Jadfan Sidqi Fidari
Unknown Affiliation

Published : 29 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Studi Limpasan Permukaan Akibat Hujan Dengan Angin Menggunakan Rainfall Simulator Untuk Penilaian Erosi Nabila Aulia Zahira, Nabila Aulia Zahira; Jadfan Sidqi Fidari; Riyanto Haribowo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.013

Abstract

Erosi tanah adalah isu lingkungan yang penting dengan dampak negatif pada produktivitas pertanian dan kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk menilai limpasan permukaan dan erosi tanah akibat pengaruh angin dengan menggunakan rainfall simulator. Penelitian ini berfokus pada pemahaman interaksi dinamis antara kecepatan angin, intensitas curah hujan, dan pola limpasan permukaan yang dihasilkan. Serangkaian percobaan simulasi hujan dilakukan dalam kondisi terkontrol, dengan kecepatan angin yang konstan dan menggunakan 3 variasi intensitas hujan yaitu 1 liter/menit, 1.5 liter/menit, dan 2 liter/menit. Pada penelitian ini dilakukan analisa perbandingan hasil perhitungan erosi menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equation), Erosi outlet, dan Erosi pada sebaran grid. Penelitian ini disertai penempatan grid untuk mengetahui secara lebih rinci sebaran permukaan tanah yang terkena erosi dalam penelitian. Perhitungan erosi menggunakan 3 pendekatan tersebut dilakukan untuk memperoleh estimasi erosi pada setiap pendekatan yang dilakukan. Hasil perhitungan menunjukkan perbedaan yang kecil antara erosi usle, erosi grid, dan erosi outlet. Selain itu, analisa pengaruh angin menunjukkan bahwa angin memiliki dampak signifikan pada proses limpasan permukaan dan erosi tanah. Angin dapat meningkatkan transportasi dan pelepasan partikel tanah, sehingga meningkatkan produksi sedimen. Selain itu, angin mempengaruhi distribusi sebaran percikan hujan yang terjadi.
Pengaruh Erosi Menggunakan Klasifikasi Struktur Tanah Dengan Menggunakan Alat Rainfall Simulator Fitria, Renisa Rismaya; Jadfan Sidqi Fidari; Riyanto Haribowo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.032

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di banyak dataran tinggi di Indonesia, permasalahan tersebut adalah erosi. Dari beberapa faktor, faktor yang pertama menyebabkan terjadinya erosi adalah jenis tanah. Pada penelitian yang dilakukan ini, menggunakan tanah yang berada di daerah Junrejo, Batu, Kabupaten Malang. Di dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas hujan dengan erosivitas, pengaruh tekstur tanah yang ada di daerah Junrejo terhadap erodibilitas, serta besar laju erosi dengan menggunakan Metode USLE di alat rainfall simulator. Pada penelitian yang dilakukan ini, digunakan 3 variasi intensitas hujan yakni Intensitas 1 liter/menit, 1,5 liter/menit, 2 liter/menit dengan menggunakan kemiringan 5%. Hasil dari penelitian ini, bahwa intesitas hujan dan erosivitas menghasilkan koefisien determinasi R2 = 0,999, yang artinya bahwa intensitas hujan mempengaruhi erosivitas sebesar 99,9%. Hubungan antara struktur tanah dengan erodibilitas menghasilkan nilai K yang sama, yaitu K = 0,232. Dan pada metode USLE perhitungan erosi menghasilkan nilai dengan intensitas 1 liter/menit yaitu 0,232 ton/ha/thn, pada intensitas 1,5 liter/menit sebesar 0,514 ton/ha/thn, dan pada intensitas 2 liter/menit menghasilkan nilai 0.814 ton/ha/thn.
Studi Evaluasi Saluran Drainase Dalam Upaya Penanggulangan Genangan di Kelurahan Penanggungan, Kota Malang Nur Hanifa Rachmawati; Runi Asmaranto; Jadfan Sidqi Fidari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.045

