Claim Missing Document
Check
Articles

Found 47 Documents
Search
Journal : JURNAL AGRIBISAINS

PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) DALAM PROGRAM KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) DI KECAMATAN BOGOR BARAT KOTA BOGOR Masithoh, Siti; Miftah, Himmatul; Aina, Ana
JURNAL AGRIBISAINS Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.443 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v2i1.766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program kawasan rumah pangan lestari (KRPL) secara konsep maupun praktek, mengetahui tingkat partisipasi serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi serta berhubungan dengan tingkat partisipasi. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Februari 2014. Analisis yang digunakan adalah analisis korelasi Rank Spearman. Tahapan partisipasi anggota KWT dalam Program KRPL dibagi kedalam empat tahapan yaitu : tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap manfaat dan tahap evaluasi. Hasil penelitian dari 55 responden menunjukan bahwa tingkat partisipasi termasuk tinggi dengan jumlah skor 6443 dengan rataan skor 2,62. Tetapi didalam empat tahapan itu beragam hasilnya yaitu dalam tahap perencanaan partisipasi sedang, tahap pelaksanaan partisipasi tinggi, tahap manfaat partisipasi sedang dan tahap evaluasi partisipasi tinggi. Faktor-faktor yang berhubungan nyata dengan tingkat partisipasi adalah dukungan keluarga, ketersediaan sarana dan prasarana dan tingkat pendidikan. Faktor yang berhubungan paling kuat adalah dukungan keluarga dengan nilai korelasi 0,635. Kata kunci : Tingkat partisipasi, Wanita tani, Pekarangan, dan Faktor pengaruh partisipasi.
Analisis Nilai Tambah dan Marjin Pemasaran Pisang Menjadi Olahan Pisang (Studi Kasus Pada Industri Kecil “SRIKANDI”) di Kelurahan Dangdeur Kecamatan Subang Kabupaten Subang Jawa Barat Miftah, Himmatul; Arsyad, Apendi; Aziz, Abdul
JURNAL AGRIBISAINS Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.325 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v3i1.1030

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui keragaan pengolahan pisang menjadi Keripik dan Sale Pisang, nilai tambah serta marjin pemasaran. Pengambilan data dilaksanakan diKelurahan Dangdeur Kecamatan Subang dari bulan Agustus 2014 sampai September 2014. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif untuk menjelaskan keragaan pengolahan pisang, analisis nilai tambah menggunakan Analisis Hayami, marjin pemasaran menggunakan analisis marjin pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan keragaanAgroindustri Sale Pisang Industri Kecil “Srikandi” terdiri dari pengadaan bahan baku pisang dan pengolahan pisang. Nilai tambah dari pengolahan pisang menjadi Keripik Pisang adalahRp2.607,53 per kg dengan rasio 27,04 persen yang tergolong bernilai tambah sedang yaitu 15–40%. Nilai Tambah yang diperoleh dari pengolahan pisang menjadi Sale Pisang adalahRp3.217,91 per kg dengan rasio 42,27 persen, ini menunjukkan nilai tambah usaha pengolahan pisang menjadi Sale Pisang berkategori tinggi, di atas 40%. Harga jual KeripikPisang di tingkat produsen (Industri Kecil “Srikandi”) Rp40.000,00. Pada saluran pemasaran tingkat I didapatkan margin Rp17.542,96. Pada saluran II pengecer tetap membeli Keripik Pisang ke produsen seharga Rp40.000,00, marjin yang didapat adalah Rp10.000,00. Harga jual Sale Pisang di tingkat produsen Rp40.000,00. Pada saluran pemasaran I, marjin yangdidapat Rp24.507,62. Pada saluran II pengecer tetap membeli Sale Pisang ke produsen seharga Rp40.000,00. Marjin yang didapat adalah Rp 10.000,00.Kata kunci: Keragaan, Nilai Tambah, Marjin Pemasaran, Keripik Pisang, Sale Pisang
