Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh Dengan Model Problem Based Learning Sapninsius Paran; Wiwik Yunitaningrum; Muhammad Fachrurrozi Bafadal; Mimi Haetami; Rizki Hazazi Ali
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i5.3823

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui Hasil Belajar Lompat Jauh Dengan Model Problem Based Learning pada peserta didik di SMA YPK Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif dengan jenis penelitian yang di gunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X dengan jumlah 16 peserta didik di SMA YPK Pontianak. Adapun teknik pengumpulan data penelitian ini diantaranya melalui tes, observasi lapangan dan dokumentasi. Insturmen yang digunakan pada penelitian ini pedoman wawancara lembaran observasi, LKPD, PG dan lembaran dokumen data. Uji prasyarat analisis Menggunakan analisis secara deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektivitas proses pembelajaran hasil belajar lompat jauh dengan model problem based learning hasilnya meningkat yang awalnya pada masa prasiklus hanya terdapat 31,2% dari 16 peserta didik yang tuntas, mulai meningkat menjadi 62,5% pada siklus I dan terus meningkat menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil pada penelitian disimpulkan bahwa Model Problem Based Learning dapat meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh.
Hubungan Power Otot Tungkai Dan Keseimbangan Terhadap Kemampuan Tendangan T Pada Atlet Pencak Silat Perguruan Buana Kabupaten Kayong Utara Andriadi, Arif; Victor G Simanjuntak; Rizki Hazazi Ali; Wiwik Yunitaningrum; Doni Pranata
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i5.3875

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan Power Otot Tungkai Dan Keseimbangan Terhadap Kemampuan Tendangan T Pada Atlet Pencak Silat Perguruan Buana Kabupaten Kayong Utara. Jenis penelitian adalah korelasi. Populasi yang di gunakan berjumlah 105 orang. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 30 orang atlet putra. Tes yang digunakan adalah tes power otot tungkai, leg dynamometer, dan tes tendangan T. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Teknik Kepustakaan, Test Pengukuran. Teknik Analisis data yang digunakan adalah Uji Koefesien Korelasi Person Product Moment, Uji Korelasi Berganda. Diketahui bahwa terdapat hasil dengan nilai koefesiensi korelasi (rxₗy) = 0,601, atau disebut г-hitung =0,601, Sedangkan г-Tabel sebesar 0,361 maka terdapat hubungan positif yang signifikan dari power otot tungkai (X1) terhadap tendangan T (Y). Terdapat hasil dengan nilai koefesiensi korelasi (rxₗy) г- hitung =0,879. Sedangkan г-Tabel sebesar 0,361 bahwa terdapat hubungan yang signifikan dari Keseimbangan (X2) terhadap tendangan T (Y). Hasil perhitungan dengan menggunakan rumus korelasi berganda yang telah dilakukan terdapat hasil dengan nilai koefesien korelasi (ryxₗx₂) = 0,58 atau disebut rhitung = 0,58 termasuk dalam tingkat hubungan korelasi sedang. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan Power Otot Tungkai Dan Keseimbangan Terhadap Kemampuan Tendangan T Pada Atlet Pencak Silat Perguruan Buana Kabupaten Kayong Utara.
Parental Expectations and Developmental Benefits of Early-Age Baby Swimming Activities Ali, Ghaisania Amanda; Syaodih, Ernawulan; Ali, Rizki Hazazi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i4.6983

Abstract

Baby swimming for children aged 6-36 months is experiencing increasing popularity. This program involves exercises in the water for 30-60 minutes, water-based activities can serve as another way to foster early childhood skills. Baby swimming's effects include instilling a sense of freedom, strength, and confidence in the water early on, offering diverse sensory experiences, and promoting children's physical and mental development. This study explores parental expectations and perceptions regarding baby swimming and its benefits for infant development. The methodology used is a literature review with a scoping review, following the PRISMA-ScR guidelines and the PICO framework, which consists of Population, Intervention, Comparison, and Outcome. The research results show that parents believe water activities such as baby swimming are good for infants' physical health and children's mental development. Parents' views on baby swimming are influenced by personal experiences, swimming abilities, knowledge, and current trends. Health and developmental advantages for children, alongside economic and environmental considerations, lead parents to select baby swimming. The quality of service dictates their satisfaction.
THE RELATIONSHIP BETWEEN LOWER LIMB EXPLOSIVE POWER AND ABDOMINAL MUSCLE ENDURANCE ON SMASH VOLLEYBALL PERFORMANCE Jannah, Laula Roikhatul; Fitriana Puspa Hidasari; Ali, Rizki Hazazi; Haetami, Mimi; Noviyanti, Noviyanti
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 16 No. 02 (2025): GLADI: Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/GJIK.162.14

