Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan tentang Gizi Seimbang dengan Komposisi Isi Piringku Untuk Pencegahan Penyakit di Ta’miriyah Surabaya Noer Kumala Indahsari; Masfufatun; Olivia Herliani; Lusiani Tjandra; Rini Purbowati
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Menurut BPS (Badan Pusat Statistik), 190,98 juta orang (69,25%) di Indonesia hidup dalam usia kerja, yaitu 15-64 tahun, sedangkan 84,8 juta orang (30,75%) merupakan lansia. yang tidak produktif. Ini semacam bonus demografi yang menjadi faktor penting untuk meningkatkan pembangunan Indonesia. Namun berdasarkan data penelitian sebelumnya ditemukan bahwa pekerja TP Ta'miriyah yang masih produktif hampir sebagian besar mengalami obesitas dan masuk dalam kategori gemuk yaitu 70,31%. Sehingga, negara ini merupakan negara yang rawan terhadap berbagai penyakit. Tujuan: Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat  ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan guru dan pegawai TP Ta'miriyah Surabaya tentang gizi seimbang dan komposisi isi piringku, sehingga diharapkan munculnya berbagai penyakit yang disebabkan oleh tubuh yang tidak ideal. berat badan dapat diminimalkan.  Metode: Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan edukasi dan skrining kesehatan yang meliputi pengukuran berat badan, tinggi, Glukosa, dan Asam Urat (GCU). Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di aula SMA Ta’miriyah Surabaya. Yang di hadiri oleh 70 peserta dari kalangan guru dan pegawai Ta’miriyah Surabaya untuk mendapatkan edukasi dan cek kesehatan tentang Menu makanan Sehat bergizi dengan komposisi isi piringku. Hasil: Berdasarkan pemberian pre test dan post test, dengan menggunakan analisa statistik dengan nilai p-value = 0,000 maka didapatkan bahwa didapatkan peningkatan tingkat pengetahuan tentang menu makanan bergizi sehat peserta. Kesimpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan terhadap guru dan pegawai TP Ta’miriyah setelah dilakukannya edukasi gizi seimbang dengan komposisi isi piringku.
Hubungan Status Gizi dengan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Menu Sehat Bergizi bagi Lansia di SMA Ta'miriyah Surabaya Noer Kumala Indahsari; Nashita Keysha Chaniago; Nafla Dzikrina Qolbiyanti; Aniba Alvu Zahra; Anisa Rindatus Sholihah; Mukhlatul Ainiah; Okky Abimanyu; Muhammad Dody Ihsan; Mokhammad Navycia AL Ghozali; Qoid Izza Rasyad; Dewa Gede Leonda Zeppalin Karsan
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Masalah kesehatan yang sering terjadi bagi lansia searang ini adalah angka kesakitan akibat penyakit degeneratif meningkat jumlahnya disamping masih ada kasus penyakit infeksi dan kekurangan gizi lebih kurang dari 74% usia lanjut menderita penyakit kronis. Adapun lima utama penyakit yang banyak diderita adalah anemia (50%), ISPA (12,2%), kanker (12,2%), tbc (11,5%) dan penyakit jantung pembuluh darah (29%). Masalah gizi yang sering diderita di usia lanjut adalah kurang gizi, kondisi kurang gizi tanpa disadari karena gejala yang muncul hampir tak terlihat sampai usia lanjut tersebut telah jatuh dalam kondisi gizi buruk. Tujuan:  Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui: Hubungan antara status gizi dengan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap makanan sehat dan bergizi pada lansia di SMA Ta’miriyah Surabaya. Metode: Dalam Pengabdian Kepada masyarakat ini dilakukan metode survei. Tempat dan waktu penelitian di SMA Ta’miriyah Surabaya pada bulan September 2024. Populasi penelitian adalah lansia di SMA Ta’miriyah Surabaya sebanyak 49 peserta. Pengambilan sampel sebanyak 49 secara purposive random sampling dengan rumus slovin dengan taraf kesalahan 10%. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis hipotesis menggunakan korelasi product moment. Hasil: Dengan menggunakan uji statistik analisis bivariat menujukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara status gizi terhadap tingkat pengetahuan  menu makanan sehat bergizi dengan nilai p-value < 0,05 yaitu 0,047, namun tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan sikap terhadap menu makanan sehat bergizi dengan nila p- value > 0,05 yaitu 0,053. Kesimpulan: Penyuluhan yang diberikan pada pengabdian kepada masyarakat di SMA Ta’miriyah dapat bermanfaat untuk melihat hubungan yang signifikan antara status gizi terhadap tingkat pengetahuan  menu makanan sehat bergizi, namun tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan sikap terhadap menu makanan sehat bergizi
Edukasi Permainan Ular Tangga Stunting Bagi Kader Kesehatan Dukuh Pakis Sebagai Strategi Jitu Pencegahan Balita Stunting Kartika Ishartadiati; Noer Kumala Indahsari; Olivia Herliani; I Made Subhawa Harsa
