Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH JENIS PENGAWET DAN LAMA PENYIMPANAN STEK RUMPUT PAKCHONG TERHADAP KUALITAS FISIK STEK, PENYUSUTAN BOBOT STEK DAN DAYA TUMBUH fitriani, Fitriani; Liman, Liman; Farda, Fitria Tsani; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.1.020-028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pengawet dan lama penyimpanan stek rumput pakchong terhadap kualitas fisik stek, penyusutan bobot stek, dan daya tumbuh. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2022- Januari 2023, di Lahan Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4x4. Perlakuan faktor P terdiri dari P0 (Tanpa perlakuan). P1 (Penyimpanan stek dengan pelilinan), P2 (Penyimpanan stek dengan silica gel), P3 (Penyimpanan stek dengan vakum) dan Faktor L terdiri dari L0 (Lama penyimpanan 0 hari), L1 (Lama penyimpanan 7 hari), L2 (Lama penyimpanan 14 hari), L3 (Lama penyimpanan 21 hari). Data yang diperoleh dianalisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan Uji Lanjut Beda Nyata terkecil (BNt) pada taraf 5%. Berdasarkan uji lanjut BNt 5% yang dilakukan terdapat interaksi yang berpengaruh nyata antara perlakuan dengan lama penyimpanan terhadap penyusutan bobot stek dan daya tumbuh stek. Pada penyusutan bobot stek tertinggi terdapat pada perlakuan P2L2 penggunaan silica gel dengan lama penyimpanan 2 minggu, sedangkan pada daya tumbuh terdapat pada perlakuan P1L2 (pencelupan lili pada penyimpanan 2 minggu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pengawet dan lama simpan berpengaruh nyata terhadap kualitas fisik, penyusutan bobot stek, dan daya tumbuh.
EFEK SUPLEMENTASI EXTRAK SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA) TERHADAP TOTAL PROTEIN PLASMA DAN KADAR GULA DARAH AYAM KAMPUNG JANTAN (GALLUS GALLUS DOMESTICUS) Herdiansyah, Lani; Santosa, Purnama Edy; Liman, Liman; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.463-469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Sambiloto (Andrographis paniculata Ness) terhadap kadar total protein plasma (TPP) dan kadar gula darah pada ayam kampung jantan (Gallus gallus domesticus). Penelitian ini akan dilaksanakan pada Januari – Maret 2022 di Laboratorium Lapangan Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Analisis total protein plasma dan kadar gula darah ayam kampung jantan dilakukan di Laboratorium Pramitra Biolab Indonesia Lampung. Rancangan percobaan yang digunakan adalah dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu air minum tanpa ekstrak sambiloto (P0), air minum dengan dosis 3 mg/kg BB/ hari ekstrak sambiloto (P1), air minum dengan dosis 6 mg/kg BB/ hari ekstrak sambiloto (P2), air minum dengan dosis 12 mg ml/kg BB/ hari ekstrak sambiloto (P3). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan rata - rata total protein plasma ayam kampung jantan yaitu P0=3,43±0,31 mg/dl, P1=3,37±0,06 mg/dl, P2=3,63±0,21 mg/dl, P3=3,47±0,21 mg/dl dan kadar gula darah yaitu P0=205,33±17,62 mg/dl, P1=204,67±18,48 mg/dl, P2=226,00±8,54 mg/dl, P3=234,67±28,75 mg/dl.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN AMPAS TAHU DAN LIMBAH IKAN TERHADAP KADAR AIR, PROTEIN KASAR, DAN SERAT KASAR TEPUNG MAGGOT (Black Soldier Fly) Andika, Wahyu; Fathul, Farida; Erwanto, Erwanto; Liman, Liman
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.358-365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruh pemberian ampas tahu dan limbah ikan dengan presentase berbeda, serta penggunaan presentase ampas tahu dan limbah ikan yang tepat terhadap BK, SK, dan PK maggot BSF yang dihasilkan. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari 2023, di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Jati Mulyo, Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P1: ampas tahu 25% BK + limbah ikan 75% BK; P2: ampas tahu 37,5 % BK + limbah ikan 62,5 % BK; P3: ampas tahu 50% BK + limbah ikan 37,5 % BK; P4: ampas tahu 62,5% BK + limbah ikan 37,5 % BK; P5: ampas tahu 75% BK+ limbah ikan 25% BK. Peubah yang diamati meliputi (kadar air, protein kasar, dan serat kasar) maggot bsf pada pemberian ampas tahu dan limbah ikan dengan presentasse yang berbeda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda duncan’s multiple range test (DMRT). Hasil penelitian persentase media tumbuh memberikan pengaruh sangat nyata terhadap serat kasar maggot BSF (P<0,01), memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air, dan protein maggot BSF (P<0,01). Media tumbuh (P3) memberikan pengaruh terbaik terhadap nilai protein kasar, media tumbuh (P1) memberikan perngaruh terbaik terhadap nilai kadar air, dan media tumbuh (P4) memberikan pengaruh terbaik terhadap nilai serat kasar maggot BSF.
