Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Konsumsi Bahan Kering, Protein Kasar, Dan Serat Kasar Ransum Dengan Bahan Kering Tanpa Lemak Dan Laktosa Susu Kambing Sapera (Studi Kasus Di P4S Telaga Rizqy 21, Metro Timur) Nurwidya, Nasywa; Qisthon, Arif; Liman, Liman; Wanniatie, Veronica
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 9 No 4 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2025
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.4.672-681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi bahan kering (BK), protein kasar (PK), dan serat kasar (SK) ransum dengan kualitas bahan kering tanpa lemak (BKTL) dan kadar laktosa susu kambing Sapera. Penelitian dilaksanakan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Telaga Rizqy 21, Metro Timur, menggunakan 20 ekor kambing Sapera laktasi III–IV bulan dengan paritas III–IV. Data konsumsi pakan diperoleh dengan menimbang pakan yang diberikan dan sisa pakan selama 14 hari. Analisis proksimat terhadap pakan dilakukan untuk menentukan kandungan BK, PK, dan SK. Kualitas susu dianalisis menggunakan Lactoscan untuk memperoleh kadar BKTL dan laktosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi BK, PK, dan SK menunjukan hubungan positif cukup kuat terhadap kadar BKTL (r = 0,458; 0,430; 0,449) dan laktosa (r = 0,452; 0,411; 0,443), dengan konsumsi bahan kering (KBK) menunjukkan nilai korelasi tertinggi terhadap kedua parameter. Dalam regresi sederhana, KBK memberikan kontribusi terbesar dalam menduga kadar BKTL (R² = 0,210) dan laktosa (R² = 0,204). Namun demikian, dalam regresi berganda, hanya konsumsi protein kasar (KPK) yang berpengaruh signifikan (p < 0,05) terhadap kedua parameter kualitas susu. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun BK memiliki hubungan paling kuat, KPK merupakan variabel yang paling signifikan dalam menjelaskan variasi kualitas susu ketika dianalisis secara bersama.
Pengaruh Dosis dan Frekuensi Pemberian Pupuk Urea terhadap Morfologi Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv. Thailand) Pragastya, Ambrosius Nugraha Dimas; Liman, Liman; Erwanto, Erwanto; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 9 No 4 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2025
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.4.790-799

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan kombinasi dosis dan frekuensi pemberian pupuk urea yang optimal untuk meningkatkan produktivitas rumput pakchong. Penelitian dilaksanakan Februari–April 2025 di Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3×3 dengan 3 ulangan (27 petak). Faktor I: dosis pupuk urea (100, 150, 200 kg N/ha). Faktor II: frekuensi pemberian (1x pada umur 16 hari; 2x pada 16 dan 32 hari; 3x pada 16, 32, dan 48 hari). Variabel yang diamati: tinggi tanaman, jumlah daun, rasio daun-batang, dan luas permukaan daun. Data dianalisis dengan ANOVA dan uji BNT. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk urea dengan dosis pupuk dan frekuensi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap luas daun dan jumlah daun. Hasil BNT menunjukkan bahwa perlakuan A1F3 (30,27 cm2/daun) nyata dengan perlakuan A1F1 (21,93 cm2/daun), A1F2 (24,20 cm2/daun), A2F1 (32,60 cm2/daun) dan A2F2 ( 35,87 cm2/daun) pada parameter luas daun rumput pakchong. Hasil uji BNT menunjukkan bahwa perlakuan A1F1 (354,9 helai/petak) nyata dengan perlakuan A1F2 (420,1 helai/petak) dan A1F3 (421,3 helai/petak) pada parameter jumlah daun rumput pakchong.
