Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Meningkatkan Motivasi Belajar Menghadapi Ujian Nasional Melalui Metode Hipnoterapi Ernawati, Ernawati; Fadillah, Galih Fajar
Konseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling Vol 2, No 2 (2018): Konseling Edukasi: Journal Of Guidance and Counseling
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/konseling.v2i2.4469

Abstract

Salah satu inidikasi rendahnya motivasi belajar pada siswa dapat terlihat dari pelanggaran aturan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IX jelang ujian nasional melalaui metode hipnoterapi. Jenis penelitian ini  penelitian tindakan kelas (PTK) yang bersifat eksperimen partisipatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX C SMP Muhammadiyah 1 Surakarta, jumlah siswa sebanyak 32 siswa. Terdiri dari 14 laki-laki dan 18 perempuan. Hasil Peneilitian ini menunjukkan ada pengaruh metode hipnoterapi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IX. Hasil pengukuran sebelum diberikan metode hipnoterapi perasaan yang dialami siswa menjelang ujian adalah terdapat 21 siswa merasa tidak semangat dan bingung, 5 siswa merasa takut,  4 siswa merasa belum siap dan hanya 2 siswa merasa senang dalam menghadapi ujian. Hasil setelah dberikan hipnoterapi 30 siswa merasa termotivasi, bersemangat dan merasa menyadari kesalahan diri serta 2 siswa merasa lebih percaya diri dan lebih berani hadapi ujian nasional.Kata kunci : motivasi belajar,metode hipnoterapi
Bimbingan Kelompok sebagai Intervensi Humanistik untuk Mengurangi Kebiasaan Merokok pada Santri di Pondok Pesantren Miftahul Huda M. Mazidul Akmal Shiddiq; Galih Fajar Fadillah; Angga Eka Yuda Wibawa; Ulvina Rachmawati; Triyono
SUHU: Journal of Sufism and Humanities Vol. 1 No. 2 (2025): SUHU: Journal of Sufism and Humanities
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/suhu.v1i2.67

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the effect of group guidance services on smoking habits among santri at Miftahul Huda Islamic Boarding School, Bojonegoro. Smoking behavior among adolescents, including santri, constitutes a serious problem due to its detrimental impact on physical health, psychological well-being, and academic performance. Group guidance services are considered an effective intervention to prevent and reduce smoking behavior through supportive and constructive group dynamics. Method: This research employed a quantitative experimental approach using a one-group pretest–posttest design. The sample was selected through purposive sampling, focusing on santri who met the criteria as active smokers. Data were collected using a smoking habit scale that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using the Paired Sample t-Test. Results: The findings revealed a statistically significant difference in smoking habits before and after the intervention, as indicated by a decrease in the mean score of smoking behavior following the implementation of group guidance services. Conclusion: These results indicate that group guidance services are effective in reducing smoking habits among santri at Miftahul Huda Islamic Boarding School, Bojonegoro. This study highlights the potential of group-based counseling interventions as a preventive and corrective strategy for addressing health-risk behaviors within the pesantren educational context.
STRATEGI COPING DALAM MENGELOLA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA GENERASI MUDA IKATAN MAHASISWA PATI (IKMP) Ahmad Nafi; Galih Fajar Fadillah; Zaenatul Khoiriyah; Angga Eka Yuda Wibawa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.38700

Abstract

Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) telah menjadi isu yang semakin relevan di kalangan generasi muda, terutama di era digital saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran konsep diri dalam mengelola FOMO di kalangan anggota Ikatan Mahasiswa Pati (IKMP) Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian case study. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dan observasi partisipatif sehingga dapat mengeksplorasi bagaimana individu dapat menggunakan pemahaman tentang diri mereka untuk mengembangkan strategi coping yang efektif. Sumber data primer penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara peneliti dengan pembina dan anggota Ikatan Mahasiswa pati (IKMP) Kudus. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi coping yang baik berkontribusi pada pengurangan tingkat FOMO, dan dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis anggota IKMP. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan program intervensi yang lebih baik untuk mendukung kesehatan mental generasi muda.
PELATIHAN KETERAMPILAN SOSIAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING REMAJA DI KELURAHAN K KOTA SURAKARTA Fera Harikna Nurhayati; Ernawati Ernawati; Sri lestari; Galih Fajar Fadillah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57751

