Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penerapan Metode SWOT dan BOS dalam Menilai Peluang Usaha Sempol Ayam di Kota Mataram Kurnia, Fikrihadi; Pradityatama, Maharsa
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v6i1.1182

Abstract

MSMEs are productive businesses managed by individuals, groups, households, or small business entities that are realized according to assets and / or sales profits per year. The culinary industry is a type of MSME that has a fairly broad market. One of them is a traditional snack business that is quite popular in the community with low prices and raw materials that are easily obtained is chicken sempol. Sales of chicken sempol are dominated by micro and small enterprises. An effective strategy by MSME owners is needed through the use of SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) and BOS (Blue Ocean Strategy) methods. SWOT aims to analyze the internal and external conditions of MSMEs, while BOS aims to improve product quality and innovation so that petitions can be minimized. This service activity will be carried out in October 2023, at MSMEs Cilok vs Sempol Goyang Senggol, Jl. Panji Tilar Negara, Kekalik, Mataram City, West Nusa Tenggara. The results of the analysis show that it is necessary to evaluate product quality, flavor variants, and marketing strategies. Based on this evaluation, it becomes a strategy by MSME owners in considering it as a variable to be innovated in marketed products.
Sosialisasi dan Penerapan Ergonomi untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja di UD, Samuni Gunung Sari Triadi, Anak Agung Alit; Sulistyowati, Emmy Dyah; Wijana, Made; Nuarsa, I Made; Pradityatama, Maharsa
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 7 No. 1 (2025): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v7i1.208

Abstract

Sosialisasi dan Penerapan Ergonomi untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3) bekerjasama dengan Mitra UKM yaitu UD. Samuni dengan sasaran intinya adalah karyawan dan pemilik usaha. Berdasarkan hasil pendahuluan dengan cara observasi diketahui bahwa pengrajin mebel beruga kayu bekerja dalam sikap kerja yang statis. Pekerja juga mempunyai karakteristik yang berbeda seperti jenis kelamin, usia dan masa kerja yang memungkinkan adanya kelelahan setelah bekerja. Selama bekerja, para perajin tidak menggunakan alat keselamatan diri. Berdasarkan kondisi seperti ini perlu dilakukan sosialisasi konsep kerja ergonomi serta pemanfaatan alat keselamatan diri sehingga program K3 di mitra terealisasi. Kegiatan penyuluhan dan demonstrasi di lokasi mitra berlangsung selama 1 hari dengan melibatkan seluruh karyawan dan pemilik usaha. Materi yang diberikan yaitu pengenalan konsep kerja ergonomi (posisi, waktu dan gerak) dan pengenalan alat pendukung keselamatan dan kkesehatan kerja, fungsi, dan cara menggunakan secara benar. Alat keselamatan diri seperti helm, sarung tangan, kaca mata, masker, alat pelingdung telinga dan sepatu. Kuisioner di awal dan akhir penyuluhan akan memberikan gambaran bagaimana perubahan tingkat kesadaran karyawan terhadap keamanan dan keselamatan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah minimal 80% karyawan mau sadar dan menerapkan konsep kerja ergonomi serta menggunakan alat pelindung keselamatan secara rutin sehingga mampu menunjang pelaksanaan penerapan K3 di tempat kerja. Mitra akhirnya memahami bahwa bekerja secara benar akan membantu mereka bekerja secara sehat, efektif dan efisien. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan baik dan mitra sangat antusias berinteraksi serta bersifat terbuka menerima transfer iptek dari tim. Keselamatan dan kesehatan kerja menjadi hal yang prioritas untuk menjaga kelangsungan usaha mitra.
Development of Anthropometrics Database for Ages 19-21 in West Nusa Tenggara: Optimizing Secondary Data for Industrial Product Design Kurnia, Fikrihadi; Pradityatama, Maharsa; Tawaqqal, Akbar
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 11, No 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v11i1.35468

Abstract

This study aims to develop an anthropometric database for individuals aged 19-21 in West Nusa Tenggara (NTB) Province to support ergonomic product design tailored to local physiological needs. A descriptive quantitative approach was employed, involving direct measurements of body dimensions in a sitting posture from 52 samples selected via purposive sampling. Key measurements included sitting height, eye level while seated, shoulder height, popliteal length, and other relevant dimensions, analyzed for normality, sufficiency, and consistency. The data followed a normal distribution with sufficient sample validity. Percentile values (P1, P5, P50, P95, P99) revealed significant variations in body dimensions, providing a robust reference for ergonomic design across sectors like creative industries, education, healthcare, and agriculture. The anthropometric database enables designing inclusive, comfortable, and safe products that accommodate various body sizes, enhancing user experience and efficiency in NTB’s key industries. The study is limited to NTB’s 19-21 age group and seated posture measurements, restricting its applicability to Indonesia’s broader population or other postures. Future research should expand geographic scope and include diverse postures to enrich national anthropometric data. Keywords: Anthropometry, Ergonomic Design, Seated Posture, Percentiles, West Nusa Tenggara.  
Utilization of Pumpkin seed waste extract as an inhibitor in reducing the corrosion rate on metals Hidayatullah, Syarif; Sari, Nasmi Herlina; Huda, Ahmad Akromul; Pradityatama, Maharsa; Sinarep, Sinarep; suteja, suteja
Protech Biosystems Journal Vol 5, No 1 (2025): Protech Biosystem Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/protech.v5i1.32116

