Claim Missing Document
Check
Articles

Prediksi Kuat Tekan Kolom Beton Persegi dengan Perkuatan FRP Menggunakan Machine Learning Anang Kristianto; Yosafat Aji Pranata; Novie Theresia Br. Pasaribu; Jasen Alfatama
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 2: Juli 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v11i2.158

Abstract

ABSTRAKAnalisis secara teoritis kuat tekan kolom beton persegi dengan perkuatan FRP masih mengandalkan pendekatan seperti yang digunakan untuk kolom lingkaran dengan modifikasi. Sesuai dengan kemajuan teknologi saat ini pendekatan menggunakan machine learning diharapakan dapat memberikan perspektif  berbeda sekaligus hasil yang lebih akurat. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan beberapa teknik machine learning untuk memprediksi kuat tekan aksial kolom persegi yang diperkuat dengan FRP dengan berbagai radius kelengkungan pada sudutnya dan membandingkan metode machine learning dengan pendekatan analitik dan mekanik yang sudah ada. Tiga algoritma digunakan dalam pendekatan machine learning: Jaringan Syaraf Tiruan (JST), Categorical Boost (CatBoost), dan M5-Tree.  Ensemble Machine Learning membuat kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan tiga model individual JST, CatBoost, dan M5-Tree dengan nilai R-squared sebesar 0,9557. Penggunaan machine learning untuk memprediksi dibandingkan dengan beberapa usulan teori tegangan terkekang, memberikan hasil yang paling mendekati dengan nilai R-squared sebesar 0,8276.Kata kunci: tegangan, kolom beton, FRP, prediksi, pembelajaran mesin ABSTRACTTheoretically analyzing the compressive strength of square concrete columns with FRP reinforcement still relies on the approach as used for circular columns with modifications. In accordance with current technological advances, machine learning approaches are expected to provide a different perspective as well as more accurate results. The objective of this research is to use several machine learning techniques to predict the axial compressive strength of square columns reinforced with FRP with various radii of curvature at the corners and compare the machine learning methods with existing analytical and mechanical approaches. Three algorithms were used in the machine learning approach: Artificial Neural Network (ANN), Categorical Boost (CatBoost), and M5-Tree.  The machine learning ensemble performed better than the three individual models JST, CatBoost, and M5-Tree with an R-squared value of 0.9557. The use of machine learning to predict, compared to some proposed confined stress theories, gave the closest results with an R-squared value of 0.8276.Keywords: stress, concrete column, FRP, prediction, machine learning
Studi Komparasi Analisis Dinamik Bangunan dengan Dinding Bata Merah dan Bata Ringan Viencent Cheristian Laia; Yosafat Aji Pranata
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 2: Juli 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v11i2.176

Abstract

ABSTRAKPenggunaan material untuk komponen bangunan sangat bervariasi, khususnya dinding. Tujuan penelitian ini adalah melakukan studi komparasi perilaku bangunan dengan dinding bata merah dan bata ringan akibat beban lateral (gempa). Ruang lingkup penelitian ini adalah perilaku bangunan akibat beban lateral menggunakan analisis respon spektrum, perilaku yang dipelajari adalah deformasi bangunan akibat beban gempa rencana, kondisi bangunan rumah subsidi yang tersebar di beberapa wilayah meliputi lima model rumah yang terletak di lokasi perumahan yang berbeda, denah kelima rumah diadaptasi dari pengamatan bangunan dan gambar kerja saat proses MBKM magang di Ditjen Perumahan yang berkolaborasi pada pengembang kelima rumah. Pembebanan gempa dengan respons spektrum menjadi komponen utama dalam melakukan analisa kemampuan bangunan yang berdeformasi dan pengaruhnya terhadap kekuatan kapasitas struktur. Kesimpulan yang dapat diperoleh dari hasil analisis pada kelima denah rumah yang berbeda dan juga lokasi yang berbeda material bata ringan terlihat memiliki pengaruh terhadap perpindahan dan juga deformasi yang lebih besar daripada bata merah. namun berdasarkan analisis izin perpindahan, kapasitas gaya dalam dan juga izin deformasi masih memenuhi untuk keamanannya bagi rumah sederhana.Kata kunci: bata merah, bata ringan, dinding, deformasi, gaya dalam ABSTRACTThe use of materials for building components varies greatly, especially walls. The purpose of this study is to conduct a comparative study of the behavior of buildings with red brick walls and lightweight bricks due to lateral loads (earthquakes). The scope of this study is the behavior of buildings due to lateral loads using spectrum response analysis. The behavior studied is building deformation due to the planned earthquake load, the condition of subsidized housing buildings spread across several regions, including five house models located in different housing locations. The plans for the five houses were adapted from building observations and working drawings during the MBKM internship process at the Directorate General of Housing which collaborated with the developers of the five houses. Earthquake loading with spectrum response is the main component in analyzing the ability of buildings to deform and its effect on the strength of the structural capacity. The conclusion that can be obtained from the results of the analysis of the five different house plans and also different locations, that lightweight brick material appears to have a greater effect on displacement and deformation than red brick. However, based on the analysis of displacement permits, internal force capacity and deformation permits, they still meet the safety requirements for simple houses.Keywords: brick, aerated lightweight brick, walls, displacement, internal force 
Model Prediksi Kerugian Bangunan Hunian Bertingkat Rendah Eksisting dengan Risiko Kegempaan Tinggi Joesack Renaldi Sugianto; Yosafat Aji Pranata
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 1: Maret 2026
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v12i1.20