Abstract

 This study is a correlational research. In line with the research objective, which is to examine the relationship between the variables being studied, this study focuses on the relationship between leg muscle explosive power and abdominal muscle endurance strength with smash hitting ability. Based on statistical analysis, a correlation was found between leg muscle explosive power and smash hitting ability. This is evident from the product moment correlation test (rₓ₁y) result of 0.689, indicating a significant relationship as the obtained r-value (0.689) is greater than the table value (0.514). Additionally, a significant relationship was found between abdominal muscle endurance strength and smash hitting ability, as shown by the product moment correlation test (rₓ₂y) result of 0.824. Therefore, there is a highly significant relationship, with the obtained r-value (0.824) greater than the table value (0.514). After obtaining the results of x₁y and x₂y, a multiple correlation test was conducted to assess the combined correlation. The results indicated that leg muscle explosive power and abdominal muscle endurance strength have a coefficient value in relation to smash hitting ability, as seen from the multiple correlation test (rₓ₁ₓ₂y) result of 0.84. Referring to the interpretation table for the r-value, the value of 0.84 indicates a very high correlation. Explosive power of the leg muscles and endurance strength of the abdominal muscles play a significant role in the performance of the smash ability
Pengaruh Latihan Power Lengan Terhadap Kecepatan Renang 50 Meter Gaya Dada Mahasiswa Penjas Universitas Tanjungpura Pranata Supardi; Mimi Haetami; Andika Triansyah; Muhammad Fachrurrozi Bafadal; Rizki Hazazi Ali
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i2.4554

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Latihan Power Lengan Terhadap Kecepatan Renang 50 Meter Gaya Dada Mahasiswa Penjas Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen. Bentuk penelitian adalah Pre-experimental desain dengan populasi 38 orang mahasiswa Pendidikan jasmani Universitas Tanjungpura. Sampel pada penelitian ini berjumlah 27 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Adapun teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes renang gaya dada 50 meter. Instrumen dalam penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu Pre-Test dan Pos-Test. Sementara untuk uji prasyarat analisis menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji-T. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada Pengaruh Latihan Power Lengan Terhadap Kecepatan Renang 50 Meter Gaya Dada dengan terjadi peningkatan sebesar 16,57% dari sebelum diberikannya perlakuan dengan menggunakan latihan power lengan. Peningkatan kecepatan juga tampak dari perbedaan rerata dari per-test dan post-test mahasiswa sebesar 1315,33 dengan rata-rata 50,59 dengan standar devisi 5,26 kemudian mengalami peningkatan pesat setelah diberi perlakuan dengan rata-rata post-test sebesar 42,21 dengan rata-rata 42,21 dengan standar devisi 4,28. Maka peningkatan kemampuan latihan power lengan terhadap kecepatan renang gaya dada 50 meter sebesar 16,57%. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Latihan Power Lengan Terhadap Kecepatan Renang 50 Meter Gaya Dada Mahasiswa Penjas Universitas Tanjungpura.
Modifikasi Alat Pada Pembelajaran Tolak Peluru Di Sekolah Perbatasan Ali, Rizki Hazazi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “modifikasi alat pada pembelajaran tolak peluru di sekolah perbatasan ” tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menerapkan modifikasi alat pada pembelajaran Tolak peluru disekolah khususnya wilayah perbatasan.Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Entikong yang berjumlah 36 siswa, yaitu putri 20 orang dan putra 16 orang. Hasil peningkatan pembelajaran Tolak peluru diperoleh dengan cara membandingkan nilai observasi dengan awal tes sebelum tindakan yang dikenal dengan “pra siklus”. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilaksanakan, terdapat peningkatan nilai siswa ada setiap siklusnya pada pra siklus ketuntasan siswa hanya mencapai 8 siswa atau 24% kemudian sedikit peningkatan pada siklus pertama yaitu menjadi 20 siswa yang tuntas atau 59% kemudian melihat hasil dari siklus 1 ternyata masih belum mencapai target yang ditentukan sehingga peneliti melanjutkan ke siklus ke 2 adapun pada siklus kedua ini terjadi peningkatan yang signifikan yaitu jumlah siswa yang tuntas mencapai 29 siswa atau 85%. Melihat data tersebut target ketuntasan klasikal 75 % telah tercapai sehingga dapat disimpulkan melalui modifikasi alat dapat meningkatkan hasil pembelajaran Tolak peluru pada siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Entikong.
SOSIALISASI TES KEBUGARAN PELAJAR NUSANTARA DI KECAMATAN PALOH KABUPATEN SAMBAS PROVINSI KALIMANTAN BARAT Yunitaningrum, Wiwik; Ali, Rizki Hazazi; Triansyah, Andika; Haetami, Mimi; Hidasari, Fitriana Puspa; Simanjuntak, Victor Gaperius; Atiq, Ahmad; Bafadal, Muhammad Fachrurrozi; Suwanto, Witri; Pranata, Doni
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 01 (2024): JANUARI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebugaran jasmani yang ada di sekolah mampu di dapat dengan maksimal melalui pembelajaran PJOK atau bentuk kegiatan di luar sekolah seperti ekstrakurikuler yang dapat memaksimalkan gerak fisik secara keseluruhan. Proses pertumbuhan dan perkembangan fisik siswa sekolah dasar secara biologis meliputi pertumbuhan otot, tulang, dan otak. beberapa contoh tes kebugaran untuk Pendidikan jasmani yang telah berkembang di lingkungan Pendidikan seperti Tes Kebugaran Jasmani Indonesia atau biasa disingkat TKJI TKJI berguna untuk mengukur Kesegaran Jasmani seseorang dalam melakukan kegiatan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. TKJI selain untuk mengukur tingkat Kesegaran Jasmani seseorang, TKJI berguna untuk mengukur kemampuan fisik seseorang. Tes dilakukan dengan lima penilaian yaitu: Lari Cepat (Sprint), Gantung Siku Tekuk (Pull-Up), Baring Duduk (Sit-Up), Loncat Tegak (Vertcal Jump), Lari Jarak Sedang (Medium Distance Running). Tes Kebugaran Pelajar Nusantara atau selanjutnya disingkat TKPN terdiri dari beberapa item tes di antaranya: Indeks masa tubuh (IMT), V Sit and Reach, Sit-up atau baring duduk, Squat thrust, Tes Progressive Aerobic Cardiovascular Endurance Run (PACER). Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sosialisasi secara komprehensif terkait dengan TKPN, agar guru PJOK yang dalam hal ini sebagai salah satu user utama bisa mendapatkan pengetahuan, pemahaman serta keterampilan dalam pelaksanaan TKPN. Kegiatan ini dilaksanakan di kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, Sasaran Program PKM kali ini adalah guru-guru PJOK yang ada di sekolah pada kecamatan Paloh.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PHYSICAL LITERACY BAGI GURU PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI KECAMATAN PALOH Puspa Hidasari, Fitriana; Haetami, Mimi; Triansyah, Andika; Pranata, Doni; Atiq, Ahmad; Fachrurrozi Bafadal, Muhammad; Simanjuntak, Victor; Yunitaningrum, Wiwik; Suwanto, Witri; Hazazi Ali, Rizki
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1364-1369

