Claim Missing Document
Check
Articles

Nutritional Benefits of Black Soldier Fly Larvae Oil in Animal Feed Nugroho, Rudy Agung; Aryani, Retno; Hardi, Esti Handayani; Manurung, Hetty; Rudianto, Rudianto
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 10, No 1: March 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v10i1.23015

Abstract

Black Soldier Fly Larvae (BSFL) oil is currently an insect oil that potentially replaces fish oils in animal feed. However, there are limited information on its benefits and nutritional comparison of BSLF oil to fish oil. Present study was to evaluate the benefits of BSFL oil in animal feed and compare the BSFL to Fish oil. Collected data of BSFL oil in the animal feed and its physiological effects was obtained from several articles of  reputable journal and compiled into a table. Meanwhile, BSFL was reared and extract their oil to determine the fatty acid composition and compare to fish oil. The current study indicated that BSFL oil can be used in various animal feeds, such as aquafeed, broiler feed, and pets. The BSFL oil which is included in the feed showed an improvement in growth and other physiological responses of animals. Meanwhile, in comparison to fish oil, BSFL oil has a similar composition of fatty acids such as Omega 3 and Omega 6. Eicosapentaenoic acid (EPA; 20:5n3) is detected in the BSFL oil, though the quantity is much lower than in fish oil.  Further, the BSFL oil also contains lauric acid. In conclusion, BSFL oil can be an alternative feed ingredient to substitute fish oil and has beneficial to the growth and physiological responses of the animal.
PENGARUH EKSTRAK DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) SEBAGAI BAHAN SALEP TERHADAP PERCEPATAN PENUTUPAN LUKA SAYAT, KADAR HIDROKSIPROLIN DAN TOTAL DNA MENCIT (Mus musculus L.) Naimah, Wa; Aryani, Retno; Nugroho, Rudy Agung
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 17 No 2 (2025): BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/c2br7242

Abstract

Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.) mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, dan saponin. Kandungan metabolit sekunder tersebut dapat membantu pembentukan kolagen sehingga mempercepat penyembuhan luka. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh ekstrak metanol daun rambutan sebagai bahan salep dengan parameter terhadap persentase penutupan luka sayat, kadar hidroksiprolin, dan kandungan total DNA pada mencit. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 kelompok, yang terdiri dari 2 kelompok kontrol (K+: Povidone Iodine 10% dan K-: Tanpa Perlakuan) dan 3 kelompok perlakuan (P1: Salep ekstrak daun rambutan 5%, P2: Salep ekstrak daun rambutan 10%, dan P3: Salep ekstrak daun rambutan 15%) dengan 5 kali pengulangan, menggunakan sebanyak 25 ekor mencit jantan. Mencit diberikan luka sayat pada punggungnya dan diberi perlakuan sesuai kelompok selama 16 hari. Pengukuran panjang luka pada mencit dilakukan setiap 2 hari sekali. Pengambilan jaringan kulit mencit dilakukan pada hari ke-11 setelah luka, kemudian jaringan kulit mencit diukur kadar hidroksiprolin dan total DNA-nya. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa salep dengan konsentrasi 15% lebih cepat dalam penyembuhan luka dilihat dari persentase penutupan luka.
Analysis of protein content of deffated black soldier fly (BSF) maggot flour with variations in drying temperature Sanjaya, Ari Susandy; Nurjanah, Tera; Johnson, Christiano; Nugroho, Rudy Agung; Firmansyah, Dudi Adi; Wibowo, Arief C.
Konversi Vol 14, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/k.v14i1.20735

