Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Interpersonal Pemimpin Lokal di Kelompok Tani Mangrove Berkah Anugerah Desa Karangjaladri dalam Mitigasi Bencana Fakhriadi, Irham Ahmad; Gutama, Arie Surya; Resnawaty, Risna
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v11i1.91772

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran interpersonal pemimpin lokal di Kelompok Tani Mangrove Berkah Anugerah di Desa Karangjaladri melalui upaya konservasi mangrove sebagai bentuk mitigasi bencana melalui analisis menggunakan salah satu dimensi teori peran pemimpin menurut Mintzberg yaitu peran interpersonal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Ketua Kelompok Tani Mangrove Berkah Anugerah telah mencerminkan peran sebagai pemimpin, figur utama dan penghubung dengan memberikan arahan dan motivasi, mewakili kelompok dalam kerja sama dan berbagai kegiatan serta menjalin hubungan dengan pihak luar seperti pemerintah, pihak swasta dan akademisi untuk mendukung keberlanjutan upaya konservasi mangrove. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan deskriptif menggunakan pendekatan fenomenologi melalui wawancara, observasi, dan analis data sekunder. Kesimpulan penelitian ini adalah peran Ketua Kelompok Tani Mangrove Berkah Anugerah selaku pemimpin lokal melalui peran interpersonal memberikan pengaruh dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat dan keberlanjutan upaya konservasi mangrove sebagai bentuk mitigasi bencana struktural di Desa Karangjaladri. Implikasi praktisnya mencakup perlunya penguatan kapasitas pemimpin lokal dan mengintegrasikan kelompok tani mangrove ke dalam kebijakan mitigasi bencana daerah. Secara teoritis, temuan ini memperkuat relevansi teori peran menurut Mintzberg dalam konteks kebencanaan. Saran untuk penelitian selanjutnya meliputi eksplorasi tentang faktor pendukung dan penghambat pemimpin lokal dalam mitigasi bencana serta dampak jangka panjang pemimpin lokal terhadap ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana serta perbandingan model peran pemimpin lokal dalam program mitigasi bencana berbasis ekosistem.
URGENSI KETERSEDIAAN FASILITAS SANITASI YANG LAYAK BAGI WANITA PADA TEMPAT PENGUNGSIAN KORBAN BENCANA ALAM Dianto, Nurul Izza Sayyidina Aufa; Gutama, Arie Surya; Fedryansyah, Muhammad
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 7 No 1 (2025): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/biyan.v7i1.1321

Abstract

Kebutuhan akan sanitasi pada wanita berbeda dengan pria karena perbedaan kondisi fisik dan sistem reproduksi di antara keduanya. Hal paling umum yang menunjukkan perbedaan tersebut ialah, wanita mengalami menstruasi setiap bulannya. Pemenuhan kebutuhan sanitasi khusus bagi wanita seringkali terabaikan, terutama pada kondisi-kondisi darurat seperti di tempat pengungsian korban bencana alam. Situasi bencana alam yang terkadang tak dapat diprediksimembuat proses penanggulangan menjadi lebih kompleks, terlebih lagi dengan adanya keterbatasan baik dari segi sumber daya alam, sumber daya manusia, hingga keterbatasan waktu. Namun, terlepas dari adanya keterbatasan tersebut, kebutuhan pengungsi harus tetap terpenuhi karena berkaitan erat dengan pelaksanaan hak asasi manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur atau studi kepustakaan dengan teknik pengumpulandata adalah kajian literatur. Literatur yang penulis gunakan berupa artikel, jurnal, dokumen, serta buku yang berkaitan dengan topik penelitian sebanyak 17 buah literatur. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis ketersediaan fasilitas sanitasi pada pengungsi wanita korban bencana alam.
Penggunaan Website sebagai Strategi Online Fundraising di Yayasan Al-Qomariyah Kota Bandung Dianto, Nurul Izza Sayyidina Aufa; Irfan, Maulana; Gutama, Arie Surya
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 3 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i3.51702

