Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh Laminasi Silang Dengan Perekat Epoxy Pada Kayu Palaka Terhadap Nilai Kuat Lentur Kayu: Effect of Cross Lamination with Epoxy Adhesive on Palaka Wood on the Flexural Strength of Wood Fajar, Muhammad Nur; Purwantoro, Didik Setya; Arifin, Herlina; Maysyurah, Alfina; Aris, Mohammad
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 6 No 2 (2024): Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v6n2.p203-207

Abstract

Indonesia is one of the countries with abundant timber resources The huge demand for timber has an impact on the availability of timber which is decreasing every year due to large-scale exploitation. So it is necessary to carry out innovations or wood management technology to overcome these problems, one of the technologies that can be used is laminated wood. In this study, a test of bending strength will be carried out on wood without lamination process and wood with a cross-lamination process using epoxy. This test was carried out to see the effect of the use of cross lamination on wood, and the type of wood used was Palaka wood. From the results of this study, it can be seen that the bending strength value of palaka wood without lamination is 28.60 MPa, while palaka wood cross-laminated with epoxy adhesive has a bending strength value of 16.06 MPa. The amount of decrease in bending strength that occurs after cross-laminating with epoxy is 43.84% for palaka wood without lamination process.
Optimasi Pemanfaatan Air Laut Pada Konstruksi Beton Sebagai Efisiensi Penggunaan Air Tawar Arifin, Herlina; Muhammad Nur Fajar; Syafilla Aning Saba
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): .
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.24254

Abstract

Berbagai infrastruktur kini dalam lingkungan masyarakat luas sebagian besar berasal dari konstruksi beton. Tidak dapat dipungkiri bahwa konstruksi beton merupakan pilihan yang paling laris dalam banyak pembangunan, disebabkan oleh kemampuan dalam bertahan lama dan tingkat efisien dari berbagai faktor. Untuk mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan air tawar bersih pada setiap kontruksi beton serta kemudahan akses untuk wilayah pesisir yang sulit akan air tawar bersih maka perlu dipertimbangkan penggunaan air laut sebagai campuran konstruksi beton dengan melihat kualifikasi kuat teken beton. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu bahwa penggunaan air laut mengakibatkan penurunan kuat tekan pada beton sehingga ditambahkan bahan tambah berupa superplasticizer sebagai upaya peningkatan kuat tekan beton. Metode pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental pada laboratorium dengan melakukan uji kuat tekan beton variasi beton normal (control), beton air laut, beton air laut + SP 0,5%, baton air laut + SP 0,75%, beton air laut + SP 1%, dan beton air laut + SP 1,25% dengan perendaman selama 28 hari. Hasil menunjukkan bahwa untuk perbandingan dengan beton normal maka beton variasi beton air laut + SP 1,25% merupakan beton dengan variasi yang paling terbaik berdasarkan hasil uji kuat tekan beton.
Pengaruh Media Penyimpanan Tulangan Baja Terhadap laju korosi menggunakan metode Weight Loss Fajar, Muhammad Nur; Arifin, Herlina; Purwantoro, Didik Setyo; Maysyurah, Alfina
Teknika Vol. 19 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i2.10356

Abstract

Lingkungan pelaksanaan proyek konstruksi yang berada di sekitar laut ataupun pembangunan yang dilaksanakan saat waktu musim hujan akan menyebabkan korosi pada tulangan jika didiamkan tanpa perlindungan di tempat terbuka. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis laju korosi pada tulangan dengan media korosi yang berbeda-beda. Peneliti menggunakan benda uji besi tulangan dengan diameter 10mm yang akan didiamkan pada media air laut, air hujan, ruang tertutup dan ruang terbuka lalu melewati proses korosi selama 7, 20, 40, dan 65 hari. Tulangan kemudian dianalisis menggunakan metode uii laju korosi weight-loss untuk mengetahui laju korosi tulangan pada media yang digunakan. Media yang menghasilkan nilai laju korosi tertinggi pada tulangan adalah media air laut, kemudian media air hujan, media ruang terbuka, dan yang terendah nilai laju korosinya adalah media ruang tertutup. Hal ini disebabkan oleh kandungan NaCl yang terdapat dalam media air laut akan mempercepat dan meningkatkan laju korosi pada tulangan.
TINJAUAN PERENCANAAN JEMBATAN SUNGAI MEGA I KILOMETER 130+000 DISTRIK YEMBUN KABUPATEN TAMBRAUW M Yunus Nasrullah Mernawati; Muhammad Nur Fajar; Achmad Rusdi; Herlina Arifin; Alfina Maysyurah
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 2 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v2i02.2387