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengembangkan model prediksi kerugian gempa untuk bangunan hunian bertingkat rendah eksisting pada wilayah dengan risiko kegempaan tinggi. Empat tipe rumah (A–D) dimodelkan sebagai Reinforced Masonry Walls (RM1) dan dianalisis menggunakan SAP2000 melalui analisis pushover berdasarkan FEMA 440 untuk memperoleh kurva kapasitas serta performance point. Parameter kurva kapasitas Hazus kemudian dimodifikasi menggunakan hasil pushover agar lebih merepresentasikan kondisi konstruksi lokal. Estimasi kerugian dilakukan dengan menghitung probabilitas tingkat kerusakan (damage state) dan loss ratio, lalu dikonversi menjadi kerugian moneter per unit bangunan. Hasil menunjukkan prediksi kerugian menggunakan Hazus orisinal relatif seragam antartipe, sedangkan Hazus modifikasi menghasilkan loss ratio lebih tinggi dan lebih sensitif terhadap perbedaan tipologi rumah. Model ini dapat digunakan sebagai alat skrining cepat untuk menentukan prioritas mitigasi/retrofit pada perumahan sejenis.Kata kunci: Hazus, kerugian gempa, performance point, pushover ABSTRACTThis study develops a seismic loss prediction model for existing low-rise residential buildings in a high-seismic-hazard area. Four house typologies (A–D) are classified as reinforced masonry walls (RM1) and analyzed in SAP2000 using FEMA 440 pushover procedures to obtain capacity curves and performance points. Hazus capacity curve parameters are then modified using the pushover results to better represent local construction characteristics. Seismic losses are estimated by computing damage state probabilities and loss ratios, which are converted into monetary losses per building unit. Results indicate that the original Hazus approach yields relatively uniform loss estimates across typologies, whereas the modified Hazus model produces higher and more typology-sensitive loss ratios. The proposed model can support rapid screening and prioritization of mitigation/retrofit measures for similar housing clusters.Keywords: Hazus, seismic loss, performance point, pushover
STUDI PERBANDINGAN ANALISIS STATIK EKUIVALEN DAN ANALISIS SPEKTRUM RESPONS DINAMIK PADA GEDUNG HOTEL DAN MALL 15 LANTAI DI MAGELANG: - Yosafat Aji Pranata; Kaira Jesusa Prasodjo; Sutantra Hartono; Salal Hesy Bas Boys; Ricky Fransiskus Lumban Gaol; Faraz Haiatul Maknun1
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol. 30 No. 2 (2025): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v30i2.6850

Abstract

The Aloon-Aloon Mall and Hotel Magelang is a fifteen-story building located in a seismically active zone due to the  onvergence of the Eurasian and Indo-Australian Plates. This condition necessitates a structural design that complies with seismic  resistance standards. However, no specific study has been conducted to evaluate the seismic response of this building based on local site conditions. Therefore, this research is essential to assess the structural performance under earthquake loads in order to enhance safety and reduce potential losses. Earthquake-resistant buildings are structures designed and constructed to minimize damage caused by seismic events. This study aims to evaluate the structural performance under seismic loading in accordance with SNI 1726:2019. The evaluation process was carried out through three-dimensional structural modeling using ETABS software. The seismic response of the 15-story mall and hotel building in Magelang City was analyzed using the equivalent static method and the response spectrum method. Structural modeling was performed using ETABS and SAP2000, with a focus on deformation and internal forces in beams and columns due to seismic loads. The analysis results obtained from both the equivalent static and response spectrum methods were compared. Based on the analysis results, the response spectrum analysis produced a larger deformation in the x-direction, amounting to 111.09 mm, compared to 105.10 mm obtained from the equivalent static analysis. Overall, the building is stable under the applied seismic loads, and no structural strengthening is required.
Modulus Penampang Elastik Balok Kayu Jabon Glulam Yosafat Aji Pranata; Anang Kristianto; Aan Darmawan
Jurnal Permukiman Vol 15 No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2020.15.34-42