Abstract

Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang merupakan salah satu kelurahan yang memiliki masalah genangan yang sering terjadi pada setiap tahunnya. Hal ini disebabkan karena saluran drainase yang kecil, adanya sedimentasi, dan sampah yang menumpuk pada saluran drainase. Studi ini dilakukan untuk mengetahui penyebab genangan yang terjadi serta alternatif penanganan genangan. Oleh karena itu perlu dilakukan analisa sistem drainase menggunakan Software SWMM 5.1. SWMM 5.1 digunakan untuk menggambarkan simulasi genangan dan mengetahui besarnya genangan pada daerah studi. Analisa yang dilakukan yaitu merubah data hujan yang ada menjadi intensitas hujan jam-jaman menggunakan metode mononobe, selain itu dilakukan juga pembagian subcatchment area serta pembuatan model jaringan drainase sesuai dengan keadaan di lapangan. Hasil dari pemodelan tersebut akan di kalibrasi menggunakan RMSE. Hasil dari simulasi SWMM 5.1 menunjukkan kemampuan saluran drainase di lokasi studi yang dianalisis menggunakan kala ulang 5 tahun dan 10 tahun menyebabkan beberapa saluran yang mengalami luapan di Jalan Veteran. Oleh karena itu diperlukan alternatif penanganan genangan banjir dengan cara pengerukan sedimen dan perubahan dimensi pada saluran drainase di Jalan Veteran.
Upaya Pengendalian Genangan Menggunakan Metode Hec-Ras Dengan Konsep Low Impact Development (LID) di Daerah Jalan Soekarno Hatta Kota Malang fauzan, ahmad; Ussy Andawayanti; Jadfan Sidqi Fidari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.048

Abstract

Pada musim hujan, kelebihan air seringkali menjadi masalah di perkotaan. Kelebihan air kemungkinan berasal dari kotoran manusia seperti limbah rumah tangga, limbah industri atau air hujan. Oleh karena itu, drainase harus dikelola dengan baik untuk menampung dan mengurangi genangan air di Kota Malang, hal ini terjadi karena lubang inlet terlalu kecil, minimnya saluran air di sepanjang jalan sehingga air menumpuk di saluran yang ada, dan sedimentasi yang menyebabkan pendangkalan. Solusi untuk mengatasi hal tersebut dengan pemodelan yakni menggunakan aplikasi HEC-RAS. Aplikasi ini dapat menganalisis saluran dalam menangani debit air yang mengalir di saluran tersebut. Penelitian ini menawarkan solusi lain dengan membangun infrastruktur drainase alternatif menggunakan konsep LID (Low Impact development) seperti sumur resapan. Hasil analisis dan perhitungan menggunakan aplikasi HEC-RAS di jalan Soekarno Hatta Malang menunjukkan terdapat 12 saluran drainase yang dibuat untuk mengalirkan air dan mencegah genangan saat hari hujan. Ada 6 titik saluran yang dibangun jembatan karena memiliki ketinggian air yang melebihi kapasitas saluran. Hasil juga menyatakan bahwa kesepakatan biaya untuk redesign adalah Rp. 205.310.490,00.
Aplikasi Model SWAT untuk Analisis Laju Erosi dan Arahan Konservasi pada DAS Rondoningo Kabupaten Probolinggo Samaniyatul Aliyah, Firda; Lily Montarcih Limantara; Jadfan Sidqi Fidari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.149

Abstract

Perubahan penggunaan lahan berpotensi terhadap berubahnya nilai laju erosi yang terjadi di suatu DAS. Pada DAS Rondoningo sendiri mengalami perubahan penggunaan lahan yang cukup signifikan baik berupa penambahan maupun pengurangan ditinjau dari tahun 2013 dan 2022. Untuk mengatasi permasalah ini, diperlukan arahan konservasi lahan, baik melalui perlindungan vegetatif maupun metode mekanis. Dalam penelitian ini, model ArcSWAT digunakan untuk menganalisis potensi nilai laju erosi dan sedimentasi, dengan tujuan memetakan Tingkat Bahaya Erosi (TBE) di DAS Rondoningo. Hasil simulasi pada ArcSWAT ditemukan nilai laju erosi meningkat sebesar 67% dari 6.907 ton/ha/tahun (0.576 mm/tahun) menjadi 20.973 ton/ha/tahun (1.748 mm/tahun), sementara nilai laju sedimen meningkat sebesar 81% dari 3.499 ton/ha/tahun (0.292 mm/tahun) menjadi 18.060 ton/ha/tahun (1.505 mm/tahun). Tingkat Bahaya Erosi (TBE) yang ada di DAS Rondoningo didominasi oleh kelas ringan. Hasil dari arahan penggunaan lahan baru menunjukkan bahwa nilai laju erosi dapat tereduksi sebesar 23% dan laju sedimen sebesar 79% dari kondisi eksisting. Arahan konservasi mekanis yang melibatkan Bangunan Pengendali Sedimen dapat mengurangi volume tampungan sebesar 55.759% dalam waktu satu tahun.
Studi Pemetaan Banjir Pada Sungai Rejoso Dengan Menggunakan Hec-Ras Evan Fachru Ramadhan; Jadfan Sidqi fidari; Donny Harisuseno
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.102

