Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

EMPOWERING HIGH SCHOOL TEACHERS THROUGH AI: A PRACTICAL TRAINING ON CHATGPT AND GEMINI FOR DIGITAL LESSON DESIGN Urip, Sri Rejeki; Pudjitriherwanti, Anastasia; Wijaya, Ayudhia Ratna; Purnamasari, Dwi Candra; Mutiaraningrum, Ira
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v9i4.3117

Abstract

This community service program was designed to address the low level of digital literacy among high school teachers, particularly in integrating Artificial Intelligence (AI) into teaching. Observations revealed that most teachers were unfamiliar with AI tools like ChatGPT and Gemini, making it difficult for them to adapt to technological changes in education. The main problem identified was the lack of practical knowledge on how to use AI to design interactive and meaningful learning materials. To solve this, a structured training program was conducted at MAN Temanggung, consisting of workshops, hands-on sessions, and task-based learning focused on prompt creation and digital lesson planning. The training empowered teachers to explore, implement, and evaluate AI tools in their classrooms. As a result, participants demonstrated increased confidence and competence in using AI to support their teaching. This program contributes to enhancing the quality of education and aligns with the goals of Sustainable Development Goal 4 (Quality Education).
Pelatihan Bahasa Prancis Bidang Gastronomi Level A1 bagi Guru dan Siswa di SMK Ibu Kartini Semarang Handayani, Sri; Astuti, Dwi; Purwani, Neli; Pudjitriherwanti, Anastasia; Rumondang, Juwita Ria
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 4 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i4.24845

Abstract

Gastronomi menjadi salah satu bidang unggulan Prancis terkenal di penjuru dunia, sehingga terdapat satu bidang khusus untuk mempelajarinya yakni français de la restauration et de la cuisine atau Bahasa Prancis bidang restorasi dan dapur. Bidang ini dipelajari salah satunya oleh siswa SMK jurusan Tata Boga. Banyaknya istilah universal di bidang ini seperti nama makanan, alat masak dan proses memasak yang berbahasa Prancis tidak serta merta dikuasai pengucapannya oleh siswa SMK. Permasalahan yang muncul adalah belum diberikannya pelajaran Bahasa Prancis khusus restorasi dan dapur kepada siswa jurusan Tata Boga di SMK Ibu Kartini Semarang karena tidak ada guru bahasa Prancis di sekolah tersebut. Kegiatan ini terfokus pada pelatihan terminologi kuliner dan penggunaan bahasa yang dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan bahasa dan pemahaman konteks siswa. Kemampuan mereka dalam menggunakan kosakata dan frasa yang tepat dalam konteks restorasi dan dapur direalisasikan dengan menggunakan 4 metode, yakni ceramah, drill, permainan dan praktik yang akan dilakukan secara rutin tiap pekan. Hasil akhir dari pelaksanaan kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan para guru dan siswa tata boga SMK Ibu Kartini mengenai istilah bahasa Prancis yang sering digunakan di bidang gastronomi.
Analyse des procédures de traduction des éléments culturels dans le recueil de nouvelles Mademoiselle Fifi de Guy de Maupassant Laila Nalanda Ilyas; Anastasia Pudjitriherwanti; Ayudhia Ratna Wijaya
Lingua Litteria Journal Vol. 13 No. 1 (2026): Mai 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lel.v13i1.49185

