Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Hidup Remaja Yang Kecanduan Game OnlineMelalui Resiliensi Diri Dan Manajemen Waktu Luang Di Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Rudiyanto, Waluyo; Suharmanto, Suharmanto; Hanriko, Rizki; Ulya, M. Ridho
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3222

Abstract

Kecanduan game online merupakan gangguan mental ditandai dengan dorongan untuk bermain game hingga berjam-jam bahkan hingga melupakan atau tidak memedulikan aktivitas lainnya. Penelitian di Bandar Lampung didapatkan sebagianbesar remaja mengalami kecanduan game online dalam kategori sedang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup remaja yang kecanduan game online melalui resiliensi diri dan manajemen waktu luang. Kegiatan ini meliputi memberikan informasi melalui penyuluhan kesehatan tentang bahaya kecanduan game online, kemudian dilakukan pelatihan resiliensi diri dan manajemen waktu pada remaja di Desa Jatimulyo Kecamatan Jati AgungLampung Selatan. Solusi yang ditawarkan adalah penyampaian informasi melalui penyuluhan kesehatan tentang bahaya kecanduan game online dan juga pelatihan resiliensi diri dan manajemen waktu. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan pada bulan Mei 2023. Sasaran kegiatan ini adalah remaja sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah tersampaikannya materi tentang bahaya kecanduan game online pada remaja dan terlatihnya remaja dalam resiliensi diri serta manajemen waktu. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi dan diskusi tentang bahaya kecanduan game online serta pelatihan resiliensi diri dan manajemen waktu. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi.  Tim pengabdian masyarakat yangdilibatkan adalah tenaga ahli dibidang kesehatan masyarakat, kedokteran dan farmasi yang masing-masing sudah berpengalaman dibidangnya. Kata Kunci: peningkatan kualitas hidup, resiliensi diri, manajemen waktu, kecanduan game online
Pelatihan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SaDaRi) Pada Remaja Putri di Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Hanriko, Rizki; Suharmanto, Suharmanto; Imanto, Mukhlis; Ulya, M. Ridho
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3236

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kanker merupakan problem kesehatan yang sangat serius karena jumlah penderita meningkat sekitar 20% per tahun. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), mendapatkan prevalensi penderita kanker pada penduduk semua umur di Indonesia sebesar 1,4 per 1000 penduduk pada tahun 2013 dan 1,79 per 1000 penduduk pada tahun 2018. Data Global Burden Cancer, International Agency for Research on Cancer tahun 2012, terdapat 14.067.894 kasus baru kanker dan 8.201.575 kematian akibat kanker di seluruh dunia. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan keterampilan melalui pelatihan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SaDaRi) pada remaja putri di Kelurahan Jatimulyo Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan dilanjutkan dengan diskusi. Penyuluhan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan kanker payudara dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SaDaRi) sebanyak 80%. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang pencegahan kanker payudara dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SaDaRi). Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Pesertabertanya tentang materi yang belum dipahami tentang pencegahan kanker payudara dengan PemeriksaannPayudara Sendiri (SaDaRi). Berdasarkan hasil pre-test yang telah dilakukan dengan nilai 20% peserta yang sudahmemahami tentang pencegahan kanker payudara dengan metode Pemeriksaan Payudara Sendiri (SaDaRi) dan setelah melakukan post-test mendapatkan hasil sebesar lebih dari 80% peserta telah memahami tentang pencegahan kanker payudara dengan metode Pemeriksaan Payudara Sendiri (SaDaRi). Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan remaja putri tentang pencegahan kanker payudara dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SaDaRi) di Kelurahan Jatimulyo.Kata Kunci: kanker payudara, keterampilan, pencegahan, pengetahuan, SaDaRi
Pelatihan Kader Malaria Pada Populasi Khusus Sebagai Langkah Nyata Menuju Eliminasi Malaria Di Kawasan Wisata Pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan Suharmanto, Suharmanto; Hadibrata, Exsa; Larasati, Ratri M.; Yuningrum, Hesti; Lusina, Septia Eva; Yunianto, Andi Eka; Daulay, Suryani A.; Happy, Terza A; Ulandari, Atri Sri; Febriani, Wiwi; Firdaus, Purna; Ulya, M. Ridho
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3237

Abstract

Prevalensi penyakit malaria masih tinggi di dunia. Penyakit ini merupakan golongan penyakit menular. Penyakit ini memerlukan biaya yang tinggi dalam perawatan dan pengobatannya karena malaria dapat komorbiditas danmortalitas, atau bisa kronik, yang menunjukkan kalau malaria sangat berpengaruh terhadap kesehatan penderita. Pengabdian kepada masyarakat desa binaan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melaluipelatihan kader malaria pada populasi khusus sebagai langkah nyata menuju eliminasi malaria di Kawasan Wisata Pesisir  Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan pengabdian iniadalah meningkatnya pengetahuan, pemahaman, sikap, praktik, meningkatkan literasi tentang pengobatan dan pencegahan malaria, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat malaria, mencegah adanya kejadian luarbiasa (KLB) malaria serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pesisir. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi dan diskusi. Khalayak sasaran yang cukup strategis dalam kegiatan ini adalah 20 kader kesehatan. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang upaya skrining dan pencegahan malaria. Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Peserta bertanya tentang materi yang belum dipahami tentang upaya skrining dan pencegahan malaria. Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang upaya skrining dan pencegahan malaria pada kader kesehatan di Desa Kunjir.Kata kunci:  eliminasi malaria, kader, pelatihan