Linda Prasetyorini
Unknown Affiliation

Published : 41 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi Bahaya Salinitas Dan Bahaya Alkalinitas Air Irigasi Di Daerah Irigasi Mondoroko Wonatorey, Marthina Selfiana Mince; Hari Siswoyo; Linda Prasetyorini
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.098

Abstract

Air untuk daerah irigasi mondoroko berasal dari sungai modoroko, dimana sungai mondoroko merupakan salah satu anak sungai dari sungai brantas. Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2016, sungai brantas termasuk dalam kategori tercemar berat. Untuk itu perlu dilakukan penelitian potensi bahaya salinitas dan alkalinitas pada air irigasi mondoroko. Pada penelitian ini dilakukan uji kualitas air dengan parameter fisika berupa TDS dan suhu dan parameter kimia berupa pH, Na+, Ca2+, Mg2+, Cl- dan HCO3-. Selain pengujian air, dilakukan juga uji permeabilitas tanah pada sawah irigasi mondoroko. Analisis selanjutnya adalah menentukan jenis tanaman dan tanah yang sesuai dengan kualitas air irigasi berdasarkan metode Indeks Kualitas Air Irigasi (IWQI). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa air irigasi mondoroko memiliki bahaya salinitas dan alkalinitas yang rendah sehingga aman untuk irigasi dan dapat digunakan untuk mengairi semua jenis tanaman kecuali tanaman yang sensitif terhadap garam.
Studi Perencanaan Jaringan Irigasi di Desa Persil Raya Kecamatan Seruyan Kalimantan Tengah rusiantoro, Sevi bagus; Linda Prasetyorini; Jadfan Sidqi Fidari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.2

Abstract

Potensi lahan pasang surut di Kalimantan Tengah sangat tinggi, sehingga diperlukan infrastuktur sumber daya air yang memadai. Studi ini bertujuan untuk merancang jaringan irigasi pada lahan rawa pasang surut di Desa Persil Raya, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, dengan fokus pada analisis kebutuhan air, desain jaringan, evaluasi muka air menggunakan perangkat lunak HEC-RAS, dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Studi ini mencakup pada area seluas 509,08 ha, dengan analisis kebutuhan air berdasarkan pola tanam padi-padi-bero. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan air irigasi sebesar 1,14 liter/detik/ha untuk pola tanam optimal. Dengan intake total sebesar 1,093 m3/detik. Desain jaringan mencakup saluran dengan lebar 1,5 meter, 1 meter, 0,5 meter, dan 0,3 meter. Simulasi menggunakan HEC-RAS menunjukkan tidak adanya banjir. Hasil perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk perencanaan jaringan irigasi di Desa Persil Raya memiliki biaya pembangunan sebesar Rp 1.755.117.000,00. Penelitian ini menawarkan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan pemanfaatan lahan rawa pasang surut agar lebih optimal dan produktif. Solusi yang diusulkan juga bertujuan mendukung peningkatan hasil pertanian .
Studi Perencanaan Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih Untuk Peningkatan Pelayanan Air Bersih Di Kelurahan Nunukan Barat Maulana, Arif; Riyanto Haribowo; Linda Prasetyorini
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.34

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar untuk konsumsi, mandi, mencuci, serta aktivitas kebersihan lingkungan, sehingga memerlukan sistem penyediaan yang memadai dan efisien. Kelurahan Nunukan Barat saat ini dilayani jaringan distribusi dari IPA Sei Bilal berkapasitas 50 lt/dt, namun belum seluruh penduduk memperoleh layanan optimal akibat pertumbuhan penduduk dan kebocoran jaringan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi eksisting dan merencanakan pengembangan jaringan air bersih di wilayah yang belum terlayani. Saat ini, IPA Sei Bilal melayani debit puncak sebesar 35,61 lt/dt untuk 3.574 sambungan rumah di empat kelurahan, dan hasil simulasi WaterCAD V8i menunjukkan masih ada pipa yang tidak memenuhi kriteria teknis. Berdasarkan proyeksi, kebutuhan air bersih di Kelurahan Nunukan Barat pada tahun 2044 diperkirakan mencapaii 61,11 lt/dt, sementara itu untuk 13 area pengembangan sebesar 5,32 lt/dt. Rencana pengembangan menghasilkan jaringan yang memenuhi kriteria teknis, dengan estimasi biaya pembangunan sebesar Rp 8.297.934.000,00.
Perencanaan Normalisasi dan Tanggul Sebagai Pengendalian Banjir Pada Sungai Kedunglarangan di Kabupaten Pasuruan -, Muhammad Hilmi Hakim Arif; Dian Sisinggih; Linda Prasetyorini
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.67

