Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PELATIHAN KETERAMPILAN SOSIAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING REMAJA DI KELURAHAN K KOTA SURAKARTA Fera Harikna Nurhayati; Ernawati Ernawati; Sri lestari; Galih Fajar Fadillah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57751

Abstract

Permasalahan bullying pada remaja masih menjadi isu psikososial yang signifikan di tingkat komunitas, termasuk di Kelurahan K Kota Surakarta. Mitra dalam kegiatan ini menghadapi kondisi di mana perilaku bullying, seperti ejekan, pengucilan, dan intimidasi verbal, masih dinormalisasi dalam interaksi sehari-hari remaja. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kepercayaan diri, keterlibatan sosial, serta motivasi pendidikan remaja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mencegah perilaku bullying melalui peningkatan keterampilan sosial remaja serta penguatan peran keluarga dan komunitas. Metode yang digunakan meliputi asesmen awal melalui observasi, wawancara, Focus Group Interview (FGI), dan kuesioner, yang dilanjutkan dengan intervensi berupa pelatihan keterampilan sosial, psikoedukasi kepada orang tua dan kader, serta advokasi kepada stakeholder. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran diri, empati, serta kemampuan komunikasi asertif pada remaja. Selain itu, orang tua dan kader menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai bentuk, dampak, dan pencegahan bullying. Kegiatan ini juga mendorong munculnya kesadaran kolektif stakeholder terhadap pentingnya menyediakan ruang aman bagi remaja. Dengan demikian, pendekatan berbasis komunitas terbukti efektif sebagai upaya preventif dalam mengurangi perilaku bullying dan memperkuat kesehatan psikososial remaja
KEBUN GIZI SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI GUNA MENDUKUNG PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA DINI DI DESA SUKOREJO Christy Purnama Sari; Muhamad Rasyid Prasetyo; Adini Arifati Akhkami Arifin; Galih Fajar Fadillah; Angga Eka Yuda Wibawa; Anni Nurul Hidayati; Alvin Noor Sahab Rizal
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59244

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak yang mengalami stunting tidak hanya memiliki postur tubuh lebih pendek dari standar usianya, tetapi juga berisiko mengalami keterlambatan perkembangan kognitif dan rendahnya produktivitas ketika dewasa. Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, termasuk salah satu wilayah pedesaan yang masih menghadapi permasalahan ini, meskipun memiliki potensi pertanian yang cukup besar. Program kebun gizi diinisiasi sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat, bersama tim pengabdian masyarakat. Tim pengabdian masyarakat menyediakan pangan bergizi melalui pemanfaatan lahan pekarangan sekaligus meningkatkan kesadaran gizi masyarakat. Metode kegiatan terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan pendiseminasian. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat terlibat aktif dalam perawatan tanaman, terbentuk kebun gizi percontohan yang menghasilkan sayuran segar, serta adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang. Dengan demikian, kebun gizi dapat menjadi strategi efektif dan berkelanjutan dalam pencegahan stunting. Dampak berkelanjutan secara positif apabila mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan posyandu setempat
Implikasi Konseling Adiksi Non-Zat sebagai Upaya Preventif terhadap Gangguan Psikososial dalam Komunitas Hobi Galih Fajar Fadillah; Jarir Idris; M. Agus Wahyudi
VIRTUOUS JOURNAL Vol 3 No 1 (2026): Mei
Publisher : STAI Al-Mujtama Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54625/virtuous.v3i1.8388

Abstract

This study aims to describe the process and effectiveness of non-substance addiction counseling as a preventive measure against potential psychosocial disorders in the El-Jemblink Meisya Holiday Community. The method used is a qualitative case study with data collection techniques through participatory observation, in-depth interviews, and documentation of several community members who show a tendency towards addictive behavior towards community activities, such as excessive smartphone use, time management, and emotional dependence on social recognition. The results of the study showed that the implementation of addiction counseling was able to increase self-awareness, emotional regulation, and more adaptive decision-making abilities in participants. This preventive effort also strengthens the function of the community as a healthy social development space, not just a place of psychological escape. This study recommends the need for integration of psychosocial assistance programs in hobby communities to prevent the development of non-substance addictive behavior
Personal Guidance for Students with Special Needs through Self-Care Programs Lukman Lukman Harahap; Galih Fajar Fadillah; Anni Nurul Hidayati
ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Vol. 7 No. 1 (2026): Progcouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/progcouns.v7i1.96624

