Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Sambungan Hubungan Join Balok-Kolom Kayu dengan Ring-Modifikasi dan Perkuatan-Paku Yosafat Aji Pranata; Anang Kristianto; Olga Catherina Pattipawaej
Jurnal Teknik Sipil Vol 22 No 1 (2015)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2015.22.1.5

Abstract

Abstrak. Sambungan antar komponen struktur, khususnya hubungan join balok-kolom memberikan kontribusi yang dominan terhadap perilaku struktur bangunan gedung. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perilaku kekuatan dan kekakuan sambungan kayu dengan alat sambung baut, yaitu hubungan join balok-kolom. Dalam penelitian ini dikembangkan model perkuatan sambungan dengan adanya ring-modifikasi dan perkuatan-paku (selanjutnya disebut sambungan PRP) untuk meningkatkan tingkat daktilitas sambungan. Ruang lingkup penelitian antara lain jenis kayu yang digunakan yaitu Meranti (Shorea spp.), Rengas (Gluta spp.), dan Keruing (Dipterocarpus spp.) dengan rentang berat jenis berkisar antara 0,47-0,72. Pengujian eksperimental dilakukan di laboratorium dengan tipe pembebanan monotonik. Model benda uji yang digunakan mengacu pada metode uji baut pada sambungan kayu ASTM D5652-95. Penggunaan ring-modifikasi dan perkuatan paku memberikan kontribusi positif terhadaphasil pengujian sambungan khususnya perilaku kinerja kekuatan dan kekakuan sambungan kayu, yaitu beban batas proporsional yang dapat dicapai sambungan PRP meningkat berkisar 3,09-19,89% lebih tinggi dibandingkan dengan sambungan standar (tanpa perkuatan), beban batas ultimit yang dapat dicapai sambungan PRP 3,47-28,94% lebih tinggi dibandingkan dengan sambungan standar. Secara umum tingkat daktilitas yang dapat dicapai sambungan PRP adalah 3,69-11,03% lebih tinggi dibandingkan dengan sambungan standar. Abstract. The connection between the structural members, especially the beam-column joints provide a dominant contribution to the behavior of the building structure. The aim of this research is to study the behavior of strength and stiffness of timber connection with a bolt connection, which are the beam-column joints. In this study is developed a reinforcement connection model with the ring-modification and nail-strengthening (hereinafter referred to as the PRP connection) to improve the connection ductility. The scope of the study is the types of timber used such as Meranti (Shorea spp.), Rengas (Gluta spp.), and Keruing (Dipterocarpus spp.) with Specific Gravity ranged from 0.47 to 0.72. Experimental tests are performed in the laboratory using the monotonic loading type. The use of specimens are based on a standard test method for bolts connections in wood ASTM D5652-95. The use of ringmodification and nail-strengthening give a positive contribution to the test results, especially the connection strength and stiffness performance behavior of timber connections, i.e., the proportional limit load can be achieved the PRP connection ranged from 3.09 to 19.89% that increases higher than the standard connection (without reinforcement), ultimate limit loads that can be achieved the PRP connection from 3.47 to 28.94% which is higher compared to the standard connection. In general, the level of ductility can be achieved the PRP connection between 3.69 and 11.03% which is higher compared to the standard connection.
Studi Eksperimental Penggunaan Pen-Binder dan FRP Sebagai Perkuatan Tulangan Tidak Standar Pada Kolom Lingkaran Anang Kristianto; Yosafat Aji Pranata; Iswandi Imran
Jurnal Teknik Sipil Vol 24 No 1 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2017.24.1.7