Abstract

Penelitian ini membahas penerjemahan elemen budaya di dalam kumpulan cerpen berjudul Mademoiselle Fifi karya Guy de Maupassant yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Karya-karya di dalamnya bertemakan perang, moralitas, kelas sosial, dan peran perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis elemen budaya dan prosedur penerjemahan apa saja yang digunakan dalam menafsirkan perbedaan budaya dari BSu ke BSa. Penelitian ini termasuk dalam jenis analisis teks, di mana penelitian berfokus pada perbandingan antara teks sumber dan teks terjemahan. Pada penelitian ini, analisis dilakukan dengan menelaah perbedaan struktur bahasa, diksi, serta pemilihan prosedur penerjemahan yang digunakan oleh penerjemah kumpulan cerpen Mademoiselle Fifi karya Guy de Maupassant, khususnya pada elemen budayanya. Teknik pengumpulan data yang utama digunakan adalah teknik dokumentasi dan kajian pustaka. Teknik analisis data penelitian ini memiliki tiga tahapan utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, ditemukan: 152 data elemen budaya sosial; 118 data budaya material; 44 data ekologi; 24 data organisasi, adat istiadat, konsep; 10 data gerak tubuh dan kebiasaan. Selanjutnya berdasarkan metode penerjemahan yang digunakan, yakni ada couplet/triplet sebanyak 115 data; terjemahan harfiah 75 data; padanan budaya 56 data; transferensi 38 data; reduksi dan ekspansi 27 data; transposisi 12 data; naturalisasi 9 data; modulasi 7 data; padanan fungsional 4 data; padanan deskriptif 2 data; analisis komponen 1 data dan sinonim 1 data.
Analyse de traduction des termes juridiques de la défense aux copies du texte de l'accord indonésien et française (La loi nº71 de 2024 ) Melly Pratama Mahesti; Anastasia Pudjitriherwanti; Ahmad Yulianto
Lingua Litteria Journal Vol. 13 No. 1 (2026): Mai 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lel.v13i1.49286

Abstract

Perjanjian internasional merupakan sumber hukum penting yang mengatur kerja sama antarnegara. Perjanjian tersebut mengatur tentang hak dan kewajiban yang disepakati secara timbal balik dan menjadi dasar hukum untuk penyusunan rancangan kontrak kerja sama. Untuk menyusun kerja sama, perlu digunakan istilah-istilah khusus yang digunakan dalam penyusunan perjanjian internasional untuk mencapai tujuan bersama dari perjanjian yang disepakati. Dalam penelitian ini, peneliti merumuskan masalah menganalisis istilah-istilah pada makna yang telah berubah yang digunakan dalam salinan naskah perjanjian antara Indonesia dan Prancis. Hasil penelitian ini terdapat 6 strategi penerjemahan pada naskah tersebut dan strategi penerjemahan yang sering muncul adalah penerjemahan literal dan terdapat 4 istilah hukum yang mengalami pergeseran makna.  
Penguatan Kompetensi Interkultural Guru Bahasa Prancis di Jawa Tengah melalui Literasi Interkultural Berbasis Buku Cerita Bilingual Bermuatan Kearifan Lokal Sri Handayani; Anastasia Pudjitriherwanti; Novi Kurniawati; Ermi Dyah Kurnia
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i3.12709

Abstract

This activity aims to improve the competence of French teachers in Central Java in mastering intercultural competence to support a more effective learning process and prepare students to become global individuals. The activity was carried out offline and attended by highschool French teachers in Central Java Central. This activity supports the achievement of the fourth SDG’s, namely quality educational innovation and the fourth astacita on strengthening human resources as social capital and national character by utilizing bilingual storybooks containing local culture as a medium for intercultural literacy. This community service focuses on intercultural literacy activities by utilizing bilingual storybooks containing local cultural values which are implemented to improve intercultural skills and understanding of the intercultural context. Intercultural literacy will be realized using 4 methods, namely brainstorming, reading practice, discussion of identifying intercultural content in bilingual storybooks, and exploration of the use of storybooks as intercultural literacy media. Through the evaluation conducted after the activity, it was found that teachers' knowledge of intercultural competence was in the "Good" category with an average score of 75. Meanwhile, teachers' understanding and response to digital storybooks as intercultural literacy media reached a score of 1611, which is in the "Very Good" category. After this activity, the explored bilingual storybooks can be an alternative intercultural literacy media for teachers to teach French and Indonesian-French cultural content to students.