Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Model Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Wisata Agro melalui Kepastian Hukum Pengelolaan Aset Desa di Paloh Naga Pantai Labu Yusri Yusri; Jenda Ingan Mahuli
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i4.1177

Abstract

Karya ilmiah ini mengkaji pengembangan Model Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Wisata Agro melalui Kepastian Hukum Pengelolaan Aset Desa di Paloh Naga Pantai Labu sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui pemanfaatan potensi lokal Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya aset desa yang digunakan sebagai kawasan wisata agro akibat minimnya kepastian hukum lemahnya tata kelola aset serta kurangnya model pengembangan ekonomi yang terintegrasi Tujuan penelitian ini adalah merumuskan model penguatan ekonomi masyarakat berbasis wisata agro yang mengedepankan legalitas aset desa tata kelola yang inklusif dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam observasi langsung studi dokumen dan analisis triangulasi untuk memastikan keabsahan data Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepastian hukum dalam pengelolaan aset desa menjadi fondasi utama bagi pengembangan wisata agro di Paloh Naga Ketidaklengkapan administrasi aset ketidakjelasan status kepemilikan dan minimnya regulasi menyebabkan desa sulit menarik investasi dan membangun kemitraan strategis Di sisi lain potensi wisata agro terbukti mampu meningkatkan pendapatan masyarakat menciptakan peluang usaha baru memperkuat UMKM serta mendorong kolaborasi multipihak Model yang dihasilkan mencakup legalisasi aset desa penguatan kelembagaan BUMDes pemberdayaan masyarakat kemitraan strategis dan pengembangan ekosistem wisata agro yang berkelanjutan Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan ekonomi masyarakat dapat tercapai apabila tata kelola aset desa dan sektor wisata agro dibangun melalui kepastian hukum manajemen profesional dan partisipasi masyarakat secara menyeluruh
Pengaruh Digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Indonesia Nunti Sibuea; Yusri Yusri
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di Indonesia Digitalisasi UMKM menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan daya saing usaha memperluas akses pasar serta mendorong efisiensi operasional di era perkembangan teknologi informasi Metode penelitian yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui pengumpulan data dari jurnal ilmiah laporan pemerintah dan berbagai sumber terpercaya lainnya yang berkaitan dengan digitalisasi UMKM dan pertumbuhan ekonomi daerah Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital seperti penggunaan e commerce pembayaran digital media sosial dan aplikasi manajemen usaha memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan pendapatan UMKM Selain itu digitalisasi juga berkontribusi terhadap peningkatan penyerapan tenaga kerja perluasan pasar hingga tingkat nasional dan internasional serta peningkatan pendapatan daerah Namun demikian proses digitalisasi UMKM masih menghadapi berbagai kendala seperti rendahnya literasi digital keterbatasan infrastruktur teknologi dan kurangnya akses pembiayaan Oleh karena itu diperlukan dukungan pemerintah lembaga keuangan dan sektor swasta dalam bentuk pelatihan pendampingan serta penyediaan infrastruktur digital yang memadai agar transformasi digital UMKM dapat berjalan secara optimal Dengan digitalisasi yang efektif UMKM diharapkan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan di Indonesia
Dampak Penurunan Dana Desa terhadap Kinerja Pendapatan Desa dan Pembangunan Ekonomi Lokal di Indonesia Yusri Yusri
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 1 No. 1: Maret 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v1i1.1414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penurunan Dana Desa terhadap kinerja pendapatan desa dan pembangunan ekonomi lokal di Indonesia Dana Desa merupakan instrumen kebijakan fiskal yang dirancang untuk memperkuat kapasitas keuangan desa meningkatkan kualitas infrastruktur mengurangi kemiskinan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan Namun adanya penurunan alokasi Dana Desa pada beberapa periode anggaran berpotensi memengaruhi kemampuan desa dalam menjalankan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode studi kepustakaan library research yang memanfaatkan data sekunder dari laporan pemerintah publikasi Badan Pusat Statistik BPS Kementerian Keuangan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan antara perubahan alokasi Dana Desa dengan pendapatan desa pembangunan infrastruktur aktivitas ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan Dana Desa berdampak pada berkurangnya kapasitas fiskal desa dalam membiayai program pembangunan dan pelayanan publik Kondisi tersebut menyebabkan perlambatan pembangunan infrastruktur desa berkurangnya kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat serta menurunnya dukungan terhadap pelaku usaha mikro dan kegiatan produktif lainnya Selain itu penurunan Dana Desa juga berpotensi mengurangi kontribusi sektor ekonomi lokal terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan Pendapatan Asli Desa PADes Meskipun demikian dampak yang terjadi bervariasi antar desa tergantung pada kemampuan pemerintah desa dalam mengelola sumber pendapatan alternatif dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan Oleh karena itu diperlukan strategi diversifikasi sumber pendapatan desa peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan desa serta optimalisasi potensi ekonomi lokal untuk menjaga keberlanjutan pembangunan desa di tengah keterbatasan anggaran
Pelatihan Pembuatan Karya Seni Ciri Khas Tempat Wisata dan Cara Pemasarannya Fatin Nadifa br Tarigan; Ramadha Yanti Parinduri; Yusri Yusri; R.Juli Moertiono; Elli Afrida; Muhammad Ilham
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 1: Maret 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i1.700

