Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Implementasi Sistem Pengisian Dan Penyeimbang Daya Pada Sel Baterai Di Kendaraan Listrik Heru Nuraditya; Mohamad Ramdhani; Ekki Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baterai multisel sangat dibutuhkan untuk kendaraan elektrik pada akhir dekade ini agar daya baterai dapat bertahan lama dalam melakukan perjalanan yang jauh. Selain menjaga daya agar dapat bertahan lama, diperlukan juga sebuah system yang dapat mengisi lebih cepat agar dapat mengefisiensi waktu. Multisel baterai adalah suatu baterai yang dikemas terdiri dari beberapa sel baterai yang disusun secara seri agar dapat menambah kapasitas sesuai keperluan. Dikarenakan terdiri dari beberapa sel, maka diperlukan penyeimbangan kapasitas dalam proses pengisian upaya dalam bentuk pencegahan terjadinya overcharging. Sistem pengisian ini menggunakan metode Constant voltage / constant current controller yang berfungsi mengendalikan arus dan tegangan pada siklus pengisian. Selain metode pengisian daya, ada juga metode penyeimbangan daya dengan menggunakan topology Flyback. Sistem ini menggunakan perhitungan State Of Charge (SOC) yang berfungsi mengidentifikasi nilai arus, tegangan, dan kapasitas. Pada keseluruhan sistem, kedua sistem dapat saling bekerja sama untuk mengisi dan menyeimbangkan daya pada baterai multisel dengan keakuratan penyeimbangan daya 90% dilihat dari tegangan setiap selnya.Kata Kunci: Multicell, Lithium polymer, state of charge, penyeimbang, pengisian
Desain Dan Implementasi Lengan Robot Berbasis Electromyogram Untuk Orang Berkebutuhan Khusus Ardhan Dwi Meitrika Surachman; Mohamad Ramdhani; Ramdhan Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electromyography merupakan teknik untuk merekam aktivitas listrik yang dihasilkan oleh otot rangka. EMG dilakukan dengan menggunakan instrumen yang disebut electromyograph untuk menghasilkan rekaman sinyal yang disebut electromyogram (EMG). Teknik ini, dapat dimanfaatkan untuk membantu orang yang berkebutuhan khusus. Sehingga kualitas hidupnya dapat lebih baik. Pada tugas akhir ini, dirancang alat bantu pergerakan tangan untuk membantu orang yang berkebutuhan khusus pada bagian tangan khususnya, dengan memanfaatkan EMG. Sinyal otot tangan (biceps) direkam oleh elektroda kemudian diamplifikasi dan difilter pada modul EMG. Hasil sinyal tersebut menjadi masukan untuk mikrokontroler. Kemudian mikrokontroler menggerakkan motor servo sesuai kondisi input yang diberikan. Ketika kondisi tangan fleksor dan berkontraksi, maka lengan robot mengikuti gerakan mengangkat. Sedangkan ketika kondisi tangan ekstensor, maka lengan robot juga bergerak lurus sesuai keadaan tangan. Dengan sistem yang telah dijelaskan diatas, alat ini dapat bekerja sesuai masukan yang diberikan dan dapat memberikan keluaran berupa gerakan lengan robot yang sesuai dengan tangan pengguna. Ditunjukkan dengan nilai penguatan rata-rata yang dihasilkan oleh modul EMG sebesar 825 kali dan nilai keberhasilan alat ini sebesar 83,33 % (ketika kondisi tangan fleksor) dan 76,67 % (ketika kondisi tangan ekstensor). Kata kunci: EMG, biceps, elektroda, amplifikasi, filter, mikrokontroler, motor servo, lengan robot.
