Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Pekerja Disabilitas “Teman Tuli” di Inklusiv Warung, Canggu Yenadin, Ramadhini Putri; Nugroho, Wahyu Budi; Kamajaya, Gede
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 5 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.166

Abstract

This research analyzes the empowerment of deaf friends with disabilities who work at Inklusiv Warung, Canggu. Empowerment is implemented as a strategy and effort to increase people's abilities and independence so that they can pull people out of inequality and backwardness. The aim of this research is to explain and analyze the process, implementation and obstacles to implementing disability worker empowerment at Inklusiv Warung, Canggu. The method used in this research is a qualitative approach with a descriptive type. The theory used as a scalpel in this research is the community empowerment theory of Jim Ife and Frank Tesseriero. The results of this research show that Inklusiv Warung, Canggu provides empowerment in the form of providing employment opportunities for deaf friends. Skills improvement programs are also often implemented, such as the implementation of workshop activities and other programs that embrace the deaf community, so as to hone the communication and socialization patterns of deaf employees. Inklusiv Warung is a forum for deaf friends to gain empowerment and obtain the equal rights they deserve. Challenges in the form of communication barriers and lack of self-confidence among deaf friends are the core problems in the empowerment process at Inklusiv Warung. However, the research results also show that there are many positive impacts felt by deaf friends after joining Inklusiv Warung, Canggu. Abstrak Penelitian ini menganalisis mengenai pemberdayaan dari para penyandang disabilitas teman tuli yang bekerja di Inklusiv Warung, Canggu. Pemberdayaan dilaksanakan sebagai strategi dan upaya untuk meingkatkan kekemampuan dan kemandirian masyarakat sehingga dapat menarik masyarakat dari kesenjangan dan keterbelakangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan dan menganalisis terkait proses, pelaksanaan, sekaligus hambatan dari implementasi pemberdayaan pekerja disabilitas di Inklusiv Warung, Canggu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pemberdayaan masyarakat dari Jim Ife dan Frank Tesseriero. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Inklusiv Warung, Canggu memberikan pemberdayaan berupa penyedia lapangan pekerjaan bagi para teman tuli. Program peningkatan keterampiran juga kerap dilaksanakan, seperti pelaksanaan kegiatan workshop dan program lainnya yang merangkul komunitas tuli, sehingga mampu mengasah pola komunikasi dan sosialisasi para karyawan tuli. Inklusiv Warung menjadi wadah bagi teman-teman tuli untuk mendapat pemberdayaan serta mendapatkan hak kesetaraan sesuai dengan yang selayaknya mereka dapatkan. Tantangan berupa kendala komunikasi dan ketidak percayaan diri para teman tuli menjadi permasalahan inti dalam proses pemberdayaan di Inklusiv Warung. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tercipta banyak dampak positif yang dirasakan bagi para teman tuli setelah bergabung dalam Inklusiv Warung, Canggu. Kata kunci: pemberdayaan, disabilitas, teman tuli, inklusiv warung
Menyelisik Kesetaraan Gender Melalui Perkawinan Pada Gelahang Barata, Jessica Yng Wie Intan; I Gusti Ngurah Krisna Aditya; Wahyu Budi Nugroho
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i1.2244

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesetaraan gender dalam perkawinan pada gelahang di Kabupaten Tabanan, Bali, dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus. Tujuan penelitian adalah menganalisis sejauh mana model perkawinan ini mengimplementasikan prinsip kesetaraan gender di tengah dominasi patriarki. Data dianalisis menggunakan teori triple roles dari Caroline S. Mosser. Temuan menunjukkan bahwa perkawinan gelahang, yang memberikan status purusa kepada kedua mempelai, berpotensi mendukung kesetaraan gender. Namun, praktik di lapangan menunjukkan adanya tantangan, seperti keterbatasan ruang gerak perempuan akibat norma adat dan beban ganda yang mereka hadapi. Meskipun model ini menawarkan peluang kesetaraan, realitasnya tetap dipengaruhi oleh faktor budaya, sosial, dan ekonomi yang kompleks.
Efektivitas Pembelajaran Daring Terhadap Anak Usia Dini di Sekolah Kristen Kota Wisata Cibubur Pada Masa Pandemi Covid-19 Mardinata, Yoni; Nugroho, Wahyu Budi; Tamim, Imron Hadi
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 6 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.175