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi peningkatan kekuatan yang terjadi pada spesimen kolom lingkaran beton bertulang dengan tulangan pengekang tidak standar yang diberi perkuatan pen-binder dan perkuatan FRP. Benda uji berupa kolom lingkaran dengan diameter 190 mm dan tinggi 480 mm dengan mutu beton 15 MPa. Benda uji terdiri dari 4 jenis yaitu kolom dengan tulangan sengkang spiral, kolom dengan tulangan tidak standar/lingkaran, kolom dengan tulangan tidak standar yang diberi perkuatan pen-binder dan kolom dengan tulangan tidak standar dengan perkuatan FRP. Untuk setiap jenis kolom dibuat 3 buah benda uji yang sama. Pengujian dilakukan dengan uji tekan konsentris hingga kolom mengalami kegagalan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan pen-binder dan FRP pada tulangan pengekang tidak standar memberikan peningkatan kapasitas aksial berturut-turut sebesar 18% dan 58% dari kolom dengan tulangan spiral. Pen-binder dapat digunakan sebagai solusi perkuatan sederhana untuk tulangan pengekang tidak standar dan lebih ekonomis daripada FRP.AbstractThis study was conducted to evaluate the increasing strength of circular reinforced concrete column specimens with non-compliance confinement reinforcements strengthened by pen-binder and FRP. The test specimens were circular column 190 mm diameter and 480 mm height with 15 MPa concrete strength. The test specimens consist of 4 types of columns where there is a column with spiral reinforcement, columns with non compliance reinforcements, a column with non-compliance reinforcement strengthened by pen-binder and columns with non-compliance reinforcements strengthened with FRP reinforcement. Three specimens were made for each type of column. The axial concentric test was done until the column specimen failure. Test results showed that the use of pen-binder and the FRP with non-compliant confining reinforcement improved axial capacity by 18% and 58% respectively as compared to the columns with spiral reinforcements. Pen-binder can be used as a simple solution for non compliant confining reinforcement strengthening and more economical than FRP. 
Manajemen Bencana di Kota Manado Melalui Kegiatan Deteksi Sisa Kekuatan Material Bangunan Yosafat Aji Pranata; Muhammad Rusli
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 12, No 4 (2021): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v12i4.7012

Abstract

Bangunan eksisting adalah bangunan yang telah berdiri dan berfungsi secara normal sesuai peruntukannya. Salah satunya adalah rumah tinggal yang dalam kehidupan sehari-hari dipergunakan oleh penghuninya. Bangunan publik juga merupakan bangunan eksisting yang digunakan terkait aktivitas masyarakat sebagai contoh rumah tinggal maupun rumah sewa atau kos. Bangunan rumah tinggal pada beberapa daerah di Indonesia sebagian merupakan bangunan yang mana komponen-komponen bangunannya terbuat dari material kayu dengan usia berkisar 5-20 tahun. Bangunan tersebut terawat dan diperbaiki jika terdapat kerusakan. Tujuan kegiatan dalam tulisan ini adalah menyampaikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu kegiatan deteksi kekuatan bangunan kayu sebagai bagian dari kegiatan manajemen bencana. Ruang lingkup kegiatan adalah uji deteksi menggunakan teknik pengujian tidak merusak, bangunan yang ditinjau adalah rumah tinggal di Manado, parameter sisa kekuatan/kualitas kayu yang ditinjau adalah modulus elastisitas dinamik. Hasil kegiatan mengindikasikan bahwa sisa kekuatan material kayu masih dalam batas normal dan tidak terdapat kerusakan. Kegiatan deteksi kekuatan bangunan memberikan manfaat sebagai bagian dari pemeriksaan kualitas material sehingga apabila terdapat penurunan kualitas kayu akibat adanya kerusakan maka dapat ditindaklanjuti dengan metode perbaikan yang relevan, sehingga kerusakan bangunan dapat dicegah. Hasil pengujian disampaikan kepada para pemilik bangunan sebagai bagian dari sosialisasi manajemen bencana. 
Evaluasi Level Kinerja Bangunan Gedung Kayu Bertingkat Rendah Akibat Beban Gelombang Yosafat Aji Pranata; Fadlillah Ariani Suroso; Bernardinus Herbudiman
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 9 No 1 (2021): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil (Januari 2021)
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v9i1.2197