PENGARUH AMPAS TAHU DAN LIMBAH IKAN DENGAN PERSENTASE BERBEDA TERHADAP KADAR LEMAK KASAR DAN KADAR ABU MAGGOT BLACK SOLDIER FLY Abdul Fattah, Muhamad Faris; Fathul, Farida; Erwanto, Erwanto; Liman, Liman
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.2.347-352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara ampas tahu dan limbah ikan dengan persentase berbeda terhadap kadar abu dan kadar lemak kasar maggot BSF yang dihasilkan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-April 2023, di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Jati Mulyo, Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P1: ampas tahu 25% BK + limbah ikan 75% BK; P2: ampas tahu 37,5% BK + limbah ikan 62,5% BK; P3: ampas tahu 50% BK + limbah ikan 50% BK; P4: ampas tahu 62,5% BK + limbah ikan 37,5% BK; dan P5: ampas tahu 75% BK + limbah ikan 25% BK. Peubah yang diamati meliputi kandungan kadar abu dan kadar lemak yang terkandung pada maggot BSF. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda duncan’s multiple range test (DMRT). Hasil penelitian persentase media tumbuh memberikan pengaruh sangat nyata terhadap kadar abu dan kadar lemak kasar maggot (P<0,01). Media tumbuh pada (P2) memberikan pengaruh terbaik terhadap kadar lemak kasar, sedangkan pada (P1) memberikan pengaruh terbaik terhadap kadar abu maggot BSF.
PENGARUH PENGGUNAAN JAMUR PLEUROTUS OSTREATUS PADA FERMENTASI BATANG SINGKONG TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK, PH, DAN SUHU Saputra, Irawan; Erwanto, Erwanto; Liman, Liman; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.494-499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis jamur (Pleurotus - ostreatus) pada batang singkong terfermentasi terhadap warna, aroma, ada jamur atau tidak, tekstur, suhu, dan pH. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni--Juli 2023 di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu batang singkong (P0), batang singkong dengan penambahan 3% jamur Pleurotus ostreatus (P1), batang singkong dengan penambahan 6% jamur Pleurotus ostreatus (P2), batang singkong dengan penambahan 9% jamur Pleurotus ostreatus (P3). Hasil analisis ragam, diperoleh bahwa penggunaan jamur terhadap warna, aroma, tekstur, suhu, dan pH. Hasil fermentasi, hasilnya tidak berpengaruh nyata (P>0,05), terhadap warna, aroma, tekstur, suhu, dan pH. Sebaliknya berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap jamur hasil fermentasi batang singkong. Hasil fermentasi diperoleh pada perlakuan P2:6%.
PENGARUH BERBAGAI JENIS AMELIORAN TERHADAP PRODUKTIVITAS RUMPUT PAKCHONG PADA TANAH ULTISOL Sari, Andini Novita; Liman, Liman; Muhtarudin, Muhtarudin; Erwanto, Erwanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.479-486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis Amelioran terhadap produktivitas (jumlah anakan, bahan segar, tinggi tanaman, serta rasio daun dan batang) dan mengetahui jenis Amelioran yang terbaik untuk meningkatkan produktivitas rumput pakchong pada tanah Ultisol. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2023 sampai Januari 2024 yang berlokasi Laboratorium Lapangan Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dan Laboratorium Nutrisi dan Pakan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu: P0: tanpa perlakuan (kontrol); P1: pupuk kompos (25 ton/ha); P2: pupuk kompos (25 ton/ha) + dolomit (4 ton/ha); P3: pupuk kompos (25 ton/ha) + dolomit (4 ton/ha) + zeolit (10 ton/ha); P4: pupuk kompos (25 ton/ha) + dolomit (4 ton/ha) + zeolit (10 ton/ha) + biochar (10 ton/ha). Setiap unit perlakuan berupa lahan petak dengan ukuran 1,5 x 1 m. Setiap unit percobaan diulang sebanyak 4 kali, sehingga terdapat 20 unit percobaan. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan Analysis of variance (ANOVA). Apabila terdapat pengaruh antar perlakuan, maka analisis dilanjutkan menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai jenis Amelioran tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap jumlah anakan, bobot segar, tinggi tanaman serta rasio daun dan batang pada tanah Ultisol.