Abstract

Kecamatan Paloh merupakan kecamatan yang terletak di kabupaten sambas provinsi kalimantan barat, kecamatan paloh merupakan kecamatan terluar indonesia berdampingan dengan negara malaysia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru-guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Khususnya menanamkan konsep physical literacy bagi guru-guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan baik pada jenjang Sekolah dasar, Menengah dan menengah atas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada tanggal 18-19 Januari 2023 dengan jumlah peserta 20 orang. Peningkatan kemampuan physical literacy dilakukan dengan metode Forum Grup Discussion, melalui demonstrasi praktek dan penyampaian materi. Evaluasi untuk melihat kemampuan physical literacy para guru melalui pemberian lembar observasi, dan selain itu evaluasi terhadap pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan di evaluasi berdasarkan kepuasan para peserta terhadap materi dilakukan melalui pemberian lembar observasi dan presentase hasil survey kepuasan 20 peserta adalah 80 % sangat puas, 15% Puas dan 5% Cukup Puas terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dari pelaksanaan kegiatan ini dapat disimpulkan para peserta mampu mengetahui dan menerapkan konsep physical literacy pada pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan.
Survei Tingkat Kebugaran Jasmani pada Pembinaan Prestasi Senam Aerobic Mahasiswa Pendididkan Jasmani Menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia Sari, Wulan; Yunitaningrum, Wiwik; Ali, Rizki Hazazi; Haetami, Mimi; Pranata, Doni
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 6 No. 3 (2025): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v6i3.918

Abstract

The body's ability to perform physical activities optimally is known as physical fitness. The Indonesian Physical Fitness Test (TKJI) was used in this study to determine if students enrolled in physical education had improved their physical fitness. This research uses a survey method with a descriptive quantitative approach. The research subjects consisted of regular Physical Education students. The results of the survey that has been conducted show a significant improvement in student performance. Nevertheless, the level of physical fitness among Physical Education students is still dominated by the moderate category. Out of a total sample of 8 students, or 47.05%, were categorized as good, while 9 students, or 52.95%, were in the average category. This finding indicates that despite progress, most students still need to improve their physical fitness to achieve a better category. It can be concluded that the physical fitness results for the 2024 batch are categorized as moderate.