Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Sektor Wisata Melalui Implementasi Bangunan Pendukung Wisata Berbasis Teknologi Laminasi di Kampung Stamplat Desa Indragiri Yosafat Aji Pranata; Novi Novi; Olga Catherina Pattipawaej; Jimmy Agustian Loekito; Deni Setiawan
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 4 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i4.14214

Abstract

Daerah Kampung Stamplat mempunyai beberapa potensi sektor wisata antara lain air terjun alami, kebun teh, hutan lindung, pemancingan, serta tempat camping dan outbond. Kegiatan dalam program ini merupakan langkah penguatan potensi Kampung Stamplat Desa Indragiri pada bidang/sektor wisata, melalui implementasi kepakaran/hasil penelitian dosen dan implementasi MBKM lintas disiplin ilmu. Mitra sasaran adalah Kampung Stamplat yang terletak di Dusun Ciparay, Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Permasalahan prioritas masyarakat Kampung Stamplat Desa Indragiri adalah minimnya infrastruktur pendukung wisata yang sangat dibutuhkan, sebagai contoh bangunan berbasis material kayu bagi wisatawan yang menginap, kurangnya promosi secara digital (digital marketing), serta penyuluhan dan manajemen pariwisata. Peningkatan layanan dapat dilakukan dengan membantu fasilitas layanan seperti bangunan kayu dengan fungsi untuk penginapan. Berdasarkan pertimbangan bahwa Desa Indragiri berada pada wilayah kegempaan moderat maka diperlukan perencanaan bangunan berbasis material kayu tahan gempa, sehingga hal ini berkaitan dengan fokus RIRN kebencanaan. Target dan indikator capaian adalah IKU 5 (Hasil kerja dosen yang diakui atau dimanfaatkan oleh masyarakat) dan IKU 2 (Mahasiswa berpengalaman 6 SKS di luar kampus dan SKPI). Indikator Kinerja Tambahan IKU 2 yaitu jumlah mahasiswa melakukan proyek di desa dan jumlah mahasiswa dari luar kampus yang mengambil mata kuliah MBKM. Indikator Kinerja Tambahan IKU 5 yaitu jumlah publikasi dosen di jurnal nasional terindeks SINTA dan jumlah karya dosen yang diadopsi masyarakat (mitra desa binaan). Selain itu pengalaman dosen berkontribusi di luar kampus berkaitan pula dengan IKU 3, serta IKU 7 kelas yang kolaboratif dan partisipatif dalam bentuk kegiatan team-based project tim dosen pengabdi dan tim mahasiswa peserta kegiatan. Target dan indikator capaian bagi desa binaan adalah peningkatan sektor wisata desa mitra/binaan. Kegiatan ini merupakan program kampung bangkit, dengan skema Program Insentif Pengabdian Masyarakat yang Terintegrasi dengan MBKM Berbasis Kinerja IKU bagi PTS Tahun 2022 dengan judul “Penguatan Sektor Wisata melalui Implementasi Bangunan Pendukung Wisata Berbasis Teknologi Laminasi di Kampung Stamplat” dengan tujuan mengimplementasikan hasil penelitian berupa “Perilaku Lentur Balok Kayu Laminasi Baut”. Luaran kegiatan dalam program ini adalah bangunan pendukung wisata dengan fungsi untuk penginapan, dengan kolom dan balok induk menggunakan teknologi laminasi mekanik (laminasi-baut), dibangun di Kampung Samplat, dan telah dilakukan berita acara Serah Terima pada tanggal 19 Desember 2022. Luaran lain yaitu 2 (dua) artikel ilmiah yang di-submit pada Jurnal Terakreditasi SINTA, 6 (enam) HKI berupa poster, publikasi artikel pada website, produk website wisata dengan laman https://wisatastamplatgirang.nicepage.io, publikasi 2 (dua) video pada youtube dan Instagram.
Prequalified Connections Analysis for Moment Frames: Bolted Flange Plate (BFP) and Double-Tee Connection Noek Sulandari; Anang Kristianto; Yosafat Aji Pranata
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 21, No 4 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v21i4.15731