PENGARUH BERBAGAI JENIS AMELIORAN TERHADAP KUALITAS RUMPUT PAKCHONG PADA TANAH ULTISOL Laurin, Clarisa; Liman, Liman; Erwanto, Erwanto; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.500-506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan protein kasar (PK), serat kasar (SK), dan kadar abu hijauan rumput Pakchong yang diberi berbagai jenis amelioran pada tanah ultisol. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2023 sampai Januari 2024 yang berlokasi di Laboratorium Lapangan Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Uji kualitas nutrisi dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan. Perlakuan pertama terdiri dari P0 (kontrol); P1 pupuk kompos (25 ton/ha); P2 pupuk kompos (25 ton/ha) + dolomit (4 ton/ha); P3 pupuk kompos (25 ton/ha) + dolomit (4 ton/ha) + zeolit (10 ton/ha); P4 pupuk kompos (25 ton/ha) + dolomit (4 ton/ha) + zeolit (10 ton/ha) + biochar (10 ton/ha). Setiap unit perlakuan berupa lahan petak dengan ukuran 1,5 x 1 m dan diulang sebanyak 4 kali, sehingga terdapat 20unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam atau Analysis of Variance (ANOVA) 5%, hasil analisis yang berbeda nyata di uji lanjut menggunakan uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan (P>0,05) antara berbagai jenis ameliorant terhadap kandungan protein kasar (PK), serat kasar (SK), dan bahan organik (BO) rumput pakchong yang ditanam pada tanah ultisol.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK TRICHOKOMPOS DAN PUPUK NPK DENGAN LEVEL BERBEDA TERHADAP MORFOLOGI RUMPUT PAKCHONG Nurunnisa, Fitria; Liman, Liman; Muhtarudin, Muhtarudin; Erwanto, Erwanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.507-514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk trichokompos dan pupuk NPK dengan level berbeda serta interaksi kedua perlakuan terhadap morfologi rumput pakchong. Penelitian dilaksanakan pada Oktober--Desember 2023, dilakukan di Rumah Kaca Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor yang terdiri atas faktor pupuk trichokompos dan pupuk NPK. Faktor pupuk trichokompos terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu T0 (tanpa pupuk trichokompos), T1 (15 ton/ha pupuk trichokompos), T2 (30 ton/ha pupuk trichokompos), T3 (45 ton/ha pupuk trichokompos) dan faktor pupuk terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu K0 (tanpa pupuk NPK), K1 (100 kg/ha urea + 50 kg/ha TSP +50 kg/ha KCL), K2 (150 kg/ha urea + 75 kg/ha TSP + 75 kg/ha KCL), K3 (200 kg/ha urea + 100 kg/ha TSP + 100 kg/ha KCL). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) dan dilakukan dengan uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil). Hasil penelitian pemberian kombinasi pupuk trichokompos dan pupuk NPK tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap morfologi tinggi tanaman, jumlah daun, rasio daun dan batang, bobot akar dan luas permukaan daun.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) PADA RANSUM TERHADAP KONSUMSI BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK SERTA KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK KAMBING PERANAKAN BOER Septiana, Tri; Tantalo, Syahrio; Erwanto, Erwanto; Liman, Liman
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.538-546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh penambahan tepung daun kelor dalam pakan terhadap konsumsi bahan kering dan bahan organik serta kecernaan bahan kering dan bahan organik Kambing Peranakan Boer; 2) mengetahui penambahan tepung daun kelor yang terbaik dalam pakan terhadap konsumsi bahan kering dan bahan organik serta kecernaan bahan kering dan bahan organik Kambing Peranakan Boer. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2023--Januari 2024 di Peternakan Kambing Rakyat, Desa Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah. Analisis proksimat bahan kering (BK) dan bahan organik (BO) dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Percobaan dilakukan pada 15 ekor Kambing Peranakan Boer, dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari tiga perlakuan dan lima ulangan, kelompok dibagi berdasarkan bobot tubuh. Perlakuan pada penelitian ini yaitu P0 : Ransum basal 100% (60% silase limbah singkong + 40% konsentrat), P1 : Ransum basal 95% + 5% tepung daun kelor, P2 : Ransum basal 90% + 10% tepung daun kelor. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf nyata 5%. Peubah yang diamati yaitu konsumsi bahan kering dan bahan organik serta kecernaan bahan kering dan bahan organik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung daun kelor dalam ransum tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan kering dan bahan organik serta kecernaan bahan kering dan bahan organik Kambing Peranakan Boer.