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Stunting di Asia Tenggara merupakan masalah serius, dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Kota Surabaya telah menunjukkan penurunan signifikan dalam kasus stunting, namun masih ada tantangan yang harus diatasi. Kader Kesehatan, kini dikenal sebagai Kader Surabaya Hebat, berperan penting dalam pencegahan stunting dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, terutama dalam pemberian makanan pendamping air susu ibu (MPASI). Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan membuat penyampaian informasi mengenai stunting menjadi menyenangkan dan mudah diingat melalui permainan ular tangga. Metode: Metode yang dilakukan dengan memberikan kuesioner berupa pre-test sebelum edukasi dan post-test setelah edukasi kepada kader kesehatan Dukuh Kupang. Hasil: Didapatkan nilai rata-rata pengetahuan sebelum dilakukan edukasi 54,38 dan setelah dilakukan edukasi meningkat menjadi 63,76. Dilakukan uji Paired T-test didapatkan p hitung = 0.000. Kesimpulan: Ada peningkatan Pengetahuan yang signifikan para kader kesehatan Dukuh Kupang dari sebelum diberikan edukasi dengan sesudah diberikan edukasi.
Penyuluhan Kesehatan Tahap 2 untuk Memonitor Upaya Pencegahan Stroke dan Penyakit Jantung di Dupak Badarejo Surabaya Olivia Herliani; Suhartati; Noer Kumala Indahsari; Chenny Andriani Wiyono; Masfufatun; Ayu Cahyani Noviana
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penyakit katastropik meningkat tajam 18,6% pada tahun 2022 berdasarkan data Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan untuk skrining penyakit jantung dan stroke telah dilakukan pada Pengabdian kepada Masyarakan (PkM) tahap 1 di Dupak Bandarejo, namun sesuai roadmap PkM dan data JKN terbaru, maka rangkaian kegiatan ini perlu dilanjutkan. Tujuan: PkM Tahap 2 ini bertujuan melakukan pengawasan terhadap upaya pencegahan stroke dan penyakit jantung di Dupak Bandarejo Surabaya.   Metode: Kegiatan PkM tahap 2 ini dimulai dengan penyuluhan lanjutan mengenai penyakit jantung dan stroke. Pengabdi kemudian mengadakan pemeriksaan kesehatan, berupa pemeriksaan vital sign (terutama tekanan darah), anamnesis keluhan yang dimiliki, pemeriksaan darah (kolesterol, glukosa darah, dan asam urat), memfasilitasi konsultasi dokter agar peserta mendapat saran dan pengobatan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing. Hasil: Peserta sejumlah 41 orang terdiri dari 22 orang wanita dan  19 orang laki-laki, dengan rata-rata usia di atas 50 tahun. Rata-rata nilai posttest mengalami kenaikan dibandingkan rata-rata nilai pretest. Hasil pemeriksaan menunjukkan 42% peserta (17 orang) memiliki tekanan darah lebih tinggi dari nilai normal, 39% peserta (16 orang) memiliki kadar glukosa darah lebih tinggi dari nilai normal, 59% peserta (24 orang) memiliki kadar kolesterol lebih tinggi dari nilai normal, dan 27% peserta (11 orang) memiliki kadar asam urat lebih tinggi dari nilai normal. Kesimpulan: Penyuluhan memperbaiki pengetahuan peserta namun karena faktor usia dan kondisi kesehatan, maka hasil penyuluhan kurang maksimal. Pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol dan glukosa darah yang dilakukan, sudah sesuai untuk memonitor pencegahan penyakit jantung dan stroke.
EFEKTIVITAS EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus dan Mycobacterium tuberculosis MELALUI REVIEW JURNAL PERIODE 2015-2020 Noer Kumala Indahsari; Dina Meiliawati
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 2 (2024): Edisi 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patogenitas bakteri menjadi penanganan prioritas dalam program peningkatan derajat kesehatan di Indonsia melalui pengendalian penyakit menular yang ditimbulkan oleh bakteri patogen tersebut. Diantara bakteri yang memiliki intensitas frekuensi tinggi sebagai penyebab infeksi adalah Staphylococcus aureus dan Mycobacterium tuberculosis. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui efektivitas pemberian ekstrak kulit buah Manggis (Garcinia mangostana L.) dengan berbagai dosis untuk menghambat pertumbuhan bakteri Mycobacterium tuberculosis dan Staphylococcus aeurs. Hasil dari penelitian ini adalah ekstrak kulit buah manggis lebih efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dibanding bakteri Mycobacterium tuberculosis, hal tersebut karena Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) terhadap bakteri Staphylococcus aureus pada pemberian ekstrak kulit buah manggis dengan konsentrasi 2% dengan hasil <7 mm sedangkan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) Mycobacterium tuberculosis pada konsentrasi 3,125 µg/ml dengan hasil 224,90 intensitas cahaya.
EDUKASI KESEHATAN DENGAN MEMBUAT MINUMAN HERBAL UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS DI KELURAHAN DUKUH KUPANG SURABAYA Tjandra, Lusiani; Ishartadiati, Kartika; Wulandari, Atik Sri; Purbowati, Rini; Masfufatun, Masfufatun; Indahsari, Noer Kumala
ABDIMAS UNWAHAS Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v9i1.11132