Abstract

This study aims to determine the protein content in maggot flour based on differences in drying temperatures. Maggots or black soldier fly larvae are currently known for their high protein content and have the potential as a substitute for animal feed. The flouring process is carried out by drying the maggots and then extracting the drying results to obtain flour. This study was conducted by drying maggots with temperature variations of 60 ℃, 90 ℃, and 120 ℃ for 3 hours. Dried maggots were also used with a different process, namely the roasting method as a comparison. The results of the study showed that the higher the drying temperature, the more flour would be produced during the extraction process. Protein content testing was carried out using the Kjeldhal method. The results of this study showed that with a drying temperature of 120 ℃, flour had the highest average protein content of 22.63% while with a temperature of 60 ℃ it had the lowest protein content of 16.25%. Other results also showed that drying with the roasting method could provide a difference in protein content of 18.45%. The decrease in protein levels during the roasting process itself can occur as a result of the protein denaturation process that occurs during the drying process.
“SEMAMPAI” SEHAT, MANAJERIAL, MANDIRI, DAN PANDAI: KKN-PPM, MUARA ANCALONG, KUTAI TIMUR Nugroho, Rudy Agung; Sanjaya, Ari Susandy; Ramdan, Iwan Muhammad; Rudianto, Rudianto; Prahastika, Widha
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i1.171-180

Abstract

Community Development Program-learning and community service program or Kuliah kerja nyata-pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat (KKN-PPM) which is a form of community service has been done from July-August 2019 in the Kelinjau Ulu and Kelinjau Ilir village, Muara Ancalong, East Kutai, East Kalimantan. The purpose of the KKN-PPM was to empower the community to be more productive. The theme of the KKN-PPM program  was "Semampai" which has a meaning sehat (healthy), manajerial (managerial), mandiri (independent) and pandai (smart). The KKN-PPM was performed by 20 undergraduate students from various faculties and under supervised by field supervisors. In addition to these thematic activities and KKN-PPM program, each undergraduate student also performed individual programs which related to their scientific background. In conclusion, the KKN-PPM is useful to the community in Kelinjau ulu and ilir to enhance the productivity, to be healthier, actively reading and smarter and more insightful.
Pembekalan Teknik Ekstraksi, Skrining, dan Uji Antimikrobia Bahan Alam bagi Guru-Guru SMA Di Kota Samarinda Kusumawati, Eko; Nugroho, Rudy Agung; Aryani, Retno; Manurung, Hetty; Sari, Yanti Puspita
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v6i1.4040

Abstract

Sebagai salah satu faktor penting dalam pendidikan, guru harus meningkatkan pengetahuan, baik teoritis maupun keterampilan, seperti praktik laboratorium, terutama untuk guru biologi. Berdasarkan hal ini, tujuan program pengabdian masyarakat adalah untuk meningkatkan keterampilan teoritis dan praktis guru biologi SMA. Program pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 30 guru dari berbagai SMA di Samarinda. Teori tentang ekstraksi, penyaringan, dan teknik uji antimikrobia dari sumber daya alam dilakukan di ruang kelas, sedangkan penggunaan rotary evaporator, freeze drying, skrining uji fitokimia, dan uji antimikrobia dilakukan di laboratorium yang dibantu oleh teknisi laboratorium. Setelah menerima program pengabdian masyarakat ini, nilai rata-rata kepuasan yang diberikan oleh para guru melalui kuisioner yaitu: (skala 5) sebanyak 49%, baik (skala 4) sebanyak 47%, cukup (nilai skala 3) ) sebesar 5% dan lebih kecil (skala nilai 2) sebesar 1%. Kesimpulan, kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik dan mempunyai manfaat baik bagi guru biologi SMA di Samarinda.
Bioconversion of Oil Palm Waste into Protein-Based Bioplastic Using BSF (Hermetia illucens) Larvae Muhammad Gunawan; Intan Rohyana Devi; Maharana; Maharani; Rudy Agung Nugroho
BIODIVERS - BIOTROP Science Magazine Vol. 5 No. 1 (2026): BIODIVERS Volume 5 No. 1 (2026)
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56060/bdv.2026.5.1.2767