Analisis Pembangkit Elektrik Menggunakan Media Air Garam Sebagai Larutan Elektrolit Siti Zaenab Nurul Haq; Ekki Kurniawan; Mohamad Ramdhani
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak kebutuhan akan energi semakin meningkat seiring dengan kemajuan teknologi didunia, terutama kebutuhan energi elektrik yang semakin lama semakin banyak. air garam dapat dijadikan salah satu sumber energi alternative sebagai media yang digunakan untuk menghasilkan sumber energi elektrik. Air garam yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari adalah NaCl atau biasa disebut sebagai garam dapur. Dengan jembatan garam sederhana yang dibuat, dipercobakan bagaimana media air garam bereaksi dengan elektrode dalam menghasilkan energi elektrik. Percobaan ini menggunakan 3 elektrode berbeda yaitu besi (Fe), almunium (Al) dan seng (Zn). Kata kunci : air garam, elektrik, elektrode, jembatan garam Abstract the need for energy is increasing along with technological advancements in the world, especially the need for electrical energy which is increasingly increasing. salt water can be used as an alternative energy source as a medium used to produce electrical energy sources. Salt water that is often found in everyday life is NaCl or commonly referred to as kitchen salt. With a simple salt bridge made, it was tested how salt water media reacted with the electrode to produce electrical energy. This experiment uses 3 different electrodes are iron (Fe), aluminum (Al) and zinc (Zn). Keywords: salt water, electric, electrode, salt bridge
Perancangan Dan Implementasi Sistem Pencahayaan Ruangan Berbbasis Jaringan Syaraf Tiruan Hilmy Dzul Faqar; Mohamad Ramdhani; Prasetya Dwi Wibawa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencahayaan pada suatu ruangan merupakan salah satu hal yang sangat dibutuhkan oleh manusia karena dengan adanya pencahayaan maka aktivitas dapat berjalan dengan baik. Umumnya pengaturan pencahayaan hanya memiliki dua kondisi yaitu lampu nyala (on) atau lampu padam (off). Pengaturan dengan prinsip on-off tidak efisien karena tidak memperhatikan cahaya dari luar. Untuk itu dibutuhkan suatu upaya penghematan energi pada sistem pencahayaan. Pada tugas akhir ini, dirancang suatu sistem yang dapat mengkategorikan penerangan cahaya lampu pada ruangan dengan menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation. Masukan sistem berasal dari nilai LDR yang dikonversi menjadi luxmeter dan selanjutnya nilai tersebut diproses di Arduino Mega 2560 dengan menggunakan JST Backpropagation. Pada proses JST, nilai dari luxmeter dijadikan data pembelajaran dan pengujian dan output sistem berupa klasifikasi tingkat kecerahan lampu pada ruangan. Berdasarkan proses pengujian yang telah dilakukan, sensor cahaya 1 memiliki persentasi error 10.4815% dan sensor cahaya 2 memiliki persentasi error 7.2756%. Sedangkan untuk pengujian keberhasilan klasifikasi sistem sebesar 66.66%. Namun sistem belum dapat dikatakan baik karena pada pengujian siang hari nilai keberhasilan sebesar 33.33%.Kata kunci: Arduino Mega 2560, JST, LDR, Sensor Cahaya
Rancang Bangun Termometer Digital Berbasis Sensor Ds18b20 Untuk Penyandang Tunanetra Ellia Nurazizah; Mohamad Ramdhani; Achmad Rizal
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Termometer Digital saat ini menggunakan indera penglihatan untuk mengetahui informasi mengenai suhu badan. Penderita tunanetra memiliki keterbatasan dalam penglihatan, sehingga dibutuhkan Termometer Digital dengan output berupa suara agar para penderita tunanetra dapat mengetahui berapa suhu badan mereka dengan cepat dan mandiri. Termometer Digital untuk Tunanetra telah banyak direalisasikan menggunakan sensor suhu LM35 yang memiliki nilai akurasi dan keliniearan yang baik. Namun sensor ini memiliki sensitivitas suhu yang tinggi sehingga hasil pengukuran suhu tubuh menjadi sulit untuk dibaca karena hasil pengukuran akan cepat berubah ketika mendeteksi perubahan suhu yang relative kecil. Kelemahan sensor LM35 yang lain adalah sensor ini perlu dikemas lebih lanjut ketika akan digunakan pada pasien. Akan tetapi, saat sensor tersebut dikemas maka akan mempengaruhi nilai keakuratan pengukuran. Pada Tugas Akhir ini akan diimplementasikan sebuah Termomter Digital menggunakan sensor suhu DS18B20. Tujuannya adalah untuk membandingkan sensor suhu DS18B20 dengan sebuah termometer digital yang ada di pasaran, serta untuk melihat karakteristik DS18B20 ketika digunakan sebagai sensor suhu tubuh. Data tersebut akan diolah dengan menggunakan Mikrokontroler ATmega328 kemudian hasilnya ditampilkan dalam LCD dan dikeluarkan melalui modul suara WTV020. Dari hasil penelitian ini diharapkan para penderita Tunanetra dapat mengukur tubuhnya secara mandiri.Kata kunci : Termometer Digital, Tunanetra, Sensor suhu DS18B20, Sensor suhu LM35, Mikrokontroler ATmega328, LCD, dan Modul suara WTV020.