Abstract

This study aims to describe and analyze the sustainability and effectiveness of online learning for early childhood at TKK Penabur Kota Wisata Cibubur during the Covid-19 pandemic. This study uses qualitative descriptive research methods. The results show that students can successfully learn online with the help of all the foundation's facilities and innovative teaching methods. The author's interpretation is that respondents still do not feel the benefits of the positive impact of this online learning, but also feel the negative impact. The author recommends that online learning activities be interspersed with games so that early childhood can gain knowledge through online learning through games.In addition, the second suggestion is that online learning in Kota Wisata Christian Kindergarten can conduct offline learning with limited ability to provide character education. And adaptation for students with teachers and peers, the author also suggests that teachers can increase their creativity in new learning methods so that online learning is not boring and students in Kota Wisata Christian Kindergarten can apply online learning more effectively. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan dan menganalisis tentang keberlangsungan dan efektivitas pembelajaran daring terhadap anak usia dini di TKK Penabur Kota Wisata Cibubur pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil ini menunjukkan bahwa siswa dapat berhasil belajar online dengan bantuan semua fasilitas yayasan dan metode pengajaran yang inovatif. Interpretasi penulis adalah responden masih belum merasakan manfaat dari dampak positif pembelajaran daring ini, tetapi juga merasakan dampak negatifnya. Penulis merekomendasikan agar kegiatan pembelajaran daring diselingi dengan permainan agar anak usia dini dapat menimba ilmu melalui pembelajaran daring melalui permainan.Selain itu, saran yang kedua agar pembelajaran daring di TK Kristen Kota Wisata dapat melakukan pembelajaran luring dengan kemampuan terbatas untuk memberikan pendidikan karakter. Dan adaptasi bagi siswa dengan guru dan teman sebaya, penulis juga menyarankan agar guru dapat meningkatkan kreativitasnya dalam metode pembelajaran yang baru agar pembelajaran online tidak membosankan dan siswa di TK Kristen Kota Wisata dapat menerapkan pembelajaran online dengan lebih efektif. Kata kunci : pembelajaran daring, anak usia dini, guru, orang tua
Kewirausahaan Sosial sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Dusun Muntigunung Kabupaten Karangasem Paramitha, Kadek Raveda Adinda; Nugroho, Wahyu Budi; Kamajaya, Gede
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.190

Abstract

This research aims to analyze the impact and influence in the implementation of the Muntigunung Social Entrepreneurship program by the Dian Desa Foundation and the Zukunft Fur Kinder Foundation in Muntigunung Hamlet, which is known as an area that generates homeless people and beggars. Apart from carrying out its entrepreneurial function, Social Enterprise Muntigunung has a social objective, namely to build awareness of the Muntigunung community in working professionally, train the community's work skills and utilize local natural resources. The method used in this research is a qualitative approach with an explanative type. The theoretical analysis used as a scalpel for this research is the Social Entrepreneurship Process Framework and the four basic elements for the formation of social entrepreneurship. The results of this research reveal that the Social Enterprise Muntigunung has had a good impact on the Muntigunung community. On average, Muntigunung residents feel helped by several social programs such as the opportunity to work at the Social Enterprise Muntigunung factory and training in making woven products that empower the community, so that the community can be independent. Social Enterprise Muntigunung has had quite a significant influence, but change is relatively slow and uneven, in other words, not all levels of society have had the opportunity to join this organization. Of course, this is due to several factors, such as the lack of more localized outreach and the internal condition of the Muntigunung Social Enterprise business, which experienced a decline in sales. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dan pengaruh dalam pelaksanaan program Kewirausahaan social Muntigunung (Social Enterprise Muntigunung) oleh Yayasan Dian Desa dan Yayasan Zukunft Fur Kinder di Dusun Muntigunung yang terkenal dengan sebutan daerah pengasil gelandangan dan pengemis. Selain menjalankan fungsinya sebagai kewirausahaan, Social Enterprise Muntigunung mempunyai tujuan sosial yakni untuk membangun kesadaran masyarkat muntigunung dalam bekerja secara profesional, melatih kemampuan bekerja masyarakat dan memperdayakan sumber daya alam lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis eksplanatif. Analisis teori yang digunakan sebagai pisau bedah untuk penelitian ini adalah Kerangka Kerja Proses Kewirausahaan Sosial dan empat element dasar pembentukan kewirausahaan sosial. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Social Enterprise Muntigunung memberikan dampak baik pada masyarakat muntigunung. Rata-rata masyarakat muntigunung merasa terbantu dengan beberapa program sosial seperti kesempatan bekerja di pabrik Social Enterprise Muntigunung dan pelatihan pembuatan produk anyaman yang memberdayakan masyarakat, sehingga masyarakat dapat mandiri. Social Enterprise Muntigunung memberikan pengaruh yang cukup signifikan namun perubahan tergolong lambat dan kurang merata, dengan kata lain belum semua kalangan masyarakat mendapat kesempatan untuk bergabung dengan oragnisasi ini. Tentunya hal ini disebabkan beberapa faktor seperti, kurangnya sosialisasi yang lebih melokal dan keadaan internal bisnis Social Enterprise Muntigunung yang sempat mengalami penurunan penjualan. Kata Kunci: kewiraushaan sosial, pemberdayaan masyarakat, Dusun Muntigunung
Perspektif Tindakan Sosial Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Dinas Sosial Kota Denpasar Rudyanto, Gerald Timoty Untung; Nugroho, Wahyu Budi; Tamim, Imron Hadi
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 10 (2025): May
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15386539