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan strategi online fundraising oleh Yayasan Al-Qomariyah, Kota Bandung, dengan fokus pada pemanfaatan website company profile. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aspek-aspek yang memengaruhi kesuksesan penggalangan dana online, seperti aksesibilitas, akuntabilitas, edukasi, interaksi, dan pemberdayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan Al-Qomariyah telah memanfaatkan kombinasi pendekatan yang inklusif melalui online fundraising untuk mencapai keberlanjutan dalam dukungan finansial dan direct funding pada proyek spesifik. Website Al-Qomariyah telah mengakomodasi pengalaman berdonasi yang baik, tetapi interaksi lebih fokus dilakukan melalui media sosial. Transparansi penggunaan dana tidak disajikan secara eksplisit melalui website unuk menjaga privasi donatur. Interaksi dalam website masih belum optimal, sehingga media sosial dimanfaatkan untuk meningkatkan interaksi tersebut dan menjadi wadah utama dalam mendorong partisipasi dan donasi. Penelitian ini merekomendasikan Yayasan Al-Qomariyah untuk melakukan integrasi yang lebih baik antara website dengan platform penggalangan dana online lainnya, meningkatkan interaksi di website, serta memperbanyak konten edukatif untuk mendorong partisipasi aktif dalam peningkatan online fundraising mereka. 
Analisis Potensi Desa Wisata dalam Upaya Peningkatan Kapasitas Masyarakat di Desa Bangunkarya Kabupaten Pangandaran Alifa, Nazmi Nur; Humaedi, Sahadi; Gutama, Arie Surya
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i2.38562

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi desa wisata di Desa Bangunkarya dalam upaya peningkatan kapasitas masyarakat. Desa Bangunkarya adalah salah satu desa di Kecamatan Langkaplancar yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai desa wisata. Desa wisata adalah komunitas pedesaan yang menawarkan pengalaman wisata dengan fokus pada budaya, tradisi, alam, dan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Potensi desa wisata tidak dapat berkembang secara optimal dan berkelanjutan tanpa didukung sumber daya manusia yang berkualitas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengambil bahan bacaan sebagai informasi dari berbagai sumber tulisan ilmiah seperti jurnal dan buku tentang potensi desa wisata, peningkatan kapasitas, dan pengembangan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Bangunkarya memiliki potensi wisata yang beragam dan unik. Desa ini memiliki daya tarik wisata alam seperti Bukit Durian dan Sungai Batu Kelir, serta aktivitas wisata yang menarik misalnya “Kikiciprikan” dan eksplorasi Goa Langkob. Desa Bangunkarya juga memiliki produk UMKM dari pertanian, perkebunan, dan peternakan yang berpotensi mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan. Sumber daya manusia yang berkualitas dinilai penting untuk memastikan pengembangan desa wisata yang berkelanjutan sehingga diperlukan upaya peningkatan kapasitas masyarakat. Penerapan strategi peningkatan kapasitas yang tepat dapat menjadikan Desa Bangunkarya sebagai destinasi wisata unggulan yang menawarkan pengalaman unik bagi wisatawan.Kata kunci: Desa Bangunkarya, Desa Wisata, Peningkatan KapasitasAbstract This study aims to describe the potential of tourism villages in Bangunkarya Village in an effort to increase community capacity. Bangunkarya Village is one of the villages in Langkaplancar District that has the potential to be developed as a tourist village. A tourist village is a rural community that offers a tourist experience with a focus on the culture, traditions, nature, and daily life of the local people. The potential of tourism villages cannot develop optimally and sustainably without the support of quality human resources. The research method used is a literature study by taking reading materials as information from various scientific writing sources such as journals and books about the potential of tourism villages, capacity building, and community development. The results showed that Bangunkarya Village has diverse and unique tourism potential. This village has natural attractions such as Durian Hill and Batu Kelir River, as well as interesting tourist activities such as "Kikiciprikan" and exploration of Langkob Cave. Bangunkarya Village also has MSME products from agriculture, plantations, and animal husbandry that have the potential to support sustainable tourism development. Quality human resources are considered important to ensure the sustainable development of tourism villages, so efforts to increase community capacity are needed. The implementation of the right capacity building strategy can make Bangunkarya Village a leading tourist destination that offers a unique experience for tourists.Keywords: Desa Bangunkarya, Tourism Village, Capacity Building 
Tahap Pra Pengorganisasian Komunitas Lokal dalam Mitigasi Bencana di Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran Ramadhan, Gumilang; Gutama, Arie Surya; Fedryansyah, Muhammad
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i2.39847

