Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search
Journal : Window of Public Health Journal

Hubungan Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap Peserta BPJS Wiwiek Indriany Sary S; Bur, Nurfardiansyah; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 5 (Februari, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i5.142

Abstract

Kualitas pelayanan menjadi salah satu satu faktor penting untuk menciptakan kepuasan pasien. Berdasarkan hasil pengambilan data awal di RSUD Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat jumlah kunjungan pasien BPJS pada tahun 2017 sebanyak 5.593 jiwa, pada tahun 2018 sebanyak 5.350 jiwa dan pada tahun 2019 jumlah kunjungan sebanyak 4.487. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Scross Sectional, dengan jumlah responden sebanyak 90 orang. Data diperoleh menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisis uji chi-square dengan α = 0,05 menunjukkan bahwa nilai p- value untuk kompetensi teknis p= 0,281, Akses Informasi p=0,129, kenyamanan p=1,000, hubungan antar manusia p=0,021, ketepatan waktu p=0,021 dengan kepuasan pasien. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa hubungan antar manusia dan ketepatan waktu memiliki hubungan dengan kepuasan pasien. Sedangkan kompentensi teknis, akses informasi dan kenyamanan tidak memiliki hubungan dengan kepuasan pasien.
Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Posyandu Lansia di Puskesmas Wara Selatan Kota Palopo Nganro, Sartika; Nurfardiansyah Bur; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 5 (Februari, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i5.170

Abstract

Lanjut usia adalah suatu kejadian yang pasti akan dialami oleh semua orang yang dikaruniai usia panjang terjadinya tidak bisa dihindari oleh siapapun. Para lansia seharusnya memanfaatkan adanya posyandu lansia dengan baik, agar kesehatan para lansia dapat terpelihara dan terpantau secara optimal. Namun pada kenyataannya tidak semua lansia memanfaatkan adanya kegiatan posyandu lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis factor yang berhubungan dengan pemanfataan pelayanan kesehatan posyandu lansia di Puskesmas Wara Selatan Kota Palopo Palopo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian yang bersifat cross sectional, serta sampel sebesar 112 orang. Jenis data yang dikumpulkan di wilayah kerja Puskesmas Wara Selatan Kota Palopo dianalisis dengan uji chi-square dengan derajat kemaknaan (α) = 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan lansia dengan pemanfaatan posyandu lansia, ada hubungan sikap lansia dengan pemanfaatan posyandu lansia, tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia, ada hubungan dukungan kader dengan pemanfaatan posyandu lansia, ada hubungan akses keterjangkauan dengan pemanfaatan posyandu lansia. Saran untuk pihak puskesmas agar lebih giat melakukan penyuluhan tentang posyandu lansia, serta mengevaluasi kinerja kader posyandu. Penempatan lokasi posyandu lansia harus berada di tempat yang strategis, dan untuk para lansia agar selalu merespon positif dan ikut serta dalam kegiatan kegiatan posyandu lansia untuk menjaga dan mengontrol kesehatan.
Pengaruh Sosial Budaya dan Sosial Ekonomi Terhadap Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Wilayah Puskesmas Ponrang Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu Rahmayanty, Nurul; Muchlis, Nurmiati; Bur, Nurfardiansyah
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 1 (Juni, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i1.202

Abstract

Pemanfaatan posyandu merupakan salah satu usaha pendekatan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan primer, semakin tinggi masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, semakin meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosial budaya dan sosial ekonomi terhadap pemanfaatan Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Ponrang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei analitik. Penelitian ini dilakukan di Posyandu Lansia Desa Mario wilayah kerja Puskesmas Ponrang Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dengan 40 sampel lansia. Pengumpulan data yang digunakan untuk mendapatkan data/informasi yaitu dengan metode daftar pertanyaan atau kuesioner. Data diolah secara komputerisasi dengan menggunakan SPSS 26.0 For Windows yang dianalisis kemudian menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan p-value (0,095>0,05), kepercayaan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan lansia dengan p-value (0,072>0,05), kebiasaan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan p-value (0,710>0,05), pendapatan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan p-value (0,281>0,05), dan pengeluaran tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan p-value (0,068>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah semua variabel yakni sosial budaya dan sosial ekonomi tidak ada berpengaruh terhadap pemanfaatan Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Ponrang. Saran penelitian adalah diharapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti faktor lain mengenai pemanfaatan posyandu dengan metode analisis yang berbeda seperti kualitatif.
Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Program Deteksi Dini Kanker Serviks dengan IVA pada Peserta BPJS Kelrey, Nur Rahmi; Surahman Batara, Andi; Burhanuddin, Nurfardiansyah
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 6 (April, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i6.298