Abstract

Di Indonesia saat ini terjadi tranformasi Sistem Kesehatan dimana layanan primer berfungsi bukan hanya mengobati tetapi menjaga agar masyarakat hidup sehat dengan melakukan kegiatan promotif dan preventif. Kegiatan preventif yang bisa di lakukan masyarakat adalah menjaga kesehatan, salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan kebiasaan mengkonsumsi minuman herbal. Biasanya minuman herbal yang dikonsumsi merupakan minuman tradisional yang mengandung antioksidan dan imunomodulator. Jamu atau herbal asli di Indonesia banyak di gunakan di masyarakat. Antioksidan adalah zat atau senyawa yang dapat mencegah reaksi oksidasi, sedangkan imunomodulator adalah zat atau senyawa yang dapat meningkatkan respon imun atau menekan aspek tertentu dari respon imun. Sistem imun tubuh manusia sangat penting untuk melindungi tubuh dari penyakit infeksi seperti yang disebabkan oleh bakteri, virus dan mikroorganisme. Tujuan pengmas ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dengan cara mengedukasi kepada ibu-ibu PKK  tentang imunitas dan cara membuat minuman herbal  sebagai upaya peningkatan imunitas tubuh kegiatan dilaksanakan pada tgl 2 September 2023 yang  di awali dengan pemberian penyuluhan tentang imunitas kepada ibu ibu PKK di Dukuh Kupang dan di lanjudkan demostrasi membuat minuman herbal yang dapat meningkatkan imunitas bertempat di Balai RT 03 Dukuh Kupang Surabaya Hasil ada perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan ssudah penyuluhan, dimana sesudah penyuluhan ibu ibu PKK sebagian besar mempunyai pengetahuan baik.Kata Kunci : herbal, ibu pkk,  imunitas, minuman.
Identifikasi Spesies Candida Pada Pasien Kandidiasis Vulvovaginalis dan Faktor Risikonya masfufatun, masfufatun; Tri Ratnasari, Diana; Narotama, Harya; Purbowati, Rini; Indahsari, Noer Kumala; Tjandra, Lusiani
The Indonesian Journal of Infectious Diseases Vol. 10 No. 2 (2024): The Indonesian Journal of Infectious Diseases
Publisher : Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof Dr. Sulianti Saroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32667/ijid.v10i2.278

