Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

TRAINING IN MONITORING TODDLER GROWTH AND DEVELOPMENT FOR POSYANDU CADRES IN MASANGAN KULON VILLAGE, SIDOARJO Catur Wulandari; Farah Nuriannisa; Anugrah Linda Mutiarani; Teguh Herlambang
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 7 No. 4 (2023): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v7i4.2023.566-573

Abstract

Health cadres are an extension of the health workers at the Community Health Center who take part in the monitoring program for the growth and development of toddlers. Cadre development is an important means of improving cadre skills in monitoring the growth and development of toddlers. This activity aims to increase the capacity of cadres in optimally monitoring the growth and development of toddlers. The respondents in this activity were 60 posyandu cadres. The training provided includes measuring height or body length, body weight, LiLA of toddlers, and detecting toddler development using KPSP. Respondents were given a pre-post test to measure the increase in cadres' ability to monitor the growth and development of toddlers. As many as 86.7% of posyandu cadres were able to monitor the growth of toddlers correctly after attending the training. As many as 45% of posyandu cadres were able to properly monitor the development of toddlers using KPSP after attending training. Training related to monitoring the growth and development of toddlers needs to be provided periodically so that cadres' abilities continue to increase.
Peningkatan Kapasitas Kader Desa Masangan Kulon melalui Orientasi Pengukuran Lingkar Pinggang sebagai Upaya Skrining Sindrom Metabolik Dewasa Farah Nuriannisa; Catur Wulandari; Anugrah Linda Mutiarani; Dini Setiarsih; Achmad Yarziq Mubarak Salis Salamy; Zenita Azzahra Nur Aini; Vidia Rahmawati; Adelia Fifi Wulansari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1273

Abstract

Latar Belakang: Kelompok dewasa merupakan kelompok masyarakat dengan risiko tinggi terhadap sindrom metabolik. Salah satu upaya pencegahan sindrom metabolik adalah melalui skrining lingkar pinggang secara rutin. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak Desa Masangan Kulon, Sukodono, Sidoarjo, belum ada orientasi dan skrining gizi terkait pengukuran lingkar pinggang yang dilakukan di wilayah tersebut. Tujuan dilakukannya kegiatan orientasi ini adalah untuk meningkatkan kapasitas kader dalam skrining pengukuran lingkar pinggang sebagai salah satu upaya preventif terjadinya sindrom metabolik. Metode: Peserta kegiatan merupakan 60 kader kesehatan di wilayah Desa Masangan Kulon, Sukodono, Sidoarjo. Orientasi dilakukan dengan pemberian materi menggunakan media buku saku dan Powerpoint mengenai pengukuran lingkar pinggang. Orientasi juga dilakukan dengan mendemonstrasikan pengukuran lingkar pinggang. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre-posttest pengetahuan serta checklist kesesuaian prosedur pengukuran. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil evaluasi, diketahui terjadi peningkatan pengetahuan terkait pengukuran lingkar pinggang sebanyak 35,4%. Selain itu, 80% peserta dapat mengukur lingkar pinggang sesuai dengan prosedur pengukuran yang tepat. Kesimpulan: Terjadi peningkatan kapasitas, baik pengetahuan maupun keterampilan, kader dalam melakukan pengukuran lingkar pinggang. Diharapkan dapat dilakukan skrining pengukuran lingkar pinggang pada usia dewasa secara rutin, sehingga dapat mendeteksi dini adanya risiko sindrom metabolik.
PELATIHAN PENGOLAHAN IKAN PADA SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH AL-MUHAJIRIN BANGKALAN Huda, Nailul Huda; Delina, Lini; Mutiarani, Anugrah Linda; Novianti, Hinda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.22855

Abstract

Latar belakang: Indonesia kaya dengan hasil laut terutama ikan. Namun demikian asupan protein nabati tertinggi sebanyak 68.3%, sedangkan protein hewani baru mencapai 31.7%. Pulau Madura adalah salah satu pulau yang dikenal cukup maju dari segi potensi perikanan dan kelautannya, baik dalam segmen usaha perikanan tangkap, budidaya, dan pengolahan hasil perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman tentang variasi cara membuat olahan ikan yang bermanfaat bagi para santri karena memiliki kandungan gizi yang baik bagi pertumbuhan di usia remaja. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode presentasi. Soal Pre-test dan post-test diberikan kepada peserta digunakan sebagai indikator tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan materi. Hasil dan pembahasan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan selama satu hari pada tanggal 17 Juni 2023 di PP. Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan. Sasaran peserta adalah santri putra dan putri PP. Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan yang berusia remaja. Acara dihadiri sebanyak 20 peserta. Hasil rata-rata nilai pre-test adalah 71, sedangkan nilai rata-rata post-test adalah 87. Hal ini menunjukkan terdapat peningkatan rata-rata nilai sebesar 16% dari sebelum diberikan materi (pre-test) dengan setelah diberikan materi (post-test). Kesimpulan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah terlaksana dengan baik. Semua peserta hadir dan mengikuti acara dari awal hingga akhir, serta sangat antusias termasuk dalam sesi diskusi. Hasil akhir kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan para peserta pengabdian kepada masyarakat yakni santri PP. Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan.
DEMONSTRASI PEMBUATAN FROZEN FOOD BERBASIS IKAN LELE DI DESA MASANGAN KULON Mutiarani, Anugrah Linda; Dwijayanti, Ira; Putri, Pratiwi Hariyani; Pratiwi, Viera Nu’riza
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23697