Abstract

Jembatan adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk meneruskan jalan melalui suatu rintangan yang berada lebih rendah. Rintangan ini dapat berupa jalan lain (jalan air atau jalan lalu lintas biasa). Pada pembangunan jembatan jalan raya dengan bentang panjang, sebaiknya digunakan konstruksi rangka baja sebagai konstruksi atas. Mengingat dalam tahun 2020 mendatang pemerintah Kabupaten Tambrauw masih membangun jembatan-jembatan jalan raya dengan bentang yang panjang untuk menghubungkan distrik satu dengan distrik yang lain. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk meninjau atau menguji kembali hasil perencanaan struktur jembatan sungai Mega. I yang meliputi perhitungan yang ekonomis dan mempunyai kekuatan yang memadai sesuai dengan peraturan yang berlaku di indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan pengumpulan data yang berupa gambar desain awal perencanaan, peta topografi dan hidrologi, dan data sondir untuk kedalaman tanahnya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, hasil analisis tinjauan tinggi banjir untuk periode 50 tahun adalah 2,408 m, dan tinggi jagaan jembatan dari elevasi banjir sebesar 3,092 m, kedalaman penggerusan 3,081 m. Dari hasil perhitungan untuk desain profil gelagar memanjang tengah, desain profil memanjang tepi, desain profil gelagar melintang, desain profil rangka utama batang bawah dan batang diagonal terluar dan perhitungan untuk pile cap mendapatkan hasil yang lebih efisien
Pengaruh Perendaman Air Laut Terhadap Kuat Tekan Beton Sari Alfiani Anugrah; Mohammad Aris; Herlina Arifin
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v3i02.3726

Abstract

Penelitian ini menyajikan uji eksperimental pengaruh air laut terhadap kuat tekan pada beton. Antara beton normal (BN) dengan beton campuran air laut (BL) untuk perendaman hingga umur sampel 14 hari dan 28 hari, kemudian dilakukan uji kuat tekan pada masing-masing variasi. Hasil uji kuat tekan beton pada beton normal untuk perendaman umur sampel 14 hari didapatkan kuat tekan rerata sebesar 24,29 Mpa dan pada umur sampel 28 hari didapatkan kuat tekan rerata sebesar 27,47 Mpa. Sedangkan hasil uji kuat tekan beton pada beton campuran air laut untuk perendaman umur sampel 14 hari didapatkan kuat tekan rerata sebesar 22,81 Mpa dan pada umur sampel 28 hari didapatkan kuat tekan rerata sebesar 27,47 Mpa. Dari hasil penelitian pada umur sampel 14 hari dan 28 hari beton air laut mengalami penurunan 3,18% pada umur sampel 14 hari dan 1,92% pada umur sampel 28 hari dibandingkan beton normal. Dapat disimpulkan bahwa hasil kuat tekan yang rendah pada beton dengan campuran air laut dipengaruhi oleh terjadinya salt demage pada sampel beton dikarenakan tingginya kadar garam yang terkandung dalam beton sehingga merusak ikatan pada beton.
PENGARUH TINGKAT KEBISINGAN TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 17 KOTA SORONG DENGAN MENGGUNAKAN METODE CALCULATION OF ROAD TRAFFIC NOISE (CoRTN) Claudia, Desty; Dwangga, Mierta; Rusmin, Muhammad; Arifin, Herlina; Maysyurah, Alfina
Eternitas: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2024): ETERNITAS: Jurnal Teknik Sipil, Vol 4, No 1 Oktober 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/eternitas.v4i1.4231

Abstract

The higher the number of users of transportation services in urban areas, the more traffic jams in these areas will increase. Sorong City 17 Public Elementary School, is located right on the side of the road where the road is categorized as a Primary Collector road group. The location with the many vehicles that pass through the road, makes the intensity of the noise generated even higher. In educational institutions, what is needed is a calm and comfortable environment. The environment is also a factor that influences the learning concentration of students in receiving lessons. high traffic noise for a long time will cause discomfort. The purpose of this study was to find out the results of noise level analysis and to find out whether students' learning concentration was affected by the noise generated by vehicle traffic. The calculation method uses CoRTN which is reviewed from the characteristics of land use for the School Area. The results of this study show the time range and location points with the highest noise level of 69.8 dBA at point 1 and the lowest noise value of 61.1 dBA at point 2 which is located on the 2nd floor while based on the noise level questionnaire analysis there are 52% of respondents agree that the noise The high school level interferes with students' concentration in class.
Optimasi Pemanfaatan Air Laut Pada Konstruksi Beton Sebagai Efisiensi Penggunaan Air Tawar Arifin, Herlina; Muhammad Nur Fajar; Syafilla Aning Saba
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.24254