Pengaruh Jenis Zat Pengatur Tumbuh Iba, Naa, Iaa Dan Lama Perendaman Terhadap Pertumbuhan Stek Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv. Thailand) Atiqoh, Nurul; Liman, Liman; Erwanto, Erwanto; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.176-189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian ketiga jenis zat pengatur tumbuh IBA, NAA, IAA dan lama perendaman serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan stek rumput Pakchong. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2022--Januari 2023, dilakukan di Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Lampung dan Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu P1 (IBA 300 ppm), P2 (NAA 200 ppm), P3 (IAA 200 ppm) dan faktor lama perendaman terdiri dari 3 perlakuan yaitu L1 (lama perendaman 1 jam), L2 (lama perendaman 3 jam), L3 (lama perendaman 5 jam) dengan 3 kali ulangan. Variabel yang diamati meliputi persentase tumbuh, jumlah anakan, jumlah daun, tinggi tanaman, produksi bobot segar, produksi bahan kering, kandungan bahan kering. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Sidik Ragam (Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Hasil penelitian pemberian jenis zat pengatur tumbuh dan lama perendaman menunjukkan bahwa interaksi perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase tumbuh dan kandungan bahan kering serta tidak ada pengaruh antara kedua perlakuan. Hasil penelitian pemberian jenis zat pengatur tumbuh dan lama perendaman menunjukkan bahwa adanya interaksi serta berpengaruh sangat nyata (P<0,05) terhadap jumlah anakan dan jumlah daun pada perlakuan NAA dengan lama perendaman 1 jam (P2L1), serta pada tinggi tanaman, produksi bobot segar dan produksi bahan kering terdapat pada perlakuan IBA dengan lama perendaman 1 jam (P1L1).
Pengaruh Level Penggunaan Silase Pucuk Tebu Dalam Ransum Terhadap Konsumsi Dan Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Khasanah, Lutfiah; Erwanto, Erwanto; Liman, Liman; Muhtarudin, Muhtarudin; Qisthon, Arif; Wanniatie, Veronica
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.288-296

Abstract

Tujuan daripada dilakukannya penelitian ini yaitu mengetahui dampak penggunaan level tertentu silase pucuk tebu dengan suplementasi molases dan amonium sulfat terhadap konsumsi bahan kering (KBK) dan konsumsi bahan organik (KBO) serta kecernaan bahan kering (KcBK) dan kecernaan bahan organik (KcBO) dalam ransum. Dilaksanakan di PT. Gunung Madu Plantations (GMP), KM 90 Terbanggi Besar, Lampung Tengah, serta kecernaan bahan kering dan bahan organik dianalisis di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pakan, IPB University pada September--Desember 2023. Dengan jumlah 4 ekor sapi dan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) sebagai metode, dilakuan perlakuan berjumlah 4 dan 4 ulangan atau periode. Rancangan ransum perlakuan yang digunakan P1; Silase Pucuk Tebu 40% + Konsentrat 60%, P2; Silase Pucuk Tebu 50% + Konsentrat 50%, P3; Silase Pucuk Tebu 60% + Konsentrat 40%; P4; Silase Pucuk Tebu 70% + Konsentrat 30%. Dapat ditarik kesimpulan level penggunaan silase pucuk tebu dari 40%, 50%, 60%, dan 70% dalam ransum sapi dapat dimanfaatkan sebagai pakan alternatif yang berasal dari limbah untuk mensubtitusi konsentrat dalam ransum karena pada taraf tertinggi (70%) tidak menggangu selera makan dan tidak pula berdampak negatif pada kecernaan bahan kering maupun bahan organik.