Abstract

Several coastal areas in Indonesia are at risk of moderate to high tsunami disasters, this is related to the condition that Indonesia is located in an earthquake high risk area. At this time there are many buildings located on the coast with a low-rise stilt house system with the main structural system, namely beams and columns using timber materials. The building structure design includes the performance evaluation process, namely strength, stiffness and structural stability. The purpose of this research is to study the evaluation behavior of performance levels, especially the strength and stiffness of low-rise timber buildings, namely the level of structural performance due to gravity and lateral loads, namely sea waves. The research scope is a three-story building with a beam and column frame structure system. Columns are circular and beams have a square cross section. The loads taken into account are gravity and lateral. The strengths discussed are the bending capacity of the beam and the compressive capacity of the column. In order to obtain building behavior that is closer to real conditions, especially in beam-column joints, secondary data is used, namely empirical data on the envelope load-deformation curve of the beam-column joint test results in the laboratory (modeled as link property). Evaluation of structural performance begins with structural analysis using SAP2000 software, to obtain internal forces and building drift. The results show that the use of link properties in beam-column joint joints in the timber building structures shows greater deformation results compared to rigid joint models, this indicates that modeling the structure with beam-column joint joints modeled as link property has an impact on building stiffness. Lower and represents the condition of a timber building with beam-column joint characteristics closer to the actual condition. The existence of a hole size in the column (to insert the beam) which is larger than the cross-sectional size of the beam results in the rotation of the joint not being zero and a slip occurs when the joint works to transmit internal forces.
Rumah Kayu Tahan Gempa sebagai Sarana Belajar Anak-Anak Kampung Stamplat Kabupaten Bandung Yosafat Aji Pranata; Deni Setiawan; Jimmy Agustian Loekito
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 3 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i3.11453

Abstract

Kendala dan kesulitan yang dialami oleh warga Kampung Stamplat, Dusun Ciparay, Desa Indragiri, Kelurahan Ciwidey, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung secara khusus dalam konteks pendidikan adalah minimnya koneksi/jaringan internet, perangkat komputer untuk sistem pembelajaran daring, serta bangunan sarana ruang belajar anak-anak. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat pendidikan adalah hal sangat penting bagi anak-anak dan pelajar. Di satu sisi, salah satu potensi yang dimiliki warga adalah adanya pemuda dan orang tua (pria) yang dapat diberdayakan untuk secara ber-swadaya menggunakan tenaganya untuk membangun bangunan dengan fungsi untuk fasilitas publik. Berdasarkan pertimbangan bahwa Kabupaten Bandung sebagian besar wilayahnya termasuk dalam kategori wilayah gempa dengan intensitas moderat, maka implementasi bangunan kayu tahan gempa tepat untuk diterapkan di Kampung Stamplat, sekaligus menjawab kendala yang dialami warga yaitu kebutuhan terhadap bangunan sarana ruang belajar. Dalam kegiatan ini, implementasi hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya akan dilakukan di Kampung Stamplat. Penelitian yang dimaksud adalah rumah modular berbasis material kayu tahan gempa. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) adalah implementasi hasil penelitian sebelumnya, yaitu pengembangan komponen penyusun rumah kayu tahan gempa menjadi bangunan publik yang berfungsi untuk fasilitas umum yaitu ruang belajar anak-anak dan pelajar Kampung Stamplat. Kegiatan direncanakan berjalan dalam kurun waktu bulan Desember tahun 2021. Sasaran kegiatan PkM adalah dua kelompok yaitu warga Kampung Stamplat dan Karang Taruna Desa Indragiri. Kegiatan bertempat di Kampung Stamplat, Dusun Ciparay, Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah implementasi hasil penelitian dalam bentuk produk rumah kayu sebagai sarana belajar/fasilitas umum. Hasil penelitian rumah kayu tahan gempa menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi kendala Kampung Stamplat yang berada di daerah rawan gempa. Bangunan kayu yang direalisasikan dalam kegiatan ini sangat tepat untuk menyelesaikan permasalahan kebutuhan fasilitas umum untuk sarana belajar. Hasil nyata dari kegiatan ini adalah hilirisasi hasil penelitian dalam bentuk bangunan kayu gedung tahan gempa bagi warga Kampung Stamplat.
PEMBUATAN E-COMMERCE PRODUK KOPI KAMPUNG STAMPLAT, DESA INDRAGIRI, KABUPATEN BANDUNG Deni Setiawan; Jimmy Agustian Loekito; Yosafat Pranata
Servirisma Vol. 2 No. 1 (2022): Servirisma : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.551 KB) | DOI: 10.21460/servirisma.2022.21.13