Abstract

Design of steel structure connections is very important to realize the planned performance of the structures. SNI 7972:2020 specifies prequalified connections for steel moment frames for seismic applications. Bolted Flange Plate (BFP) and Double-Tee connections are non-patented bolt connections. The analysis of both types was carried out by also considering the provisions in SNI 7860:2020 and SNI 1729:2020 to obtain the advantages of each type for decision making purposes. BFP type produces a relatively smaller bolt diameter with more numbers. Attention must be paid to the length limit of the bolt group which does not exceed the depth of the beam. The need of connecting plates dimension is not difficult. Welding connection of plate to column must be carried out in the worlshop. Double-Tee connection analysis produces a larger bolt diameter with less amount. The thing that needs attention is the fulfillment of the Tee dimension which obtained from the cut hot-rolled profile.
Design of Public Kitchen Facilities in Stamplat Village with Design Thinking Approach: Perancangan Fasilitas Dapur Umum di Desa Stamplat dengan Pendekatan Design Thinking Sarvia, Elty; soesilo, Novi; Aji Pranata, Yosafat; Dharmawan, Ary
PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering) Vol. 7 No. 2 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/prozima.v7i2.1648

Abstract

Stamplat Village is one of the tourist villages that has a public kitchen. Currently, the public kitchen facilities are still inadequate, resulting in a few problems that affect the comfort and productivity of its users. Therefore, this research aims to improve the functionality of kitchen facilities by applying the design thinking method, starting from an in-depth understanding of the problems faced by users to the development of prototypes that can be implemented. The design thinking method was chosen as the main approach to ensure that the solutions produced not only fulfill the functional aspects but can also answer the needs and desires of users. At the beginning of the research, observation, and interview methods were used to collect data from users to understand in detail their difficulties, needs, and expectations regarding kitchen facilities. Observations showed the inconvenience in ingredient preparation, cooking, and washing activities caused by the lack of a worktop. The placement of the stove on the wooden floor caused the wood to be perforated due to the heat from the stove. In addition, the squatting position when washing also causes user discomfort. The lack of storage areas such as cupboards and shelves means that food and kitchen utensils are at risk of being infested by insects and rodents. Furthermore, creative ideas were identified to become design solutions by taking into account the principles of ergonomics. The result of the research is the design of public kitchen facilities consisting of cabinets, shelves, and workbenches.
Mempelajari Tegangan pada Balok dengan Bantuan Software Berbasis Perhitungan Matematis dan Visualisasi 3 Dimensi Anang Kristianto; Yosafat Aji Pranata
Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2006): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v2i2.1263

Abstract

Penelitian pada mahasiswa Jurusan Teknik Sipil U.K.Maranatha menunjukkan sebagian besarkecenderungan gaya belajar mahasiswa adalah active–sensing (41,38%) serta visual (68,97%), kondisiini rupanya sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Richard Felder sebagai pengembang ILS(Index Learning Style) terhadap mahasiswa teknik Iowa State University yang menyatakan bahwa63% mahasiswa adalah active learners, 67 % sensing learner dan 85% visual learners, kemudianpenelitian terhadap mahasiswa Michigan Tech. menunjukkan bahwa 56% active leaners, 63% sensingleaners, dan 74% visual leaners. Secara umum hasil penelitian Felder menunjukkan bahwa 64%active leaners, 63% sensing leaners, dan 82% visual leaners. Penemuan ini setidaknya bisa memberigambaran yang cukup umum bahwa mahasiswa teknik memiliki kecenderungan gaya belajar yanghampir sama dibeberapa perguruan tinggi.Mahasiswa dengan gaya belajar active-sensing-visual learners memiliki kecenderungan belajarmelalui metode praktis problem-solving, penggunaan banyak gambar, grafik, sketsa sederhana sertaaktivitas kelompok dimana mereka diberi kesempatan untuk bertukar pikiran dan bereksperimen.Hambatan pemahaman akan materi yang disampaikan terjadi ketika para mahasiswa dengankecenderungan gaya belajar seperti ini menghadapi materi mekanika rekayasa yang sulit untukdibayangkan perilakunya, bahkan untuk materi yang didalamnya terdapat persamaan-persamaanmatematis yang sederhana.Salah satu materi dasar yang diberikan pada matakuliah mekanika bahan adalah tegangan pada balokatau kolom (lentur, aksial, geser, dsb) akibat beban merata, terpusat sentris, terpusat eksentris yangmengakibatkan lentur biaksial, dsb. Penggunaan suatu software komputer berbasis perhitunganmatematis dan mampu memvisualisasikan persamaan-persamaan matematik dalam bentuk grafik baik2D atau 3D seperti MatCad atau MatLab akan sangat membantu mahasiswa memahami konsep danperilaku tegangan pada balok/kolom.Beberapa keuntungan penggunaan alat bantu ini adalah secara umum mahasiswa dapat memahamidasar teori, penurunan rumus, perilaku tegangan pada balok dengan lebih baik. Kedua, mahasiswadapat melihat suatu eksperimen sederhana mengenai perilaku tegangan pada balok dengan visualisasiyang menarik karena kemampuan software ini untuk mengupdate hasil serta tampilan grafiknya secara3 dimensi secara langsung. Ketiga, seluruh proses mulai dari dasar teori, penurunan rumus sertalatihan soal serta visualisasi grafik dapat terdokumentasi dengan baik. Keuntungan-keuntungan diatassangat membantu mahasiswa dengan gaya belajar active-sensing-visual learners yang mayoritasdimiliki oleh mahasiswa teknik sipil untuk memahami pelajaran mekanika bahan.
Visualisasi Pembelajaran Tekuk pada Kolom Dengan Bantuan Software Berbasis Perhitungan Numerik Yosafat Aji Pranata; Anang Kristianto
Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2008): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v4i1.1298