Abstract

This study aims to examine the perspective of social actions taken by Social Welfare Workers at the sub-district level (TKSK) in the Social Service Office of Denpasar City. Using Max Weber’s theory of social action rationality, this research explores the meaning and motivations behind the social actions taken by TKSK in carrying out their duties. These social actions are performed to assist communities in need of social welfare services, both in terms of physical and emotional support. Through a qualitative approach, data were collected using in-depth interviews, direct observations, and documentation involving TKSK, the Head of the Denpasar City Social Service, as well as the community members receiving services from TKSK. The findings show that, despite working in challenging conditions, with minimal salaries and contracts that need to be renewed every year, they continue to perform their profession with full commitment. Their social action rationality is not only seen in terms of the benefits they receive but also in their social awareness and motivation to help others, as well as their dedication to reducing social disparities in society. This study provides insights into how TKSK manage their social responsibilities despite the challenging work conditions and minimal compensation.
Pendidikan Moderasi Beragama: Kontribusi pemikiran Islam dan Kebangsaan Ahmad Syafii Maarif Darmawan, Rivaldi; Nugroho, Wahyu Budi
Jurnal Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (JASIKA) Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jasika.v5i1.145

Abstract

This article dialogues the Philosophy of Islamic and National Thought of Buya Syafi'i Ma'arif which is used as the basis for religious moderation education of Mu'allimin santri. His actual thinking about the discourse of Islam and nationality is no doubt, so that it has a major contribution to the development of religious moderation. One of the productive Muslim scholars with his pithy mindset makes Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta students emulate Buya Syafii's attitude and construction of thinking in terms of Islam and nationality. Descriptive qualitative is the approach used in this research. The research carried out at Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta has passed the process of interaction and observation of Mu'allimin students so as to get conclusions, among others: Buya Syafii completed his secondary education at Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta so that there is an emotional closeness between Buya and Mu'allimin. Not limited to exemplary Islamic and national insights, Mu'allimin students are also directed to emulate the moral majesty of Buya Syafii. Formal learning and informal activities become a medium for Mu'allimin students to emulate the figure of Buya Syafii. On the other hand, Buya Syafii Ma'arif's thoughts in the fields of Islam and nationality which are in line with moderate principles are used by Mu'allimin as the basis for religious moderation education. Religious moderation education is implemented by Mu'allimin practically and theoretically. Practical aspects are implemented through dormitory activities and community service. While the theoretical aspects are obtained by Mu'allimin students during KBM activities in the classroom. Both have interrelated functions so that they have a positive influence on the process of religious moderation education.  
Modal Sosial Pedagang Canang di Pasar Sanglah, Denpasar Kamajaya, Gede; Nugroho, Wahyu Budi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.9975

Abstract

Bergesernya masyarakat Bali dari agraris atau tradisional menuju masyarakat industri jasa atau     masyarakat modern menjadi peluang bagi sebagian orang untuk menyiapkan kebutuhan sehari-hari masyarakat Bali perkotaan. Sebagai misal, tingginya angka kebutuhan masyarakat Bali pada sarana upacara melahirkan profesi baru sebagai pedagang canang. Yang menarik dari aktivitas ekonomi antar pedagang canang, konsumen dan suplayer ini tidak berjalan mengikuti logika ekonomi undersocialized. Dimana, logika undersozialized ini mengesampaikan peran nilai-norma, adat dan tata laku yang seringkali melekat dalam aktivitas ekonomi. Tindakan ekonomi antar pedagang canang di Pasar Sanglah, Denpasar, suplayer dan konsumen justru seringkali berlangsung karena ketermelekatan mereka pada nilai-nilai sosial dan norma sebagai masyarakat ketimuran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif sebagai analisis untuk mengetahui bagaimana modal sosial pedagang canang di Pasar Sanglah, Denpasar. Hal ini penting dilakukan mengingat strategi aktivitas ekonomi ini bisa digunakan menjadi role model dalam pengembangan aktivitas ekonomi dan kebijakan pada sektor lain sehingga ekonomi mikro dan makro masyrakat Bali bisa terus berkembang dan menjadi peluang bagi usaha kecil menengah lainnya di Bali untuk tumbuh.
Modal Sosial Pedagang Canang di Pasar Sanglah, Denpasar Kamajaya, Gede; Nugroho, Wahyu Budi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.9975

