Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, JUMLAH PENDUDUK, INFLASI DAN UPAH MINIMUM PROVINSI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI PROVINSI SUMATERA BARAT Windy Alifah Sahara; Nelvia Iryani
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v9i1.1387

Abstract

ABSTRAKPermasalahan kesempatan kerja ini juga menjadi salah satu dari beberapa masalah yang berkaitan dengan sosial ekonomi. Dalam hal ini pemerintah sedang dan akan terus berusaha untuk memberantas permasalahan ini, baik dalam skala kecil (daerah) ataupun dalam skala besar (nasional). Masalah yang berkaitan dengan pengangguran ini tergolong masalah yang kompleks, karena ini berhubungan dengan beberapa indikator lain. Indikator lain yang berhubungan dengan permasalahan pengangguran di antaranya terdapat pertumbuhan perekonomian, tingkatan inflasi, besaran upah, dan juga jumlah penduduk dalam suatu daerah. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, inflasi dan upah minimum provinsi terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Sumatera Barat. Metode penelitian digunakan adalah metode metode Ordinary Least Square (OLS) menurut runtut waktu (times series) selama periode 2010-2021 dengan menggunakan program SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan bahwa variabel tingkat pengangguran terbuka dapat dijelaskan oleh variabel independen terdiri dari pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, inflasi dan upah minimum provinsi sebesar 52.7 persen. Secara parsial terdapat variabel pertumbuhan ekonomi dan upah minimum provinsi berpengaruh terhadap tingkat pengangguran terbuka sedangkan terdapat variabel jumlah penduduk dan inflasi tidak berpengaruh terhadap tingkat pengangguran terbuka di Sumatera Barat.Kata Kunci: TPT, Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, UMP ABSTRACTThe problem of employment opportunities is also one of several problems related to socio-economic issues. In this case the government is and will continue to try to eradicate this problem, both on a small scale (regional) or on a large scale (national). Problems related to unemployment are classified as complex problems, because they are related to several other indicators. Other indicators related to unemployment problems include economic growth, inflation rates, wage rates and also the population in an area. The purpose of this study is to explain the effect of economic growth, population, inflation and the provincial minimum wage on the open unemployment rate in west on the open unemployment rate in West Sumatra Province. The research method used is the Ordinary Least Square (OLS) method according to time series for the 2010-2021 period using the SPSS 20 program. The result of the study simultaneously show that the open unemployment rate variable can be explained by independent variables consisting of economic growth, population, inflation and the provincial minimum wage of 52.7 percent. Partially, there are variables of economic growth and provincial minimum wages that affect the open unemployment rate, while there are variables of population and inflation that do not affect the open unemployment rate in West Sumatra.Keywords: TPT, Economic Growth, Inflation, UMP
Kajian Strategi Bersaing Ritel Tradisional di Kota Payakumbuh Alfikri Alfikri; Silfia Silfia; Darnetti Darnetti; Nelvia Iryani
Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 14 No. 3 (2023): Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Program Studi Magister Manajemen, Institut Manajemen Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/coopetition.v14i3.3711

Abstract

Payakumbuh City is inhabited by 141,184 people, most of whom have a labor force participation rate of 71.73 percent, most of whom work in the trade sector, especially traditional retail. However, the increasingly rapid development of modern retail means that traditional retail is starting to be abandoned by consumers, so according to researchers there must be a competitive strategy. needed to help traditional retail survive. The methods in this research are 1). Identification stage evaluation of internal factors, evaluation of external factors, 2). Matching stage with Internal-External Matrix, SWOT, and 3). Conclusion stage with SQPM. The research results can explain that the internal and external conditions of traditional retail in Payakumbuh City are quite good because the total EFI value is 2.89 and EFE is 3.2. This is in quadrant II on the IE matrix with a general strategy of growth and development, on the SWOT matrix it gets 7 Alternative strategies were then ranked by the seven strategies using the QSPM matrix, so the highest score was in strategy 1, namely providing comfortable shopping services for motorists with free and safe parking with a score of 5.12 and strategy 2, providing neater product displays, price labeling with better lighting. enough with a score of 4.87.
Analisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah, Ekspor, Dan Pembentukan Modal Tetap Bruto Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Sumatera Barat Ika Nadya Riani; Nelvia Iryani
Jurnal Ekuilnomi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ekuilnomi Vol 5 No 2 Nov 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ekuilnomi.v5i2.702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengeluaran Pemerintah, Ekspor, dan Pembentukan Modal Tetap Bruto Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi  Sumatera Barat baik pengaruh secara parsial maupun simultan.  Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder tahunan pada periode 2011 – 2022 dalam deret waktu (time series). Data diperoleh dari Badan Pusat Statistika Sumatera Barat. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini digunakan persamaan regresi dengan metode Ordinary Least Square (OLS) dengan bantuan software SPSS 26. Hasil dari Penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pengeluaran Pemerintah dan Pembentukaan Modal Tetap Bruto secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat; 2) Ekspor secara parsial berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat; 3) Secara simultan, Pengeluaran Pemerintah, Ekspor, dan PMTB berpengaruh positif dan signifikan sebesar  94,1%  terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Barat dan sisanya dipengaruhi variabel lain sebesar 5,9%
Pengaruh Fama and French Model, Sentimen Pasar, Makro Ekonomi dan Momentum Terhadap Pengembalian Saham Nelvia Iryani; Lucky Mahesa Yahya
Jambura Journal of Community Empowerment Volume 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjce.v5i1.2986