Pengaruh Pemberian Perasan Bawang Merah Dengan Level yang Berbeda Terhadap Morfologi Rumput Pakchong Rindiani, Rindiani; Liman, Liman; Dewi, Anggi Derma Tungga; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.241-248

Abstract

Perbanyakan vegetatif dengan stek membutuhkan penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT) untuk mempercepat pertumbuhan akar dan tunas. Rumput pakchong (Pennisetum purpureum cv Thailand) adalah hijauan pakan ternak yang sangat baik dengan produksi tinggi dan kandungan protein kasar sebesar 16-18%. Karena kandungan auksin, giberelin, dan sitokininnya, bawang merah memiliki potensi sebagai ZPT alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian perasan bawang merah dengan level yang berbeda dapat memengaruhi morfologi rumput pakchong. Penelitian ini dilakukan di Dusun Bangun Sari, Desa Way Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, dari Oktober hingga Desember 2025. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial digunakan, dengan lima perlakuan dan lima ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (25%), P2 (45%), P3 (65%), dan P4 (85%) perasan bawang merah. Variabel meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, rasio daun dan batang, berat akar segar, dan luas permukaan daun. Semua variabel morfologi yang diamati tidak berpengaruh secara signifikan (P>0,05) oleh pemberian perasan bawang merah.
Pengaruh Pemberian Perasan Bawang Merah dengan Level yang Berbeda terhadap Produktivitas Rumput Pakchong Suastini, Tri; Liman, Liman; Dewi, Anggi Derma Tungga; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.258-265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian perasan bawang merah dengan level yang berbeda terhadap produktivitas rumput Pakchong dan mengetahui level terbaik dari pemberian perasan bawang merah terhadap produktivitas rumput Pakchong. Penelitian ini berlangsung pada bulan Oktober sampai Desember 2025 yang berlokasi di Dusun Bangun Sari, Desa Way Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung dan Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan yaitu P0 (kontrol), P1: perasan bawang merah sebanyak 25%, P2: perasan bawang merah sebanyak 45%, P3: perasan bawang merah sebanyak 65%, dan P4: perasan bawang merah sebanyak 85%. Data dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANOVA). Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian perasan bawang merah tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap jumlah anakan, bobot segar, dan produksi bahan kering rumput pakchong.
Pengaruh Subsitusi Daun Singkong Dengan Azolla (Azolla pinnata) terhadap Kadar Protein Dan Kadar Laktosa Susu Kambing Perah Peranakan Etawa Tunnisa, Adila Zahra; Wanniatie, Veronica; Liman, Liman; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.224-231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh substitusi daun singkong dengan azolla terhadap kadar protein dan laktosa pada susu kambing perah Peranakan Etawa (PE). Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2025 di Peternakan Soccer Mania yang berlokasi di Desa Sumbergede, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Analisis kualitas susu kambing dilakukan di Laboratorium Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas tiga perlakuan dengan tiga kelompok sebagai ulangan, sehingga diperoleh sembilan satuan percobaan. Perlakuan yang diberikan meliputi P0 (70% daun singkong + 30% ampas tahu), P1 (65% daun singkong + 30% ampas tahu + 5% azolla), dan P2 (60% daun singkong + 30% ampas tahu + 10% azolla). Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%. Apabila hasil analisis menunjukkan pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ransum P0, P1, dan P2 tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap kadar protein maupun laktosa susu kambing perah PE. Meskipun demikian, perlakuan P1 (65% daun singkong + 30% ampas tahu + 5% azolla) cenderung menghasilkan nilai kadar protein dan laktosa susu yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Secara umum, kadar protein dan laktosa susu yang diperoleh masih berada dalam kisaran standar yang berlaku di Indonesia.