Abstract

Our research focuses on enhancing the potential of pumpkin seed waste extract as a sustainable corrosion inhibitor for metal (Fe) in 1 M HCl solution. Phytochemical screening and antioxidant activity were identified. Various investigative methodologies including experimental techniques such as Potentiodynamic Polarization (PDP) were used to evaluate the effectiveness of these pumpkin seed waste extract inhibitors in inhibiting corrosion. Electrochemical results showed that the effectiveness of the inhibitor was concentration dependent here reaching 83.11% at 3000 g/L pumpkin seed waste extract inhibitor. The PDP showed that the mixed inhibition control effectively retarded the corrosion of the metal. Furthermore, the adsorption behavior of the pumpkin seed waste extract inhibitor onto the metal follows the Langmuir isotherm model with physisorption properties. The adsorption mechanism of the inhibitor on the metal surface successfully formed a protective film on the metal surface thereby reducing the corrosion rate.  
UPAYA PENINGKATAN MAHASISWA BARU DENGAN SOSIALISASI DAN PROMOSI SNPMB 2025 TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS MATARAM Agustina, Leni; Rahman, Moamar; Na’ilah, Meysarah; Nurrahmah, Laeli; Pradityatama, Maharsa
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i2.404

Abstract

Pendidikan merupakan hak setiap warga negara Indonesia, hal ini tertuang dalam Undang - Undang Dasar 1945 Pasal 3 ayat 1. Pendidikan dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas hidup seseorang serta salah satu cara dalam mengembangkan sebuah negara. Dalam rangka untuk meningkatkan jumlah peminat dan pendaftar pada peguruan tinggi khususnya Program Studi Teknik Industri Universitas Mataram, maka dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan promosi kepada siswa/i SMA di provinsi Nusa Tenggara Barat. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah memberikan informasi tentang pentingnya pendidikan tinggi di Universitas dan memberikan wawasan tahapan seleksi penerimaan mahasiswa baru pada tingkat perguruan tinggi melalui jalur SNPMB 2025. Kegiatan dilaksanakan dengan melakukan sosialisasi dan promosi berupa presentasi terkait penerimaan mahasiswa baru secara luring ke SMA di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Efektifitas Perlindungan Korosi Aluminium Menggunakan Inhibitor Ekstrak Labu Kuning : Studi Elektrokimia dan Permukaan Syarif Hidayatullah; Nasmi Herlina Sari; Maharsa Pradityatama; Suteja
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i1.24651

Abstract

Penelitian kami berfokus pada peningkatan potensi ekstrak labu kuning sebagai penghambat korosi yang berkelanjutan untuk aluminium (Al) dalam larutan 1 M HCl. Skrining fitokimia dan aktivitas antioksidan diidentifikasi. Berbagai metodologi investigasi termasuk teknik eksperimental seperti Polarisasi Potensiodinamik (PDP) digunakan untuk mengevaluasi keefektifan inhibitor ekstrak labu kuning ini dalam menghambat korosi. Karakteristik permukaan Al yang terkorosi diperiksa dengan menggunakan kombinasi Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil elektrokimia menunjukkan bahwa efektivitas inhibitor bergantung pada konsentrasinya disini mencapai 82.28% pada 3000 ppm inhibitor ekstrak labu kuning. PDP menunjukkan bahwa kontrol inhibisi campuran secara efektif memperlambat korosi Al. Selanjutnya perilaku adsorpsi inhibitor ekstrak labu kuning ke Al mengikuti model isoterm Langmuir dengan sifat fisisorpsi. Analisis SEM lebih lanjut memverifikasi perubahan signifikan dalam morfologi permukaan dan kekasaran Al. Mekanisme adsorpsi dari inhibitor pada permukaan Al berhasil membentuk lapisan pelindung pada permukaan Al sehingga mengurangi laju korosi.
PENGEMBANGAN PRODUK FURNITURE RAMAH LINGKUNGAN BERBAHAN BAKU KAYU CEPAT TUMBUH PADA UMKM PENGOLAHAN KAYU UD. PUTRA MEUBELLER LOMBOK TENGAH Fahrussiam, Fauzan; Pradityatama, Maharsa; Hidayanti, Anna Apriana
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.1976