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi Ibu Rumah Tangga di Daerah Kawasan Wisata Pantai Cermin dengan cara melatih membuat karya seni merajut dengan mengunggulkan ciri khas daerah dan cara pemasarannya. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Numbered Heads Together (NHT) yang terdiri dari 4 tahapan yakni pembentukan kelompok, pemberian tugas, pembangunan ide dan kreasi yang dipandu oleh tim pengabdi, dan penilaian produk berdasarkan respon pasar. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang dilakukan oleh Ibu Rumah Tangga selaku mitra. Kerajinan merajut berhasil terjual sebanyak 18 dari 45 barang melalui Souvenir Shop di lokasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan dan Media Sosial dengan keuntungan rata " rata sebesar 25 Persen dari harga modal. Namun, pemasaran melalui E-Commerce belum menunjukkan hasil. Kreasi yang tercipta berupa kerajinan rajut tangan yang dibentuk menjadi berbagai macam benda seperti gantungan kunci, konektor masker, dan tas. Secara keseluruhan pelaksanaan kegiatan dapat memberikan peluang usaha baru bagi Ibu Rumah Tangga di sekitar daerah kawasan wisata. Sementara untuk meningkatkan hasil penjualan terutama melalui media E-Commerce, diperlukan pelatihan strategi pemasaran kembali di masa mendatang. Kata Kunci: karya seni, tempat wisata, pemasaran, merajut
Pelatihan Implementasi Budaya Olahraga di Kawasan Wisata Puncak Siosar Tanah Karo Alwi Fachruzy Nasution; Dicky Edwar Daulay; Armyen Pane; Safrawali Safrawali; Yusri Yusri; Zetria Erma; Pius Eliadi Hia
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i2.714

Abstract

Pariwisata memberikan andil yang signifikan dalam kehidupan sosial dan ekonomi suatu daerah tak terkecuali Puncak Siosar Tanah Karo. Hal itu tidak terlepas dari banyaknya wisatawan yang datang di Puncak Siosar Tanah Karo sehingga dapat membuka kesempatan masyarakat dalam melakukan usaha, terciptanya lapangan kerja, menambah pendapatan bagi daerah serta masyarakat. Metode Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dimuai dengan observasi kemduian melakukan wawancara kepada pengelola tempat wisata, kemudian kepada masyarakat kawasan wisata, pedagang dan pengunjung. Kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi kebiasaan baik berolahraga kepada pengelola dan Pengunjung di Kawasan Wisata tersebut. Hasil kegiatan PKM yaitu kegiatan PKM di kawasan wisata puncak siosar tanah karo telah direncanakan, dilakukan dan mendapat respon sangat baik oleh pengelola, pengunjung dan masyarakat kawasan wisata puncak siosar tanah karo dan berjalan lancar sesuai harapan. Hasil survey diketahui, kegiatan PKM tentang Budaya olahraga di kawasan wisata yaitu 67 Persen mengatakan oesangat menarik , kemudian 33 Persen mengatakan oemenarik dan sisanya 0, ini artinya budaya olahraga di kawasan wisata mendapat dukungan penuh dari semua kalangan. Kata Kunci: Pelatihan; Implementasi; Budaya Olahraga; Kawasan Wisata.
Sosialiasi Pentingnya Kelengkapan Dokumen Legalitas Yayasan dan Sekolah di Pasantern Darussalam Guntur Batubara Nunti Sibuea; Fider Lumban Batu; Jenda Ingan Mahuli; Yusri Yusri; Ismayani Ismayani; Nirwana Br. Bangun
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i4.729