Abstract

Bergesernya masyarakat Bali dari agraris atau tradisional menuju masyarakat industri jasa atau     masyarakat modern menjadi peluang bagi sebagian orang untuk menyiapkan kebutuhan sehari-hari masyarakat Bali perkotaan. Sebagai misal, tingginya angka kebutuhan masyarakat Bali pada sarana upacara melahirkan profesi baru sebagai pedagang canang. Yang menarik dari aktivitas ekonomi antar pedagang canang, konsumen dan suplayer ini tidak berjalan mengikuti logika ekonomi undersocialized. Dimana, logika undersozialized ini mengesampaikan peran nilai-norma, adat dan tata laku yang seringkali melekat dalam aktivitas ekonomi. Tindakan ekonomi antar pedagang canang di Pasar Sanglah, Denpasar, suplayer dan konsumen justru seringkali berlangsung karena ketermelekatan mereka pada nilai-nilai sosial dan norma sebagai masyarakat ketimuran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif sebagai analisis untuk mengetahui bagaimana modal sosial pedagang canang di Pasar Sanglah, Denpasar. Hal ini penting dilakukan mengingat strategi aktivitas ekonomi ini bisa digunakan menjadi role model dalam pengembangan aktivitas ekonomi dan kebijakan pada sektor lain sehingga ekonomi mikro dan makro masyrakat Bali bisa terus berkembang dan menjadi peluang bagi usaha kecil menengah lainnya di Bali untuk tumbuh.
Modal Sosial Pedagang Canang di Pasar Sanglah Denpasar Kamajaya, Gede; Nugroho, Wahyu Budi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.9975

