Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SAINSTEK

Pengaruh Penambahan Bestmittel Sebanyak 0,4% dan Pengurangan Air 10% Terhadap Kuat Tekan Beton Novan, Andre; Ermiyati, Ermiyati; Morena, Yenita; ‘Audah, Safridatul; Wahyuni, Widya; Gussyafri, Haji; Fakhri, Fakhri
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.310

Abstract

Salah satu aditif pada beton adalah Bestmittel dimana termasuk bahan tambah golongan type E (water reducing and accelerating admixture) yang berfungsi mempercepat pengerasan, mengurangi pemakaian air dan meningkatkan workability. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Bestmittel terhadap kuat tekan beton dan mengetahui persentase kenaikan kuat tekan beton normal terhadap kuat tekan beton Bestmittel dengan nilai koefisien menggunakan Peraturan Beton Indonesia (PBI 1971). Benda uji berbentuk silinder dan jumlah 30 buah, variasi umur pengujian beton yaitu 3 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari, dan 28 hari. Variasi dosis penambahan Bestmittel yang digunakan 0,4% dari jumlah semen, serta pengurangan jumlah air 10%. Hasil pengujian kuat tekan beton normal pada umur 28 hari sebesar 25,653 MPa dan kuat tekan beton Bestmittel sebesar 29,615 MPa. Persentase kuat tekan beton Bestmittel umur 14 hari sudah mencapai sebesar 96%. Berdasarkan nilai Koefesian PBI 1971 bahwa kuat tekan beton mencapai 100% jika umur beton 28 hari, sedangkan Beton menggunakan bahan tambah Bestmittel pada umur 21 hari dan 28 hari berturut-turut 105% dan 115%. Hal ini membuktikan bahwa dengan penambahan aditif Bestmittel 0,4% dan pengurangan jumlah air 10% meningkatkan kuat tekan beton, dan mempercepat proses pengerasan beton di umur muda dengan arti bahwa Bestmittel memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kuat tekan beton.
Modeling Banjir di DAS Mikro Menggunakan EPA SWMM 5.2 Untuk Mendukung Manajemen Drainase Kota Suprayogi, Imam; Nurdin; Bochari; Audah, Safridatul; Gussyafri, Haji; Ermiyati; Azmi, Nuzulul; Mubarak
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.341

Abstract

Permasalahan utama pada saluran drainase di Kota Pekanbaru adalah kurangnya perhatian dari pemerintah dan masyarakat, seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan ke dalam saluran drainase serta membiarkan endapan sedimen menumpuk yang berpotensi menyebabkan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting saluran drainase serta memberikan solusi untuk mengatasi genangan dengan melakukan perubahan dimensi saluran drainase di Jalan Soebrantas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah simulasi model EPA-SWMM 5.2 yang menjadi kunci untuk memahami dinamika hidrologi dan hidraulika serta merancang solusi efektif guna meningkatkan kapasitas sistem drainase dan mengurangi risiko banjir. Data sekunder yang dibutuhkan dalam penelitian ini berupa data curah hujan dan peta topografi yang diperoleh dari BWS Wilayah III, Pekanbaru. Data curah hujan yang digunakan merupakan data selama 10 tahun terakhir, mulai dari tahun 2014 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi saluran drainase di Jalan Soebrantas mampu memberikan solusi melalui proses simulasi model dengan mengubah kedalaman saluran menjadi 1,5 meter sehingga dimensi baru saluran drainase mampu menampung kapasitas aliran.
Analisis Kerusakan Jalan di Jalan Jangka Mengunakan Metode PCI Iqbal, Deni; Audah, Safridatul
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.388

Abstract

Secara umum jalan raya sangatlah diperlukan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi, pertanian serta sektor lainnya. Mengingat manfaatnya yang begitu penting maka dari itulah sektor pembangunan dan pemeliharaan jalan menjadi prioritas untuk dapat diteliti dan dikembangkan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta pemeliharaannya. Jalan Cot Iju – Bale Seutuy Kec. Peusangan Kab. Bireuen sepanjang sekitar 3 km mengalami kerusakan yang cukup signifikan, baik kerusakan ringan maupun kerusakan berat pada beberapa ruas jalan dan hampir sepanjang ruas jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan pada permukaan jalan dan mengetahui nilai kondisi kerusakan perkerasan jalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode PCI (Pavement Condition Index). PCI (Pavement Condition Index) adalah sistem penilaian kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis, tingkat dan luas kerusakan yang terjadi. Tingkat PCI dituliskan dalam tingkat 0 sampai 100. Jenis kerusakan yang dapat ditemukan pada ruas Jalan Cot Iju – Bale Seutuy Kec. Peusangan Kab. Bireuen yaitu kerusakan Lubang (Pothole), Retak Kulit Buaya (Alligator Cracking), Alur (Rutting Pelepasan Butir (Raveling). Berdasarkan rekomendasi dari metode PCI (Pavement Condition Index) diperoleh nilai rata-rata adalah sebesar 74,92% dalam kondisi sangat baik (very good).