Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PELATIHAN MODERASI BERAGAMA, DEEP LEARNING DAN PEMANFAATAN TIK BAGI GURU MAN 1 MUARO JAMBI DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN INOVATIF Handayani, Reli; Falani, Ilham; Zam Zam Al Arif, Tubagus; Abrar, Mukhlas; Johan Wicaksana, Ervan; Fajaryani, Nunung
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru MAN 1 Muaro Jambi dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama, pendekatan Deep Learning, serta pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran inovatif. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari pentingnya menanamkan sikap toleransi, berpikir kritis, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam proses pendidikan abad ke-21. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan, workshop, serta evaluasi hasil. Data diperoleh melalui observasi, post-test, dan praktik langsung penggunaan media digital seperti Slido. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman sangat baik terhadap konsep moderasi beragama (rata-rata 4,5), pendekatan Deep Learning (4,4), dan evaluasi pembelajaran (4,3). Selain itu, peserta berhasil membuat dan mengoperasikan ruang interaksi berbasis Slido secara mandiri, yang mencerminkan peningkatan kompetensi digital. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil memperkuat kesiapan guru dalam merancang pembelajaran yang reflektif, kolaboratif, dan berorientasi pada karakter siswa. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan kapasitas guru madrasah dalam mewujudkan pembelajaran yang inovatif, moderat, dan adaptif terhadap tantangan era digital.
LISTENING AND SPEAKING IN THE EXTENSIVE ENGLISH COURSE: INSIGHTS FROM A POSTGRADUATE EFL CONTEXT Susanti, Aam Eka; Handayani, Reli; Haryanto, Eddy
Jurnal Ilmiah Bina Bahasa Vol 18 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Bina Bahasa
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/4h8r3r74

Abstract

This study aimed to understand the perspectives of graduate participants on the learning of listening and speaking skills during the Extensive English courses within the English Education Master’s Program at the University of Jambi. A qualitative descriptive method was employed, using brief, focused open-ended interviews with nine respondents after completing the course. Their responses were thematically analyzed to identify emerging perceptions, learning experiences, and factors that influenced the learning process both constructively and otherwise. The results indicate that participants thrive in supportive, motivating environments that foster interaction and communication. They valued the use of authentic learning materials—particularly videos, podcasts, and other digital resources—which enhanced motivation, confidence, active participation, and engagement. Constructive criticism was recognized as a motivational factor that encouraged language development and self-directed learning. However, some respondents suggested a better balance between material difficulty and time allocated to speaking practice. These findings indicate that while the provision of authentic materials and a supportive pedagogical approach contributed significantly to students’ improvement, the course’s greater strength lies in how these elements fostered learner autonomy and self-confidence—key factors in sustaining long-term oral communication development.
An Analysis of Idiom Types in English Film Dialogue and Their Translation Strategies in Indonesian Subtitles of the Kingsman Trilogy Utami, Putri; Adrefiza, Adrefiza; Handayani, Reli
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v4i3.51777

Abstract

Idiomatic expressions are an important element in film dialogue because they convey figurative meaning, cultural values, and pragmatic functions. However, translating idioms into Indonesian subtitles often presents problems due to cultural differences and audiovisual technical constraints such as limited space and time. This study aims to analyze the types of idiomatic expressions found in the English film dialogue of the Kingsman trilogy and the translation strategies used in the Indonesian subtitles. This research employs a qualitative descriptive method with content analysis. The data consist of idioms identified from the English dialogue and their translations in Indonesian subtitles. Idiom types are classified based on McCarthy and O’Dell’s typology, while translation strategies are analyzed using Baker’s framework. The findings show that semi-idioms are the most dominant type and that paraphrasing is the most frequently used translation strategy. Abstrak Ekspresi idiomatik merupakan unsur penting dalam dialog film karena menyampaikan makna figuratif, nilai budaya, dan fungsi pragmatik. Namun, penerjemahan idiom dalam subtitle bahasa Indonesia sering menghadapi permasalahan akibat perbedaan budaya serta keterbatasan teknis audiovisual seperti ruang dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis idiom yang terdapat dalam dialog film berbahasa Inggris pada Kingsman trilogy dan strategi penerjemahan yang digunakan dalam subtitle bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis isi. Data berupa idiom yang diidentifikasi dari dialog film berbahasa Inggris dan terjemahannya dalam subtitle bahasa Indonesia. Klasifikasi idiom didasarkan pada tipologi McCarthy dan O’Dell, sedangkan strategi penerjemahan dianalisis menggunakan kerangka Baker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semi-idiom paling dominan dan parafrasa menjadi strategi yang paling sering digunakan.
“I am worried about the quality of my work…” EFL students’ voices on critical thinking skills Fajaryani, Nunung; Habibi, Ibnu; Handayani, Reli; Failasofah, Failasofah; Abrar, Mukhlash; Ali, Rd. M.
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 10 No. 1 (2026): IRJE |Indonesian Research Journal in Education| in Progress|
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/irje.v10i1.38838

Abstract

Writing a thesis is a complex academic process that requires strong critical thinking skills. Consequently, many graduate students struggle to apply critical thinking during thesis writing. This study aims to explore EFL graduate students’ challenges and strategies in developing critical thinking skills in writing theses at Universitas Jambi. A qualitative case study design was employed, involving semi-structured interviews with four Master of English Education students who met the study’s inclusion criteria. The findings reveal three major categories of challenges: personal competence challenges (time management and workload balance), linguistic challenges (structuring and grammar, English proficiency, and source management), and psychological challenges (low motivation, lack of confidence, and writing anxiety). To address these challenges, students employed various strategies, including technological support such as AI and writing tools, time management practices, citation and resource management, and writing practice supported by supervisors and peers.