Abstract

Desa Karangjaladri merupakan wilayah yang sering terdampak oleh bencana menyebabkan diperlukannya upaya mitigasi guna mengurangi mengurangi jumlah korban, dan besarnya kerugian akibat bencana yang ditimbulkan. Upaya yang dapat dilakukan adalah pembentukan organisasi lokal berbasis mitigasi. Sebelum dibentuknya organisasi lokal, masyarakat dapat melakukan tahap pra pengorganisasian dalam teori Community Organizing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas yang dapat dilakukan masyarakat lokal pada tahap pra pengorganisasian dan juga pentingnya tahapan pra pengorganisasian dalam konteks mitigasi sebelum dilakukan tahapan selanjutnya dari manajemen bencana. Penelitian  ini menggunakan Studi Literatur dengan melakukan pengkajian berbagai literatur relevan, termasuk buku, jurnal ilmiah, berita dan data dari penelitian terdahulu yang telah dipublikasikan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa masyarakat Desa Karangjaladri harus dapat terlebih dahulu mengklarifikasi dan menjelaskan kondisi umum awal masyarakat mengenai berbagai dimensi baik kondisi sosial, politik, budaya, sejarah, ekonomi, geografi, demografi, infrastruktur, pola aktivitas masyarakat dan aktivitas pemimpin lokal. Tulisan ini memberikan saran masyarakat bersama para pemimpin lokal harus memanfaatkan berbagai aktivitas keseharian masyarakat untuk melakukan tahap pra-pengorganisasian sebagai upaya dan modal dasar untuk mempersiapkan  pembentukan organisasi lokal yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mitigasi bencana. Selain itu masyarakat yang mampu menjelaskan dan mengklarifikasi kondisi awal kehidupan mereka akan memiliki dasar kuat dan keinginan besar untuk berpartsipasi secara aktif melakukan perubahan ke arah lebih baik
Penguatan Kapasitas bagi UMKM di Rukun Warga 07, Kelurahan Ciateul, Kecamatan Regol, Kota Bandung Pratama, Yudhistira Anugerah; Gutama, Arie Surya; Fedryansyah, Muhammad
Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol. 12 No. 2 (2023): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial (Pusdiklatbangprof Kesos), Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v12i2.3242

