Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL UNTUK MENUNJANG PELAKSANAAN TUGAS KADER POSYANDU ((Kasus di Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung) Sri Sulastri; Meilanny Budiarti Santoso; Arie Surya Gutama
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2142-2151

Abstract

Media digital, seperti halaman web dan media sosial banyak digunakan untuk berbagi informasi, termasuk informasi kesehatan. Informasi dari sumber terpercaya dapat mengedukasi penggunanya. Kader kesehatan yang mengelola Pos Pelayanan Terpadu dapat memanfaatkan informasi di media digital untuk kebutuhan informasi bagi dirinya dan kelompok sasaran pelayanannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan media digital kepada Kader Kesehatan melalui metode pendidikan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini sedikitnya 20 peserta terpapar informasi tentang manfaat media digital, dan dua peserta terampil mengakses informasi di media sosial dan berbagi informasi melalui media percakapan. Beberapa kader lainnya sudah mulai membentuk grup WhatsApp dengan anggota kelompok sasarannya dan berbagi informasi tentang imunisasi. Terbentuknya grup WhatsApp mendapat respon positif dari para anggotanya. Kader yang terampil dalam mengakses informasi di media digital dapat berperan sebagai pencari informasi yang dibutuhkan oleh seluruh kader kesehatan, dan kader lainnya dapat meminta informasi yang mereka butuhkan.
SOSIALISASI PENTINGNYA PENCATATAN DATA MIKRO ORANG DENGAN MASALAH KEJIWAAN DAN GANGGUAN JIWA Sri Sulastri; Muhammad Budi Taftazani; Arie Surya Gutama; Lenny Meilany
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3080-3091

Abstract

Orang dengan Masalah Kejiwaan dan Orang dengan Gangguan Jiwa adalah dua kategori masalah kesehatan mental. Di Indonesia jumlahnya terus meningkat. Keduanya membutuhkan layanan yang berbeda sesuai dengan kebutuhannya. Gangguan jiwa bukanlah penyebab kematian, tetapi penderitanya akan hidup dalam kondisi disabilitas dalam waktu yang relatif lama. Pada tahun 2018, hanya 38,14% yang berobat, ini menunjukkan bahwa akses terhadap pelayanan kesehatan jiwa masih rendah, dan upaya penjangkauan sangat diperlukan. Orang dengan masalah kejiwaan memiliki berbagai faktor risiko yang memungkinkan mereka menjadi orang dengan gangguan jiwa. Data micro mereka sangat diperlukan untuk menjangkau keduanya. Penyediaan data mikro dapat melibatkan lingkungan sosial terdekat, seperti tetangga dan komponen masyarakat lainnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat desa atau kelurahan bahwa data mikro penting untuk membantu orang dengan masalah kejiwaan dan dan orang dengan gangguan jiwa mengakses layanan. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk webinar yang dihadiri oleh perwakilan masyarakat desa atau kelurahan. Tiga diantaranya telah melakukan pencatatan data mikro, dalam kegiatan ini mereka berbagi pengalaman. Hasil dari kegiatan ini, sedikitnya 14 orang perwakilannya menyadari pentingnya data mikro bagi penderita gangguan jiwa.
Peran Pemimpin Lokal dalam Mengelola Jaringan Pemangku Kepentingan pada Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) Dzikra Putri Lubna Yudanto; Arie Surya Gutama; Wandi Adiansah
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/vmj55358

Abstract

Pemimpin lokal memiliki peran strategis dalam mitigasi bencana berbasis masyarakat, terutama dalam mengelola jaringan pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengurangan risiko bencana. Kemampuan pemimpin dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi lintas aktor menjadi faktor penting dalam memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana, khususnya di wilayah rawan banjir pada hilir daerah aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pemimpin lokal pada Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) di Desa Bojong Kulur dalam mengelola Jaringan pemangku kepentingan dalam mitigasi bencana banjir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari enam infoorman, yaitu ketua KP2C, ketua TPBDes, salah satu ketua RW Desa Bojong Kulur, dan masyarakat Desa Bojong Kulur. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan kerangka teori peran pemimpin oleh London & Morfopoulos (2010). Hasil peneltian menunjukkan bahwa pemimpin lokal pada komunitas KP2C berperan dalam mengelola jaringan pemangku kepentingan melalui komunikasi strategis dengan pihak internal dan eksternal, pengelolaan sumber daya lokal, serta pembangunan hubungan antara masyarakat dengan pemangku kepentingan terkait. Peran tersebut memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, serta mendukung terbentuknya sistem mitigasi banjir. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan jaringan pemangku kepentingan oleh pemimpin lokal menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan komunitas terhadap bencana.
Social Construction of Fisherman’s Community for Maintaining Local Wisdom: A Case Study of Karangjaladri Village Arie Surya Gutama; Eva Nuriyah Hidayat; Agus Taryana
Komunitas Vol. 18 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v18i1.22543