Abstract

Kampung Stamplat has potential in the form of coffee produced from community coffee plantations. Based on information from the head of the hamlet, the coffee marketed under the name Kopi Djamuju. Coffee plants thrive in this area, the taste and quality of Djamuju coffee is not inferior to other coffees. Coffee farmers in this village carry out the traditional process of seeding, planting, maintaining plants and harvesting coffee beans. Marketing of coffee beans is also carried out by utilizing other parties, thus this condition makes farmers sell coffee beans with low profits. The purpose of community service activities in this paper is the creation of e-commerce for the sale of coffee products produced by residents of Kampung Stamplat, Dusun Ciparay, Indragiri Village, Rancabali District, Bandung Regency. The scope of activity consists of two stages, with the first stage being the creation of an online store on several startup platforms along with an online store management module and the second stage being counseling on the use of applications and online store management modules specifically for the youth youth of Kampung Stamplat. The results of the activities in the first stage were technical discussions with the Head of Indragri Village and Head of Dusun Ciparay and representatives of the local Karang Taruna management on 9 June 2021 it was concluded that Djamuju coffee products were the main product of Stamplat Village which is part of Ciparay Hamlet. Then followed by technical discussions on 1 August 2021, an agreement was obtained that training and socialization of the use and management of e-commerce will be carried out after the implementation of the Restrictions on Community Activities is completed so as to allow a limited number of meetings. The target of the second stage is that the existence of e-commerce can increase sales compared to before. The results of the activities presented in this scientific paper are prototypes of shops made on e-commerce platforms
Pembuatan Aplikasi Perpustakaan Digital Untuk Anak-Anak Kampung Stamplat, Desa Indragiri, Kabupaten Bandung Jimmy Agustian Loekito; Hendry Wong; Deni Setiawan; Yosafat Pranata
Servirisma Vol. 2 No. 2 (2022): Servirisma : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.185 KB) | DOI: 10.21460/servirisma.2022.22.23

Abstract

Indragiri Village is located in Rancabali District, Bandung Regency, has four dusun spread out, one of which is Dusun Ciparay which contains Kampung Stamplat. In this village live 28 heads of families who generally make a living as vegetable farmers, coffee farmers, ranchers, and tea plantation employees. The role of information technology includes library management information systems, both in conventional libraries (electronic book catalogues) and digital libraries which are oriented to digital data and komputer networks. Book collections in the library are also transferred to electronic media, for example collections of journals, proceedings, and textbooks in the form of e-books. The purpose of community service activities (PkM) in this paper is the purpose of the first phase of activity, namely making digital library applications (software) for children in Kampung Stamplat, Dusun Ciparay, Indragiri Village, Rancabali District, Bandung Regency. The scope of PkM activities in the first stage is the results of application products installed on komputers, making training modules for using applications. The purpose of the second phase of activity (continued) is the socialization and training on the use of applications for the children of Kampung Stamplat which will be realized in September s.d. October 2021 through 3 training activities. The results of the activities that can be conveyed in this scientific paper are digital library application products that will be used by the children of Kampung Stamplat, Dusun Ciparay, Indragiri Village, Rancabali District, Bandung Regency as a digital learning medium. The digital library can be accessed by all children in Kampung Stamplat as a learning companion media, especially studying materials related to the curriculum for both elementary and junior high schools.
Pengabdian Kepada Masyarakat Pembuatan Jembatan Di Kampung Stamplat Dusun Ciparay, Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung Daud R. Wiyono; Yosafat Aji Pranata; Deni Setiawan
Jurnal Talenta Sipil Vol 6, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v6i2.290