Abstract

Penguatan kapasitas merupakan rangkaian kegiatan bagi kelompok dengan pendampingan rutin, agarkelompok tersebut dapat berkembang menjadi kelembagaan yang aktif, partisifatif, serta berfungsi sesuai dengan peranannya di masyarakat. Penguatan kapasitas yang dikaji dalam artikel ini adalah penguatan kapasitas UMKM di Rukun Warga 07, Kelurahan Ciateul, Kecamatan Regol, Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan serta menganalisis penguatan kapasitas UMKM di RW 07 yang terdiri dari empat dimensi, yakni peran pemimpin lokal, pengembangan komunitas lokal, komunikasi vertikal dan horizontal, serta dukungan pihak luar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan dimensi penguatan kapasitas UMKM di RW 07 sudah terimplementasi dengan baik, namun belum mencapai hasil maksimal. Tidak maksimalnya proses penguatan kapasitas tersebut terlihat dari belum adanya proses pengembangan komunitaslokal di RW 07. Hal tersebut berimplikasi terhadap terhambatnya pencapaian tujuan dari penguatan kapasitas UMKM di RW 07. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memberikan saran bagi penguatan kapasitas UMKM diRW 07, diantaranya pemimpin lokal di RW 07 perlu menjaga dan meningkatkan perannya, komunitas lokal perlu dikembangkan, komunikasi vertikal dan horizontal perlu dijaga dan ditingkatkan, serta dukungan pihak luar perlu dimanfaatkan seoptimal mungkin. Selain itu, peneliti juga memberikan saran berupa pemberian pelatihan bagi UMKM di RW 07 agar proses penguatan kapasitas dapat dilaksanakan dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Assessing the Leverage of Islamist Groups and Opposition Parties Alliance in Indonesia’s Regional Electoral Contest Herdiansah, Ari Ganjar; Gutama, Arie Surya; Sumadinata, Widya Setiabudi
Jurnal Politik Vol. 8, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article tempts to verify the intricate dynamics of political alliances between Islamist groups and opposition parties in Indonesian elections, focusing on the 2018 West Java gubernatorial contest. The study employs exit poll data, investigating the relationship between religiosity, politico-religious narratives, and voting behaviour. While the mobilising power of Islamist groups appeals to political parties, creating a temporary alliance, these do not guarantee electoral triumph even in a conservative region. The politico-religious propaganda, in principle, consolidates Islamist-inclined voters. Despite high levels of religiosity among voters, the alliance's strategies fail to convey this religious mobilisation into broad electoral success. This underscores that the efficacy of such campaigns is contextually dependent and shaped by local socio-political conditions. However, the alliances offer potential political leverage, suggesting an enduring interplay between Islamist groups and political parties in the Indonesian electoral landscape. This exploration contributes to understanding the complexities of Islamist mobilisation within multi-level electoral contests.
KEPEMIMPINAN LOKAL MELALUI PERSPEKTIF PENGORGANISASIAN KOMUNITAS DALAM REHABILITASI BENCANA GEMPA BUMI KABUPATEN CIANJUR Fakhriadi, Irham Ahmad; Arie Surya, Gutama; Fedryansyah, Muhammad
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Educational Sciences, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v12i1.41127

Abstract

Pergerakan Sesar Cugenang mengakibatkan terjadinya bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, maka perlu dilakukan rehabilitasi sebagai bagian dari penanggulangan bencana. Rehabilitasi bencana terbagi menjadi pemulihan dan rekonstruksi. Pemulihan merupakan fungsi penanggulangan keadaan darurat yang dilakukan oleh negara, masyarakat, keluarga, dan individu. Penelitian ini mencoba mendeskripsikan karakteristik kepemimpinan daerah dalam rehabilitasi bencana gempa bumi Cianjur khususnya bagian pemulihan melalui teknik studi pustaka seperti artikel jurnal, tesis, disertasi, dan buku serta berbagai sumber lain yang terkait dengan topik penelitian. Peran pemimpin daerah dalam pemulihan bencana gempa bumi Cianjur antara lain memfasilitasi kerjasama antara masyarakat dengan pihak terkait dalam menerima bantuan; menjaga kerukunan antar masyarakat untuk mencegah terjadinya konflik sosial; serta menjaga dan mengembangkan ketersediaan sumber daya di masyarakat untuk melakukan pemulihan. Peran pemimpin daerah dan upaya pemulihan pasca bencana terjadi sangat diperlukan. Identifikasi peran tokoh masyarakat dapat dikolaborasikan dengan strategi rehabilitasi khususnya seksi pemulihan di Kabupaten Cianjur karena tokoh masyarakat merupakan pribadi yang dipercaya oleh masyarakat, memahami kondisi lingkungan, mengetahui berbagai permasalahan, potensi dan ketersediaan sumber daya masyarakat khususnya di Kabupaten Cianjur. Strategi pemulihan yang dapat dilakukan oleh lembaga pemerintah maupun non pemerintah dan didukung oleh peran tokoh masyarakat antara lain melaksanakan pembangunan rumah bagi masyarakat; memberikan bantuan berupa subsidi dana dan barang serta memberikan pelatihan pengembangan kapasitas melalui penguatan modal sosial masyarakat untuk mengurangi kerentanan terhadap bencana; menciptakan layanan terapi penyembuhan aspek psikologis dan menyediakan fasilitas kesehatan gratis untuk kesehatan mental dan fisik.
ADVOKASI SOSIAL HAK KESEHATAN REPRODUKSI BAGI PEREMPUAN PENYANDANG DISABILITAS OLEH LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT Januaristy, Ane Khalishah Shessary; Rachim, Hadiyanto Abdul; Gutama, Arie Surya
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 8, No 2 (2025): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Desember 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v8i2.68746