Abstract

Modulus penampang elastik balok merupakan salah satu parameter yang berkaitan dengan kekuatan dan kekakuan balok, secara khusus berhubungan dengan momen inersia penampang. Modulus penampang elastik balok kayu utuh (solid) tidak sama dengan balok kayu laminasi untuk studi kasus balok dengan ukuran penampang sama, hal ini dikarenakan momen inersia penampang balok laminasi perhitungannya berbeda dengan balok utuh akibat adanya slip antar lamina pada saat beban bekerja serta besarnya modulus elastisitas yang tidak sama pada setiap lamina, sehingga perilaku lentur balok menjadi satu kesatuan dalam kaitannya dengan kekuatan balok. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari modulus penampang elastik balok kayu laminasi lem (glulam). Ruang lingkup penelitian yaitu benda uji balok terbuat dari kayu Jabon (Anthocephalus cadamba Miq.) ukuran penampang 60x160 mm, jumlah lamina 4 (empat), sistem laminasi menggunakan lem super adhesive, pengujian lentur menggunakan metode four-point loading test, perilaku lentur yang ditinjau adalah kekuatan lentur, modulus penampang elastik, dan rasio daktilitas balok. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa modulus penampang elastik dan tegangan lentur balok kayu laminasi lem lebih rendah dibandingkan balok kayu utuh dengan rasio sebesar 0,54, serta rasio daktilitas balok kayu laminasi diperoleh sebesar 1,28 sehingga termasuk dalam kriteria daktilitas terbatas. Hasil pengujian mengindikasikan bahwa kegagalan balok kayu laminasi lem adalah berupa kegagalan lentur. Parameter modulus penampang elastik balok kayu laminasi berguna untuk desain komponen struktur balok pada bangunan khususnya pada perhitungan kekuatan balok dan kekakuan balok sebagai persyaratan serviceability.
Studi Parametrik Pengaruh Konfigurasi Tulangan Longitudinal dan Transversal pada Efektifitas Pengekangan Kolom Persegi Beton Bertulang Menggunakan XTRACT Anang Kristianto; Yosafat Aji Pranata; Noek Sulandari
Jurnal Permukiman Vol 15 No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2020.15.73-83

Abstract

Detailing tulangan pengekang kolom balok persegi pada struktur kolom beton bertulang yang dibangun di daerah rawan gempa memerlukan perhatian khusus mengingat banyaknya kegagalan struktur yang terjadi di lapangan akibat kurangnya pemahaman yang benar mengenai konsep desainnya maupun kesalahan implementasinya di lapangan. Building Code Requirements for Reinforced Concrete and Comentary (ACI 318-14) yang diikuti oleh SNI 2847-2019 melakukan perubahan signifikan pada perhitungan luas tulangan pengekang yang memasukkan unsur tulangan longitudinal khususnya pada kolom dengan beban aksial yang tinggi atau mutu beton diatas 70 MPa untuk sistem rangka pemikul momen khusus dalam rangka meningkatkan kemampuan daktilitasnya. Penelitian ini merupakan studi parametrik menggunakan data eksperimental yang tersedia. 22 kolom persegi beton bertulang dari mutu beton 29-88 MPa serta konfigurasi tulangan mulai dari konfigurasi tanpa pengikat silang (cross ties) hingga kolom dengan 3 kaki pengikat silang pada tiap sisinya. Data penelitian yang ada dievaluasi dan analisis untuk mendapatkan daktilitas lateral maupun kurvaturnya. Hasil dari studi ini menekankan perlunya penggunaan pengikat silang yang mengekang secara lateral tulangan longitudinal, penggunaan pengikat silang memberikan peningkatan daktilitas yang signifikan, standar luas tulangan pengekang terbaru memberikan tingkat daktilitas yang lebih baik dari sebelumnya.
EVALUASI KINERJA RUMAH MODULAR RUSPIN TIPE 27 DENGAN RUBBER BASE ISOLATION Yosafat Pranata; Johnny Rakhman
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v7i2.11003

