Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

IMPLEMENTASI INVESTASI DALAM ISLAM MENURUT PANDANGAN DAN ATURAN DSN-MUI NOMOR 40/DSN-MUI/X/2003 Reska Maulida; Syamsul Hilal; Moh. Bahrudin
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, November 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif implementasi investasi dalam Islam menurut pandangan dan aturan yang tertuang dalam Fatwa DSN-MUI Nomor 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap sumber-sumber primer berupa fatwa DSN-MUI, jurnal ilmiah, dan laporan penelitian terkait investasi dan pasar modal syariah, serta sumber sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fatwa DSN-MUI Nomor 40/DSN-MUI/X/2003 memiliki landasan syariah yang kuat dan komprehensif, bersumber dari dalil-dalil Al-Qur'an (QS. Al-Baqarah: 275, QS. An-Nisa: 29, QS. Al-Hasyr: 18), hadits (hadits tentang mudharabah dan larangan gharar), ijma' ulama dari berbagai mazhab (Hanafi, Maliki, Syafi'i, Hanbali), dan kaidah ushul fiqh. Implementasi fatwa dalam praktik pasar modal syariah Indonesia dilakukan melalui mekanisme screening bertahap yang terdiri dari business screening untuk mengeliminasi sektor usaha yang bertentangan dengan prinsip syariah, dan financial screening dengan parameter total utang berbasis bunga maksimal 45% dari total aset dan total pendapatan tidak halal maksimal 10% dari total pendapatan. Investasi syariah memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari investasi konvensional, yaitu kebebasan dari unsur riba, gharar, dan maysir, serta dibangun atas prinsip fundamental keadilan (al-'adl), transparansi (ash-shiddiq), kemaslahatan, dan kehati-hatian. Landasan hukum positif Indonesia melalui UUD 1945 Pasal 29, UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK, dan POJK Nomor 15/POJK.04/2015 memberikan dukungan regulasi yang kuat dengan menjadikan fatwa DSN-MUI sebagai rujukan wajib dalam penerapan prinsip syariah di pasar modal Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi antara otoritas fatwa (DSN-MUI) dan regulator (OJK) menjadi faktor kunci kesuksesan pengembangan pasar modal syariah di Indonesia, meskipun masih terdapat tantangan terkait threshold financial screening, dinamika status syariah saham, dan gap literasi yang memerlukan perbaikan berkelanjutan.
ANALISIS MASLAHAH MURSALAH DALAM IMPLEMENTASI MEKANISME PASAR Isti Safira; Moh. Bahrudin; Syamsul Hilal
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, November 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan kerangka evaluatif sistematis yang mengintegrasikan analisis kegagalan pasar dari teori ekonomi konvensional dengan prinsip normatif Syariah, khususnya Maslahah Mursalah dalam implementasi mekanisme pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka dan analisis konten dari berbagai sumber terpercaya untuk menganalisis penerapan Maslahah Mursalah dalam regulasi pasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa Maslahah Mursalah berfungsi sebagai instrumen ijtihadi yang vital dan memberikan legitimasi filosofis bagi intervensi negara yang melampaui efisiensi belaka, membenarkan regulasi pasar untuk menolak kezaliman (zulm) dan melindungi Maqasid Syariah khususnya Hifz al-Mal dan Hifz al-Nafs sekaligus mengatasi market failure kontemporer.
KONTRIBUSI USHUL FIQH TERHADAP PEMBENTUKAN KEBIJAKAN EKONOMI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Tina Tina; Moh. Bahrudin; Syamsul Hilal
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, November 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Ushul Fiqh terhadap pembentukan kebijakan ekonomi dalam perspektif ekonomi Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan yuridis normatif (doctrinal approach), yaitu mengkaji sumber-sumber hukum Islam klasik dan kontemporer yang relevan dengan perumusan kebijakan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ushul Fiqh memiliki peran fundamental dalam tiga aspek utama, yaitu epistemologis, normatif, dan praktis. Secara epistemologis, Ushul Fiqh menyediakan dasar metodologis dalam menggali prinsip-prinsip hukum ekonomi Islam. Secara normatif, ia berfungsi menjaga agar setiap kebijakan ekonomi tetap sejalan dengan maqashid al-syariah, seperti keadilan, kemaslahatan, dan kesejahteraan umat. Sedangkan secara praktis, Ushul Fiqh memberikan panduan bagi para pembuat kebijakan dalam merumuskan sistem ekonomi Islam yang adil, berkelanjutan, dan sesuai dengan nilai-nilai syariah. Dengan demikian, Ushul Fiqh tidak hanya berperan sebagai landasan hukum, tetapi juga sebagai paradigma etis dan konseptual dalam pembangunan ekonomi Islam kontemporer.
APLIKASI ‘URF DALAM AKAD JUAL BELI SALAM: ANALISIS HUJJAH DAN RELEVANSI FIQH MUAMALAH KONTEMPORER Leni Riski Hayati; Moh. Bahrudin; Syamsul Hilal
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, November 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1020