Abstract

Stamplat Village is part of Ciparay Hamlet, Indragiri Village, Rancabali District, Bandung Regency. Indragiri Village is located in a mountainous area with an area of 2642.16 hectares and is located at an altitude of 1400–1700 meters above sea level, and has a topography that varies from gently sloping, hilly and steep. In the middle of Stamplat Village there is a water channel with a large enough discharge both during the rainy season and dry season, because the water comes from springs in the hills in the area. Traffic passes through waterways using bridge infrastructure, but the existing bridge does not allow medium-sized vehicles to pass so that residents' activities are disrupted due to inadequate bridge capacity. Stamplat Village has the potential for local materials, namely river stone material used for the existing bridge which can be reused if the bridge is repaired. Stamplat Village has potential resources (especially adult men) who have the ability to carry out the construction and repair of public facilities, in this case the repair of a bridge that is 3.6 m wide and 3 m long. Repair of the bridge using WF200x100 steel beams with beam spacing of 1 m with reinforced concrete slabs 17 cm thick, capable of carrying an even load of 3500 kg/m2. The foundation and the retaining wall behind the bridge are made of stone, while the repair of the water canal uses gabions made of sandbags.
Modulus Penampang Elastik Balok Kayu Jabon Glulam Yosafat Aji Pranata; Anang Kristianto; Aan Darmawan
Jurnal Permukiman Vol 15 No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2020.15.34-42

Abstract

Modulus penampang elastik balok merupakan salah satu parameter yang berkaitan dengan kekuatan dan kekakuan balok, secara khusus berhubungan dengan momen inersia penampang. Modulus penampang elastik balok kayu utuh (solid) tidak sama dengan balok kayu laminasi untuk studi kasus balok dengan ukuran penampang sama, hal ini dikarenakan momen inersia penampang balok laminasi perhitungannya berbeda dengan balok utuh akibat adanya slip antar lamina pada saat beban bekerja serta besarnya modulus elastisitas yang tidak sama pada setiap lamina, sehingga perilaku lentur balok menjadi satu kesatuan dalam kaitannya dengan kekuatan balok. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari modulus penampang elastik balok kayu laminasi lem (glulam). Ruang lingkup penelitian yaitu benda uji balok terbuat dari kayu Jabon (Anthocephalus cadamba Miq.) ukuran penampang 60x160 mm, jumlah lamina 4 (empat), sistem laminasi menggunakan lem super adhesive, pengujian lentur menggunakan metode four-point loading test, perilaku lentur yang ditinjau adalah kekuatan lentur, modulus penampang elastik, dan rasio daktilitas balok. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa modulus penampang elastik dan tegangan lentur balok kayu laminasi lem lebih rendah dibandingkan balok kayu utuh dengan rasio sebesar 0,54, serta rasio daktilitas balok kayu laminasi diperoleh sebesar 1,28 sehingga termasuk dalam kriteria daktilitas terbatas. Hasil pengujian mengindikasikan bahwa kegagalan balok kayu laminasi lem adalah berupa kegagalan lentur. Parameter modulus penampang elastik balok kayu laminasi berguna untuk desain komponen struktur balok pada bangunan khususnya pada perhitungan kekuatan balok dan kekakuan balok sebagai persyaratan serviceability.
Studi Parametrik Pengaruh Konfigurasi Tulangan Longitudinal dan Transversal pada Efektifitas Pengekangan Kolom Persegi Beton Bertulang Menggunakan XTRACT Anang Kristianto; Yosafat Aji Pranata; Noek Sulandari
Jurnal Permukiman Vol 15 No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2020.15.73-83