Sistem Pencahayaan Ruangan Otomatis Dengan Multisensor I Gusti Ngurah Eka Prasna; Mohamad Ramdhani; Ig. Prasetyya Dwi Wibawa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Pencahayaan Otomatis merupakan suatu sistem pencahayaan otomatis dalam menyalakan lampu. Sistem ini terdiri dari dua sensor yaitu sensor thermal dan juga sensor cahaya. Dalam kerjanya sensor thermal dan sensor cahaya akan mendeteksi suhu tubuh manusia dan mendeteksi cahaya untuk menyalakan dan mematikan lampu secara otomatis. Dengan sistem ini penekanan terhadap energi dapat dilakukan. Sehingga tidak ada energi terbuang sia-sia dengan begitu akan membantu menghemat biaya rumah tangga. Tugas Akhir ini membahas tentang proses pembuatan sistem ini sampai dengan pengaplikasian alat. Sensor thermal yang dapat mendeteksi manusia berdasarkan suhu tubuh akan membuat sistem nyala/mati lampu lebih efisien dari sensor gerak. Dan sensor cahaya untuk mengukur intensitas cahaya dalam ruangan. Lampu akan menyala jika ada manusia terdeksi dan intensitas cahaya dibawah threshold yang ditentukan.Kata Kunci : Automasisasi,Pencahayaan,Multisensor,Ruangan.
Pergerakan Dan Kontrol Kaki Pada Robot Pemanjat Dinding Muhammad Fadel Nugraha; Mohamad Ramdhani; Ramdhan Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot pemanjat dinding merupakan robot yang dapat berjalan pada medan vertikal. Robot ini terinspirasi oleh hewan cicak yang dapat menempel pada dinding. Robot ini dapat mempermudah pekerjaan manusia dalam bidang ketinggiancontohnya seperti pada pembersihan kaca luar gedung dan pembersihan pada bidang industri lainnya. Namun robot pemanjat dinding mempunyai salah satu kekurangan yaitu robot harus inisialisasi terlebih dahulu pada medan vertikal. Oleh sebab itu, dibutuhkan suatu sistem yang dapat mengontrol robot mulai dari posisi horizotal ke posisi vertikal secara otomatis. Pada dasarnya, robot pemanjat dinding dapat menggunakan kaki maupun roda. Untuk robot pemanjat dinding yang menggunakan roda maka akan lebih cepat mencapai ketinggian tertentu, sedangkan yang menggunakan kaki akan lebih kokoh dan kuat saat menempel. Dalam perkembangannya, robot pemanjat dinding sudah sangat berkembang pesat.Ada beberapa metode yang dapat digunakan dalam perancangan robot diantaranya metode Vacuum Suction, Magnetic Devices For Climbing Ferrous Surface, Attraction Force Based On Aerodynamic Principles, dan Dry Adhesives. Tujuan dari beberapa metode tersebut adalah mencari sistem yang paling efektif untuk mengangkat beban sampai ketinggian yang tidak terbatas. Pada tugas akhir ini, telah dirancang sebuah robot yang dapat bergerak dari medan horizontal ke medan vertikal secara bergantian. Keakuratan untuk setiap motor yang digunakan adalah motor servo A = 71.33%, motor servo B = 68.66% , dan motor servo C = 69.33%. Waktu yang dibutuhkan untuk satu langkah pergerakan robot secara horizontal adalah 31.636s. waktu yang dibutuhkan untuk bergerak 90º adalah 15.82s. Sedangkan untuk saru langkah pada medan vertikal selama 47.45s. Kata Kunci: Vacuum Suction, Robot Pemanjat Dinding, Motor servo
