Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF THE POLICY ON THE INFLUENCE OF PAPUA PROVINCE'S SPECIAL ALLOWANCE ON THE PERFORMANCE OF TNI-AD SOLDIERS/CIVIL SERVANTS IN THE OPERATIONAL AREA: Implementasi Kebijakan Pengaruh Tunjangan Khusus Provinsi Papua Terhadap Kinerja Prajurit/PNS TNI AD Di Daerah Operasi eko setya budi; Priyanto; Sigit Purwanto
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 1 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i1.6031

Abstract

This research examines the influence of the Papua Province Special Allowance on the performance of TNI AD soldiers and civil servants in the operational area. A quantitative approach was used with a questionnaire survey distributed to respondents in Papua Province. Data were analyzed through linear regression and mediation analysis to assess the direct impact and role of mediating variables such as job satisfaction and Organizational Citizenship Behavior (OCB). The results show that Special Allowances have a significant positive effect (p < 0.05) on performance by increasing motivation, effectiveness and productivity. In addition, the job satisfaction and OCB variables were proven to be significant as mediators, strengthening the relationship between benefits and performance. Based on these findings, the research recommends periodic evaluation of allowance policies, development of more comprehensive welfare programs, and improvement of operational facilities and ongoing training for soldiers and civil servants in strategic operational areas such as Papua.
HUMAN RESOURCE DEVELOPMENT STRATEGIES FOR ENHANCING ORGANIZATIONAL PERFORMANCE IN THE DIGITAL ERA Sigit Purwanto; Kasmin; Samudra Syarif Wahyu Hidayatullah; Dendy Tirtoadisuryo
INTERNATIONAL JOURNAL OF FINANCIAL ECONOMICS Vol. 1 No. 7 (2025): INTERNATIONAL JOURNAL OF FINANCIAL ECONOMICS (IJEFE)
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid advancement of digital technology has significantly transformed Human Resource Development (HRD) strategies, necessitating a shift towards innovative, technology-driven approaches. This study explores HRD strategies that enhance organizational performance in the digital era, focusing on talent acquisition, employee training and development, leadership development, performance management, and workplace culture. Organizations leverage digital tools such as artificial intelligence (AI)-driven applicant tracking systems, e-learning platforms, and virtual reality (VR) training to equip employees with essential digital competencies. Continuous learning and upskilling have become fundamental HRD components, enabling employees to adapt to evolving job roles and technological advancements. Leadership development in the digital age emphasizes digital literacy, agility, and transformational leadership to drive organizational success. Furthermore, performance management has evolved to incorporate real-time feedback, data analytics, and AI-driven evaluation techniques to optimize employee performance and engagement. A positive workplace culture fostering inclusivity, collaboration, and psychological safety is essential for sustaining innovation and productivity in digital work environments. This study employs a qualitative case study approach, utilizing in-depth interviews, participatory observation, and document analysis to examine HRD strategies in organizations undergoing digital transformation. Thematic analysis is used to identify key patterns contributing to organizational performance. Findings suggest that leveraging technology-driven HRD strategies enhances workforce adaptability, engagement, and overall business success. Organizations must continuously refine HRD practices to address emerging workforce trends, ethical considerations, and digital disruptions. Future research should investigate the long-term impact of digital HRD initiatives on employee satisfaction, retention, and organizational growth in a rapidly evolving business landscape.
Strategi Peningkatan Kapabilitas Satgas Pamtas TNI AD Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini Dalam Mencegah Penyelundupan Narkoba di Wilayah Perbatasan RI – RDTL Periode 2024-2025 Rudi Churniawan; Lukman Yudho Prakoso; Aom Dikdik Kustiwa; Sigit Purwanto
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8127

Abstract

Wilayah perbatasan darat Republik Indonesia–Republik Demokratik Timor Leste (RI–RDTL), khususnya di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini, menghadapi ancaman serius berupa penyelundupan narkoba melalui jalur tidak resmi yang memanfaatkan kondisi geografis yang kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi peningkatan kapabilitas Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) TNI AD dalam mencegah penyelundupan narkoba pada periode 2024–2025. Penelitian dilakukan di kawasan PLBN Wini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan DOTMLPFI untuk mengidentifikasi kesenjangan kapabilitas dan peluang penguatan strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas pengamanan perbatasan memerlukan integrasi teknologi surveilans modern, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta sinergi antar-instansi dan pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan teritorial. Strategi tersebut terbukti mampu memperkuat sistem deteksi dini dan mempersempit ruang gerak jaringan penyelundupan narkoba di wilayah perbatasan.
Strategi Peningkatan Profesionalisme Prajurit Melalui Optimalisasi Gaji, Tunjangan Kinerja dan Insentif pada Korem 182/Jazira Onim Ternalemta Ternalemta; Bambang Kustiawan; George Royke Deksino; Sigit Purwanto
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8129