ANALISIS PENGARUH LABEL HALAL DALAM TINGKAT PENJUALAN (Kasus Pada PT. Fast Food Indonesia, Tbk) Fauzi, Ahmad; Novita, Ita; Miftah, Himmatul
JURNAL AGRIBISAINS Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.499 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v1i2.787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses sertifikasi label halal, tingkat preferensi konsumen terhadap label halal, dan pengaruh label halal terhadap tingkat penjualan.Penelitian dilakukan di PT. Fast Food Indonesia pada bulan Juni 2007 – Februari 2008, di salah satu outlet yaitu KFC Padjajaran. Metode pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara dan kuisioner secara langsung dengan pegawai perusahaan atau konsumen KFC secara sengaja (purposive). Metode analisa dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Atribut utama yang diperhatikan responden dalam memilih makanan yaitu label halal 51,66%, harga 33,33%, bentuk kemasan 6,66%, merek 5% dan ukuran 1,66%. Label halal berpengaruh signifikan terhadap kenaikan nilai penjualan PT. Fast Food Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji nilai tengah dan uji T-test terhadap harga penjualan yang dibandingkan sebelum mendapat sertifikasi halal dengan keadaan ketika sesudahmendapatkan sertifikasi halal yaitu 6,647 berbanding dengan 3,641 untuk uji nilai tengah dan 3, 16 dengan 1,812. Prosedur untuk mendapatkan sertifikasi halal relatif mudah dan tidak rumit dengan ketentuan semua persyaratannya telah dipenuhi. Jadi kekhawatiran produsen mengenai rumitnya prosedur sertifikasi halal tidak terbukti.Sistem Jaminan Halal terbukti mampu menjamin bahkan meningkatkan kualitas produk serta meningkatkan pertumbuhan penjualan produk KFC rata-rata 12,81% per tahun.Kata kunci: Label halal, Preferensi komsumen, Tingkat penjualan
CURAHANAN TENAGA KERJA DAN PENDAPATAN USAHATANI UBIKAYU (Manihot esculenta Crantz) TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI (Studi di Desa Purabaya Kecamatan Purabaya Sukabumi Jawa Barat) suryana, dede; Miftah, Himmatul; Yodfiatfinda, Yodfiatfinda
JURNAL AGRIBISAINS Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.817 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v2i1.765

Abstract

Permintaan ubikayu yang meningkat tidak diikuti dengan peningkatan pendapatan petaninya. Untuk menutupi pengeluaran rumahtangganya petani bekerja di bidang kegiatan non pertanian . Penelitian bertujuan menganalisis tingkat pendapatan rumah tangga  dan  kontribusi usahatani ubikayu terhadap total pendapatan rumah tangga petani. Penelitian dilakukan di Desa Purabaya Kecamatan Purabaya kabupaten Sukabumi, dilaksanakan bulan April sampai dengan Bulan Juni 2013.  Lokasi dipilih secara purposive secara Simpel Random Sampling jumlah sampel 36 petani. Kesimpulannya Rata-rata pendapatan rumah tangga peani sebesar Rp. 5.721.639 per tahun atau sebesar Rp. 476.800 per bulan.   Kontibusi Pendapatan usaha ubikayu sebesar 59 persen , dari usahatani non ubikayu sebesar 9 persen dan  di luar usahatani yaitu  dagang dan jasa  sebesar 32 persen dari total pendapatan rumah tangga Rp 40.553.344,-Kata kunci : Ubi kayu, Pendapatan usahatani, Tenaga kerja
Analisis Kinerja Rantai Pasok Sayuran Komersial di Pasar Tradisional Kota Bogor Soka, Tiara Dewi; Miftah, Himmatul; Yusdiarti, Arti