Abstract

The sustainability of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in the woodcraft industry is increasingly challenged by competition from industrial-scale composite products. This market pressure has contributed to the ongoing decline of the partner enterprise, UD Putra Meubeller. The decline in this woodcraft business can be attributed to three primary factors: production, management, and marketing. This community engagement initiative focuses specifically on addressing the production-related issues. The engagement process is conducted through five stages: socialization, training, technology implementation, evaluation and assistance, and program sustainability. The knowledge gained by the partner during the training phase has introduced new ideas for product development in wood processing. The partner has acquired new insights related to yakisugi finishing techniques, raw material control from fast-growing wood species, and the maintenance of woodcraft machinery. This initiative is expected to reinvigorate the woodcraft business by refreshing product designs to align with current market trends and preferences in the furniture sector.
Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Usaha Tukang Kayu di Desa Perina, Lombok Tengah, NTB Pradityatama, Maharsa; Fahrussiam, Fauzan; Apriana Hidayanti, Anna; Febrian, Ade; Mardiah, Rabiatun
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4216

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesadaran dan penerapan standar keselamatan di tempat kerja, terutama di sektor informal seperti usaha tukang kayu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Perina, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dengan tujuan untuk memberikan informasi tentang K3 dan penerapan penggunaan APD kepada pelaku usaha tukang kayu mengenai pentingnya penerapan K3 dalam bekerja. Kondisi di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan pengetahuan dan implementasi K3, yang secara signifikan dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja di wilayah tersebut. Metode yang digunakan meliputi presentasi, demonstrasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan simulasi prosedur keselamatan kerja di tempat kerja. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pekerja tentang identifikasi bahaya di lingkungan kerja, cara penggunaan APD yang benar. Partisipasi aktif para pelaku usaha tukang kayu selama kegiatan juga mencerminkan minat dan komitmen peserta dalam meningkatkan standar keselamatan kerja. Kesimpulan dari kegiatan sosialisasi ini terbukti sangat efektif dalam upaya meningkatkan pemahaman dna penerapan K3 serta kualitas kerja dan keselamatan di sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM), khususnya di wilayah pedesaan.
Identifikasi Potensi Kecelakaan Kerja Pada Proses Pengelasan di Bengkel Las K Dengan Metode HIRARC Pradityatama, Maharsa; Kurnia, Fikrihadi; Aruan, Jerry; Chaedar, Muhammad; Surya, Muhammad Dianku
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 17, No 3 (2023): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2023.v17i3.003

Abstract

Kecelakaan kerja di industri pengelasan menjadi perhatian utama karena dapat menyebabkan cedera serius pada pekerja, kehilangan material dan berdampak negatif terhadap produktivitas. Oleh karena itu, penting dilakukan identifikasi dan menganalisis potensi kecelakaan kerja dalam proses pengelasan dan mengembangkan strategi pencegahan yang efektif. Penelitian dilakukan untuk menganalisis kecelakaan kerja yang dapat terjadi pada saat pengelasan pada bengkel las dengan menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) serta mengidentifikasi langkah-langkah pengendalian yang tepat. Pengambilan data dilakukan melalui observasi langsung dan analisis terhadap berbagai tahapan proses pengelasan di bengkel las yang melibatkan berbagai jenis pekerjaan pengelasan, termasuk persiapan material, pengaturan mesin, proses pengelasan, dan penyelesaian pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kecelakaan yang terkait dengan mesin pengelasan yang tidak aman, tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) yang memadai, eksposur bahan kimia berbahaya, serta risiko kebakaran dan ledakan akibat kegagalan dalam prosedur pengendalian keselamatan.
ANALISIS RISIKO KERJA PADA PROSES PEMBUBUTAN MENGGUNAKAN METODE HIRARC Kurnia, Fikrihadi; Pradityatama, Maharsa; Gunartha, I Gusti Made Bagus Sri; Patraman, I Gusti Ngurah Agung Natria; Pramartha, I Putu Bayu
Energy, Materials and Product Design Vol. 2 No. 2 (2023): Energy, Materials and Product Design
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poor management of occupational safety and health (OSH) has an impact on occupational accidents. This results in losses for both the individual worker and the company. Therefore, the occupational hazard accident risk analysis was carried out using the HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control) method. Data collection was conducted from the business owners of SSBC (Sanggar Sarana Baja Cakra) Welding and Turning Shop, located in Cakranegara, Mataram, West Nusa Tenggara. There are 3 work activities for risk identification, namely the clamping process, the engraving process and the drilling process. The results of the analysis show that the highest level of occupational risk occurs during clamping and engraving process. For drilling, it's in low level of risk. As for risk management, it is mainly done for high-risk level. Immediate improvement is needed by providing personal protective equipment (PPE) to workers to reduce these risks. Based on these results, business owners can do evaluation on his business so occupational accidents can be in the workplace.