Abstract

Detailing tulangan pengekang kolom balok persegi pada struktur kolom beton bertulang yang dibangun di daerah rawan gempa memerlukan perhatian khusus mengingat banyaknya kegagalan struktur yang terjadi di lapangan akibat kurangnya pemahaman yang benar mengenai konsep desainnya maupun kesalahan implementasinya di lapangan. Building Code Requirements for Reinforced Concrete and Comentary (ACI 318-14) yang diikuti oleh SNI 2847-2019 melakukan perubahan signifikan pada perhitungan luas tulangan pengekang yang memasukkan unsur tulangan longitudinal khususnya pada kolom dengan beban aksial yang tinggi atau mutu beton diatas 70 MPa untuk sistem rangka pemikul momen khusus dalam rangka meningkatkan kemampuan daktilitasnya. Penelitian ini merupakan studi parametrik menggunakan data eksperimental yang tersedia. 22 kolom persegi beton bertulang dari mutu beton 29-88 MPa serta konfigurasi tulangan mulai dari konfigurasi tanpa pengikat silang (cross ties) hingga kolom dengan 3 kaki pengikat silang pada tiap sisinya. Data penelitian yang ada dievaluasi dan analisis untuk mendapatkan daktilitas lateral maupun kurvaturnya. Hasil dari studi ini menekankan perlunya penggunaan pengikat silang yang mengekang secara lateral tulangan longitudinal, penggunaan pengikat silang memberikan peningkatan daktilitas yang signifikan, standar luas tulangan pengekang terbaru memberikan tingkat daktilitas yang lebih baik dari sebelumnya.
Co-Authors AAN DARMAWAN Alfatama, Jasen Anang Kristianto Andrias Suhendra Nugraha Ary Dharmawan Bambang Suryoatmono Bas Boys, Maher Salal Hesy Bernardinus Herbudiman Bernardinus Herbudiman Bernardinus Herbudiman Bernardinus Herbudiman, Bernardinus Boys, Salal Hesy Bas Calvien Haryanto Chandra, Jonathan Daud R. Wiyono Daud Rahmat Wiyono Dedi Hadian Delima Delima Deni Setiawan Deni Setiawan Deni Setiawan DENI SETIAWAN Dharmawan, Ary Elty Sarvia Fadlillah Ariani Suroso Faraz Haiatul Maknun Frisda, Tani Gaol, Ricky Fransiskus Lumban Ginardy Husada Hagiyanto, Sofhie Angela Hanny Juliani Dani Hartono, Sutantra Hendry Wong Hutasoit, Aldi Febri Iswandi Imran Jimmy Agustian Loekito Jimmy Agustian Loekito Johannes Adhijoso Tjondro Johnny Rakhman Kevin Tjahyadi Keysie Chelsie Shidney Rapar Laia, Viencent Cheristian Lehman, Andrew Sebastian Loekito, Jimmy Agustian Maknun1, Faraz Haiatul Maria Christine Sutandi Markus Tanubrata Marvin Chandra Wijaya Michael Wijaya Muhammad Rusli Nathan Madutujuh Noek Sulandari Noek Sulandari Noek Sulandari Noek Sulandari Novi Novi Novi Soesilo Novie Theresia Br. Pasaribu Olga Catherina Pattipawaej Pin Panji Yapinus, Pin Panji Prasodjo, Kaira Jesusa Pricillia Sofyan Tanuwijaya Riko Arlando Saragih Robby Yussac Tallar Roi Milyardi Roky Surono Saputra, Yonathan Adi Saudila, Aulia Jessica Semuil Tjiharjadi Shidney Rapar, Keysie Chelsie Simanta, Djoni Soesilo, Novi Sugianto, Joesack Renaldi Suhanda, Felix Suhendar, Prabu Mandvi Hafiz Anjar Suroso, Fadlillah Ariani Syafarina Nurmah Rialita Verena Bernadetta C. N Viencent Cheristian Laia Wiyono, Daud R Wiyono, Daud Rahmat Yonathan Aditya Santoso Yunizar Yunizar