JURNAL AGRIBISAINS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.3 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v3i2.1047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis proses rantai pasok produk sayuran komersial dari produsen ke konsumen, menganalisis efisiensi rantai pasok komoditas sayuran komersial, serta menganalisa kinerja rantai pasok sayuran komersial. Penelitian ini dilakukan di Pasar Bogor dan Pasar Warung Jambu pemilihan pasar secara purposive. Metode penarikan sampel menggunakan snowball sampling. Jumlah pedagang pengecer sebanyak 14 orang, pedagang grosir sebanyak 9 orang, tengkulak 8 orang, petani bayam sebanyak 10 orang, petani tomat sebanyak 10 orang, petani ketang sebanyak 5 orang, dan petani bawang sebanyak 10 orang.Hasil penelitian ini bahwa aliran informasi, barang, dan uang sangat berpengaruh dalam ketersediaan barang yang akan dipasok ke pasar tradisional, saluran pasokan yang efisien pada tomat yaitu saluran II dengan nilai marjin sebesar Rp 518,8 dan farmer’s share sebesar 27,83%, saluran pasokan tomat yaitu saluran V deang nilai marjin sebsar Rp 4.916,6 dan nilai farmer’s share sebesar 35,86%, kentang saluran pasokan III dengan nilai farmer’s share sebesar 68%, dan bawang saluran pasokan I dengan nilai farmer’s share sebesar 38,96%. Pada kegiatan pasokan sayuran ke pasar tradisional setiap lembaga pasokan melakukan proses kinerja rantai pasok diantaranya perencanaan, pengadaan, pengiriman, dan pengembalian.Kata Kunci: Pasar Bogor, Pasar Warung Jambu, SCOR, Kondisi Rantai.
POLA PENGUPAHAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS KERJA PENEBANG TEBUDI PT. PG RAJAWALI II UNIT PG SUBANG Ahmid, Ahmid; Masithoh, Siti; Miftah, Himmatul
JURNAL AGRIBISAINS Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.499 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v1i2.794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, pola pengupahan penebangtebu dan faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas penebang tebu di PT. PG RajawaliII Unit PG Subang. Pengambilan data dilaksanakan pada 19 November 2013 - 14 Februari2014. Sampel yang diambil adalah 44 penebang tebu dengan tingkat eror 15 persen. Metodeanalisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi berganda denganmenggunakan SPSS versi 20. Dari hasil analisis diketahui bahwa rata-rata pengeluaranpenebang tebu adalah Rp. 1.143.182,-per bulandengan penghasilan di luar usaha tebang tebusebesar Rp. 745.273,- per bulan.Secara rata-rata, usia penebang tebu adalah 46 tahun denganpengalaman penebang tebu 16 tahun dan tanggungan keluarga sebanyak 2 orang. Upahpenebang tebu diatur oleh mandor berdasarkan jumlah tebangan di wilayahnya masingmasing. Rata-rata pendapatan penebang per hari adalah sebesar adalah sebesar Rp. 27.416dengan rata-rata jam kerja 8,07 jam dan upah rata-rata perjam nya adalah Rp. 3.394,-.Pendapatan penebang tebu ini masih berada di bawah UMK Kabupaten Subang yaitu Rp.1.200.000. Nilai R2 dari hasil olah data adalah sebesar 0,884.Kata kunci : Produktivitas, Pola pengupahan, Penebang tebu
ANALISIS KINERJA KOPERASI PRODUSEN TEMPE TAHU INDONESIA (KOPTI) DI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT DENGAN METODE BALANCED SCORECARD Antoni, Erwin; Arsyad, Apendi; Miftah, Himmatul
JURNAL AGRIBISAINS Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.155 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v2i1.760