Abstract

Penelitian ini bertujuan mempelajari evaluasi kinerja rumah modular RUSPIN tipe 27 dengan dan tanpa rubbber base isolation dengan menggunakan metode analisis statik pushover. Penelitian ini menggunakan metode analisis numerikal metode elemen hingga untuk membuat pemodelan dan analisis bangunan rumah RUSPIN tipe 27 secara tiga dimensi untuk mendapatkan luaran yaitu kurva kapasitas bangunan gedung dan kurva spektrum kapasitas. Ruang lingkup penelitian yaitu analisis struktur untuk mendapatkan informasi kurva kapasitas dan spektrum kapasitas menggunakan metode analisis statik pushover, bangunan terletak di Bali dengan nilai SDs sebesar 0,58g dan SD1 sebesar 0,21g, perilaku dan evaluasi kinerja yang dipelajari adalah kekakuan (deformasi) struktur akibat beban gempa. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa RUSPIN tipe 27 dengan rubber base isolation (RBI) menghasilkan perilaku kekakuan yang lebih rendah dibandingkan tanpa RBI, serta gaya dalam yang terjadi pada balok dan kolom lebih rendah juga. RBI berfungsi mereduksi gaya lateral (gempa) yang masuk ke bangunan. Bangunan mempunyai tingkat kinerja Immediate Occupancy (ATC-40). Hal ini mengindikasikan bahwa bangunan dapat difungsikan kembali pasca bencana tanpa terjadi kerusakan struktural.
KAJIAN PERILAKU SEISMIK BANGUNAN KAYU BERUSIA MASA LAYAN 4-5 TAHUN DI ZONA GEMPA TINGGI KABUPATEN BANDUNG Yosafat Pranata; Hanny Juliani Dani; Novi Novi; Keysie Chelsie Shidney Rapar
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v7i2.11099

Abstract

Penelitian bertujuan mempelajari perilaku seismik dua bangunan kayu eksisting yang berlokasi di desa Indragiri, kecamatan Rancabali, kabupaten Bandung. Metode penelitian yaitu metode numerik analisis struktur tiga dimensi dengan modulus elastisitas kayu menggunakan acuan data dari bangunan eksisting. Urgensi penelitian yaitu perlunya monitoring berkala bangunan untuk mendeteksi potensi kerusakan dan tindakan perbaikan yang diperlukan. Ruang lingkup penelitian yaitu respons spektra gempa sesuai lokasi bangunan eksisting, data sifat mekanika kayu diperoleh dari referensi hasil pengujian mutu material bangunan eksisting, beban gempa rencana diperhitungkan dengan metode analisis statik ekivalen. Data pembanding yaitu kondisi bangunan mula-mula ketika mulai difungsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekakuan kedua bangunan mengalami penurunan meskipun tidak signifikan dan tidak melampaui batasan ijin drift acuan SNI 1726:2019. Kapasitas kolom dan balok bangunan eksisting secara umum juga mengalami penurunan dibandingkan kondisi bangunan mula-mula, namun demikian kapasitasnya lebih tinggi dibandingkan gaya dalam yang bekerja, hal ini mengindikasikan bahwa struktur mempunyai kapasitas kekuatan yang cukup. Hasil penelitian secara umum menghasilkan kesimpulan yaitu tidak diperlukan perbaikan pada kedua bangunan.
Seismic Performance Evaluation using Pushover Analysis of Four Two-Storey Residential Building Types in West Bandung Regency Joesack Renaldi Sugianto; Yosafat Aji Pranata
Journal of Green Science and Technology Vol 10 No 1 (2026): Journal of Green Science and Technology Vol. 10 No.1 March 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jgst.v10i1.11748