Abstract

Berbagai infrastruktur kini dalam lingkungan masyarakat luas sebagian besar berasal dari konstruksi beton. Tidak dapat dipungkiri bahwa konstruksi beton merupakan pilihan yang paling laris dalam banyak pembangunan, disebabkan oleh kemampuan dalam bertahan lama dan tingkat efisien dari berbagai faktor. Untuk mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan air tawar bersih pada setiap kontruksi beton serta kemudahan akses untuk wilayah pesisir yang sulit akan air tawar bersih maka perlu dipertimbangkan penggunaan air laut sebagai campuran konstruksi beton dengan melihat kualifikasi kuat teken beton. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu bahwa penggunaan air laut mengakibatkan penurunan kuat tekan pada beton sehingga ditambahkan bahan tambah berupa superplasticizer sebagai upaya peningkatan kuat tekan beton. Metode pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental pada laboratorium dengan melakukan uji kuat tekan beton variasi beton normal (control), beton air laut, beton air laut + SP 0,5%, baton air laut + SP 0,75%, beton air laut + SP 1%, dan beton air laut + SP 1,25% dengan perendaman selama 28 hari. Hasil menunjukkan bahwa untuk perbandingan dengan beton normal maka beton variasi beton air laut + SP 1,25% merupakan beton dengan variasi yang paling terbaik berdasarkan hasil uji kuat tekan beton.
Analisis Kuat Tekan dan Pola Retak Mortar dengan Penggunaan Terak Nikel sebagai Material Pengganti Pasir Maysyurah, Alfina; Arifin, Herlina; Fajar, Muhammad Nur
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah industri sebagai material alternatif dalam konstruksi merupakan salah satu solusi mendukung pembangunan berkelanjutan. Terak nikel merupakan hasil samping dari industri peleburan nikel yang memiliki potensi sebagai pengganti pasir dalam mortar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh bentuk partikel terak nikel terhadap sifat mekanik mortar, khususnya kuat tekan dan pola retak. Rancangan campuran dilakukan dengan mengombinasikan dua jenis bentuk terak nikel, yaitu angular slag (AS) dan spherical slag (SS), dalam tujuh variasi proporsi: 100%Pasir, 70%AS:30%SS, 50%AS:50%SS, 30%AS:70%SS, 100%AS dan 100%SS. Uji kuat tekan dilakukan pada umur 28 hari, sementara pola retak dilakukan secara visual pascapengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bentuk partikel slag memengaruhi kuat tekan dan pola retak secara signifikan. Kombinasi optimum diperoleh pada perbandingan 70AS:30SS, yang memberikan nilai kuat tekan tertinggi dan pola retak yang terkonsentrasi. Dengan demikian, kombinasi bentuk terak nikel berperan penting dalam mempengaruhi performa mortar dan dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kekuatan dan kestabilan struktur.
Utilization Of River Shell Waste (Lokan) As A mixture In Concrete: Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Sungai (Lokan) Sebagai Bahan Campuran Pada Beton Muhammad Nur Fajar; Herlina Arifin; Mohammad Aris; Alfina Maysyurah; Chandra Margareta
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 7 No 1 (2025): Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v7n1.p95-99

Abstract

The increasing need for concrete materials results in the availability of limestone as a non-renewable raw material for portland cement makers to be limited and will run out if its extraction is carried out continuously, so it is necessary to find replacement materials for cement as a constituent material for concrete. In this study, mussels shell waste was tested as a substitute for cement with a percentage of 2% and 5%. Furthermore, the parameters tested are compressive strength tests. Based on the test results, it was obtained that the compressive strength value decreased with the increase in the percentage of use of mashed shells.
Pengaruh Pencucian Pasir Laut Terhadap Nilai Kuat Tekan dan Kerusakan Beton Akibat Garam pada Beton Pasir Laut Fajar, Muhammad Nur; Purwantoro, Didik Setyo; Arifin, Herlina; Maysyurah, Alfina; Gibran, Muhammad Yusuf
Konstruksia Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.2.118-124

Abstract

Potensi pemanfaatan pasir pantai di kawasan Kota Sorong sangat besar Pemanfaatan pasir Pantai sebagai bahan campuran beton menarik untuk diteliti karena karakteristiknya berbeda dengan pasir Sungai atau pasir gunung yang lebih umum digunakan. Pada Penelitian ini digunakan metode eksperimental Laboratorium, yaitu dengan melakukan dua macam Variasi perlakuan terhadap pasir Pantai yaitu dengan cara dicuci dan tanpa dicuci. Curing dilakukan dalam waktu 7 Hari, 28 Hari, 60 Hari dan 90 Hari. Output dari penelitian ini berupa perbandingan nilai kuat tekan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, Pasir laut dengan perlakuan dicuci untuk menghilangkan kadar garam lebih optimal dan lebih aman digunakan dibandingkan dengan pasir laut tanpa dicuci. Dengan menghilangkan kadar garam pada pasir laut membuat potensi terjadinya salt damage berkurang.