Abstract

Penderita Kanker serviks di Indonesia sebanyak 32.469 jiwa atau 9,3% dari prevalensi kasus kanker di Indonesia, yang mencapai angka 348.809 jiwa. Angka kematian akibat kanker serviks mencapai 18.279 jiwa. Salah satu upaya pencegahan kanker serviks adalah dengan melakukan program deteksi dini dengan metode inspeksi visual asam (IVA). Tolak ukur keberhasilan program deteksi dini kanker serviks ada pada pemanfaatan pelayanan pemeriksaan IVA oleh Wanita usia subur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemanfaatan program deteksi dini kanker serviks pada peserta BPJS di Puskesmas Bara-baraya Kota Makassar Tahun 2020. Jenis penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Bara-baraya. Teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 264 responden. Metode analisis data menggunakan uji univariat dan uji regresi linier berganda. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada tidak ada pengaruh antara tingkat pengetahuan (p = 0.096) terhadap pemanfaatan program deteksi dini kanker serviks dengan IVA. Sedangkan jumlah paritas (p = 0.016) dan sikap (p = 0.007) kesehatan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemanfaatan program deteksi dini kanker serviks dengan IVA (p <0.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan antara paritas dan sikap terhadap pemanfaatan program deteksi dini kanker serviks dengan IVA. Untuk itu diharapkan penyebarluasan informasi yang lebih maksimal dalam mendorong masyarakat untuk lebih memahami faktor resiko terjadinya kanker serviks serta pentingnya deteksi dini kanker serviks sebagai upaya pencegahan.
Gambaran Kecerdasan dan Kedewasaan Pandangan Sosial Terhadap Kinerja Pegawai di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Kasim, Siti Aminah; Nurfardiansyah Bur; Sumiaty
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.330

Abstract

Faktor yang meningkatkan kinerja pegawai dipengaruhi orang kepemimpinan. Kepemimpinan adalah proses antar hubungan atau intraksi antara pemimpin, pengikut dan situasi. Kepemimpinan melibatkan distribusi yang tidak merata dari kekuasaan diantara pemimpin dan anggota kelompok, selain secara sah dapat mengarahkan bawahan atau pengikut mereka, pemimpin juga dapat mempunyai pengaruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh leadership terhadap kinerja pegawai di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 41 responden. Metode analisis data menggunakan uji univariat, bivariat dengan uji chi square. Dari hasil penelitian di peroleh bahwa tidak ada pengaruh antara kecerdasan dengan kinerja pegawai dengan hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,210, tidak ada pengaruh antara kedewasaan pandangan sosial terhadap kinerja pegawai dengan hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,781. Diharapkan kepada pemimpin harus meningkatkan nilai-nilai kecerdasan dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan kecerdasan pegawai, dan pemimpin harus lebih bertanggung jawab pada kewajibannya dan memotivasi pegawai agar kinerjanya terus meningkat.
Hubungan Kepribadian Terhadap Kepatuhan Karyawan Dalam Menjalankan Protokol Covid-19 Di Menara UMI Kota Makassar Suci Safwa Salsabila; Andi Surahman Batara; Nurfardiansyah Bur
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 4 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i4.583

Abstract

Covid-19 adalah ancaman yang nyata dihadapi oleh negara di dunia. sejak tanggal 30 Januari 2020 WHO telah menetapkan sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Yang Meresahkan Dunia / Public Health Emergency of International Concern (KKMMD/PHEIC). Penambahan jumlah kasus COVID-19 berlangsung cukup cepat dan sudah terjadi penyebaran antar negara. virus corona adalah virus yang menyebabkan flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle east respiratory syndrome coronavirus (MERS-CoV) dan Severe acute respiratory syndrome (SARSCoV) dan menyebabkan kematian. sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus corona,adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepribadian karyawan terhadap kepatuhan dalam menjalankan protokol covid-19.Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan rancangan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah 80 karyawan menara UMI dan dipilih menggunakan Total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner secara offline selama satu bulan. Analisi data yang digunakan di dalam penelitian ini berupa analisis bivariate menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian didapatkan bahwa terdapat faktor yang memiliki pengaruh terhadap kepatuhan karyawan dalam menjalankan protokol covid-19 yaitu kepribadian (p 0,000), sehingga diketahui bahwa variabel tersebut memberikan pengaruh nyata terhadap kepatuhan karyawan terhadap protokol covid-19.
Hubungan Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap Peserta BPJS Wiwiek Indriany Sary S; Nurfardiansyah Bur; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i1.116

Abstract

Kualitas pelayanan menjadi salah satu satu faktor penting untuk menciptakan kepuasan pasien. Berdasarkan hasil pengambilan data awal di RSUD Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat jumlah kunjungan pasien BPJS pada tahun 2017 sebanyak 5.593 jiwa, pada tahun 2018 sebanyak 5.350 jiwa dan pada tahun 2019 jumlah kunjungan sebanyak 4.487. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Scross Sectional, dengan jumlah responden sebanyak 90 orang. Data diperoleh menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisis uji chi-square dengan α = 0,05 menunjukkan bahwa nilai p- value untuk kompetensi teknis p= 0,281, Akses Informasi p=0,129, kenyamanan p=1,000, hubungan antar manusia p=0,021, ketepatan waktu p=0,021 dengan kepuasan pasien. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa hubungan antar manusia dan ketepatan waktu memiliki hubungan dengan kepuasan pasien. Sedangkan kompentensi teknis, akses informasi dan kenyamanan tidak memiliki hubungan dengan kepuasan pasien.
Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Posyandu Lansia di Puskesmas Wara Selatan Kota Palopo Sartika Nganro; Nurfardiansyah Bur; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i1.133