Abstract

Profesionalisme prajurit TNI AD merupakan faktor strategis dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas negara, terutama di wilayah penugasan khusus seperti Papua. Profesionalisme tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan disiplin militer tetapi juga dipengaruhi oleh kesejahteraan yang bersumber dari gaji pokok, tunjangan kinerja dan insentif. Di Korem 182/Jazira Onim, terdapat kesenjangan antara penghasilan prajurit dan tingginya biaya hidup yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi keluarga serta fokus kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei dan analisis deskriptif verifikatif, disertai pengujian asumsi klasik dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghasilan prajurit belum sepenuhnya mengimbangi kebutuhan hidup di wilayah penugasan khusus. Secara parsial maupun simultan, gaji pokok, tunjangan kinerja dan insentif berpengaruh positif signifikan terhadap profesionalisme prajurit. Penelitian ini menegaskan pentingnya penyesuaian sistem penghasilan yang adaptif guna mendukung kesejahteraan dan profesionalisme prajurit secara berkelanjutan.
Strategi Pemanfaatan Sistem C4ISR Untuk Meningkatkan Efektivitas Komando dan Pengendalian Operasi Task Force Bravo Satgas Yonmek Konga UNIFIL di Lebanon Noer Hidayat Bastian Arifiyandhi; Hipdizah Hipdizah; Novky Asmoro; Sigit Purwanto
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8130

Abstract

Operasi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menghadapi lingkungan operasi yang semakin kompleks sehingga menuntut efektivitas komando dan pengendalian yang adaptif. Pada misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Task Force Bravo Satgas Yonmek Konga TNI memerlukan dukungan sistem informasi yang mampu meningkatkan kesadaran situasional dan kualitas pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan komando dan pengendalian dengan sistem C2, menganalisis dukungan sistem C4ISR, serta merumuskan strategi pemanfaatan C4ISR dalam operasi Task Force Bravo di Lebanon. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi tidak langsung, dan studi dokumentasi dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem C2 masih menjadi fondasi utama, sementara pemanfaatan C4ISR belum terintegrasi secara optimal. Kesimpulannya, peningkatan efektivitas komando dan pengendalian memerlukan strategi pemanfaatan C4ISR yang terintegrasi melalui penguatan organisasi, prosedur, serta kompetensi sumber daya manusia.
Strategi Optimalisasi Penggunaan Peleton Escort Dalam Peningkatan Kapabilitas Operasional Satgas Kompi Zeni TNI Pada Misi Monusco di Kongo Yogi Priastanto; Kusuma Kusuma; Herlina Juni Risma Saragih; Sigit Purwanto
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8131

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi optimalisasi penggunaan Peleton Escort dalam meningkatkan kapabilitas operasional Satgas Kompi Zeni TNI pada misi United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO) di Republik Demokratik Kongo. Penelitian bertujuan menganalisis peran, efektivitas, serta kontribusi Peleton Escort dalam menjamin keamanan pergerakan personel dan alat berat, menjaga keberlanjutan operasi konstruksi infrastruktur, serta meningkatkan ketahanan personel Zeni di wilayah konflik. Penelitian dilaksanakan pada lingkungan operasional Satgas Kompi Zeni TNI yang terlibat dalam misi MONUSCO dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, wawancara, dan analisis data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peleton Escort memiliki peran strategis dalam meningkatkan keamanan konvoi, mendukung efisiensi logistik, serta memperkuat kesiapsiagaan operasional prajurit di daerah berisiko tinggi. Dengan demikian, optimalisasi fungsi Peleton Escort dapat meningkatkan kapabilitas operasional Satgas Kompi Zeni TNI dalam mendukung keberhasilan misi perdamaian PBB secara efektif dan berkelanjutan.
Interoperability Strategy Of The Indonesian National Armed Forces And National Police In Securing National Food Resources Through A Holistic Security Approach Pria Budi; Rudy Sutanto; Sigit Purwanto
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 5 No 4 (2026): IJHESS FEBRUARY 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v5i4.2071

Abstract

Food security is a vital component of national stability, particularly amid multidimensional threats such as climate change, land-use conversion, and illegal food distribution. Riau Province faces serious food security vulnerabilities due to environmental degradation, frequent forest and land fires, and a strong dependence on external food supplies. These conditions highlight the urgent need for an integrated food security strategy supported by synergy among defense and security institutions. This study analyzes the interoperability strategy between the Indonesian National Armed Forces (TNI) and the Indonesian National Police (Polri) in securing national food resources through a holistic security approach, with a specific focus on Riau Province and Pekanbaru City. Using a qualitative descriptive method and a case study approach, the research incorporates policy analysis, literature review, and secondary data from government agencies. The findings indicate that TNI–Polri coordination remains fragmented and lacks a structured interoperability mechanism. Key challenges include weak policy alignment, limited data sharing, and insufficient technological support for monitoring. Nevertheless, synergy opportunities exist through establishing a joint command center, developing technology-based food intelligence systems, and strengthening cross-sectoral regulatory frameworks. Overall, a holistic TNI–Polri interoperability strategy offers a strategic pathway to reinforce food security and enhance national resilience against non-traditional threats
Strategi Optimalisasi Sistem Informasi Manajemen Keuangan untuk Kesejahteraan Personel TNI AD di Denmabesad Hendra Prawira MS; Thomas Gabriel; Sigit Purwanto
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8916