Sistem Kendali Penyalaan Motor Bakar Mesin Generator Set (genset) Secara Otomatis Dengan Accu Sebagai Indikator Rahmat Khairunas; Mohamad Ramdhani; Ekki Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator set yang tidak digunakan dalam beberapa waktu lama mengakibatkan antara lainnya, jangka pakai mesin berkurang dan menyebabkan Akumulator lemah. Ini akan mengakibatkan berkurangnya fungsi dari Generator set dan tidak berjalannya fitur yang sudah ada di Generator set seperti seharusnya. Dari permasalahan di atas, dibutuhkan suatu sistem yang bisa memanaskan mesin genset secara berkala. Sistem ini menjadikan voltase dan arus dalam akumulator sebagai indikator mesin genset sudah harus dinyalakan dengan menjadikan Arduino Uno sebagai mikrokontroler.Kata Kunci : akumulator, genset, nyala, sistem
Sistem Catu Daya Penghasil Air Alkali Dengan Modul Solar Cell Aidatul Fauziah; Ekki Kurniawan; Mohamad Ramdhani
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air alkali merupakan air yang bersifat basa, dimana manfaat yang ditimbulkan berdasarkan hasil penelitian yang ada yaitu saat mengkonsumsi air ini salah satunya adalah memperlancar sistem pencernaan. Adapun kendala untuk penghasil air ini terdapat pada mahalnya alat pembuatan air alkali serta belum adanya memanfaatkan energi matahari sebagai catu dayanya. Mengingat penggunaan energi terbarukan yang semakin berkembang saat ini, maka dari itu penulis melalakukan penelitian pembuatan air alkali dengan sistem catu daya menggunakan sollar cell. Komponen yang akan digunakan pada tugas akhir ini meliputi solar cell yang distabilkan menjadi 12 V sebagai sumber tegangan inverter dan rectifier, bejana elektrolisis, sensor pH, sensor tegangan yang dibubungkan dengan mikrokontroller serta relay untuk switch ke baterai 12 V yang akan dihubungkan dengan solar cell. Hasil dari tugas akhir ini menghasilkan pH air 8 – 9, daya 6.586 Watt dengan arus 28.89mA dan tegangan keluaran 227.85V menggunakan energi cahaya matahari.Kata Kunci : Catu Daya, Solar Cell, Air Alkali, pH
Sistem Kontrol Mangkuk Penghisap Pada Robot Pemanjat Dinding Muhammad Raihan Ghifari; Mohamad Ramdhani; Ramdhan Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, kehidupan manusia semakin dipermudah dengan adanya perkembangan teknologi. Banyak ilmuwan yang berlomba-lomba dalam menciptakan sesuatu. Salah satu halnya adalah robot, robot merupakan alat elektromekanis yang menyerupai makhluk hidup seperti manusia, hewan dan tumbuhan. Pembuatan robot memiliki tujuan yaitu untuk memudahkan kerja manusia, dan juga memenuhi kebutuhan riset dalam perkembangan teknologi. Perancangan robot yang dibuat adalah implementasi dari gabungan hewan yang dapat merayap seperti kadal di padukan dengan telapak kaki yang dapat menghisap seperti lengan pada gurita. Untuk melakukan hal tersebut maka pada robot pemanjat dinding dibutuhkan mangkuk penghisap aktif. Mangkuk penghisap aktif merupakan mangkuk penghisap yang dapat melakukan perekatan atau tidak ketika vacuum pump mengatur tekanan udara. Robot pemanjat dinding juga di rancang agar dapat melakukan transisi dari bidang horizontal menuju bidang vertikal dengan baik. Pada tugas akhir ini, robot pemanjat dinding dijalankan secara automasi dengan sistem kendali logika yang telah ditentukan. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu perancangan yang dapat bekerja optimal pada robot pemanjat dinding. Dengan menggunakan perancangan mangkuk penghisap aktif pada tugas akhir ini, untuk mendapatkan hasil yang optimal pada saat robot dalam kondisi vertikal ataupun kondisi horizontal. Kata Kunci : gurita, vacuum pump, mangkuk penghisap, dinding