Abstract

Permasalahan bullying pada remaja masih menjadi isu psikososial yang signifikan di tingkat komunitas, termasuk di Kelurahan K Kota Surakarta. Mitra dalam kegiatan ini menghadapi kondisi di mana perilaku bullying, seperti ejekan, pengucilan, dan intimidasi verbal, masih dinormalisasi dalam interaksi sehari-hari remaja. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kepercayaan diri, keterlibatan sosial, serta motivasi pendidikan remaja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mencegah perilaku bullying melalui peningkatan keterampilan sosial remaja serta penguatan peran keluarga dan komunitas. Metode yang digunakan meliputi asesmen awal melalui observasi, wawancara, Focus Group Interview (FGI), dan kuesioner, yang dilanjutkan dengan intervensi berupa pelatihan keterampilan sosial, psikoedukasi kepada orang tua dan kader, serta advokasi kepada stakeholder. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran diri, empati, serta kemampuan komunikasi asertif pada remaja. Selain itu, orang tua dan kader menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai bentuk, dampak, dan pencegahan bullying. Kegiatan ini juga mendorong munculnya kesadaran kolektif stakeholder terhadap pentingnya menyediakan ruang aman bagi remaja. Dengan demikian, pendekatan berbasis komunitas terbukti efektif sebagai upaya preventif dalam mengurangi perilaku bullying dan memperkuat kesehatan psikososial remaja
KEBUN GIZI SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI GUNA MENDUKUNG PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA DINI DI DESA SUKOREJO Christy Purnama Sari; Muhamad Rasyid Prasetyo; Adini Arifati Akhkami Arifin; Galih Fajar Fadillah; Angga Eka Yuda Wibawa; Anni Nurul Hidayati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59244

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak yang mengalami stunting tidak hanya memiliki postur tubuh lebih pendek dari standar usianya, tetapi juga berisiko mengalami keterlambatan perkembangan kognitif dan rendahnya produktivitas ketika dewasa. Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, termasuk salah satu wilayah pedesaan yang masih menghadapi permasalahan ini, meskipun memiliki potensi pertanian yang cukup besar. Program kebun gizi diinisiasi sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat, bersama tim pengabdian masyarakat. Tim pengabdian masyarakat menyediakan pangan bergizi melalui pemanfaatan lahan pekarangan sekaligus meningkatkan kesadaran gizi masyarakat. Metode kegiatan terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan pendiseminasian. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat terlibat aktif dalam perawatan tanaman, terbentuk kebun gizi percontohan yang menghasilkan sayuran segar, serta adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang. Dengan demikian, kebun gizi dapat menjadi strategi efektif dan berkelanjutan dalam pencegahan stunting. Dampak berkelanjutan secara positif apabila mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan posyandu setempat
Implikasi Konseling Adiksi Non-Zat sebagai Upaya Preventif terhadap Gangguan Psikososial dalam Komunitas Hobi Galih Fajar Fadillah; Jarir Idris; M. Agus Wahyudi
VIRTUOUS JOURNAL Vol 3 No 1 (2026): Mei
Publisher : STAI Al-Mujtama Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54625/virtuous.v3i1.8388

Abstract

This study aims to describe the process and effectiveness of non-substance addiction counseling as a preventive measure against potential psychosocial disorders in the El-Jemblink Meisya Holiday Community. The method used is a qualitative case study with data collection techniques through participatory observation, in-depth interviews, and documentation of several community members who show a tendency towards addictive behavior towards community activities, such as excessive smartphone use, time management, and emotional dependence on social recognition. The results of the study showed that the implementation of addiction counseling was able to increase self-awareness, emotional regulation, and more adaptive decision-making abilities in participants. This preventive effort also strengthens the function of the community as a healthy social development space, not just a place of psychological escape. This study recommends the need for integration of psychosocial assistance programs in hobby communities to prevent the development of non-substance addictive behavior
Personal Guidance for Students with Special Needs through Self-Care Programs Lukman Lukman Harahap; Galih Fajar Fadillah; Anni Nurul Hidayati
ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Vol. 7 No. 1 (2026): Progcouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/progcouns.v7i1.96624

Abstract

This study examined the implementation of a self-care development program integrated within a personal guidance framework for students with special needs, focusing specifically on dressing skills. This research uses a qualitative descriptive design. Participants were purposively selected, including one special education assistant teacher, two students with intellectual disabilities, three classroom teachers, and three parents. Data were collected through semi-structured interviews, observations, and documentation. Data were analyzed using thematic analysis with data triangulation. Findings indicate that the self-care program, which includes role-playing, demonstrations, and assignments, effectively encourages student independence, particularly in dressing. The success of this program depends on collaboration between families and schools, including special education teachers and classroom teachers who act as counselors. Although limited parental time and social stigma pose challenges for inclusive schools, the self-care program has the potential to instill sustainable behavioral reinforcement. Through this research, educational practitioners and policymakers can consider developing a self-care program, and school counselors in special schools can collaborate with special education teachers and classroom teachers to facilitate educational services for children with special needs.