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, persaingan lingkungan bisnis dalam bidang pertanian khususnya koperasi, perencanaan strategis yang tepat merupakan suatu faktor yang harus diperhatikan untuk mencapai target yang diinginkan. Pengukuran kinerja tersebut dilakukan untuk mengevaluasi pengukuran kinerja secara menyeluruh, dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard. Balanced Scorecard merupakan alat ukur kinerja yang menyeimbangkan empat perspektif, yaitu perspektif pelanggan, perspektif keuangan, perspektif proses bisnis intenal serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Studi analisis kinerja KOPTI Kabupaten Bogor ini menggunakan metode Balanced Scorecard, yang dinilai secara keseluruhan mencapai hasil yang cukup baik, dengan total capaian keseluruhan dari keempat perspektif Balanced Scorecard tersebut adalah sebesar 72,90%. Hal ini berarti bahwa kinerja KOPTI Kabupaten Bogor pada tahun 2012 tergolong dalam kategori Sangat Sehat (A) karena total skor berada pada selang 65<Total Skor<80. Total skor pada perspektif pelanggan sebesar 8,58%, total perspektif keuangan sebesar  17,88%, total perspektif proses bisnis internal sebesar 17,60%, dan total perspektif pembelajaran dan pertumbuhan sebesar 28,84%. Kata kunci: Pengukuran kinerja, Balanced Scorecard, KOPTI Kabupaten Bogor
Marketing Efficiency Analysis Of Leafy Vegetable At Giant Extra Botanical Square, Bogor City Khairi, Yudri; Yusdiarti, Arti; Miftah, Himmatul
JURNAL AGRIBISAINS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.842 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v3i2.1046

Abstract

Leaf vegetables are in great demand by the people in Bogor City who are mostly from Sunda tribe. Bogor city residents who buy vegetables at Giant Extra Botani Square willing to pay more than those who buy in traditional markets. The research aimed to analyze marketing efficiency of leaf vegetables especially spinach, chinesse green cabbage (Brassica chinensis var. Parachinensis), kale, lettuce head and chinesse white cabbage (Brassica pekinensia L) at Giant Extra Botany Square in Bogor City . Data were analyzed descriptively and quantitatively with marketing margin, farmers share and R/C Ratio analysis. Primary data collection was taken from interview with Giant Extra’s management by purposive method, while interview to supplier and farmer used snowball sampling method. The results showed that the marketing efficiency of leaf vegetables in Giant Extra Botanical Square Bogor City, based on marketing margin analysis obtained the largest margin value on Chinese White Cabbage (Brassica pekinensia L) commodity amounting to Rp 20.450. Suppliers get the greatest benefits on commodities of spinach, Chinese Green Cabbage and kale. The highest farmers share was obtained by farmers in lettuce head commodities by 69.6%. The highest R/C ratio was obtained by Chinese White Cabbage commodity at 1.60Keywords: marketing efficiency, leavy vegetables, modern market
ANALISIS PENDAPATAN PETANI PEMASOK SAYURAN KOMERSIAL DI PASAR TRADISIONAL DI KOTA BOGOR Miftah, Himmatul; Yusdiarti, Arti; Soka, Tiara Dwi
JURNAL AGRIBISAINS Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.88 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v4i1.1577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan perbandingan struktur biaya antara komoditas bayam, kentang, tomat dan bawang merah pada petani yang memasok komoditas ke pasar tradisional di Kota Bogor. Pemilihan responden petani diperoleh dengan menggunakan snowball sampling dari mulai pelapak sayur di Pasar Tradisional Jambu Dua dan Pasar Bogor. Penelitian dilakukan di Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung (pangalengan), dan Brebes. Metode penelitian dengan analisis pendapatan usahatani. Hasil menunjukkan bahwa dalam luasan 0,83 Ha selama 6 bulan, diperoleh R/C Ratio bayam 1,09, tomat 1,16, kentang 2,36 dan bawang merah 1,39. Seluruh komoditas memiliki proporsi biaya variabel yang lebih besar dibandingkan biaya tetap. Pada kentang dan tomat, biaya variabel mengambil proporsi biaya lebih dari 80%. Kentang dan bawang memiliki proporsi biaya benih yang paling tinggi diantara komoditas lainnya. Proporsi biaya tertinggi pada tomat terdapat pada pupuk kandang, sementara pada bayam dan bawang, biaya tertinggi terdapat pada tenaga kerja.Kata kunci : Pasar Tradisonal, Snowball Sampling, Pemasok Sayuran