Abstract

Pemenuhan hak kesehatan reproduksi bagi perempuan penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai hambatan struktural, sosial, dan kultural yang berdampak pada keterbatasan akses terhadap informasi, layanan kesehatan, serta perlindungan hak. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan kesehatan reproduksi tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga dengan ketimpangan sosial, diskriminasi, dan lemahnya sistem pelayanan yang inklusif. Dalam situasi ini, peran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menjadi penting sebagai aktor advokasi sosial yang menjembatani pengalaman kelompok rentan dengan upaya perubahan kebijakan dan praktik sosial. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan data sekunder dari buku akademik, artikel jurnal ilmiah, laporan organisasi, dan dokumen kebijakan yang relevan. Analisis difokuskan pada advokasi sosial hak kesehatan reproduksi bagi perempuan penyandang disabilitas serta peran LSM untuk memperjuangkan pemenuhan hak secara partisipatif dan berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa advokasi sosial oleh LSM berperan meningkatkan kesadaran hak, memperluas partisipasi perempuan penyandang disabilitas, serta mendorong perubahan struktural menuju layanan dan kebijakan yang lebih inklusif. Advokasi kesehatan reproduksi berbasis hak menjadi strategi penting untuk memastikan terpenuhinya prinsip kesetaraan dan keadilan sosial bagi perempuan penyandang disabilitas. The fulfillment of reproductive health rights for women with disabilities continues to face structural, social, and cultural barriers that limit access to information, health services, and legal protection. These conditions indicate that reproductive health issues extend beyond medical concerns and are closely linked to social inequality, discrimination, and the lack of inclusive service systems. In this context, Non-Governmental Organizations (NGOs) play a crucial role as social advocacy actors that connect the lived experiences of vulnerable groups with broader efforts toward policy and social change. This study employs a literature review method by analyzing secondary data from academic books, peer-reviewed journals, organizational reports, and relevant policy documents. The analysis focuses on social advocacy for reproductive health rights of women with disabilities and the role of NGOs in promoting rights fulfillment through participatory and sustainable approaches. The findings highlight that NGO-led social advocacy contributes to strengthening rights awareness, expanding participation of women with disabilities, and promoting structural changes toward more inclusive health services and policies. Rights-based reproductive health advocacy emerges as an essential strategy to ensure equality and social justice for women with disabilities.
IMPLEMENTASI PROGRAM CSR PADA PERUSAHAAN MULTINASIONAL: STUDI KASUS DAN DAMPAKNYA TERHADAP MASYARAKAT LOKAL Humaedi, Sahadi; Gutama, Arie Surya; Ardiansyah, Raka Putra
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 8, No 2 (2025): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Desember 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v8i2.69835

