Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Effect of Blended Cement Containing Fly Ash on the Elastic Modulus and Poisson's Ratio of Mortar Maysyurah, Alfina; Aris, Mohammad; Fajar, Muhammad Nur; Arifin, Herlina; Setya, Didik
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 13 No 2 (2025): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil (July 2025)
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v13i2.11001

Abstract

The demand for eco-friendly, economical, and high-performance building materials continues to grow, encouraging innovation in the use of blended cement. Fly ash, a by-product of coal combustion, offers a sustainable alternative as a supplementary cementitious material. This study evaluates the mechanical performance of mortar containing fly ash in blended cement, with compressive strength tested at 7, 28, and 90 days. Fly ash proportions of 0%, 10%, 20%, 30%, and 40% by cement weight were examined. Results showed that mortar with fly ash (FA-10%) achieved the highest compressive strength at 90 days. Although the elastic modulus decreased with higher fly ash content, both compressive strength and elastic modulus increased over the curing period. The Poisson’s ratio values ranged from 0.1 to 0.3, indicating the material remains within the classification of normal solid materials. These findings suggest that incorporating fly ash can improve the sustainability of construction materials without significantly compromising long-term mechanical performance. Fly ash can therefore be considered an effective partial replacement for cement in efforts to develop more environmentally responsible and sustainable building solutions.
Comparative Study of the Potential of Sorong City Sand and Tobelo Sand as Concrete Material Fajar, Muhammad Nur; Arifin, Herlina; Purwantoro, Didik Setya; Rusdi, Achmad
CIVED Vol. 10 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i3.11

Abstract

The quality of the sand used for the concrete mixture can affect the compressive strength produced by the concrete. This study aims to determine the amount of compressive strength and modulus of elasticity of concrete with quarry sand material Km.14 Sorong City and sand quarry from other regions, namely Tobelo North Halmahera quarry sand. This study used an experimental method with a total of 18 selinder-shaped test objects consisting of 3 samples aged 7 days, 3 samples aged 14 days and 3 samples aged 28 days for each quarry Modulus of elasticity testing was only carried out on concrete aged 28 days. All material testing until the manufacture and tests of compressive strength and modulus of elasticity of cylindrical samples are carried out at the Civil Engineering Concrete Laboratory of the University of Muhammadiyah Sorong. From the results showed the average compressive strength produced between sand Km.14 of Sorong city and Tobelo sand was 8.78 Mpa: 11.13 Mpa for 7 days old, 10.66 Mpa: 12.83 Mpa for 14 days old and 11.23 Mpa: 13.78 Mpa for 28 days old. In addition, based on concrete strain testing, it can be seen that the higher the compressive strength or stress of the concrete, the higher the strain value.
Pemanfaatan Meja Stainless Sebagai Media Penjemuran Udang Kasia Bagi Masyarakat Kampung Arar Kabupaten Sorong Sulfiana, Sulfiana; Ibal, La; Abu, Nur; Rahmi, Rahmi; Rahayu, Andi; Murni, Murni; Arifin, Herlina; Rian Histiariani, Aprisa; Salmawati, Salmawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4674

Abstract

Arar Village, located in Sorong Regency, has abundant marine resource potential, especially in the catch of cassia shrimp. However, the cassia shrimp processing process still faces obstacles, especially in the drying stage, which is carried out traditionally, thus affecting the quality of the product. This study aims to improve the quality and cleanliness of cassia shrimp processed products through the application of stainless steel drying tables. The implementation method of this community service is carried out in three stages, namely preparation, implementation, and the final stage. The preparation stage involves coordination with the local government, situation analysis, and identification of community needs. At the implementation stage, education and training are carried out on the use of stainless steel drying tables, as well as direct practice simulations for the community. The final stage involves evaluating activities through questionnaires and interviews to measure the success of the training. The results of the community service show that the use of stainless steel drying tables improves the quality of cassia shrimp by maintaining cleanliness, reducing bacterial contamination, and extending shelf life. In addition, this training increases community knowledge about the importance of using hygienic tools in fisheries processing. In the future, it is hoped that this technology can be widely accepted by the Arar Village community to support increased productivity and more sustainable fisheries-based economic welfare.
Studi Perbandingan Perencanaan Tahan Gempa Gedung Tidak Beraturan dengan Menggunakan SNI 1726-2012 dan SNI 1726-2019 Rusmin, Muhammad; Rusdi, Achmad; Faiz, Muhammad; Arifin, Herlina
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan aktivitas gempa yang tinggi. Hal ini dikarenakan lokasi Indonesia yang terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama yaitu Pasifik, Indo- Australia dan Eurosia. Ditetapkannya SNI 1726-2019 sebagai tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung sebagai standarisasi yang berlaku saat ini, merupakan hasil revisi dari SNI 1726-2012. Dengan adanya perubahan tersebut, maka perlu di analisis seberapa besar perubahan respons spektrum gempa dan parameternya dari SNI 1726- 2012 dan SNI 1726-2019 yang mempengaruhi beban gempa pada bangunan yang akan dirancang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan gaya lateral akibat beban gempa berdasarkan SNI 1726-2012 dan SNI 1726-2019, yang ditinjau berdasarkan drift, displacement dan base shear. Proses analisis menggunakan permodelan gedung 10 lantai dengan analisis respon spektrum dinamik. Asumsi zona wilayah gempa berada di kota Sorong kelurahan Klasaman dengan jenis tanah lunak. Dari hasil analisis permodelan gedung dengan menggunakan kedua SNI gempa, dapat disimpulkan beban gempa dipengaruhi oleh faktor respon gempa. Dengan nilai displacement, drift, dan base shear untuk SNI 1726-2012 lebih besar dibandingkan dengan SNI 1726-2019.
Meningkatkan Kesiapsiagaan dan Mitigasi Risiko Bencana Terkait Dampak Reklamasi dan Gempa Asrul Saputra; Slamet Widodo; Retno Puspa Rini; Riskawati; Hendrik Pristianto; Rusmin Rahman; Arifin, Herlina; Muhammad Nur Fajar; Alfina Maysyurah
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v6i1.2888

