Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

STUDI PEMANFAATAN KAYU PALAKA SEBAGAI MATERIAL KONSTRUKSI DENGAN METODE LAMINASI Hermawan Suprianto; Muhammad Nur Fajar; Alfina Maysyurah; Didik Setyo Purwantoro; Herlina Arifin
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kayu laminasi atau dikenal sebagai glulam (Glued-laminated timber) pertama kali digunakan di Eropa pada konstruksi auditorium di Basel, Switzerland tahun 1893. Balok laminasi terbuatdari dua atau lebih kayu gergajian yang direkat dengan arah serat sejajar satu dengan yang lain, berbentuk lurus atau lengkung tergantung peruntukannya (Moody et al. 1999). Serrano (2003) menyatakan bahwa pada dasarnya balok laminasi adalah produk yang dihasilkan dengan menyusun sejumlah papan ataulamina diatas satu dengan yang lainnya dan merekatnya sehigga membentuk penampang balok yang diinginkan. Sifat fisik dan mekanik kayu menjadi faktor kunci dalam desain konstruksi kayu. Fokus Penelitian ini pada pengujian kuat lentur kayu dan klasifikasi berdasarkan SNI 7973: 2013 Hasilnya menunjukkan bahwa kuat lentur baik asli maupun laminasi. Setelah melakukan penelitian diperoleh kuat lentur balok kayu asli sebesar 14.758 MPa, balok laminasi silang sebesar 16,06 MPa dan balok laminasi lurus sebesar 16,61 Mpa, penurunan rata-rata sebesar 28,6 Mpa Studi ini memberikan wawasan tentang karakteristik mekanik kayu palaka, mendukung penggunaannya sebagai bahan konstruksi di Papua.
Analisis Pengaruh Konfigurasi Soft Story Terhadap Kinerja Seismik Bangunan Di Kota Sorong Menggunakan Metode Pushover Nurul Hidayah Karrang; Herlina Arifin; Muhammad Nur Fajar; Alfina Maysyurah; Didik Setyo Purwantoro
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Sorong yang terletak pada zona seismik aktif mengalami perkembangan pesat dalam pembangunan infrastruktur, khususnya hotel dan pusat perbelanjaan. Namun, konfigurasi soft story yang sering dijumpai pada bangunan modern berpotensi menurunkan kinerja seismik dan meningkatkan risiko keruntuhan saat terjadi gempa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku seismik struktur bangunan dengan konfigurasi soft story di Kota Sorong serta mengkaji pengaruh variasi ketinggian kolom pada lantai dasar terhadap kinerja struktur. Metode yang digunakan adalah analisis pushover, yaitu pendekatan statik nonlinier dengan pembebanan lateral bertahap untuk mengevaluasi respons inelastik struktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur tanpa soft story mampu mempertahankan perilaku daktail dengan distribusi sendi plastis yang merata pada displacement 0,34 m dan berada pada tingkat performa Immediate Occupancy hingga Life Safety. Sebaliknya, struktur dengan soft story mengalami konsentrasi plastisitas pada kolom lantai dasar yang cepat mencapai kondisi Collapse Prevention, sehingga deformasi tidak terdistribusi ke lantai atas. Variasi ketinggian kolom dari 5 m hingga 8 m memperlihatkan peningkatan signifikan pada drift ratio dan koreksi gaya geser dasar. Kondisi ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kolom pada lantai dasar, semakin besar kerentanan struktur terhadap beban gempa lateral.