Abstract

Sungai Kedunglarangan di Kabupaten Pasuruan merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan banjir yang tinggi. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh intensitas curah hujan yang besar, karakteristik topografi dataran rendah di bagian hilir, serta pengaruh aliran balik (backwater) akibat pasang surut laut. Studi ini bertujuan merumuskan alternatif pengendalian banjir melalui penerapan normalisasi sungai dan pembangunan tanggul sebagai upaya peningkatan kapasitas aliran. Analisis hidrologi menggunakan data tahun 2003 – 2024 dan distribusi Log Pearson Tipe III menghasilkan rencana debit terbesar pada kala ulang 50 tahun, yaitu 651,84 m³/det, yang diperoleh melalui pendekatan HSS Nakayasu. Pemodelan hidrolika menggunakan HEC-RAS 1D untuk kondisi eksisting menunjukkan terjadinya limpasan pada debit Q2th, sejalan dengan sejarah banjir tinggi di Kecamatan Bangil (0,3 – 0,5 m). Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas penampang dan perlindungan tepi sungai. Upaya pengendalian yang diusulkan meliputi normalisasi bagian dan pembangunan tanggul sepanjang ±18 km. Hasil analisis kestabilan menggunakan Metode Bishop menunjukkan bahwa tanggul dengan tinggi 2 m memiliki Faktor Keamanan kritis sebesar 1,85, berada di atas batas minimal yang direkomendasikan (FoS ? 1,5). Simulasi pasca perencanaan menampilkan bahwa kombinasi normalisasi dan tanggul mampu menampung debit hingga Q50, menurunkan luas keseluruhan, serta mempertahankan muka air dalam batas aman.
Evaluasi Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih Pada Layanan SPAM Kebonsari PDAM Tugu Tirta Kota Malang Veto Hafiz Juliansyah; Linda Prasetyorini; Riyanto Haribowo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.69