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya Meningkatkan Kesiapsiagaan Dan Mitigasi Risiko Bencana Terkait Dampak Reklamasi Dan Gempa di lingkungan kelurahan Rufei. Selain itu, memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait apa saja dampak negative maupun positif dari reklamasi pantai dan juga memberikan pemahan bagaimana cari bertindak atau langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan ketika masyarakat sedang berada dalam situasi gempa. Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah masyarakat bukan saja dapat benar-benar memahami, tetapi sangat diharapkan bahwa masyarakat juga dapat menerapkannya.
Pengaruh Kadar Lumpur Terhadap Nilai Kuat Tekan Paving Block Dengan Bahan Dasar Sedimentasi Limbah Galian C di Sungai Klagison, Kota Sorong. Fajar, Muhammad Nur; Saputra, Asrul; Purwantoro, Didik Setya; Iqbal, Iqbal; Arifin, Herlina
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8773

Abstract

Sedimentasi menjadi salah satu permasalahan pada Sungai Klagison, pencucian pasir menghasilkan limbah air yang mengandung padatan terlarut dan padatan yang tidak terlarut. etika endapan lumpur terakumulasi dan berlebihan maka dapat mengakibatkan pendangkalan pada sungai dan menyebabkan terjadinya luapan air sungai, terutama ketika musim hujan. Namun selain dampak negatif akibat sedimentasi di DAS Klagison, Yang mana matereial ini bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, salah satunya adalah paving block. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dengan menguji 2 jenis material  sedimentasi, yang mana material tersebut merupakan sedimentasi tanpa di oleh dan sedimen yang telah di olah, dengan melakukan 2 pengujian yaitu pengujian kadar lumpur dan uji kuat tekan terhadap paving block yang telah di buat dengan 1 komposisi perbandingan yaitu 1:3. Untuk selanjutnya dibandingkan hasil kuat tekan dari kedua sampel yang di uji. Dari hasil pengujian didapatkan karakteristik penggunaan sedimen yang sudah diolah lebih baik dibandingkan dengan sedimen yang belum diolah. yang mana nilai kuat tekan mengalami peningkatan dari 9,59 Mpa ke 14,96 Mpa. Dan untuk klasifikasi mutu paving yang diperoleh setelah diolah adalah mutu C dan B yang digunakan untuk perlatan parkir dan pejalan kaki.
KLASIFIKASI KODE MUTU KAYU BERDASARKAN PKKI NI-5 2002 Awal, Muhammad Awal Al Ghazali; Didik Setyo Purwantoro; Herlina Arifin; Alfina Maysyurah; Mohammad Aris
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v3i01.3143

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan sumber daya alam berupa kayu yang melimpah, Salah satu sumberdaya alam yang melimpah adalah kayu. Tahapan pengambilan data serta pengujian di laboratorium yaitu untuk mengetahui kadar air, dan berat jenis pada kayu yang diolah menjadi benda uji dengan dimensi ±125 cm3 dengan jumlah benda uji untuk setiap jenis kayu sebanyak 3 sampel kayu dalam kondisi kering udara selama 2-3 hari, dan dioven pada suhu 110 oC selama ±24 jam.dapat dilihat bahwa dari 3 jenis kayu yang diuji pada Tempat Penjualan Kayu (TPK), diperoleh bahwa tiga jenis kayu memiliki kode mutu yang berbeda-beda untuk setiap TPK nya. Kayu dengan hasil rata-rata modulus elastisitas lentur dengan kode mutu terendah yaitu kayu Matoa (Pometia spp.) dengan rata-rata 11243,63 Mpa memiliki kode mutu E12, kemudian dengan kode mutu tengah-tengah yaitu Damar (Araucaria spp.) dengan rata-rata 11770,36 Mpa memiliki kode mutu E12, dan dengan kode mutu tertinggi yaitu kayu Besi (Eusideroxylon zwageri.) dengan rata-rata 14264,81 Mpa memiliki kode mutu E14.Jenis kayu yang beragam pada Tempat Penjualan Kayu (TPK), penguji hanya mengklasifikasikan 3 jenis dari kayu-kayu yang ada, dan sering digunakan dalam bahan konstruksi bangunan. Dengan klasifikasi kode mutu kayu ini, memberi fleksibilitas dalam menyesuaikan kualitas kayu.