Abstract

In seismic-actively located West Bandung Regency it is crucial for evaluation of existing residential buildings seismic performance to mitigate potential earthquake losses. The purpose of this study was to study four standard two-storey reinforced concrete residential houses type A–D in West Bandung Regency using nonlinear static pushover analysis in SAP2000 and two main directions (X and Y). Performance points were established using the FEMA 440 equivalent linearization approach by crossing the capacity spectrum with the seismic demand spectrum, including stiffness degradation and effective damping due to nonlinear response. The seismic performance was analyzed in terms of some of the most common response indicators (spectral acceleration, spectral displacement, effective period or ductility, effective damping) and an empirical FEMA 356 plastic hinge assessment to establish the dominant mechanism of the damage. This shows a high directional dependency between spectral demand and displacement capacity among building types. The distribution of hinge states at the performance point is characterized by early–to-moderate damage types (A–B, B–IO, and IO–LS), with more severe states (LS–CP, CP–C, and isolated C–D) present in certain situations and localized. In conclusion the nonlinearity of the response is best characterized by a beam dominant mechanism indicating ductile behavior, however localized advanced hinge states indicate the requirement for targeted strengthening at critical members and directions.
A Comparative Analysis of Equivalent Static and Time History Dynamic Methods: Low-Rise Mall Building Case Study Kaira Jesusa Prasodjo; Yosafat Aji Pranata
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 14 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 14 No.1 : April 2026
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v14i1.11754

Abstract

Earthquake-resistant buildings are structures designed to safely withstand both of lateral and gravity loads. The purpose of this study is to analyze the behavior of the structural, which are stiffness and strength under lateral seismic loads using equivalent static analysis and time history dynamic analysis. The maximum displacement occurs at the 5th floor, reaching 27,34 mm (X-direction) and 29,99 mm (Y-direction). These results, from comparing both analysis methods, remain below the allowable limit of 70 mm per SNI 1726:2019. Strength evaluation, based on internal force demands indicates that beam and column capacities satisfy SNI 2847:2019 requirements. The flexural and shear capacities of beams and columns were verified using the design criteria Mu < ϕMn and Vu < ϕVn, confirming that the structural elements are able to resist the applied bending moments and shear forces safely. In general, the 5-storey mall building in Magelang City shows strength and stiffness behavior that meets the strength and stiffness requirements, using both equivalent static analysis and time history dynamic analysis.
Co-Authors AAN DARMAWAN Adi Kurniawan Sutanto Amos Setiadi Anang Kristianto Anang Kristianto Andrias Suhendra Ary Dharmawan Bambang Suryoatmono Bas Boys, Maher Salal Hesy Bernardinus Herbudiman Bernardinus Herbudiman Bernardinus Herbudiman Bernardinus Herbudiman, Bernardinus Calvien Haryanto Chandra, Jonathan Cindrawaty Lesmana Daud R Wiyono Daud R. Wiyono Daud Rahmat Wiyono Dedi Hadian Delima Delima Deni Setiawan Deni Setiawan Deni Setiawan Deni Setiawan DENI SETIAWAN Dharmawan, Ary Elty Sarvia Fadlillah Ariani Suroso Faraz Haiatul Maknun Faraz Haiatul Maknun1 Frisda, Tani Ginardy Husada Hagiyanto, Sofhie Angela Hanny Juliani Dani Hendry Wong Hutasoit, Aldi Febri Iswandi Imran Jasen Alfatama Jimmy Agustian Loekito Jimmy Agustian Loekito Joesack Renaldi Sugianto Joesack Renaldi Sugianto Joesack Renaldi Sugianto Johannes Adhijoso Tjondro Johnny Rakhman Joshua Sianturi Kaira Jesusa Prasodjo Kaira Jesusa Prasodjo Kevin Tjahyadi Keysie Chelsie Shidney Rapar Keysie Chelsie Shidney Rapar Lehman, Andrew Sebastian Loekito, Jimmy Agustian Maria Christine Sutandi Markus Tanubrata Marvin Chandra Wijaya Michael Wijaya Muhammad Rusli Nathan Madutujuh Noek Sulandari Noek Sulandari Noek Sulandari Novi Novi Novi Soesilo Novie Theresia Br. Pasaribu Olga Catherina Pattipawaej Olga Catherina Pattipawaej Pin Panji Yapinus, Pin Panji Pricillia Sofyan Tanuwijaya Reza Apriadi Ricky Fransiskus Lumban Gaol Riko Arlando Saragih Robby Yussac Tallar Roi Milyardi Roky Surono Salal Hesy Bas Boys Saputra, Yonathan Adi Saudila, Aulia Jessica Selvina Semuil Tjiharjadi Shidney Rapar, Keysie Chelsie Simanta, Djoni Soesilo, Novi Suhanda, Felix Suhendar, Prabu Mandvi Hafiz Anjar Suroso, Fadlillah Ariani Sutantra Hartono Sutantra Hartono Syafarina Nurmah Rialita Verena Bernadetta C. N Viencent Cheristian Laia Wiyono, Daud Rahmat Yonathan Aditya Santoso Yunizar Yunizar