Abstract

Bergesernya masyarakat Bali dari agraris atau tradisional menuju masyarakat industri jasa atau masyarakat modern menjadi peluang bagi sebagian orang untuk menyiapkan kebutuhan sehari hari masyarakat Bali perkotaan Sebagai misal tingginya angka kebutuhan masyarakat Bali pada sarana upacara melahirkan profesi baru sebagai pedagang canang< em> Yang menarik dari aktivitas ekonomi antar pedagang canang< em> konsumen dan suplayer ini tidak berjalan mengikuti logika ekonomi undersocialized < em>Dimana logika undersozialized< em> ini mengesampaikan peran nilai norma adat dan tata laku yang seringkali melekat dalam aktivitas ekonomi Tindakan ekonomi antar pedagang canang< em> di Pasar Sanglah Denpasar suplayer dan konsumen justru seringkali berlangsung karena ketermelekatan mereka pada nilai nilai sosial dan norma sebagai masyarakat ketimuran Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif sebagai analisis untuk mengetahui bagaimana modal sosial pedagang canang< em> di Pasar Sanglah Denpasar Hal ini penting dilakukan mengingat strategi aktivitas ekonomi ini bisa digunakan menjadi role< em> model dalam pengembangan aktivitas ekonomi dan kebijakan pada sektor lain sehingga ekonomi mikro dan makro masyrakat Bali bisa terus berkembang dan menjadi peluang bagi usaha kecil menengah lainnya di Bali untuk tumbuh < p>
Membangun Minat Baca Anak Usia 3-4 Tahun dengan Menggunakan Buku Cerita Bergambar KB Melati Terpadu Kec. Kelua Norhalimah, Norhalimah; Nugroho, Wahyu Budi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i2.2466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun minat baca anak usia 3–4 tahun melalui penggunaan buku cerita bergambar di KB Melati Terpadu Kecamatan Kelua. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat baca anak yang terlihat dari kurangnya ketertarikan anak terhadap kegiatan membaca serta terbatasnya perhatian anak saat guru membacakan cerita. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 anak kelompok bermain usia 3-4 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan buku cerita bergambar dapat membangun minat baca anak. Anak menjadi lebih antusias dalam mengikuti kegiatan membaca, tertarik memperhatikan gambar, dan mulai mengenali huruf serta kata sederhana. Buku bergambar memberikan rangsangan visual yang menarik sehingga anak lebih mudah memahami isi cerita. peningkatan persentase ketuntasan dari 52% pada Siklus I menjadi 84% pada Siklus II, Dengan demikian, kegiatan membaca menggunakan buku cerita bergambar efektif dalam menumbuhkan minat baca pada anak usia dini.
Co-Authors Aditya, Agung Krisna Agusman, Riko Alfiandi, Rully Amput, Albertus Gianino Ana María Naranjo Cortés Anak Agung Bayu Indrawan, Anak Agung Bayu Ardiyansyah, Bagus Ari Putra Sahadewa, I Gusti Made Arif Viani, Mahcmuddah Ayu Gatriyani, Ni Komang Ayuningtyas, Anastasia Barata, Jessica Yng Wie Intan Bina Meni, Gregorius Yakobus Brenda Yanti, I Gusti Agung Ayu Budiarta, I Kadek Pandu Caitanya, Putu Krishna Candra, Ni Made Tanti Darmawan, Komang Mulia Darmawan, Rivaldi Dwi Pratiwi, Ni Kadek Indah Erik Saputra, I Kadek Fauzi Rochman Felanza, Merdi Furqanul Azies Gabriel, Gabriel Gede Kamajaya Gede Kamajaya Gede Kamajaya Gede Kamajaya Gede Kamajaya, Gede HAKIM, IKHSAN Halima, Yuliana Sulastri Handika Alfirdaussy, Fanny Dwi Hayuningtyas, Nadia Sanya Herman, Josephine Anastacia I Gst. Pt. Bagus Suka Arjawa I Gusti Ngurah Agung Krisna Aditya I Gusti Ngurah Krisna Aditya I Nengah Punia Ikhsani, Hanif Ikma Citra Ranteallo Imron Hadi Tamim Imron Hadi Tamim, Imron Hadi Indrayatna, I Gede Intan Saptiari, Ni Luh Made Ismail, Nawari Jeliha, Krista Karuniasih, Ni Nyoman Mika Putri Khoirul Fajri, Muhamad Lokasari, Putu Vita Maharani Putri, Anak Agung Chintya Manullang, Santa Monika Marbun, Angelina Sellyn Manora Mardinata, Yoni Mbere, Theresia Sindianti Mirah Diantari, Gusti Ayu Kade Monica, Arvela Cahya Muchamad Zaenal Arifin Muchamad Zaenal Arifin, Muchamad Zaenal Muhammad Fazri Dwi Risky Muhammadia, A.Adelia Hardianti Mujiatno, Fidiana Rakmawati Mutiara Prameswari, Ni Putu Laksmi Nazrina Zuryani Neysa, Maurilla Rahma Ni Luh Nyoman Kebayantini Ni Made Anggita Sastri Mahadewi Ni Putu Udiyani, Ni Putu Norhalimah, Norhalimah Nurbaity, Fava Nurul Inayati Nyoman Ayu Sukma Pramestisari Pane, Dessy Monica Panggabean, Gabriela Dona Insani Paramitha, Kadek Raveda Adinda Pasha Maraneka, I Putu Reza Pramestiasri, Made Melly Anindita Pratama, Agus Elfa Pratiwi, Ni Komang Rahma Tri Pratiwi, Ni Putu Sri Pricilia Purnama Putri Sang Begawan, Pramudya Kansa Putri, Rismalia Anindra Rachman, Suryahadi Yulia Rahayu Dewi, Ni Ketut Budi Rasidi, Rafny Alnovira Rasmi, I Gst Ayu Diah Citra Riana Sari, Meidiawati Rizki, Andini Putri Robert, Yohanes Julian Rochman, Fauzi Rudyanto, Gerald Timoty Untung Rukningsih, Ni Putu Sri Veni Saputra, Gede Wahyu Sari Sinaga, Putri Ratna Sasi, Ingga Amara Savitri, Annastasia Sebayang, Oky Peramana Selarani, Katrin Setiawan, Gde Darma Shahby, Shafira Rahmarisdewi Sinaga, Willyam Steven Sitorus, Kristina Sobhita Tryandari, Nyoman Ayu Suarningsih, Ni Kadek Sukiman Sukiman Sukma Sushanti Sukma, Adinda Putri Sulistiono Shalladdin Albany Sumboko, Agung Supri, Supiandi Suryanatha, Ida Bagus Tendi Setyoko, Tendi Utami, Ni Luh Srisaka Wahyuwidowati, Nifita Sistin Wijanarko, Rio Wijaya, Yoseph Fredy Wolu Ate, Elton Laiya Wulandari, I Gusti Ayu Satria Yenadin, Ramadhini Putri Yoga, I Komang Dharma Yuandhini, B. Warfanni Azzura Yulia, Elisa Linda Yuliarmini, Ni Made