Abstract

Penelitian ini menyajikan kerangka komprehensif untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham di pasar Indonesia. Model lima faktor Fama dan French (FF) menggabungkan indikator makroekonomi dan elemen sentimen investor. Studi tersebut menganalisis nilai rata-rata tertimbang bulanan dan tertimbang sama dari seluruh saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2013 hingga 2022. Studi tersebut menunjukkan bahwa sentimen investor memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan hasil portofolio saham di Indonesia. Faktor makroekonomi, faktor Fama dan Perancis, serta faktor momentum mempunyai dampak yang merugikan terhadap hasil portofolio saham.
Analisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah, Ekspor, dan Pembentukan Modal Tetap Bruto Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Barat Ika Nadya Riani; Nelvia Iryani
Jurnal Ekuilnomi Vol. 5 No. 2 (2023): Ekuilnomi Vol 5(2) Nov 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/eghf0a98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengeluaran Pemerintah, Ekspor, dan Pembentukan Modal Tetap Bruto Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi  Sumatera Barat baik pengaruh secara parsial maupun simultan.  Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder tahunan pada periode 2011 – 2022 dalam deret waktu (time series). Data diperoleh dari Badan Pusat Statistika Sumatera Barat. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini digunakan persamaan regresi dengan metode Ordinary Least Square (OLS) dengan bantuan software SPSS 26. Hasil dari Penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pengeluaran Pemerintah dan Pembentukaan Modal Tetap Bruto secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat; 2) Ekspor secara parsial berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat; 3) Secara simultan, Pengeluaran Pemerintah, Ekspor, dan PMTB berpengaruh positif dan signifikan sebesar 94,1%  terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Barat dan sisanya dipengaruhi variabel lain sebesar 5,9%
Fluktuasi Harga Komoditas Pangan Dan Pengaruhnya Terhadap Inflasi Di Sumatera Barat Putri Hariyanti; Nelvia Iryani; Putri Ayu
Jurnal Ekuilnomi Vol. 5 No. 1 (2023): Ekuilnomi Vol 5(1) Mei 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/8sngq977

Abstract

Perubahan harga komoditas pangan merupakan penyumbang laju inflasi di Sumatera Barat. Inflasi di Provinsi Sumatera Barat mengalami fluktuasi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh fluktuasi perubahan harga bawang merah, beras, cabai merah, daging ayam, minyak goreng dan telur ayam terhadap inflasi di Sumatera Barat. Model analisis yang digunakan yaitu VAR/VECM (Vector Error Correction Model). Variabel yang digunakan adalah inflasi, harga bawang merah, beras, cabai merah, daging ayam dan telur ayam. Data yang digunakan adalah data sekunder mulai tahun 2018-2022 berupa data bulanan sehingga diperoleh sebanyak 59 pengamatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa komoditas pangan mengalami fluktuasi setiap bulannya dan pada jangka pendek harga beras, cabai merah, daging ayam dan telur ayam berpengaruh signifikan terhadap inflasi sedangkan pada jangka panjang harga bawang merah, beras, daging ayam dan minyak goreng yang berpengaruh signifikan terhadap inflasi. Komoditas yang dominan menjelaskan keragaman inflasi di Sumatera Barat adalah beras, cabai merah, dan daging ayam
RUBELA: STRATEGI MEMOTIVASI SISWA DI NAGARI PAUAH DUO NAN BATIGO KECAMATAN PAUAH DUO KABUPATEN SOLOK SELATAN Nelvia Iryani; Reski Harianti
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v2i2.99