Abstract

Perekonomian Syariah kontemporer membutuhkan instrumen keuangan yang dapat memfasilitasi modal kerja sektor riil tanpa riba atau spekulasi yang dilarang. Salah satu instrumen fundamental, Akad Jual Beli Salam (kontrak dengan pembayaran tunai penuh di muka dan penyerahan barang ditangguhkan), menghadapi tantangan dalam transaksi modern karena sulitnya merinci semua detail teknis barang (Muslam Fiihi) dalam kontrak tertulis. Penelitian ini mengkaji bagaimana konsep 'Urf (kebiasaan atau adat) dalam kerangka Ushul Fiqh berperan krusial dalam mengisi kekosongan hukum tersebut dan memastikan validitas operasional Akad Salam di lapangan. Metode yang digunakan adalah Yuridis Normatif (Library Research), berfokus pada analisis sistematis kaidah-kaidah hukum Islam terkait 'Urf dan Akad Salam. Hasil analisis menegaskan bahwa 'Urf bertindak sebagai "kontrak tak terucapkan", menghilangkan gharar (ketidakpastian berlebihan) yang melekat pada penjualan barang yang belum ada. Kaidah 'al-'Adatu muhakkamah' (adat kebiasaan dapat dijadikan sumber hukum) memvalidasi 'Urf Shahih (kebiasaan yang tidak bertentangan dengan nash Syariah). Dalam praktiknya, 'Urf menentukan standar kualitas rata-rata atau standar pasar yang lazim diperdagangkan ketika kontrak diam. Namun, 'Urf harus ditolak ('Urf Fasid) jika bertentangan dengan prinsip Syariah, misalnya jika membatalkan syarat fundamental Akad Salam seperti kewajiban taqabuth (penyerahan harga tunai di muka). Implikasi regulasi kontemporer menunjukkan bahwa 'Urf telah dilembagakan melalui Fatwa DSN-MUI untuk menetapkan besaran kuantitatif yang wajar dan melalui lembaga global seperti AAOIFI yang membentuk 'Urf Tijari Mu'tabar (kebiasaan dagang yang disepakati secara luas), menjamin kepastian hukum, transparansi, dan keselarasan Akad Salam dengan Maqasid Syari'ah (tujuan syariah).
PENGARUH TOXIC LEADERSHIP TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN GENERASI Z UMKM DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI MODERASI Siti Maisaro; Syamsul Hilal; Siska Yuli Anita
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): Edisi Mei - Agustus 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh toxic leadership terhadap turnover intention pada karyawan Generasi Z di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Sampel penelitian berjumlah 97 karyawan Generasi Z di UMKM Kota Bandar Lampung yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 27 dengan analisis regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa toxic leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, sedangkan kepuasan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 77,1% menunjukkan bahwa variasi turnover intention dapat dijelaskan oleh toxic leadership dan kepuasan kerja. Namun, kepuasan kerja tidak mampu memoderasi hubungan antara toxic leadership dan turnover intention. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku kepemimpinan yang toksik secara langsung meningkatkan turnover intention pada karyawan Generasi Z. Oleh karena itu, organisasi perlu meningkatkan kualitas kepemimpinan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk menekan turnover intention.