Abstract

Banyak orangtua saat ini yang memilih memberikan makanan praktis dan rendah zat gizi pada anak. Kesibukan dan tidak adanya waktu serta ketidakmampuan mengolah makanan yang praktis dan sehat menjadi alasan sebagian orangtua. Oleh karena itu, diperlukan pengenalan makanan praktis dan sehat (frozen food) dengan metode yang interaktif. Demontrasi merupakan proses penyampaian informasi yang menyenangkan, lebih jelas dan konkret sehingga ibu balita akan lebih mudah dalam memahami informasi yang diberikan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini selama 6 bulan dengan jumlah sasaran 30 ibu balita, pengambilan sampel menggunakan accidental sampling methode. Pelaksanaan pengabdian ini diawali dengan pembuatan media poster dan video pengolahan frozen food. Setelah media siap, dilaksanakan edukasi kepada ibu balita yang diawali dengan pretest, kemudian demonstrasi pembuatan nugget berbahan dasar ikan lele dan penayangan video pembuatan bakso ikan lele serta pelaksanaan postest. Uji statistic yang digunakan untuk melihat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi adalah Wilcoxon sign rank test. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan ibu balita sebelum dan sesudah edukasi pembuatan frozen food dengan nilai p=0,000. Pengetahuan ibu balita meningkat menjadi 80% yang menjawab benar setelah diberikan edukasi. Seluruh peserta sangat antusias dan bersemangat selama kegiatan berlangsung. Metode demonstrasi dan media video dapat digunakan sebagai salah satu metode edukasi yang interaktif dan menyenangkan.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Tanggap Stunting Putri, Pratiwi Hariyani; Wulandari, Catur; Mutiarani, Anugrah Linda; Nuriannisa, Farah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11044

Abstract

Stunting merupakan kekurangan gizi kronis yang terjadi pada balita. Pemerintah menargetkan prevalensi stunting turun menjadi 14 % pada tahun 2024. Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur dengan prevalensi stunting yang masih cukup tinggi yaitu 16,1%. Tujuan kegiatan ini adalah pelibatan kader posyandu, Tim penggerak PKK, Ibu dan/atau pengasuh balita, kader remaja dalam kegiatan yang akan dibuat menjadi 4 pojka (Kelompok kerja) : 1) Pokja (kelompok kerja) pelatihan pembuatan PMT tinggi protein hewani, 2) Pokja (Kelompok kerja) pelatihan pengukuran LILA dan screening status gizi balita berdasarkan LILA, 3) Pokja (Kelompok kerja) Pojok literasi gizi, 4) Pokja (Kelompok kerja) pembentukan kader remaja dalam pencegahan stunting. Program kerja yang telah dilaksanakan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra sehingga mewujudkan Desa Tanggap Stunting
Mitigasi Pra Sindrom Metabolik Pada Remaja Mutiarani, Anugrah Linda; Wulandari, Catur; Kardina, Rizki Nurmalya; Dwijayanti, Ira
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11048

Abstract

Pra sindrom metabolik merupakan kondisi terjadinya dua dari lima parameter sindrom metabolik. Pra sindrom metabolik dapat menjadi indikator resiko terjadinya sindrom metabolik yang akan berkaitan dengan penyakit degeneratif seperti penyakit jantung, diabetes, dislipidemia. Prevalensi sindrom metabolik pada remaja mencapai 4,8%. Tujuan pengabdian masyakat ini adalah mitigasi kejadian pra sindrom metabolik pada remaja. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan tekanan darah, pengukuran lingkar pinggang, pengukuran tinggi badan, dan pengukuran berat badan untuk mengetahui status gizi dan kejadian obesitas sentral, kemudian dari hasil pemeriksaan dilakukan pemetaan kejadian pra sindrom metabolik pada remaja. Sasaran pengabdian masyarakat adalah siswa-siswi SMAIT Al Uswah sebesar 154 remaja. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa status gizi obesitas pada siswa sebesar 13,6%, overweight 16,9%, dan kejadian obesitas sentral (abdominal) sebesar 20,1%, serta kejadian hipertensi pada siswa sebesar 20,8%. Hasil pemetaan kejadian pra sindrom metabolik pada siswa sebesar 29,3%. Mitigasi pra sindrom metabolik perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya sindrom metabolik, sehingga penyakit degeneratif pada remaja dapat diminimalisir
SOSIALISASI METODE PEMANTAUAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) ANAK USIA 6-23 BULAN DESA WAGE SIDOARJO Sa'bania Hari Raharjeng; Pratiwi Hariyani Putri; Anugrah Linda Mutiarani; Ira Dwijayanti; Mery Susantri
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4159