Abstract

This activity has been held at Nagari Pauah Duo Nan Batigo for 40 days on 29th June until 8th August 2018. Many activities has been carried out together by students college and the comunity of Nagari Pauah Duo Nan Batigo, which was Rubela activity (Learning house). This paper aims to describe the activity program carried out by Pauah Duo Nan Batigo KKN students namely the Rubela activity ( Learning house). This activity was motivated by the students lack of understanding about the importance of education so that the students were less interested to continue their education to the higher level. The method used in the activity was the method of public education in the form of councelling and socialization. The activity was carried out four times per week with a delivery of material for several classes and the discussion of the excercises and homeworks with the students. All varies out activities got positive responses from the participants, public society, and comunity leaders. KKN program besides as a learning method for college students, it is also an effort of Andalas Universitiy to contibute in transforming the value of education to the public comunity.
PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK SADAR WISATA BERBASIS COMMUNITY BASED TOURISM DI NAGARI SITAPA KECAMATAN LUAK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Nur Ari Sufiawan; Verinita Verinita; Ranny Fitriana Faisal; Suryatman Desri; Erizal Erizal; Jauharry Jauharry; Winny Alna Marlina; Fatma Poni Mardiah; Lukman Lukman; Syaiful Anwar; Nelvia Iryani
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v5i2.395

Abstract

Tourism is a sector that contributes to the income of a region. Tourism activities not only have a positive impact on tourism objects, but this will be related to other sectors supporting tourism (accommodation, culinary and other service providers). One of the villages/villages that have started to develop tourism in West Sumatra is Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang (SITAPA), Luak District, Limapuluh Kota Regency which is famous for its natural attractions such as the natural panorama of Talang and Kayu Kolek. The development of this tourist attraction cannot be separated from the role of local tourism awareness groups (pokdarwis) and other interest groups. The purpose of this activity is to increase the capacity of tourism awareness groups in the field of tourism management in Nagari Sitapa by using the Community Based Tourism (CBT) approach and the target is given to the Tourism Awareness Group. With the implementation of CBT in tourism development, it is hoped that the community and other interested parties can continue to develop the tourism sector without changing the existing environmental conditions and ensuring that tourist objects remain natural without making many changes that will cause damage to the surrounding environment. Some strategies that can be implemented are to maximize natural potentials such as providing outbound and camping ground, as well as preparing supporting industries (MSMEs) to be able to provide edutourism to tourists.
Analisis Komoditi Unggulan Pada Subsektor Pertanian Di Kabupaten Agam Febriyani, Yolla; Iryani, Nelvia
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v2i1.188

Abstract

Sumatera Barat merupakan provinsi yang ada di Indonesia yang mana sebagian masyarakatnya bermata pencaharian bertani, dimana sektor pertanian di Sumatera Barat memiliki kontribusi mencapai 21,78% dengan menggunakan PDRB ADHK 2010 menurut lapangan usaha. Salah satu daerah di Sumatera Barat yang sektor pertaniannya memiliki komtribusi besar terhadap PDRB Sumatera Barat adalah Kabupaten Agam dimana sektor pertaniannya mencapai 29,11% pada tahun 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis komoditi unggulan pada subsektor pertanian di Kabupaten Agam, dan komoditi apa sajayang termasuk ke dalam komoditi maju, maju tapi tertekan, potensial untuk dikembangkan, dan tertinggal dari wilayah lainnya. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari BPS Kabupaten Agam dari tahun 2019-2023. Analisis yang digunakan adalah analisis Location Quotient (LQ), analisis shift share (SSA), dan analisis tipologi klassen. Hasi penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa komoditi yang menjadi unggulan dan memiliki kontribusi yang besar terhadap PDRB Kabupaten Agam, akan tetapai ada juga beberapa komoditi yang non unggulan namun masih dapat dikembangkan dengan kebijakan-kebijakan yang tepat.
Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Jumlah Penduduk Dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Tingkat Kemiskinan (Studi Kasus: Kota Bukittinggi Tahun 2010-2022) Fajar, Muhammad; Iryani, Nelvia
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v2i1.191

Abstract

Poverty has been one of the phenomena that occurred throughout the history of Indonesia, poverty in Indonesia has not had a strong strategy from the government for poverty alleviation that is appropriate for the people of Indonesia in favour of the poor. Bukittinggi has a relatively low percentage of poor people at 4.6%-6.8%. When compared to the Mentawai Islands Regency, the poverty rate is very high at 13.97%-19.74%, which means that the level of welfare of the community in meeting the needs of living standards is lower than the City of Bukittinggi. The purpose of this study was to determine and analyse the effect of the Human Development Index, population, and unemployment rate on the poverty rate in Bukittinggi City. This research uses the Ordinary Least Square (OLS) method with multiple linear regression models. The results showed that the Human Development Index variable and the open unemployment rate had a significant effect on the poverty rate in Bukittinggi City, while the population variable had no significant effect on the poverty rate in Bukittinggi City.