Abstract

This study addressed the environmental challenge of palm oil waste by utilizing Oil Palm Empty Fruit Bunch (OPEFB) and Oil Palm Kernel Cake (OPKC) as substrates for Hermetia illucens (Black Soldier Fly) larvae bioconversion. The larvae were cultivated after OPEFB pre-treatment through milling, hydrolysis, and saccharification with Aspergillus niger to enhance digestibility. Protein extracted from larvae was used to produce protein-based bioplastics. Result showed consistent larval growth and consumption rates but variation in waste reduction efficiency, with the 7:3 substrate ratio yielding the highest reduction. Bioplastics exhibited good elasticity and biodegradability, while protein enrichment improved mechanical strength and reduced water absorption. This approach demonstrates a sustainable alternative for managing palm oil waste and producing eco-friendly bioplastics.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Kadir Jaelani ALIM ISNANSETYO Allo, Veliyana Londong Andi Asikin Noor Andi Noor Asikin Andy Nurcahyono Angela Mariana Lusiastuti Anggi Audila Anton Rahmadi Apri Pauci Florentino Aprilya Mustari Ari Susandi Sanjaya Ari Susandy Sanjaya, Ari Susandy Arianto, Reza Fahyuzi Ariyanto, Febri Aryani, Retno Aryani., Retno Auliana Auliana Ayu Nirmala Sari Bambang Purnama Blegur Megaria Ismawati Deasy Ladyescha Deasy Ladyescha, Deasy Dewi Saraswati Dewi Saraswati, Dewi Dewi, Novia Chamala Sari Dharma, Bodhi Didit Suprihanto Didit Suprihanto, Didit Dwi Anastasia, Putri Ayu Dwikie Setiawan Dyah Noprianti Eno Framita Esti Handayani Hardi Fatmawati Patang Febri Ariyanto Firman M Nur Firman Muhammad Nur Firman Muhammad Nur, Firman Muhammad Firmansyah, Dudi Adi Florentino, Apri Pauci Gina Saptiani Hadi Purwo Wiyono Halim, Aldi M. Haroh, Istik Hendra Saputra Hetty Manurung Hetty Manurung Hetty Manurung Hetty Manurung Hetty Manurung Hetty Manurung Hetty Manurung Hetty Manurung Hetty Manurung Hetty Manurung, Hetty Idris Mandang, Idris Idwan Jul Ulum Ilham Zulfahmi Ilmania Laora Sunan Tias Imam Rosadi Imam Rosadi Ingga Lies Dastin Intan Rohyana Devi Islamiati Islamiati Iwan Hasri Iwan Muhammad Ramdan Iyut Jaya Toimsar Jawatir Pardosi Jawea, Jasman Johnson, Christiano Julinda Romauli Manullang Kurniawan, Fandy Ahmad Kusneti, Monica Kusumawati, Eko Kusumawati, Eko Lariman Lariman Lariman Lariman Lariman, Lariman Lepong, Piter Maharana Maharani Mardi Irwanto Mardianto, Nawwar Meicahayanti, Ika Meliyana, Yeni Mira Mawardi Moh. Mustakim Monica Kusneti Muhammad Erwhyn Salim Muhammad Fauzi Arif Muhammad Gunawan Naimah, Wa Nasution, Annio Indah Lestari Niklani, Andi Normala Sari Nova Hariani Nur Aini Nuraeni Muzdalifah Nurjanah, Tera Nurlilayanti, Nurlilayanti Panggabean Panggabean Patimah Patimah Pertiwi, Anggita Endar Prahastika, Widha Prima Hidayat Priyanggi, Rizki Wira Purnama, Bambang Rahayu, Sekar Rahayu, Widianingsih Rahma Suci Ramdan, Iwan Muhammad Retno Aryani Retno Aryani Retno Aryani Retno Aryani Retno Aryani Retno Aryani Retno Aryani Retno Aryani. RR Dirgarini Julia Nurlianti Subagyono Rudianta Rudianta Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Saibun Sitorus Sanjaya, Ari Susandi Sari, Wulan Iyhig Ratna Subagyono, Dirgarini Nurlianti Julia Subagyono, RR Dirgarini Julia Sudiastuti Sudiastuti Sudiastuti, Sudiastuti Syafrizal Fachmy Syaharani, Ramada Wardina Masdalifa Wibowo, Arief C. Widha Prahastika Widha Prahastika Widha Prahastika Widha Prahastika Windi Rosiana Dewi Wulan Iyhig Ratna Sari Yana, Nova Yanti Dami Yanti Puspita Sari Yanti Puspita Sari Yerwanto Ilang Yudha Aulia Firnanda