Abstract

Sungai Rejoso merupakan sungai yang terletak di Kabupaten Pasuruan dengan Panjang 22,89 km, dengan luas DAS sebesar 360,21 km2. Sungai Rejoso membelah Kabupaten Pasuruan yang setiap tahunnya banjir melanda ketika musim penghujan tiba. Meluapnya Sungai Rejoso pun menjadi salah satu penyebab seringnya terjadi genangan banjir di area Kabupaten Pasuruan. Mengingat pentingnya Sungai Rejoso bagi kehidupan masyarakat setempat, maka studi ini dimaksudkan untuk mendapatkan informasi mengenai debit banjir yang terjadi, luas genangan banjir dan kondisi penampang dengan debit banjir kala ulang 25 dan 50 tahun. Data yang dibutuhkan untuk melengkapi studi ini antara lain adalah data hujan, data debit maksimum, data DEM, dan data penampang Sungai Rejoso. Studi ini dimulai dengan analisis kualitas data hujan lalu memodelkan data hujan menjadi limpasan menggunakan Aplikasi HEC-HMS dengan kala ulang 25 dan 50 tahun, lalu dilakukan pemodelan dengan aplikasi HEC-RAS untuk mendapatkan sebaran genangan banjir DAS Rejoso. Pemodelan hidraulik menggunakan HEC-RAS 6.3.1 dengan analisa 2D simulasi unsteady flow kala ulang 25 dan 50 untuk mengetahui luas genangan di DAS Rejoso. Dari pemodelan aplikasi HEC-HMS didapatkan debit banjir rancangan sebesar Q25 = 124,4 m3/det dan Q50 = 217,5 m3/det dan total luas genangan yang terjadi pada Q25 dan Q50 adalah sebesar 147,772 ha, dan 156.232 ha.
Kajian Stabilitas Atmosfer Menggunakan Terhadap Kejadian Hujan yang Mempengaruhi Bencana Banjir Bandang Arafat, Khalif Nazar; Donny Harisuseno; Jadfan Sidqi Fidari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.156

Abstract

Studi ini meneliti dampak pertumbuhan awan konvektif harian terhadap curah hujan dan bencana hidrometeorologi, khususnya bencana banjir bandang di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada tanggal 7 Juli 2023. Analisis menggunakan pengamatan Radiosonde dan citra satelit Himawari-9 untuk menentukan kondisi pertumbuhan awan. Hasil menunjukkan bahwa kondisi stabilitas atmosfer dominan memiliki pengaruh rendah pada kondisi curah hujan harian per bulan, dengan interval moderat hingga kuat dalam setiap variabel indeks. Karakteristik hujan sebelum dan setelah banjir bandang bervariasi dari hujan ringan hingga hujan deras, dipengaruhi oleh kondisi awan nimbustratus dan kondisi atmosfer tidak stabil.
Studi Erosi Dengan Arah Angin Dari Hilir Menggunakan Rainfall Simulator Razak, Febyanti Zahra; Andre Primantyo Hermawan; Jadfan Sidqi Fidari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.032