Abstract

Latar belakang: Candidiasis Vulvovaginalis (KVV) merupakan infeksi pada vulva dan/atau vagina akibat pertumbuhan berlebih dari Candida sp, terutama pada wanita usia reproduksi. Penyakit ini dapat mengganggu kesehatan fisik dan mental penderita. Berbagai laporan menyatakan bahwa Candida albicans merupakan agen aktif etiologi utama pada infeksi ini. Namun, spesies non-Candida albicans baru-baru ini muncul. Jadi tampaknya ada perubahan pola spesies Candida pada KVV. Tujuan: menganalisis faktor risiko dan mengidentifikasi spesies Candida pada pasien KVV di Surabaya.  Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross-sectional yang melibatkan 67 subjek penelitian dari pasien Klinik Ibu dan Anak Surabaya dengan keluhan keputihan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode anamnesis, pengisian kuesioner, pemeriksaan fisik dan klinis, serta pemeriksaan laboratorium. Sampel sekresi/keputihan vagina pasien diambil menggunakan usapan steril dan diperiksa secara mikrobiologis dengan menumbuhkannya pada media Sabraoud Dextrose Agar (SDA). Isolat yang tumbuh pada media SDA diidentifikasi sebagai spesies Candida melalui produksi Chlamydoconidia pada media Corn Meal Agar, pembentukan tabung germinal dan kultur pada CHROMAgar. Analisis data faktor risiko dilakukan dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Sebanyak 26 (38,84%) sampel dari 67 pasien dinyatakan positif KVV. Frekuensi tertinggi berada pada rentang usia 25 hingga 45 tahun, menggunakan kontrasepsi dan douches vagina. Gejala yang paling umum di antara pasien adalah keputihan abnormal dan iritasi vagina yang berhubungan dengan keputihan abnormal. Ada hubungan antara usia, penggunaan kontrasepsi, dan douches vagina dengan kejadian KVV (p<0,05). Hasil identifikasi Candida spp menunjukkan bahwa Candida albicans (44,5%) dan Candida glabrata (42,4%) lebih dominan pada pasien KVV dibandingkan spesies Candida lainnya. Kesimpulan: Usia, pemakaian alat kontrasepsi dan obat pembersih vagina merupakan faktor resiko KVV. Spesies C. albicans dan C. glabrata mendominasi spesies candida hasil isolasi dari pasien KVV. Oleh karena itu hasil klinis dan laboratorium perlu diperhatikan dan dipertimbangkan  dalam memberikan pengobatan terbaik.
Pengaruh Probiotik Dan Metabolit Lactiplantibacillus plantarum Dad-13 Terhadap Pertumbuhan dan Pembentukan Biofilm E. coli ATCC 8739 dan S. aureus ATCC 33591 Purbowati, Rini; Listyawati, Agusniar Furkani; Masfufatun, Masfufatun; Tjandra, Lusiani; Indahsari, Noer Kumala
The Indonesian Journal of Infectious Diseases Vol. 10 No. 2 (2024): The Indonesian Journal of Infectious Diseases
Publisher : Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof Dr. Sulianti Saroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32667/ijid.v10i2.291

Abstract

Latar belakang: Infeksi bakteri banyak terjadi di negara-negara berkembang, dengan angka kesakitan dan kematian yang meningkat. E. coli dan S. aureus merupakan bakteri penyebab infeksi serius pada berbagai penyakit yang terdapat di masyarakat serta di rumah sakit. Penggunaan antimikroba yang tidak tepat untuk mengobati infeksi bakteri telah menjadi penyebab utama timbulnya resistensi antibiotik pada banyak pathogen. Probiotik dan juga postbiotik dapat digunakan sebagai alternatif pengganti antibiotik. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh probiotik dan postbiotic Lactiplantibacillus plantarum Dad-13 terhadap pertumbuhan dan pembentukan biofilm E. coli ATCC 8739 dan S. aureus ATCC 33591. Metode: penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratories. Uji aktivitas antibakteri dan antibiofilm dari probiotik dan postbiotik L. plantarum subsp. plantarum Dad-13 terhadap E. coli ATCC 8739 dan S. aureus ATCC 33591 dilakukan dengan konsentrasi 25, 50, 75 dan 100 %.  Analisis terhadap perubahan pertumbuhan dan biofilm yang terbentuk diukur melalui serapan OD pada panjang gelombang 490 nm menggunakan microplates reader Hasil: Uji aktivitas antibakteri probiotik L. plantarum subsp. plantarum Dad-13 hanya sedikit menunjukkan penurunan pertumbuhan atau OD, kecuali pada konsentrasi 25 %  terhadap E. coli ATCC 8739. Uji aktivitas antibiofilm probiotik L. plantarum subsp. plantarum Dad-13 menunjukkan penurunan biofilm yang nyata baik terhadap E. coli ATCC 8739 maupun S. aureus ATCC 33591. Uji aktivitas antibakteri postbiotik L. plantarum subsp. plantarum Dad-13 menunjukkan hanya sedikit penurunan pertumbuhan atau OD, terhadap E. coli ATCC 8739 maupun S. aureus ATCC 33591. Uji aktivitas antibiofilm postbiotik L. plantarum subsp. plantarum Dad-13 juga hanya sedikit menunjukkan penurunan biofilm baik terhadap E. coli ATCC 8739 maupun S. aureus ATCC 33591 Kesimpulan: Probiotik L. plantarum subsp. plantarum Dad-13 menunjukkan pengaruh sebagai antibakteri yang lemah, namun menunjukkan antibiofilm yang kuat terhadap terhadap E. coli ATCC 8739 dan S. aureus ATCC 33591. Postbiotik L. plantarum subsp. plantarum Dad-13 menunjukkan pengaruh sebagai antibakteri yang lemah dan juga antibiofilm terhadap E. coli ATCC 8739 dan S. aureus ATCC 33591.
Pengaruh Ekstrak Etanol Lada Hitam (Piper nigrum L) dan Serai (Cymbopogon citratus) terhadap Kadar Trigliserida pada Rattus Novergicus yang Hiperkolesterolamia Silitonga, Evanri Matthew; Noer Kumala Indahsari; Herliani, Olivia
Calvaria Medical Journal Vol 2 No 2 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) of University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/cmj.v2i2.134

