following the 2004 earthquake. This study employs numerical modeling using the morphological scale factor (morfac) method to analyze existing conditions and predict long-term coastal morphological dynamics. The simulation results indicate a continuous erosion trend over the next 50 years, with an average shoreline retreat of approximately ±200.19 m. Therefore, mitigation strategies based on coastal protection structures and ecosystem rehabilitation are necessary to reduce erosion risk and support sustainable coastal management.   Keywords: Coastal erosion, coastal mitigation, morfac, numerical modeling, climate change