Abstract

Lanjut usia adalah suatu kejadian yang pasti akan dialami oleh semua orang yang dikaruniai usia panjang terjadinya tidak bisa dihindari oleh siapapun. Para lansia seharusnya memanfaatkan adanya posyandu lansia dengan baik, agar kesehatan para lansia dapat terpelihara dan terpantau secara optimal. Namun pada kenyataannya tidak semua lansia memanfaatkan adanya kegiatan posyandu lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis factor yang berhubungan dengan pemanfataan pelayanan kesehatan posyandu lansia di Puskesmas Wara Selatan Kota Palopo Palopo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian yang bersifat cross sectional, serta sampel sebesar 112 orang. Jenis data yang dikumpulkan di wilayah kerja Puskesmas Wara Selatan Kota Palopo dianalisis dengan uji chi-square dengan derajat kemaknaan (α) = 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan lansia dengan pemanfaatan posyandu lansia, ada hubungan sikap lansia dengan pemanfaatan posyandu lansia, tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia, ada hubungan dukungan kader dengan pemanfaatan posyandu lansia, ada hubungan akses keterjangkauan dengan pemanfaatan posyandu lansia. Saran untuk pihak puskesmas agar lebih giat melakukan penyuluhan tentang posyandu lansia, serta mengevaluasi kinerja kader posyandu. Penempatan lokasi posyandu lansia harus berada di tempat yang strategis, dan untuk para lansia agar selalu merespon positif dan ikut serta dalam kegiatan kegiatan posyandu lansia untuk menjaga dan mengontrol kesehatan.
Pengaruh Sosial Budaya dan Sosial Ekonomi Terhadap Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Wilayah Puskesmas Ponrang Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu Nurul Rahmayanty; Nurmiati Muchlis; Nurfardiansyah Bur
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.183

Abstract

Pemanfaatan posyandu merupakan salah satu usaha pendekatan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan primer, semakin tinggi masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, semakin meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosial budaya dan sosial ekonomi terhadap pemanfaatan Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Ponrang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei analitik. Penelitian ini dilakukan di Posyandu Lansia Desa Mario wilayah kerja Puskesmas Ponrang Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dengan 40 sampel lansia. Pengumpulan data yang digunakan untuk mendapatkan data/informasi yaitu dengan metode daftar pertanyaan atau kuesioner. Data diolah secara komputerisasi dengan menggunakan SPSS 26.0 For Windows yang dianalisis kemudian menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan p-value (0,095>0,05), kepercayaan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan lansia dengan p-value (0,072>0,05), kebiasaan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan p-value (0,710>0,05), pendapatan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan p-value (0,281>0,05), dan pengeluaran tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan p-value (0,068>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah semua variabel yakni sosial budaya dan sosial ekonomi tidak ada berpengaruh terhadap pemanfaatan Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Ponrang. Saran penelitian adalah diharapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti faktor lain mengenai pemanfaatan posyandu dengan metode analisis yang berbeda seperti kualitatif.
Kualitas Pelayanan Kesehatan Pasien Peserta JKN-KIS Rawat Inap RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Nur Mutmainna; Nurfardiansyah Bur; Nurbaeti
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.211

Abstract

Salah satu institusi pelayananan kesehatan yang menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat pengguna JKN-KIS adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Berdasarkan pengambilan data awal pada tahun 2017 jumlah kunjungan pasien rawat inap sebanyak 11.957 orang, pada tahun 2018 jumlah kunjungan pasien rawat inap sebanyak 13.766 orang dan pada tahun 2019 jumlah kinjungan pasien rawat inap sebanyak 11.714 orang. Jenis peneltian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional, dengan jumlah responden sebanyak 99 orang. Data diperoleh menggunakan kuesioner. Analisi data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisis uji chi-square dengan α=0,05 menunjukkan bahwa nilai p-value untuk Aspek fisik p=0,006, Realibilitas p=0,169, Interaksi Personal p=0,643, Pemecahan Masalah p=0,055, Kebijakan p=1,000 dengan kepuasan pasien. Dari hasil penelitian ini, dapat di simpulkan bahwa aspek fisik memiliki hubungan dengan kepuasan pasien, sedangkan realibilitas,interaksi personal, pemecahan masalah ,dan kebijakan tidak ada hubungan dengan kepuasan pasien. Tujuan penelitian yaitu mengetahui kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa dengan menggunkan lima dimensi. Saran dari penelitian ini kepada petugas kesehatan untuk menjelaskan informasi dengan bahasa yang mudah di mengerti oleh keluarga pasien dan memiliki sikap respek (sopan) terhadap keluhan pasien.