PENGARUH PENGGUNAAN LEVEL SILASE PUCUK TEBU DALAM RANSUM TERHADAP KECERNAAN NDF DAN ADF PADA SAPI Putri, Dewi Annisa; Erwanto, Erwanto; Muhtarudi, Muhtarudi; Liman, Liman
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.555-562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level penggunaan silase pucuk tebu dalam ransum terhadap kecernaan NDF dan ADF pada sapi. Penelitian ini dilaksanakan pada September 2023--Desember 2023 yang bertempat di PT. Gunung Madu Plantations, KM 90 Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung dan analisis kecernaan NDF dan ADF dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pakan, Institut Pertanian Bogor. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL), yang terdiri dari 4 periode dan 4 perlakuan. Perlakuan yang digunakan yaitu P1: silase pucuk tebu 40% + konsentrat 60%; P2: silase pucuk tebu 50% + konsentrat 50%; P3: silase pucuk tebu 60% + konsentrat 40%; P4: silase pucuk tebu 70% + konsentrat 30%. Variabel yang diamati berupa kecernaan Neutral Detergent Fiber (NDF) dan Acid Detergent Fiber (ADF). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan level tertentu silase pucuk tebu dalam ransum yang diberikan pada sapi potong berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap nilai kecernaan Neutral Detergent Fiber (NDF) dan kecernaan Acid Detergent Fiber (ADF). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan level silase pucuk tebu hingga 70% dalam ransum pada sapi potong dapat digunakan karena tidak memberikan dampak negatif dan tidak mempengaruhi nilai kecernaan Neutral Detergent Fiber (NDF) dan kecernaan Acid Detergent Fiber (ADF) sehingga silase pucuk tebu dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan alternatif untuk mensubtitusi konsentrat pada ransum sapi potong.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Fattah, Muhamad Faris Abhirama, Farid Afif, Dwi Agustina Afrianti, Zulvina Akbar, Khoirul Alamanda, Raddien Laduni Alfriani, Try Hardianti Ali Djamhuri Ali Husni Andika, Wahyu Antika, Cloudia Apriliana, Anisa Dwi Arief Qisthon Arif Qisthon Arifin, M. Deni Arifin, Muhammad Deni Arrozak, Muhammad Rofif Ilham Choirul Anwar Dian Septinova Doni Ramadhan, Doni Erwanto Farda, Firia Tsani Farida Fathul Febriana, Dini Fitria Tsani Farda Fitriani Fitriani Fitriyani Fitriyani Hanafi, Isniah Hanawati, Nadia Dwi Hasiib, Etha' Aziza Hati, Diah Permata Herdiansyah, Lani I Gusti Bagus Wiksuana Imelda, Meilita Irawan Saputra Irawan, Bayu Hadi Setya Khaira Nova Khairunisa, Ni Komang Triana Kholiq, Nur Kristanti, Amelia Evi Kristanti, Nuke Kusuma A. Kusuma Adhianto Laurin, Clarisa Lestari, Vinka Dwi Madi Hartono Maliya, Mirwa Siti Muhammad Mirandy Pratama Sirat Muhtarudi, Muhtarudi Muhtarudin Muhtarudin Noer, Irmayani Novita Lestari, Novita Nugroho, Kaleb Wisnu Nugroho, Muhammad Dika Nurunnisa, Fitria Nurwidya, Nasywa Pragastya, Ambrosius Nugraha Dimas Prayoga, Ibnu Kesuma Purba, Eko Prasetyo Purnama Edy Santosa Putri, Dewi Annisa Ramadhan, Debi Putra Ramadhani, Afiqah Ramadhani, Fath Hate Ramanda, Rio Ratna Ermawati Rinjani, Nadinda Khoirunnisa Puri Ririn Angriani Rizkiyah, Nayla Syaqiratul Rizky Amelia, Aniza Rohayanti, Rohayanti Rudy Sutrisna S Siswanto Safira, Auliya Sanjaya, Purba Santoso, Riyadi Bagus Sari, Andini Novita Sari, Dewi Nofita Sari, Rizka Novita Sazena, Mayang Septia, Dela Septiana, Tri Silvia, Desma Sri Suharyati Sukma, Delta Tiara Susanti, Wulan Sutami, Rifqi Anwar Syah Khosi, Aghil Syahrio Tantalo Syakti, Rendi Tabtalo, Syahrio Tamara, Nina Yelly Ulhaq, Afifah Nida Utami, Siti Nina Sri Veithzal Rivai Zainal Veronica Wanniatie Widiasri, Ni Luh Putu Wijaya, Agung Kusuma Wijaya, Agung Kusuma yamartha, yamartha Yudiyanto, Febri YUSUF WIDODO