Abstract

Proses pembelajaran merupakan suatu proses komunikasi antara dosen dengan mahasiswa, yaitubagaimana materi disampaikan, kurikulum sebagai rangkaian materi kuliah, serta hasil prosespembelajaran. Ketiga komponen tersebut saling terkait. Dalam prakteknya, banyak terjadi kendalaketika mahasiswa berhadapan dengan materi kuliah yang sulit untuk dibayangkan, bahkan untukmateri yang secara matematis dapat dituliskan dengan sederhana. Kondisi ini berhubungan dengangaya belajar mahasiswa. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap mahasiswa teknik pada beberapaperguruan tinggi menunjukkan bahwa gaya belajar visual leaners ternyata lebih dominan daripadaactive leaners dan sensing leaners. Mahasiswa dengan gaya belajar active-sensing-visual leanersmemiliki kecenderungan belajar melalui metode praktis problem-solving, penggunaan banyak gambar,grafik atau sketsa sederhana serta aktivitas kelompok dimana mahasiswa diberi kesempatan untukbertukar pikiran. Dalam penulisan ini disampaikan masukan untuk pembelajaran tekuk pada kolomdengan visualisasi menggunakan alat bantu software komputer. Beberapa manfaat penggunaan alatbantu ini adalah yang pertama, mahasiswa dapat memahami proses mulai dari dasar teori, penggunaanrumus, latihan soal serta hasil perhitungan dapat terdokumentasi dengan baik. Kedua, dengan bantuanflowchart yang berguna untuk menjelaskan urutan suatu proses pelaksanaan yang mempunyai banyakkondisi pilihan atau percabangan. Ketiga, mahasiswa dapat melakukan berbagai variasi simulasisederhana untuk berbagai kondisi bentuk, dimensi serta ukuran kolom.
Reliability of The Specific Gravity (SG) Value of Three Indonesian Hardwoods Using Experimental Test and Monte Carlo Simulation Yosafat Aji Pranata; Pricillia Sofyan Tanuwijaya
Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2008): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v4i2.1302

Abstract

Dalam perencanaan struktur dan properti material terdapat parameter-parameter dengan sifatketidakpastian. Sebagai contoh adalah properti material, beban, dan kapasistas pembebanan suatuelemen struktur adalah bukan suatu kuantitas deterministic atau tidak secara tepat diketahui besarnya,melainkan merupakan nilai prediksi atau variabel acak. Sebagai contoh modulus elastisitas materialkayu daun lebar, berat jenis, rasio poisson, dan lain-lain. Konsekuensinya, struktur harus didesaindengan metode probabilitas hingga terhadap kegagalan. Metode Monte Carlo merupakan suatu teknikspesial yang dapat digunakan untuk membangkitkan beberapa hasil numerik tanpa secara aktualmelakukan tes fisik. Data dari hasil uji eksperimental sebelumnya dapat dimanfaatkan untukdigunakan untuk mendapatkan parameter-parameter penting. Ruang lingkup penelitian ini adalahmelakukan uji eksperimental dengan benda uji tiga jenis kayu jenis daun lebar, yaitu: mersawa(anisoptera spp.), nyatoh (palaquium spp.), dan durian (durio spp.) dengan instrument UniversalTesting Machine, dan melalkukan simulasi numeric (monte carlo) menggunakan perangkat lunakmandiri, yang dikembangkan dengan bahasa pemrograman VisualBasic. Tujuan simulasi monte carlosimulation adalah untuk memprediksi keandalan persamaan modulus elastisitas (SG). Jumlah bendauji seluruhnya sebanyak 48 benda uji. Parameter yang ditinjau dalam simulasi monte carlo adalah luas(panjang, lebar, dan tebal), berat pada kondisi basah, berat kering, kadar air, dan berat jenis. Hasilpenelitian mengindikasikan bahwa perbedaan antara hasil uji eksperimental terhadap simulasi montecarlo simulation adalah sebesar 12.93%. secara umum, hasil penelitian memperlihatkan bahwasimulasi Monte Carlo rasional digunakan untuk memprediksi keandalan persamaan berat jenis kayujenis daun lebar.
Perencanaan Struktur Rangka Baja Beraturan Tahan Gempa Berdasarkan SNI 02-1726-2002 dan FEMA 450 Yosafat Aji Pranata; Calvien Haryanto
Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2009): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v5i2.1320