Abstract

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) telah menjadi bagian integral dari strategi bisnis perusahaan multinasional, yang tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan finansial tetapi juga untuk memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Artikel ini membahas implementasi program CSR di berbagai sektor termasuk pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian lingkungan. Studi kasus menggambarkan inisiatif yang berhasil dilakukan oleh perusahaan multinasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal dan keberlanjutan lingkungan. Temuan utama menyoroti efektivitas inisiatif CSR dalam meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, peluang ekonomi, dan pelestarian ekologi. Tantangan seperti keterbatasan sumber daya, kesenjangan akses, dan penolakan masyarakat memerlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah daerah, LSM, dan keterlibatan masyarakat untuk memastikan hasil yang berkelanjutan. Corporate Social Responsibility (CSR) has become integral to the business strategies of multinational companies, aiming not only for financial profitability but also for long-term positive impacts on society and the environment. This article explores the implementation of CSR programs across various sectors including education, healthcare, economic empowerment, and environmental conservation. Case studies illustrate successful initiatives undertaken by multinational corporations to enhance local community welfare and environmental sustainability. Key findings highlight the effectiveness of CSR initiatives in improving education access, healthcare services, economic opportunities, and ecological preservation. Challenges such as resource constraints, access disparities, and community resistance necessitate collaborative approaches involving local governments, NGOs, and community engagement to ensure sustainable outcomes.
Co-Authors Adam Bagus Primohardjo Adam Bagus Primohardjo, Adam Bagus Adiningrat, Rahadean Karunia Adisty Wismani Putri Adisty Wismani Putri, Adisty Wismani Alifa, Nazmi Nur Ardiansyah, Raka Putra Ari Ganjar Herdiansah BUDHI WIBAWA Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa, Budhi Dianto, Nurul Izza Sayyidina Aufa Dwi Istanto Ela Zain Zakiyah ELIKA, ELMAGHFIRA PUTRI Elita Metica Tamba Elita Metica Tamba, Elita Metica ELMAGHFIRA PUTRI ELIKA Eva Nuriyah Eva Nuriyah Fakhriadi, Irham Ahmad Hadiyanto A. Rachim Hadiyanto A. Rachim, Hadiyanto A. HERY WIBOWO Hery Wibowo Hery Wibowo Hery Wibowo, Hery Hetty Krisnani Hetty Krisnani, Hetty Idris, Haifa Dinda Shafiyyah Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono, Ishartono Januaristy, Ane Khalishah Shessary Johani, Riany Ambonnari Lenny Meilany Maulana Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan, Maulana MEILANNY BUDIARTI SANTOSO Meilanny Budiarti Santoso Meilanny Budiarti Santoso, Meilanny Budiarti Moch Zainuddin Moch Zainuddin Moch. Zainuddin Moch. Zainuddin, Moch. Mochammad Iqbal Makatita Mochammad Iqbal Makatita, Mochammad Iqbal Muhammad Budi Taftazani Muhammad Fedryansyah Muhammad Fedryansyah Muhammad Fedryansyah Muhammad Fedryansyah, Muhammad Nunung Nurwati NUNUNG NURWATI Nunung Nurwati Nur Rahmawati Sulistiyori Sulistiyorini Nur Rahmawati Sulistiyori Sulistiyorini, Nur Rahmawati Sulistiyori Nur Rahmawati Sulistiyorini Nur Rahmawati Sulistiyorini, Nur Rahmawati Nurliana Cipta Apsari Pratama, Yudhistira Anugerah R. Widya Setiabudi Sumadinata Rachim, Hadiyanto Abdul Ramadhan, Gumilang Reza Rinaldy REZA RINALDY Reza Rinaldy, Reza Riany Ambonnari Johani RISNA RESNAWATY Risna Resnawaty, Risna Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Safitri, Fani Wahyu SAHADI HUMAEDI Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Salma Arifah Salma Arifah, Salma SANTOSO TRI RAHARJO Santoso Tri Raharjo Shinta Puji Triwanti Shinta Puji Triwanti, Shinta Puji SINDY HUSNUL YAQIEN Sindy Husnul Yaqien Siti Hajah Nuraeni Siti Hajah Nuraeni, Siti Hajah Soni Ahmad Nulhaqim Soni Akhmad Nulhaqim Sri Sulastri TRESNA DARMAWAN TRESNA DARMAWAN, TRESNA Wandi Adiansah WIBAWA, BUDHI YAQIEN, SINDY HUSNUL YUSTIKA TRI DEWI Yustika Tri Dewi, Yustika Tri