Abstract

Tujuan Kegiatan PKM ini merupakan sosialisasi dan memberikan edukasi kepada sekolah dan madrasah akan pentingnya dokumen legalitas yang salah satunya dalam hal ini adalah status penilaian dari BAN S/M. Kegiatan ini dilakukan di Pasantren Darussalam Guntur Batubara Sumatera Utara yang mengelola pendidiksan tingkat Tsnawiayah dan Aliyah berkonsep pasantren modern Islam Terpadu (IT). Adapun lama kegiatan adalah dua hari. Hasil kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap kepada pihak yayasan dan pengelola pasantren tentang pentingnya kelengkapan dokumen legalitas yayasan dan sekolah yaitu: 1) Untuk mengetahui sejauhmana dirinya telah memenuhi kriteria mutu yang sudah ditetapkan pemerintah atau standar nasional pendidikan sebagai standar minimal kualitas (minimum standards of quality); 2) Sebagai referensi bagi semua pihak pada lembaga untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja lembaga (institution's performance) dan perencanaan jangka pendek dan jangka panjang (short and long terms planning); 3) Sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan pada masa yang akan datang sebagai bagian dari peningkatan mutu berkelanjutan (sustainable quality improvement); dan 4) Sebagai bentuk kepatuhan (compliance) terhadap regulasi yang ditetapkan pemerintah serta sebagai bagian dari akuntabilitas publik (public accountability). Kata Kunci : Kelengkapan; Dokumen Legalitas; Yaysan dan Sekolah.
Pelatihan Strategi Menarik Minat Wisatawan melalui Atribut dan Akses Jalan yang Indah dipandang di Bukit Lawang Yusri Yusri; Julian Julian; Alwi Fahruzy Nasution; Herlina Herlina; Tina Herianty Masitah; Alinur Alinur
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i2.752

Abstract

Kawasan wisata Bukit lawang Sumatera Utara memang sudah cukup dikenal hingga ke manca negara, akan tetapi sarana maupun pasilitas disekitar wisata terkadang belum memadai seperti atribut menuju lokasi wisata dan di lokasi wisata. Perlu dilakukan penataan atribut wisata agar kawasan wisata ini lebih menarik. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan saran dan solusi kepada pihak pengelola wisata dan masyarakat dalam penambahan atribut wisata dalam penataan kawasan wisata sehingga kawasan wisata lebih menarik dan diminati wisatawan serta memberikan kemudaham akses serta ketertarikan kepada wisatawan untuk berkunjung kembali dan memberitahukannya kepada saudara serta teman atau orang lain. Hasil kegiatan PKM: Pemasangan atribut dan Akses Jalan yang Indah menuju kawasan wisata sangat diperlukan bahkan menunjang minta wisatawan untuk berkunjung. Pemasangan atribut yang disarankan pada kegiatan PKM ini yaitu:1) Pemasangan arah tempat wisata dimulai dari jalan besar menuju kawasan wisata bukit lawang, 2) Pemasngan atribut berupa baliho yang menampilkan tampat wisata unggulan yang tersedia di beberapa titik strategis menuju lokasi wisata, 3) Pemasangan baliho sarana dan prasarana yang tersedia di tempat wisata, 4) Pemasangan harga jual pedagang baik food maupun non food termasuk assesoris khas kawasan wisata, 5) Pemasangan tarif parkir dan penggunaan sarana dan prasarana atau wahana yang ada di tempat wisata. Manfaat pemasangan atribut untuk memandu wisata menuju lokasi wisata dengan mudah, mengetahui gambaran keunggulan kawasan wisata dan transparansi harga yang ditawarkan disetiap tempat, wahana, souvenir dan makanan. Sehingga wisatawan merasa diberi kebebasan menentukan pilihan secara mudah untuk menyesuaikan dengan selera, keinginann dan tingkat ekonominya. Serta menghilangkan rasa kekhawatiran dibedakan dengan wisatawan lain atau takut ditipu dengan harga yang berbeda-beda untuk wisatawan tertentu. Saran: Pengelola wisata dapat berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan mitra industri setempat dalam upaya mendukun pengadaan atribut tersebut, sehingga secara pendanaan akan terbantu dan legalitas pemasangan atrubut mudah di dapat.   Kata Kunci : Pelatihan; Strategi; Menarik Minat; Atribut Akses; Wisatawan
Sosialisasi Pentingnya Menjaga Kebersihan Air Danau dan Dampaknya di Siopat Sosor Parbaba Samosir Tapanuli Utara Yulis Hati; Yusri Yusri; Teja Rinanda; Khairuddin Tampubolon; Dede Ibrahim Muthawali; Yuliatil Adawiyah Harahap
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 4: Desember 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i4.767