Abstract

Wilayah Indonesia mencakup daerah-daerah yang mempunyai tingkat resiko gempa yang tinggidiantara beberapa daerah gempa diseluruh dunia. Hampir setiap tahun terjadi bencana akibat gempabumi di berbagai tempat di Indonesia. Gempa yang terjadi dapat mengakibatkan kerusakan yangmenimbulkan korban jiwa serta dampaknya besar terhadap ekonomi dan pembangunan daerah diwilayah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah melakukan perencanaan struktur gedung baja tahangempa berdasarkan peraturan SNI 02-1726-2002 dan FEMA 450, dan pembahasan meliputi penentuanukuran profil baja yang digunakan sebagai elemen struktur balok dan kolom, gaya geser dasar,peralihan, desain sambungan, dan perhitungan pondasi. Hasil desain balok dan kolom denganmenggunakan beban gempa berdasarkan SNI 02-1726-2002 dan FEMA 450 memberikan hasil yangsama untuk nilai rasio P/M. Nilai gaya geser nominal arah-x (Vx) mempunyai perbedaan sebesar0,08%, sedangkan nilai gaya geser nominal arah-y (Vy) mempunyai perbedaan sebesar 0,16%. Hal initerjadi karena hasil perhitungan nilai Fxi dan Fyi dengan kedua metode tersebut memberikan hasil yanghampir sama. Perbedaan nilai Vu pada balok sebesar 0,09%, dan Mu mempunyai selisih sebesar0,00%. Nilai Vu dan Mu pada kolom mempunyai hasil yang sama, perbedaan nilai Nu sebesar 0,18%.Pada reaksi tumpuan, memberikan hasil yang hampir sama, sehingga menghasilkan pondasi danpilecap yang sama. Pada desain sambungan, baut dan pelat mempunyai hasil yang sama, hal inidikarenakan perbedaan nilai Nu, Vu, dan Mu berdasarkan SNI 02-1726-2002 dan FEMA 450 sangatkecil. Secara umum, metode SNI 02-1726-2002 dan FEMA 450 memberikan perbedaan hasilperhitungan yang tidak signifikan.
Pemodelan Numerik Perilaku Keruntuhan Balok Tinggi Beton Bertulang Yosafat Aji Pranata; Bambang Suryoatmono
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2010): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v6i1.1326

Abstract

Metode strut-and-tie model merupakan metode perencanaan struktur yang didasarkan padapemahaman tentang adanya daerah D dan daerah B pada struktur beton bertulang. Untuk itu, metodestrut-and-tie model dirintis oleh penelitian yang dilakukan oleh Schlaich [Schlaich et al., 1987] diUni-Stuttgart, Jerman. Selanjutnya berkembang pesat [Adebar et al., 1990; Jirsa et al., 1991; Reineck,1996, 1999, 2002; ACI 318R, 2002, 2005, 2008]. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari metodestrut-and-tie model untuk perencanaan balok tinggi beton bertulang, mempelajari simulasi numerikmodel benda uji dengan menggunakan metode elemen hingga dengan ADINA untuk mendapatkanparameter yang diperlukan dalam perencanaan metode strut-and-tie model. Model benda uji dalampenelitian ini diambil dari hasil penelitian eksperimental balok tinggi Hardjasaputra [Hardjasaputra,2006]. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perbedaan %_relatif lendutan balok hasil simulasiADINA terhadap eksperimental berkisar antara 25,49%-27,71%. Perbedaan %_relatif regangan-z hasilsimulasi ADINA terhadap eksperimental berkisar antara 10,53%-17,25%. Penentuan nilai
Pemodelan Dinding Geser Bidang Sebagai Elemen Kolom Ekivalen pada Gedung Beton Bertulang Bertingkat Rendah Yosafat Aji Pranata; Yunizar Yunizar
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2011): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v7i1.1341