Pengaruh Pemberian Zat Mutagen Kolkisin dan PGRs Giberelin (GA3) terhadap Pertumbuhan dan Morfologi Rumput Pakchong Maharani, Destia Arnanda; Liman, Liman; Dewi, Anggi Derma Tungga; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.249-257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kolkisin, PGRs giberelin (GA3), serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan morfologi rumput pakchong yang dipotong paksa pada umur 3 minggu dan dipanen pada umur 65 hari. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui pengarub oemberian zat mutagen kolkisin dan zat pengatur tumbuh giberelin (GA3), baik secara tunggal maupun kombinasi dalam meningkatkan pertumbuhan dan juga karakter morfologi rumput pakchong. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober 2025 – Januari 2026 di lahan Kahfi Farm, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Laboratorium Mikroskop, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4×3 dan 3 kali ulangan dengan faktor pertama adalah konsentrasi giberelin 0 ppm, 350 ppm, 700 ppm dan 1050 ppm serta faktor yang kedua yaitu konsentrasi kolkisin 0%, 0,3% dan 0,6%. Data yang diperoleh dianalisi menggunakan Anova dan apabila berpengaruh nyata (P>0,05) maka dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak berpengaruh nyata (P>0,05), terhadap tinggi rumput pakchong, jumlah daun, luas daun, diameter batang, dan kerapatan stomata rumput pakchong. Dengan demikian, pemberian kolkisin dan giberelin pada taraf yang digunakan belum memberikan respons pertumbuhan yang signifikan.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Fattah, Muhamad Faris Abhirama, Farid Afif, Dwi Agustina Afrianti, Zulvina Akbar, Khoirul Alamanda, Raddien Laduni Alfriani, Try Hardianti Ali Djamhuri Ali Husni Andika, Wahyu Antika, Cloudia Apriliana, Anisa Dwi Arief Qisthon Arif Qisthon Arifin, M. Deni Arifin, Muhammad Deni Arrozak, Muhammad Rofif Ilham Atiqoh, Nurul Choirul Anwar Dewi, Anggi Derma Tungga Dian Septinova Doni Ramadhan, Doni Erwanto Farda, Firia Tsani Farida Fathul Febriana, Dini Fitria Tsani Farda Fitriani Fitriani Fitriyani Fitriyani Hanafi, Isniah Hanawati, Nadia Dwi Hasiib, Etha' Aziza Hati, Diah Permata Herdiansyah, Lani I Gusti Bagus Wiksuana Imelda, Meilita Irawan Saputra Irawan, Bayu Hadi Setya Khaira Nova Khairunisa, Ni Komang Triana Khasanah, Lutfiah Kholiq, Nur Kristanti, Amelia Evi Kristanti, Nuke Kusuma A. Kusuma Adhianto Laurin, Clarisa Lestari, Vinka Dwi Madi Hartono Maharani, Destia Arnanda Maliya, Mirwa Siti Muhammad Mirandy Pratama Sirat Muhtarudi, Muhtarudi Muhtarudin Muhtarudin Noer, Irmayani Novita Lestari, Novita Nugroho, Kaleb Wisnu Nugroho, Muhammad Dika Nurunnisa, Fitria Nurwidya, Nasywa Pragastya, Ambrosius Nugraha Dimas Prayoga, Ibnu Kesuma Purba, Eko Prasetyo Purnama Edy Santosa Putri, Dewi Annisa Ramadhan, Debi Putra Ramadhani, Afiqah Ramadhani, Fath Hate Ramanda, Rio Ratna Ermawati Rindiani, Rindiani Rinjani, Nadinda Khoirunnisa Puri Ririn Angriani Rizkiyah, Nayla Syaqiratul Rizky Amelia, Aniza Rohayanti, Rohayanti Rudy Sutrisna S Siswanto Safira, Auliya Sanjaya, Purba Santoso, Riyadi Bagus Sari, Andini Novita Sari, Dewi Nofita Sari, Rizka Novita Sazena, Mayang Septia, Dela Septiana, Tri Silvia, Desma Siswahyudianto Sri Suharyati Suastini, Tri Sukma, Delta Tiara Susanti, Wulan Sutami, Rifqi Anwar Syah Khosi, Aghil Syahrio Tantalo Syakti, Rendi Tabtalo, Syahrio Tamara, Nina Yelly Tunnisa, Adila Zahra Ulhaq, Afifah Nida Utami, Siti Nina Sri Veithzal Rivai Zainal Veronica Wanniatie Widiasri, Ni Luh Putu Wijaya, Agung Kusuma Wijaya, Agung Kusuma yamartha, yamartha Yudiyanto, Febri YUSUF WIDODO