Abstract

p Jurnal pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan air danau toba dalam lingkungan masyarakat sehingga dampaknya pada Desa Siopat Sosor Parbaba memberikan hasil yang signifikan dimana banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan dan tidak bertanggung jawab, dan akibat ulah manusia tersebut berdampak pula pada kesehatan diare dan penyakit kulit warga. Sehingga metode pengabdian pada tulisan ini yaitu penyuluhan dan pemberian informasi. Sehingga hasilnya menunjukan bahwa kesadaran masyarkat terkait menjaga kebersihan sudah baik, hanya saja dalam permasalahan sampah yang tersebar dipinggiran Danau Toba memberikan kesan negatif pada wisatawan dan kemungkinan ini mengganggu kesehatan warga akibat sampah yang terkontamisasi dengan bakteri sehingga aliran air pun ikut. Berdasarkan hasil tersebut tentu perlunya kebijakan lebih lanjut kepada pemerintah setempat atau himbauan rutin kepada warga melalui penyadaran agar air danau toba dapat terjaga kelestariannya dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Dari hasil yang didapatkan menunjukan bahwa adanya peningkatan pengetahuan terhadap masyarakat tentang menjaga kebersihan air Danai Toba di Siopat Sosor Parbaba.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Ekonomi Keluarga, Tata Kelola Administrasi, dan Spiritualitas Islam untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Ramadha Yanti Parinduri; Wina Asry; M. Hariadi Hidayat; Yusri Yusri; Nirmadarningsih Hiya; Muhammad Razali; Nunti Sibuea; Boby Indra Prayoga
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.841

Abstract

p Kesejahteraan sosial masyarakat tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi semata, melainkan juga oleh kemampuan keluarga dalam mengelola keuangan, menata administrasi rumah tangga secara tertib, serta menginternalisasi nilai-nilai spiritual sebagai landasan etika kehidupan. Dalam konteks inilah, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan secara daring sebagai respons terhadap kebutuhan penguatan kapasitas keluarga dalam tiga aspek fundamental: literasi ekonomi keluarga, tata kelola administrasi rumah tangga, dan spiritualitas Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk keluarga yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga teratur dalam administrasi serta memiliki fondasi moral yang kokoh dalam pengambilan keputusan. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan daring selama enam pekan yang mencakup sesi sinkron (Zoom/Google Meet) dan asinkron (modul digital, diskusi WhatsApp, dan tugas praktik). Metode pengajaran berbasis andragogi dan experiential learning diaplikasikan untuk mendorong keterlibatan aktif peserta dewasa. Materi yang diberikan meliputi manajemen keuangan keluarga (perencanaan anggaran, pencatatan pengeluaran, dan investasi syariah), manajemen administrasi rumah tangga (pengarsipan dokumen, pencatatan digital), serta penguatan nilai-nilai spiritual (qanaah, syura, amanah, dan barakah) dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan praktik peserta di ketiga bidang tersebut. Sebanyak 84 Persen peserta mulai mengelola keuangan rumah tangga secara lebih terencana, 67 Persen mengadopsi sistem dokumentasi administratif, dan 79 Persen mengalami peningkatan kesadaran spiritual dalam pengambilan keputusan keluarga. Selain itu, terbentuk komunitas digital yang berfungsi sebagai ruang pendampingan dan kolaborasi antar peserta. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi antara literasi ekonomi, administrasi, dan nilai spiritual mampu menciptakan model pemberdayaan keluarga yang berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika zaman. Dengan pendekatan daring yang inklusif dan materi yang kontekstual, program ini dapat direplikasi oleh institusi pendidikan, pemerintah daerah, maupun lembaga sosial sebagai bentuk intervensi nyata dalam meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan sosial berbasis keluarga. Penggabungan antara aspek rasional dan transendental dalam program ini menjadi kunci terciptanya keluarga sejahtera yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga beretika dan berkualitas secara spiritual.
Pemberdayaan Kelompok Tani melalui Edukasi Manajemen Agribisnis, Literasi Keuangan, Perlindungan Hukum, dan Komunikasi Bahasa Inggris di Era Digital Yusri Yusri; Frederick Rudy Sentosa Rajagukguk; Jenda Ingan Mahuli; EIli Afrida; Doni Efrizah; Mohd. Idris Dalimunthe; Fider Lumban Batu
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1355

Abstract

Pemberdayaan kelompok tani menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di era digital yang ditandai dengan perubahan sistem ekonomi dan teknologi yang sangat cepat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani melalui edukasi manajemen agribisnis, literasi keuangan, perlindungan hukum, dan komunikasi bahasa Inggris dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi sektor pertanian. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif edukatif melalui pelatihan dan pendampingan yang dilakukan secara daring dan interaktif. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan usaha tani berbasis agribisnis, pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha, pemahaman dasar hukum pertanian, serta pengenalan istilah bahasa Inggris dalam konteks agribisnis global. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola usaha pertanian secara lebih profesional, terstruktur, dan berorientasi pasar. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan dan perlindungan hukum dalam menjaga keberlanjutan usaha tani. Selain itu, kemampuan komunikasi bahasa Inggris dasar mulai berkembang sebagai bekal menghadapi pasar global. Metode pelatihan berbasis partisipatif dinilai efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan kelompok tani yang berkelanjutan dalam mendukung transformasi pertanian modern di era digital.