Abstract

Dinding geser didesain sebagai penahan gaya lateral akibat pengaruh gempa. Struktur gedungdengan dinding geser pada umumnya memiliki kinerja yang cukup baik pada saat gempa.Pemodelan dinding geser sebagai elemen kolom ekivalen pada beberapa perangkat lunak yang ada,dapat memberikan manfaat, antara lain untuk kepentingan analisis statik nonlinier (pushover).Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pemodelan dinding geser bidang sebagai elemen kolomekivalen pada studi kasus gedung beton bertulang dengan klasifikasi gedung tidak beraturan.Gedung yang ditinjau berada pada wilayah gempa 3 jenis tanah keras, bertingkat rendah (duamodel), dengan acuan peraturan gempa SNI 1726-2002. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa%-relatif perbedaan peralihan atap gedung model dinding geser dengan model kolom ekivalenberkisar antara 7,5-78,5% dan %-relatif perbedaan gaya geser dasar berkisar antara 0,13-0,58%.Secara umum dapat disimpulkan bahwa model kolom ekivalen dapat diterapkan sebagai modeldinding geser.
Perangkat Lunak untuk Analisis dan Desain Kolom Langsing Verena Bernadetta C. N; Yosafat Aji Pranata
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v7i2.1348

Abstract

Pertimbangan stabilitas dari kolom langsing beton bertulang dengan sendi pada kedua ujungperletakkan (pin-ended column) dipengaruhi oleh beban kritis, lendutan di tengah kolom, daktilitasperpindahan, serta faktor perbesaran momen. Kolom langsing tersebut merupakan struktur takbergoyang(non sway). Untuk menentukan faktor-faktor di atas maka dilakukan proses analisisyang dikenal dengan analisis orde-pertama atau dikenal dengan metode perbesaran momen. Hasilanalisis pada studi ini yaitu beban aksial terfaktor Pu dan momen lentur terfaktor Mu sebagai akibatdari pembebanan dengan metode perbesaran momen. Kemudian periksa penulangan kolomberdasarkan diagram interaksi yang tersedia sehingga akan diketahui kuat tidaknya kolom tersebutdalam memikul beban tertentu. Guna mempermudah pengolahan dan penyajian material data,section data, dan load data serta maka diperlukan bantuan dari bidang ilmu lain. Hal yangdimaksudkan yaitu dengan pembuatan sistem informasi menggunakan bahasa pemrogramanDelphi dan dilengkapi dengan database MySQL ini. Sehingga diharapkan dapat mempermudahpengecekan kekuatan suatu kolom langsing terhadap beban yang dipikul kolom tersebut.
Co-Authors AAN DARMAWAN Alfatama, Jasen Anang Kristianto Andrias Suhendra Nugraha Ary Dharmawan Bambang Suryoatmono Bas Boys, Maher Salal Hesy Bernardinus Herbudiman Bernardinus Herbudiman Bernardinus Herbudiman Bernardinus Herbudiman, Bernardinus Boys, Salal Hesy Bas Calvien Haryanto Chandra, Jonathan Daud R. Wiyono Daud Rahmat Wiyono Dedi Hadian Delima Delima Deni Setiawan DENI SETIAWAN Deni Setiawan Deni Setiawan Dharmawan, Ary Elty Sarvia Fadlillah Ariani Suroso Faraz Haiatul Maknun Frisda, Tani Gaol, Ricky Fransiskus Lumban Ginardy Husada Hagiyanto, Sofhie Angela Hanny Juliani Dani Hartono, Sutantra Hendry Wong Hutasoit, Aldi Febri Iswandi Imran Jimmy Agustian Loekito Jimmy Agustian Loekito Johannes Adhijoso Tjondro Johnny Rakhman Kevin Tjahyadi Keysie Chelsie Shidney Rapar Laia, Viencent Cheristian Lehman, Andrew Sebastian Loekito, Jimmy Agustian Maknun1, Faraz Haiatul Maria Christine Sutandi Markus Tanubrata Marvin Chandra Wijaya Michael Wijaya Muhammad Rusli Nathan Madutujuh Noek Sulandari Noek Sulandari Noek Sulandari Noek Sulandari Novi Novi Novi Soesilo Novie Theresia Br. Pasaribu Olga Catherina Pattipawaej Pin Panji Yapinus, Pin Panji Prasodjo, Kaira Jesusa Pricillia Sofyan Tanuwijaya Riko Arlando Saragih Robby Yussac Tallar Roi Milyardi Roky Surono Saputra, Yonathan Adi Saudila, Aulia Jessica Semuil Tjiharjadi Shidney Rapar, Keysie Chelsie Simanta, Djoni Soesilo, Novi Sugianto, Joesack Renaldi Suhanda, Felix Suhendar, Prabu Mandvi Hafiz Anjar Suroso, Fadlillah Ariani Syafarina Nurmah Rialita Verena Bernadetta C. N Viencent Cheristian Laia Wiyono, Daud R Wiyono, Daud Rahmat Yonathan Aditya Santoso Yunizar Yunizar