Abstract

Pengelolaan keuangan di satuan kerja Detasemen Markas Besar TNI AD (Denmabesad) memiliki karakteristik tersendiri dibanding satker TNI AD pada umumnya yaitu memiliki banyak sub satuan kerja, personel dalam jumlah besar dengan mutasi tinggi, seringnya revisi pagu anggaran oleh Eselon I TNI AD, dan adanya titipan anggaran Unit Organisasi (U.O) TNI AD. Kondisi ini berdampak pada permasalahan kesejahteraan personel, seperti kerawanan anomali Tunjangan Kinerja, kurang transparansi pembayaran Gaji dan tunjangan, belum adanya pengawasan anggaran hingga level sub satuan kerja, pelaporan rutin Keaungan Satker masih manual, dan pengajuan dana pensiun ke Asabri serta pengembalian Iuran TWP AD secara manual (belum otomatis). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan tersebut serta menganalisis fungsi aplikasi digitalisasi yang dikembangkan oleh Paku Denmabesad yang dikenal dengan SIMPAKU (Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Terpadu) sebagai strategi optimalisasi aplikasi keuangan eksisting. Penelitian dilakukan di Denmabesad menggunakan metode kualitatif deskriptif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan disintegrasi antara My GPP, Sisfopers, dan SAKTI menjadi akar permasalahan kesejahteraan personel. Optimalisasi SIMPAKU disimpulkan mampu meningkatkan ketepatan pembayaran hak keuangan, transparansi, kecepatan layanan kesejahteraan, kualitas perencanaan anggaran, serta kesiapan administrasi masa purna tugas Prajurit.
Strategi Pemberdayaan Perwira Keuangan Dalam Mendukung Profesionalisme Kinerja Keuangan Satker (Ku Satker) pada Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad) Herawati; Resmanto Widodo; Sigit Purwanto
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8918

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemberdayaan Perwira Keuangan dalam mendukung profesionalisme kinerja Keuangan Satuan Kerja (Ku Satker) pada Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad). Penelitian dilaksanakan di Dispenad Jakarta Pusat dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk merumuskan strategi pemberdayaan yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan, sertifikasi PPSPM, penguasaan aplikasi keuangan, serta dukungan organisasi dan pemanfaatan teknologi informasi berperan penting dalam meningkatkan profesionalisme pengelolaan keuangan. Strategi yang dihasilkan meliputi penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan kompetensi teknis, optimalisasi pemanfaatan teknologi, serta pengembangan program pembinaan berkelanjutan guna mewujudkan pengelolaan keuangan yang profesional, akuntabel, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Strategi Optimalisasi Dukungan Pesawat Angkut Berat C-130 Skadron Udara 32 Dalam Operasi Logistik Satgas TNI AD Kodam V/Brawijaya di Wilayah Pegunungan Papua Andang Rohiman; Sigit Purwanto; Jimmy Veni Tokio Tiwow
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8920

Abstract

Operasi logistik militer di wilayah Pegunungan Papua memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena dipengaruhi oleh kondisi geografis pegunungan, keterbatasan akses darat, keterbatasan infrastruktur penerbangan, dinamika cuaca, serta kebutuhan distribusi logistik yang cepat dan aman bagi satuan tugas TNI AD. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi dukungan pesawat angkut berat C-130 Skadron Udara 32 saat ini, mengidentifikasi hambatan operasi logistik di wilayah Pegunungan Papua, serta merumuskan optimalisasi strategi dukungan C-130 ke depan bagi Satgas TNI AD Kodam V/Brawijaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan, analisis dokumen, dan matriks SWOT/TOWS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan C-130 masih dominan bertumpu pada pola air landing ke bandara atau pangkalan yang memenuhi syarat operasi, sementara kemampuan air dropping, evakuasi medis udara, dan integrasi logistik lintas matra belum sepenuhnya optimal. Hambatan utama mencakup medan pegunungan, cuaca, keterbatasan bandara, kesiapan pesawat, keterbatasan alat penerjunan, kekurangan kualifikasi air crew tertentu, serta belum optimalnya SOP dan koordinasi lintas matra. Strategi optimalisasi yang direkomendasikan meliputi pembentukan Joint Air Logistics Cell, penyusunan SOP logistik udara lintas matra, peningkatan kesiapan pesawat dan CDS/LCLA, penguatan latihan terpadu TNI AU-TNI AD, pengembangan hub logistik udara berlapis, dan penerapan prioritas logistik berbasis kebutuhan operasi.