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi secara berkelanjutan. Peningkatan jumlah penduduk dan pelanggan menyebabkan sistem distribusi air bersih menghadapi permasalahan hidraulik dan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja jaringan eksisting dan merencanakan pengembangan sistem distribusi air bersih SPAM Kebonsari PDAM Tugu Tirta Kota Malang hingga tahun 2045, menggunakan metode analisis proyeksi kebutuhan air dan simulasi hidraulik jaringan. Hasil menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting masih terdapat pipa yang tidak memenuhi kriteria kecepatan aliran dan headloss gradient. Proyeksi kebutuhan air tahun 2045 sebesar 21,836 liter/detik dengan kebutuhan jam puncak 34,064 liter/detik masih dapat dipenuhi oleh sumber air. Pengembangan jaringan yang direncanakan terbukti mampu meningkatkan kinerja hidraulik hingga memenuhi seluruh standar pelayanan. Estimasi Rencana Anggaran Biaya pengembangan sistem jaringan distribusi SPAM Kebonsari sebesar Rp. 4.297.903.000. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi teknis dalam pengembangan sistem distribusi air bersih yang andal, efisien, dan berkelanjutan di Kota Malang.
Perencanaan Fishway dan Analisis Profil Aliran Menggunakan Autodesk CFD di Bendung Damarwulan, Sungai Konto Hilir Ilonna Dewi, Marisha; Linda Prasetyorini; Very Dermawan
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendung berfungsi meninggikan muka air untuk penyadapan, namun keberadaannya mengganggu kemenerusan sungai dan berisiko memutus jalur migrasi ikan. Kondisi ini terjadi di Bendung Damarwulan pada Sungai Konto Hilir, tempat penyadapan debit tinggi saat kemarau menghambat pergerakan ikan lokal seperti Gabus, Wader Pari, Bilih, dan Wader Abang. Penelitian ini merencanakan pool passes fishway yang disesuaikan dengan geometri bendung dan kemampuan renang keempat spesies tersebut, kemudian memvalidasi kinerjanya melalui analisis profil aliran menggunakan Autodesk CFD. Perhitungan dimensi menggunakan persamaan kontinuitas, Bélanger, dan orifice, dengan debit rencana ditentukan melalui Metode Probabilitas Weibull. Hasil perencanaan menghasilkan 34 kolam dan 2 resting pool untuk mengakomodasi beda tinggi muka air ±5 m, kemiringan 1:13, dan kecepatan aliran 1,715 m/det. Simulasi CFD pada empat kondisi debit menunjukkan aliran subkritis, meski debit kemarau belum memenuhi syarat kedalaman minimum. Fishway ini tidak mengganggu fungsi intake irigasi bendung, dengan estimasi biaya konstruksi Rp4.613.509.410,91.
Perencanaan Struktur Dinding Penahan dan Turap Beton sebagai Proteksi Tanggul Sungai Cisanggarung di Desa Kalibuntu, Cirebon Ilham Zaputra; Andre Primantyo Hendrawan; Linda Prasetyorini
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerentanan terhadap erosi tebing dan luapan air Sungai Cisanggarung kerap memicu ancaman banjir di wilayah pemukiman Desa Kalibuntu, Kabupaten Cirebon. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas tampung eksisting sungai serta menganalisis stabilitas struktural dinding penahan tanah dan turap beton sebagai sistem proteksi tanggul. Metodologi penelitian mencakup analisis hidrologi Log Pearson Tipe III, pemodelan hidrolika 1D unsteady flow berbantuan HEC-RAS V.6.2, dan simulasi kestabilan lereng menggunakan GeoStudio dengan Metode Bishop. Hasil pemodelan awal menunjukkan penampang sungai saat ini tidak mampu menampung debit puncak sehingga memicu luapan. Namun, rencana normalisasi berupa pengerukan dan peninggian tanggul terbukti efektif mengalirkan seluruh debit banjir rencana tanpa terjadi limpasan. Dari segi konstruksi, dinding penahan tipe kantilever dinyatakan aman terhadap bahaya geser, guling, maupun keruntuhan daya dukung tanah. Kombinasi sistem perkuatan dinding penahan berfondasi bore pile dan turap beton dengan mini pile juga teruji stabil pada kondisi rapid drawdown dan beban gempa. Secara keseluruhan, integrasi solusi struktural ini sangat efektif untuk meminimalisasi risiko bencana banjir sekaligus menjaga kelestarian tebing sungai.
Perancangan Struktur Revetment untuk Perkuatan Lereng Sungai Cisanggarung di Desa Kalibuntu, Kabupaten Brebes Raden Roro Radhisty Oetami; Andre Primantyo Hendrawan; Linda Prasetyorini