Abstract

Pendahuluan: Hiperkolesterolemia merupakan salah satu faktor risiko penyebab terjadinya penyakit jantung koroner. Sebagian besar kolesterol dalam tubuh dibentuk melalui dua jalur utama, yaitu jalur eksogen yang berasal dari makanan dan jalur endogen yang disintesis di dalam tubuh. Lada hitam (Piper Nigrum L) telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan lipid. Kedua tumbuhan ini mengandung senyawa-senyawa aktif seperti polifenol dan flavonoid yang memiliki potensi dalam menurunkan kadar trigliserida. Cymbopogon citratus adalah tanaman tahunan aromatik yang penting secara ekonomi dari keluarga Poaceae. Tujuan Penelitian: Mengetahui Pengaruh Ekstrak Etanol Lada Hitam (Piper nigrum L) dan Serai (Cymbopogon citratus) Terhadap Kadar Trigliserida Pada Rattus Novergicus Yang Hiperkolesterolamia. Metode: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan rancangan penelitiannya adalah post-test only controlled group design. Pada penelitian ini terbagi menjadi 6 kelompok, yaitu 3 kelompok kontrol berupa kelompok kontrol negatif (K-), kelompok kontrol positif (K+) dan kelompok perlakuan sebanyak 4 kelompok (P1, P2, P3, dan P4). Hasil:  Hasil didapatkan rata-rata pengaruh ekstrak yang terbentuk pada kontrol negatif memiliki rata-rata sebesar 36,51, kontrol positif memiliki rata-rata sebesar 108.80, lada hitam 200mg memiliki rata-rata sebesar 66,02, lada hitam 500mg memiliki rata-rata sebesar 36,72, serai 200mg sebesar 50,26, dan serai 500mg sebesar 47,71. Kesimpulan: Ekstrak lada hitam yang dapat menurunkan kadar trigliserida lebih baik adalah lada hitam dengan kadar 200mg sedangkan untuk ekstrak serai yang dapat menurunkan kadar trigliserida lebih baik adalah serai dengan kadar 200 mg.
Incidence of Obesity in Diabetes Mellitus Rates, Profile of Teachers and Employees at SMA X Surabaya Noer kumala indahsari; Olivia Herliani; Suhartati Suhartati
Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma Vol 13, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jikw.v13i2.3752

Abstract

Background: Reduced metabolic function can cause the human body to experience a lack of energy, resulting in the possibility of diseases including diabetes mellitus, hypertension, atherosclerosis, and even coronary heart disease. Objective: This study aims to analyze the incidence of obesity through Body Mass Index on the incidence of diabetes mellitus and Lipid Profile at SMA X Surabaya. Methods: The research design used was cross-sectional. Sampling was carried out using non-probability sampling with a random sampling technique. Data collection was carried out at SMA X Surabaya by 64 teachers and employees of SMA X Surabaya. Respondents were gathered to receive health education, then went through the registration stages, and vital signs, and then 5 mL of venous blood was taken to measure blood sugar levels and lipid profiles, namely total cholesterol and triglyceride levels. This research uses the Chi-Square test statistical test. Result: There is a significant relationship based on the chi square test between body mass index and cholesterol levels and triglyceride levels. because the p-value < 0.05 is 0.041 and 0.050 respectively, but there is no significant relationship between body mass index and glucose levels with a p-value of 0.181. Conclusion: There is a relationship between the incidence of obesity through Body Mass Index and the incidence of Lipid Profile but there is no relationship with the incidence of diabetes mellitus at SMA X Surabaya