Abstract

: Hujan memiliki peran yang penting dalam siklus hidrologi dan mampu memberikan dampak yang signifikan pada aliran permukaan, erosi tanah, dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji bagaimana variasi intensitas hujan yang disertai arah angin memengaruhi indeks erosivitas dan nilai erosi yang akan terjadi. Studi ini melibatkan simulasi hujan buatan dengan menggunakan rainfall simulator dengan kemiringan alat sebesar 5% dan dua buah blower sebagai media angin. Penelitian ini menggunakan tiga variasi hujan yaitu 1,0 liter/menit, 1,5 liter/menit, dan 2,0 liter/menit. Pada penelitian ini dilakukan analisis perbandingan hasil erosi menggunakan metode USLE, erosi rainfall simulator, dan erosi pada sebaran grid. Perhitungan erosi dilakukan dengan menerapkan tiga pendekatan untuk mendapatkan perkiraan tingkat erosi pada setiap pendekatan yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perbedaannya hasil yang kecil pada ketiga pendekatan tersebut. Selain itu, didapatkan hasil yaitu semakin kecil intensitas hujan yang digunakan, nilai laju erosi juga semakin kecil, begitu juga sebaliknya. Hal ini menunjukkan hubungan yang berbanding lurus antara intensitas curah hujan dan laju erosi pada pasir kuarsa.
Studi Erosi Dan Limpasan dengan Arah Angin Dari Sisi Kanan dan Sisi Kiri Menggunakan Rainfall Simulator Amalia, Fauziah Dwi; Ery Suhartanto; Jadfan Sidqi Fidari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.040

Abstract

Permukaan bumi akan selalu mengalami fenomena erosi, di satu tempat akan terjadi erosi sementara di tempat lain akan terjadi sedimentasi, sehingga bentuknya akan selalu berubah seiring waktu. Penelitian ini melibatkan simulasi hujan buatan disertai pengaruh arah angin berupa blower NRT-PRO pada sisi kiri dan sisi kanan menggunakan alat rainfall simulator dengan sampel tanah berupa pasir kuarsa. Penggunaan alat rainfall simulator dalam analisis ini memungkinkan simulasi hujan pada skala intensitas 1 liter/menit, 1,5 liter/menit, dan 2 liter/menit. Penelitian menggunakan alat rainfall simulator untuk menguji seberapa besar pengaruh erosivitas hujan yang disertai arah dan kecepatan angin terhadap besaran erosi yang dihasilkan oleh pasir kuarsa. Pada penelitian ini dilakukan analisis perbandingan hasil laju erosi metode USLE (Universal Soil Loss Equation), laju erosi rainfall simulator, dan laju erosi hasil luasan grid rainfall simulator. Hasil dari masing masing pendekatan tersebut memperoleh estimasi besaran laju erosi. Dari analisis dan perhitungan menunjukkan nilai laju erosi menggunakan metode USLE, laju erosi rainfall simulator, dan laju erosi grid rainfall simulator memeroleh hasil yang selaras pada masing masing metode.
Kajian Metode Stepwise untuk Merasionalisasikan Kerapatan Optimal Pos Stasiun Hujan dan Pos Duga Air di Sub DAS Tenggarang Fadli Putra Salika; Lily Montarcih Limantara; Jadfan Sidqi Fidari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.062

Abstract

Dalam pengelolaan dan pengembangan sumber daya air yang baik, tentunya harus memiliki suatu analisa yang baik juga dalam analisis hidrologinya. Salah satu cara untuk mendapatkan analisis hidrologi yang baik ialah dengan memiliki Kumpulan data hidrologi yang efisien dan akurat. Salah satu cara untuk mendapatkan akurasi data yang baik dan efisien ialah dengan melakukan rasionalisasi pos hidrologi. Untuk menemukan dan memilih stasiun hujan dan pos duga air yang paling representatif dari suatu Daerah Aliran Sungai (DAS), rasionalisasi ini menggunakan metode stepwise dan standar WMO. Metode stepwise ini dapat memilih rekomendasi pos stasiun hujan terbaik dengan memeriksa koefisien korelasi antara stasiun hujan dan pos duga airnya. Pos stasiun hujan yang memiliki nilai koefisien korelasi yang baik dengan pos duga airnya, akan mendapatkan hasil analisa regresi yang optimal sesuai dengan hasil rasionalisasinya. Sub DAS Tenggarang memiliki 8 pos stasiun hujan yang tersebar didalamnya dan memiliki luas Sub DAS sekitar 297,99 Km2 yang tersebar belum merata dan dianggap tidak rasional. Dalam hasil studi ini akan mendapatkan hasil analisa stepwise berdasarkan standar WMO dengan rekomendasi jumlah stasiun hujan rasional didalamnya sebanyak 2 pos stasiun hujan