Abstract

Provision of appropriate complementary foods (MPASI) is essential to meet children's nutritional needs. There are several indicators for conveying opinions regarding the provision of MPASI, one of which is related to the variety of food ingredients in MPASI. Monitoring is needed to ensure that the MPASI provided is in accordance with recommendations. The purpose of this activity is to improve the knowledge and abilities of Posyandu cadres in monitoring the provision of MPASI using the 1x24 hour Recall method. The methods used are lectures and role-playing practices. The increase in cadre knowledge is measured by pre-post tests. The activity was attended by 40 Posyandu cadres and village midwives. The results of the activity were that overall the cadres experienced an increase in knowledge and were able to apply the 1x24 hour recall method in the implementation of MPASI presentation screenings in terms of food diversity
EDUKASI DAN PRAKTIK PEMBUATAN JAJANAN SEHAT PADA WALI SISWA TKIT HARUM KEPUTIH SURABAYA Viera Nu'riza Pratiwi; Anugrah Linda Mutiarani
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4222

Abstract

Usia anak sekolah adalah usia emas yang mejadi bibit yang menentukan bagi masa depan bangsa, oleh sebab itu pada anak sekolah dasar khususnya harus diberikan pemahaman kepada anak dan orang tua agar tidak menyebabkan atau mengalami asupan gizi yang kurang dan seimbang pada usia sekolah. Konsumsi makanan jajanan pada usia anak sekolah merupakan suatu kebiasaan yang hampir terjadi diseluruh dunia. Analisis situasi yang dilakukan didapatkan bahwa permasalah konsumsi jajanan yang kurang sehat masih dijumpai di mitra pengabdian masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan adalah (1) edukasi dengan materi makanan sehat dan makanan tidak sehat,serta potensi bahaya apa saja yang bisa timbul jika berlebihan dalam konsumsi makanan tidak sehat khususnya bagi anak-anak (2) pelatihan pembuatan camilan sehat dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di TKIT Harum, Keputih, Surabaya dengan pemberian materi edukasi dapat meningkatkan pemahaman mitra terkait konsep makanan sehat, aman, dan bergizi untuk anak. Tanggapan mitra dalam hal ini adalah ibu wali siswa terhadap program yang dilaksanakan sangat baik
PENINGKATAN LITERASI MAKANAN TERKAIT INFORMASI NILAI GIZI PADA LABEL MAKANAN KEMASAN Dwijayanti, Ira; Mutiarani, Anugrah Linda; Firdaus, Angelina Putri; Lestari, Eka Harum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 6 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v6i2.1586

Abstract

Obesity among adolescents remains a major health issue in Indonesia. According to data from the 2018 Basic Health Research, 16.0% of adolescents aged 12-15 years and 13.5% of adolescents aged 16-18 years are overweight or obese. Low literacy in reading food labels and nutritional value information can influence the incidence of adolescent obesity. the aim of this activity is to increase teenagers' knowledge and attitudes towards reading food labels and understanding nutritional information on packaged foods, thereby potentially reducing the incidence of obesity in adolescents. The education activity involved 42 students who actively participated in the entire educational series. It was focus on providing participants with a comprehensive overview of food labels and nutritional information, as well as instructions on how to read and interpret nutritional value information on packaged foods. The topic was delivered through a 60-minute session using posters as the primary educational material. The effectiveness of the educational activity was measured using a pre-test and post-test questionnaire consisting of 5 closed-ended questions. The Wilcoxon statistical test indicated a significant difference between pre-test and post-test results, with a p-value of 0.004. The educational activity successfully enhanced the students' understanding of food labels and nutritional information. Future activities should focus on further improving students' skills in reading and applying this knowledge in their daily lives.
Anemia in Pregnancy Based on Rural and Urban Areas Wulandari, Catur; Putri, Pratiwi Hariyani; Mutiarani, Anugrah Linda; Nuriannisa, Farah; Hisbullah, Farda Jamalia; Mabruroh, Farah Nur Laily; Lu'luah, Jauharotul; Solekha, Miftakhul
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang in collaboration with Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI Tingkat Pusat) and Jejaring Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v21i1.22585

Abstract

From 2013 to 2018, the proportion of anemia in pregnant women in urban and rural areas increased from 37.1% to 48.9%. This study aims to analyze the differences in determinants of anemia in pregnancy based on place of residence. Research was conducted in 2024. The research sample in rural areas was 39 pregnant women with anemia, and in urban areas was 31 pregnant women with anemia. Ratio scale data, including nutritional intake, is tested for normality with the Kolmogorov-Smirnov test, then tested using the t-independent test. Other variables are tested using the Mann-Whitney test. Regarding the various determinant factors studied, including the age of pregnant women, nutritional status, and gravida status, there is no significant difference (p-value > 0.05) in pregnant women with anemia in rural and urban areas. There is a significant difference (p-value < 0.05) between nutritional knowledge, food expenditure, and nutritional intake in pregnant women with anemia in rural and urban areas. Based on the determinant factors of anemia in pregnancy studied, food expenditure, nutritional knowledge of pregnant women, protein, iron, and vitamin C intake in pregnant women with anemia in rural and urban areas differ significantly.