Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : TRIAGE

Gambaran Visus Mata Pasca Pembelajaran Daring pada Anak Sekolah Agustiningrum, Ratna; Pangestu, Bangkit; Kusumaningrum, Puput Risti; Permatasari, Devi
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v11i1.1088

Abstract

Pandemic Covid-19 has been spreading continuously since March 2020 in Indonesia. Online learning has been used as a solution to reduce the spread of the Covid-19 pandemic. However, the habit of frequently using smartphones during online learning for school-age children can disrupt eye health and lead to a decrease in visual acuity. Visual acuity abnormalities in school-age children's vision become a significant problem that needs immediate detection as early as possible so as not to affect the child's focus during the learning process. To understand the post-online learning visual perception of elementary school children. The research design employs a quantitative descriptive research method with a cross-sectional approach. The study population consists of students in grades 4, 5, and 6 at SDN 2 Sukorejo, totaling 43 respondents. The sampling technique used total sampling with exclusion criteria, resulting in a total of 38 respondents. Data analysis is conducted using frequency distribution. The characteristics of the elementary school children who were respondents had an average age of 11.18 years, with a minimum age of 10 years and a maximum of 13 years. The majority of respondents were female, totaling 21 children (55.3%). The results of this study revealed that the visual acuity of the right eye was normal in 33 children (86.8%), and the visual acuity of the left eye was normal in 36 children (94.7%). The post-online learning visual perception of elementary school children at SDN 2 Sukorejo mostly indicated normal vision.
Prevalensi Post-Partum Blues pada Hari Kedua Pasca Persalinan di RSU’AISYIYAH Klaten Wulandari Nur Fatimah; Elsera, Chori; Permata Sari, Devi; Agustiningrum, Ratna
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v12i2.1731

Abstract

Postpartum blues merupakan kondisi suasana hati yang muncul akibat penyesuaian diri terhadap persalinan, yang muncul antara hari pertama hingga keempat belas pasca persalinan, dan mencapai puncaknya pada hari ketiga hingga kelima. Gejala dari post partum blues meliputi perasaan khawatir berlebih, sedih, gangguan tidur, merasa tidak berguna maupun hilangnya nafsu makan. Ibu dan keluarga umumnya tidak menyadari gangguan tersebut dan tidak dilaporkan sehingga tidak terdiagnosa serta tidak mendapat perhatian dari petugas kesehatan. Pada akhirnya, hal ini menimbulkan tantangan signifikan yang dapat berkembang menjadi penyakit yang lebih parah, khususnya depresi post partum dan psikosis post partum. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan karakteristik postpartum blues pada ibu nifas di RSU Aisyiyah Klaten. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan ukuran sampel 64 orang, terdiri dari post partum spontan dan sectio caessarea (SC), dengan menggunakan teknik pengambilan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden antara lain usia responden yaitu diantara 20-35 tahun sebanyak 90.6%, responden yang tidak bekerja mayoritas sebanyak 71.9%, paritas mayoritas yaitu multipara (>1 kali) sebanyak 51.6%, status kehamilan responden mayoritas direncanakan sebanyak 60.9%, dukungan suami mayoritas menemani saat persalinan sebanyak 92.2%, aktivitas olahraga responden mayoritas kadang-kadang sebanyak 70.3%, dan jenis persalinan mayoritas Sectio Caessarrea (SC) sebanyak 76.6%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RSU’Aisyiyah Klaten tentang Prevalensi Post Partum Blues Pada Hari Kedua Pasca Persalinan terdapat 3.1 % yang mengalami risiko depresi post partum dan sebagian dalam pada tingkat normal sebanyak 96.9%.