Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : E-SOSPOL

Pertumbuhan Ekonomi Kota Batu sebagai Daerah Otonom Baru Zaenurullah, Lutfi; B, Boedijono; Suryawati, Dina
e-Sospol Vol 2 No 1 (2015): PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA BATU
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Decentralization and local autonomy provide opportunities for the regions (province and regency/city) in Indonesia to undertake regional expansion. The implication is that the number of new autonomous regions (DOB) is higher and higher. However, the DOBs, viewed from the economic growth, tend to be under the parent regions. This means that the DOBs cannot respond to the demands of the expansion goals related to the acceleration of the regional economic development. Batu City was designated as a DOB through Law No. 11 Year 2001 on the establishment of Batu City. The economic growth of Batu City in 2002-2011 continuously increased and was higher than the average growth of Malang Regency which is the parent area of Batu City. This research was intended to determine the role of Batu City Government in improving its economic growth and analyze whether there was a sector shift in Gross Domestic Product (GDP) of Batu City. This type of research is descriptive with qualitative approach. In addition, to identify changes in leading sector of GDP in Batu City used Klassen’s typology analysis.
Efektivitas Program "Ngapling" Ngaspal Keliling di Kabupaten Lumajang Pada Tahun 2019-2021 Pradila, Riska Ayu; Suji, Suji; Suryawati, Dina
Electronical Journal of Social and Political Sciences (E-SOSPOL) Vol 10 No 4 (2023): Pengembangan Ekonomi
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/e-sospol.v10i4.36833

Abstract

Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang membuat program NGAPLING (Ngaspal Keliling) yang tujuannya untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat Lumajang dalam mengatasi jalan berlubang secara cepat dan singkat. Salah satu hal yang melatarbelakangi diterapkannya program ngapling adalah kondisi sistem jaringan jalan di Kabupaten Lumajang di tahun 2019 yang kondisinya rusak berat bertambah jika dibandingkan tahun 2018, yaitu naik 38,25% dari 113,83 km menjadi 157,37 km. Ngapling merupakan sebuah program bersistem tambal sulam dengan berfokus pada kerusakan dibawah 15% sesuai dengan surat keputusan (SK) Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Lumajang Nomor 188.45/037/427.59/2021. Meskipun hanya berfokus pada kerusakan dibawah 15%, diharapkan dengan adanya program ini dapat memperpanjang umur jalan dan merupakan gerakan cepat sehingga tidak terjadi kerusakan yang lebih parah pada jalan Kabupaten Lumajang. Karena fokus dalam penelitian ini adalah efektivitas program ngapling (ngaspal keliling) maka konsep yang digunakan adalah kebijakan publik dengan menggunakan indikator efektivitas Ripley. Indikator efektivitas menurut Ripely memiliki 7 indikator yaitu akses, cakupan, frekuensi, bias, ketepatan layanan, akuntabilitas, kesesuaian program dengan kebutuhan. Tipe penelitian yang akan diambil dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik obeservasi , wawancara dan dokumentasi. Teknik penujian keabsaan data dalam penelitian ini menggunakan standart kredibilitas dengan pemeriksaan menggunakan teknik tringulasi sumber dan tringulasi teknik. Sedangkan untuk teknis analisis data menggunakan analisis Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program Ngapling di Kabupaten Lumajang, dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam proses pelaksanaan program ngapling di Kabupaten Lumajang, peneliti memperoleh hasil penelitian yakni pelaksanaan program ngapling sudah efektif. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil dari proses penelitian yang telah dilakukan yang menunjukkan indikator keefektifan.