Abstract

The local wisdom of coastal communities is reflected in the practice of managing marine resources that have been passed down from generation to generation. One form is the fishermen's community which functions as a social forum for fishermen in maintaining traditions and regulating the use of natural resources. However, the development of the era and social dynamics pose challenges and demand adaptation in preserving the values of local wisdom so that an understanding is needed for the fishermen's community to maintain these values. This study aims to analyze the social construction of the fishermen's community in maintaining local wisdom in Karangjaladri Village using the theory of social construction by Berger and Luckmann which includes externalization, objectivation, and internalization. With a qualitative approach and descriptive-explanatory methods, data were obtained through observation, interviews, and documentation. This research was conducted from January 2024 to September 2024 and involved three key informants, namely members of coastal communities who work as fishermen’s , community leaders, representatives of village governments, and other related parties. The results of the study indicate that the fishermen's community forms and maintains local wisdom values through social practices such as cooperation, customary-based fishing area division, and value regeneration through the inheritance of knowledge to the younger generation. In addition, the fishermen's community can adapt to change by strengthening the role of the community in facing the challenges of modernization. This study confirms that social interactions in the fishermen's community form a social reality that is oriented towards preserving local wisdom. The implication is that coastal management policies need to consider the role of fishermen's communities as key figures in maintaining ecological and social balance in coastal areas. Limitations in this study include local wisdom based on the research area, residents in coastal areas, community leaders, and other communities on the coast.
PROGRAM PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR BAGI ANAK TERLANTAR OLEH YAYASAN BENING NURANI SUMEDANG Rahayu, Wefina; Wibowo, Hery; Gutama, Arie Surya
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 9, No 1 (2026): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v9i1.70121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program pemenuhan kebutuhan dasar bagi anak terlantar yang berada di Yayasan Bening Nurani Sumedang. Anak terlantar merupakan anak yang kebutuhan dasarnya seperti kebutuhan fisik, emosional, dan stimulasi atau pendidikan tidak terpenuhi secara wajar karena kelalaian atau ketidakmampuan orang tua maupun keluarga. Pemenuhan kebutuhan dasar ini menjadi aspek penting dalam membantu anak untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal sehingga dapat meningkatkan keberfungsian sosialnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Yayasan Bening Nurani Sumedang telah memenuhi tiga aspek kebutuhan dasar bagi anak terlantar yang meliputi kebutuhan fisik, emosional, dan stimulasi atau pendidikan. Namun, dalam pelaksanaannya beberapa kegiatan pemenuhan kebutuhan stimulasi atau pendidikan masih berjalan belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan perancangan program keterampilan, minat, dan bakat anak menjadi lebih variatif dan berkelanjutan, serta melibatkan anak dalam setiap perencanaan kegiatan keterampilan sehingga kualitas pelayanan sosial di Yabni Sumedang dapat meningkat
Co-Authors Adam Bagus Primohardjo Adam Bagus Primohardjo, Adam Bagus Adiningrat, Rahadean Karunia Adisty Wismani Putri Adisty Wismani Putri, Adisty Wismani Agus Taryana Alifa, Nazmi Nur Ardiansyah, Raka Putra Ari Ganjar Herdiansah BUDHI WIBAWA Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa, Budhi Budi Muhammad Taftazani Dianto, Nurul Izza Sayyidina Aufa Dwi Istanto Dzikra Putri Lubna Yudanto Ela Zain Zakiyah ELIKA, ELMAGHFIRA PUTRI Elita Metica Tamba Elita Metica Tamba, Elita Metica ELMAGHFIRA PUTRI ELIKA Eva Nuriyah Eva Nuriyah Eva Nuriyah Hidayat Fakhriadi, Irham Ahmad Hadiyanto A. Rachim, Hadiyanto A. Hadiyanto Abdul Rachim Hery Wibowo Hery Wibowo, Hery Hetty Krisnani Hetty Krisnani, Hetty Idris, Haifa Dinda Shafiyyah Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono, Ishartono Januaristy, Ane Khalishah Shessary Johani, Riany Ambonnari Lenny Meilany Maulana Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan, Maulana Moch Zainuddin Moch Zainuddin Moch. Zainuddin Moch. Zainuddin, Moch. Mochammad Iqbal Makatita Mochammad Iqbal Makatita, Mochammad Iqbal Muhammad Fedryansyah Muhammad Fedryansyah Muhammad Fedryansyah Muhammad Fedryansyah, Muhammad NUNUNG NURWATI Nunung Nurwati Nunung Nurwati Nur Rahmawati Sulistiyori Sulistiyorini Nur Rahmawati Sulistiyori Sulistiyorini, Nur Rahmawati Sulistiyori Nur Rahmawati Sulistiyorini Nur Rahmawati Sulistiyorini, Nur Rahmawati Nurliana Cipta Apsari Pratama, Yudhistira Anugerah R. Widya Setiabudi Sumadinata Rahayu, Wefina Ramadhan, Gumilang Reza Rinaldy REZA RINALDY Reza Rinaldy, Reza Riany Ambonnari Johani RISNA RESNAWATY Risna Resnawaty, Risna Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Safitri, Fani Wahyu Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi SAHADI HUMAEDI Salma Arifah Salma Arifah, Salma Santoso Tri Raharjo SANTOSO TRI RAHARJO Santoso, Meilanny Shinta Puji Triwanti Shinta Puji Triwanti, Shinta Puji Sindy Husnul Yaqien SINDY HUSNUL YAQIEN Siti Hajah Nuraeni Siti Hajah Nuraeni, Siti Hajah Soni Ahmad Nulhaqim Soni Akhmad Nulhaqim Sri Sulastri TRESNA DARMAWAN TRESNA DARMAWAN, TRESNA Wandi Adiansah Wandi Adiansah WIBAWA, BUDHI YAQIEN, SINDY HUSNUL YUSTIKA TRI DEWI Yustika Tri Dewi, Yustika Tri