ANALISIS KOMPARASI USAHATANI DAN MARGIN TATANIAGA USAHATANI WORTEL ORGANIK DAN WORTEL NON ORGANIK Saefullah, Lutfi; Arsyad, Apendi; Miftah, Himmatul
JURNAL AGRIBISAINS Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.88 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v4i1.1566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan pendapatan usahatani pertanian wortel organik dan non organik serta membadingkan marjin tataniaga dan saluran pemasaran serta Farmer’s Share dari pertanian wortel organik dan non organik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari – September 2014 dan bertempat di Kecamatan Cisarua Kab. Bogor.. Penelitian ini disusun menggunakan metode analisis usahatani, marjin tataniaga, saluran pemasaran, Farmer’s Share dan Uji-t untuk perbandingannya. Hasil yang diperoleh dari analisis adalah pertanian organik memiliki nilai pendapatan lebih besar 5,51% dibanding non organik. Analisis perbandingan dengan Uji-t mendapatkan nilai t-hitung sebesar -0,247 dan t-tabel sebesar 2,048 yang artinya secara signifikan tidak terdapat perbedaan pendapatan dari pertanian wortel organik dengan non organik walupun ada perbedaan angka pada pendapatan.. Saluran pemasaran yang menguntungkan petani wortel non organik yaitu pada saluran 1 dengan nilai marjin tataniaga sebesar Rp 3.500/Kg dengan persentase 50% dan Farmer’s Share sebesar 50%, sedangkan pertanian non organik pada saluran 4 dengan marjin tataniaga sebesar Rp 15.500/Kg dengan persentase Farmer’s Share sebesar 22,50%.Kata kunci : Usahatani, marjin tataniaga, saluran pemasaran,Farmer’ Share
Co-Authors Abdul Aziz Afandi, Santia Ahmid, Ahmid Ahmid, Ahmid Aidah, Yuyu Aina, Ana Aina, Ana Aisah Rini Susanti Alfiah, Ananda Ananda, Agustia Rizka Antoni, Erwin Antoni, Erwin Apendi Arsyad Ar- Rozi, Muhammad Fakhrudin Arsyad, Eki Fadhal Arti Yoesdiarti Arti Yusdiarti Azrin Syamsuddin Bidari Silmi Dean Riza Rivanda Dianda, Rusli Dinata, Maijar Elgar, Muhamad Elis Marfu'ah Elis Marfuah Erika Ewiel, Ewiel Farrizal, Fony Fauzi Ahmad Muda Fazalika, Feri Dwi H Tsuwaibah Habibi, Muhsin Habibi, Muhsin Hanan, Sufrin Hanifah, Ishmah I Gusti Bagus Wiksuana Ikhsan Qodri Pramartaa Iskandar, Imam Ita Novita Khairi, Yudri Khairi, Yudri Khairi, Yudrik Khairi, Yudrik Kusnadi, Sidik Laksana, Shefira Gustiana M. A. Sunaryo Marfuah Zuher, Vigia Maulana, Harry Muchransyah Nadita Nahraeni, Wini Namira L Ramadhani Namira Laila Ramadhani Nandan Limakrisna Nirmalasari, Suci Novita Yulanda Novita, Ita Parlindungan, Muhammad Dapot Parlindungan, Muhammad Dapot Ramadhan, Andhika Wahyu Ramadhan, Andika Wahyu Ramadhan, Januar Ramdani, Doni Rapigah, Siti Riadhotul huda, Wafi Riny Kusumawati Riri Setyawati Ruslan, Muhammad Robi Saefullah, Lutfi Saefullah, Lutfi Santia Afandi Siti Malihatul Aviah Siti Masithoh Siti Masitoh Siti Rohmah Soka, Tiara Dewi Soka, Tiara Dewi Soka, Tiara Dwi Soka, Tiara Dwi Sulistiawati , Riri Sumantri Sumantri Sumantri Sunaryo, Muhammad Abdurohman Suryana, Dede Suryana, Dede Susanti, Aishah Rini Syaima Lailatul Mubarokah Tamaradewi, R. Nadya Tiara Amanda Lestari Vigia Marfu’ah Zuher Yanyan Mulyaningsih Yodfiatfinda, Yodfiatfinda Yusdiarti, Arti Yusdiarti, Arti