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan kapasitas tampung alur Sungai Cisanggarung di Desa Kalibuntu, Kabupaten Brebes, sering memicu masalah banjir dan erosi tebing yang parah saat musim penghujan tiba. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk memprediksi debit banjir rencana, mengevaluasi profil penampang sungai, serta merancang dimensi struktur revetment yang aman. Pendekatan metodologi yang diterapkan meliputi analisis hidrologi dengan Distribusi Log Pearson Tipe III dan Hidrograf Satuan Sintesis (HSS) Snyder, pemodelan hidrolika satu dimensi menggunakan HEC-RAS 7.0, serta evaluasi stabilitas lereng lewat Metode Bishop dengan bantuan GeoStudio SLOPE/W. Hasil analisis hidrologi menunjukkan debit banjir rancangan Snyder kala ulang 25 tahun () adalah sebesar 738,42 m³/det. Simulasi hidrolika eksisting mengindikasikan terjadinya luapan di beberapa lokasi kritis, dengan limpasan tertinggi pada patok 55+300 setinggi 2,085 meter, sehingga diperlukan normalisasi dan tanggul. Dari aspek geoteknik, perkuatan tebing menggunakan kombinasi Concrete Corrugated Sheet Pile (CCSP) sepanjang 9 meter dan minipile 6 meter terbukti aman terhadap risiko kelongsoran, baik pada kondisi penyurutan cepat (rapid drawdown) maupun skenario beban gempa. Integrasi sistem ini menjadi solusi efektif perlindungan tebing sungai Cisanggarung.
Penerapan Pendekatan Ekohidrolik untuk Analisis Kualitas Air dan Sedimen Menggunakan Model QUAL2Kw pada Segmen Hulu dari Sub DAS Konto Hilir Yuda Nugraha Wikandaru; Very Dermawan; Linda Prasetyorini
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Konto dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, seperti pertanian, peternakan, dan pertambangan pasir, yang berpotensi menurunkan kualitas lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan menerapkan pendekatan ekohidrolik untuk menganalisis kualitas air dan sedimen menggunakan model QUAL2Kw pada Segmen Hulu dari Sub DAS Konto Hilir serta merumuskan upaya mitigasi yang sesuai. Penilaian kualitas air dilakukan menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP) dan Family Biotic Index (FBI), sedangkan pemodelan QUAL2Kw digunakan untuk menggambarkan distribusi parameter kualitas air dan mengidentifikasi indikasi sumber pencemaran. Hasil penelitian menunjukkan nilai IP sebesar 5,63–6,80 (tercemar sedang) dan nilai FBI sebesar 5,42–7,29 (cukup hingga sangat buruk). Model QUAL2Kw mampu merepresentasikan kondisi lapangan dengan baik berdasarkan validasi RPD, RMSPE, dan Chi-square. Berdasarkan hasil tersebut, pendekatan ekohidrolik melalui constructed wetland, pagar datar, dan riparian buffer zone direkomendasikan sebagai upaya mitigasi untuk meningkatkan kualitas air serta mendukung keberlanjutan fungsi ekologis Sungai Konto.
Pendekatan Ekohidrolik dalam Penilaian Kualitas Air dan Sedimen di Segmen Hilir dari Sub DAS Konto Hilir serta Pemodelan QUAL2Kw Hilwa Dul Abror; Very Dermawan; Linda Prasetyorini
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas air dan sedimen di segmen hilir Sub DAS Konto Hilir dinilai menggunakan pendekatan ekohidrolik, disertai pemodelan kualitas air melalui QUAL2Kw. Penilaian dilakukan pada enam titik sampling (TS 1–TS 6) menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan kualitas air dinilai melalui Indeks Pencemaran (IP), kondisi biologis melalui Family Biotic Index (FBI), serta sedimen dianalisis berdasarkan parameter fisik dan kimia; sebaran spasialnya dipetakan menggunakan Inverse Distance Weighted (IDW). Hasil menunjukkan nilai IP tertinggi sebesar 7,58 pada TS 3 saat musim kemarau dan nilai FBI berkisar 6,26–7,27. Integrasi kualitas air, sedimen, hidrolika, vegetasi riparian, dan makrozoobentos mengidentifikasi TS 3 sebagai lokasi dengan tekanan lingkungan tertinggi. Pemodelan QUAL2Kw menunjukkan kesesuaian baik terhadap data observasi, dengan MAPE debit sebesar 11,35% (kemarau) dan 8,48% (hujan). Mitigasi direkomendasikan melalui Horizontal Subsurface Flow Constructed Wetland (HSSF-CW) di Desa Dungus dan Geosynthetic Wrapped Face Vegetation (GWFV) yang dikombinasikan dengan riparian vegetation zone di Desa Wangkalkepuh.