Abstract

This study examined the implementation of a self-care development program integrated within a personal guidance framework for students with special needs, focusing specifically on dressing skills. This research uses a qualitative descriptive design. Participants were purposively selected, including one special education assistant teacher, two students with intellectual disabilities, three classroom teachers, and three parents. Data were collected through semi-structured interviews, observations, and documentation. Data were analyzed using thematic analysis with data triangulation. Findings indicate that the self-care program, which includes role-playing, demonstrations, and assignments, effectively encourages student independence, particularly in dressing. The success of this program depends on collaboration between families and schools, including special education teachers and classroom teachers who act as counselors. Although limited parental time and social stigma pose challenges for inclusive schools, the self-care program has the potential to instill sustainable behavioral reinforcement. Through this research, educational practitioners and policymakers can consider developing a self-care program, and school counselors in special schools can collaborate with special education teachers and classroom teachers to facilitate educational services for children with special needs.
Implementasi metode bermain peran untuk melatih kemampuan komunikasi verbal anak disabilitas intelektual Galih Fajar Fadillah; Dinda Rahma Putri; Angga Eka Yuda Wibawa; Anni Nurul Hidayati
Journal of Profession Education Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Profession Education
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/jpe.v5i1.2421

Abstract

Children with intellectual disabilities often experience significant barriers to verbal communication, including difficulties speaking, understanding messages, and participating in conversations. These problems impact their ability to establish social interactions and express their needs. This research aims to describe how the role-playing method is implemented to train verbal communication skills in children with intellectual disabilities. This study employed a qualitative, descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The research subjects consisted of one teacher and four students with mild intellectual disabilities at the junior high school level, selected through purposive sampling. Data validity was established through triangulation techniques. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results demonstrate that the role-playing method was implemented through eight systematic stages: scenario development, instruction, role selection, demonstration, activity implementation, guidance and reinforcement, post-activity discussion, and evaluation. This learning process helped children become more courageous in speaking, imitate simple expressions, and respond to conversation partners more effectively. These findings demonstrate that role-playing can be an appropriate learning approach for children with intellectual disabilities in the context of verbal communication training. Furthermore, this method proved effective in building confidence and encouraging active participation in learning activities.
Pelaksanaan Program Pengembangan Karir Pada Anak Berkebutuhan Khusus di Surakarta Itsna Safira; Galih Fajar Fadillah; Farah Nilawati
Journal of Society Counseling Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Society Counseling
Publisher : Scidacplus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59388/josc.v1i1.185

Abstract

This study aims to describe how the implementation of career development in improving career planning in children with special needs. The research method used is qualitative with a case study approach to describe a case completely and thoroughly in order to obtain more detailed and in-depth information. The selection of subjects in this study used purposive sampling techniques, namely two vocational teachers, one teacher member of the Special Job Fair. Data collection techniques with interviews, observation, and documentation. The findings of the study showed that career development services provided include orientation services, information services, and placement services. The delivery methods used are lectures, demonstrations, assignments, and training. Then the career planning aspect is shown through career understanding, finding information, as well as planning and decision making. While factors that influence career planning include environmental conditions and family support, learning experiences, and task coping skills.
Bimbingan Kelompok dengan Teknik Behavior Contract Guna Meningkatkan Motivasi Belajar Sekar Arum Mawarni; Galih Fajar Fadillah; Gadis Deslinda
TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 5 No. 1 (2024): TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah - Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/tj.v5i1.8124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar santri melalui bimbingan kelompok dengan teknik behavior contract. Metode yang digunakan adalah penelitian survey. Subjek yang peneliti gunakan adalah santri TPQ Al-Muttaqien Nusukan. Pemilihan subjek penelitian menggunakan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria santri yang memiliki taraf motivasi belajar rendah. Peneliti menggunakan kuesioner motivasi belajar hasil modifikasi. Pengambilan data dalam penelitian dilaksanakan sebanyak tiga kali, yang diawali dari pre-test, siklus I, dan siklus II. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rerata di masing-masing siklus. Hasil pre-test sebesar 76.1, pada siklus I berlangsung peningkatan hingga 89.5 dan pada siklus II mencapai 93.8. Dari hasil tersebut diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan motivasi belajar dapat terjadi setelah adanya bimbingan kelompok teknik behavior contract.