Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengolahan Kotoran Domba Menjadi Pupuk Organik Dengan Memanfaatkan Fermentasi Mikoroorganisme Pada Produk M-Bio Ismi, Muhammad Jorgy Lazuardi Labunove; Deviani, Elma; Haque, Iqlima; Mutolib, Abdul; Djuliansah, Dedi
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif
Publisher : Research and Social Study Institute (RESSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70110/jppmi.v3i3.44

Abstract

Tujuan dari pemberdayaan ini adalah untuk membantu peternak dalam mengelola dan mengolah kotoran domba yang tidak terpakai. Kotoran domba yang menjadi limbah akan diarahkan kepada peternak untuk dijadikan pupuk kandang. Pengolahan pupuk kandang ini memanfaatkan mikroorganisme yang terdapat pada produk M-Bio. Kemudian untuk rencana kegiatan telah dilaksanakan di berkah waringkas farm, di Desa Ciharalang Kecamatan Cijeunjing. Kabupaten Ciamis. Pada tanggal 2 Desember 2023 Adapun rangkaian kegiatan akan dilakukan pemaparan yang selanjutnya diikuti dengan praktik pengolahan pupuk kandang dari kotoran domba. Penanganan limbah dengan pembuatan pupuk organik diperlukan bukan saja karena tuntutan akan lingkungan yang nyaman tetapi juga karena pengembangan peternakan mutlak memperhatikan kualitas lingkungan, sehingga keberadaannya tidak menjadi masalah bagi masyarakat di sekitarnya. Pemanfaatan kotoran ternak sebagai sumber pupuk organik sangat mendukung usaha pertanian mulai dari tanaman sayuran, tanaman hias, dan tanaman buah. Banyak kotoran ternak yang terdapat di daerah sentra produksi ternak banyak yang belum dimanfaatkan secara optimal, sebagian diantaranya terbuang begitu saja, sehingga sering merusak lingkungan dengan bau yang tidak sedap sehingga mengganggu kenyamanan lingkungan. Kegiatan pengabdian telkah meningkatkan pengetahuan peternak dalam praktik pembuatan pupuk organik padat dengan menggunakan kotoran domba.
Pembuatan Silase Domba Dengan Memanfaatkan Fermentasi Mikroorganisme Menggunakan Produk M-Bio Yunianto, Agus; Femi Nurul Fauzi; Firmasyah, Irvan; Fahlevi, Reza; Mutolib, Abdul; Djuliansah, Dedi
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif
Publisher : Research and Social Study Institute (RESSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70110/jppmi.v3i1.45

Abstract

The problem faced by sheep farmers is the limitation of the number of sheep feeds in the farm, as well as the lack of nutritional additions to the feed. The dedication is aimed at producing alternative feed solutions using greening technology using local feed ingredients, with fermentation processes and using microorganisms found in M-Bio products. (silase). The dedication activities are carried out through the community dedication scheme in the livestock group Berkah Waringkas Farm, Ciharalanag Village, Cijeungjing District, Ciamis District in December 2023. The dedication activities include five methods: socio-reflective methods, early study method, socialization method, simulation of silas making, and evaluation and support. The dedication activities focused on making silas using local raw materials surrounding the fermentation process, as well as farmers better understanding the concept of adding nutrients to feed for sheep's fattening. Based on the results of the activity showed that the participants who were present looked enthusiastic in following the material exhibition and active in answering questions about the benefits of the use of silas, as well as the process of feeding the cattle. Activity evaluation questionnaire results show that this socialization activity has a good assessment for the participants
The Regencies and Municipalities Population Food Availability and Affordability in Eastern Priangan Noormansyah, Zulfikar; Chofyan, Ivan; Djuliansah, Dedi; Faqihuddin
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 39, No. 1, (June 2023) [Accredited Sinta 2, No 10/E/KPT/2019]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v39i1.2152

Abstract

The realization of national food security is expected to be built on regional food security. Local governments are obliged to build their own regional food security, and contribute to national security. This is in line with the mandate of Law No. 23/2014 on Regional Government, which states that food is a mandatory matter for the central and regional governments. In relation to this background, this study aims to determine the availability and affordability of food in the East Priangan region, as one of the food production centers of West Java Province. The research method used is mixed method research with the dominance of quantitative design. Based on the results of the analysis, the research can be concluded that the food security conditions of regencies and municipalities in the East Priangan region are categorized as strong. However, based on the results of the comparative analysis among the regencies and cities, it shows a quite unique condition. The condition of the level of food availability (independent) is inversely proportional to the condition of the level of affordability. Regencies and municipalities that have a high marketable surplus of food tend to have a relatively low level of affordability. Conversely, regencies and municipalities with high food affordability have low marketable surplus.
Analisis Komparatif Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok dan Konvensional di Kota Tasikmalaya Rizki Risanto Bahar; Dwi Apriyani; Dedi Djuliansah
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Budidaya ikan nila menjadi salah satu sektor usaha yang berkembang pesat di Indonesia. Pada tahun 2021, Provinsi Jawa Barat mencatatkan produksi budidaya ikan nila sebesar 270.925 ton, yang merupakan jumlah tertinggi di antara provinsi-provinsi lain (BPS, 2023). Hal ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki Provinsi Jawa Barat dalam sektor budidaya ikan nila. Tujuan: Kota Tasikmalaya memiliki potensi besar dalam sektor perikanan, khususnya dalam budidaya ikan nila. Terdapat dua sistem dalam budidaya ikan nila di Kota Tasikmalaya yaitu sistem bioflok dan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komparatif berdasarkan variabel produksi, benih, pelet, dedak, EM4, waktu budidaya, tenaga kerja (TK), dan efisiensi teknis. Metode: Lokasi penelitian di Kecamatan Bungursari, Kawalu, Purbaratu, dan Cibeureum dengan 52 responden menggunakan pengujian Uji T. Hasil analisis menunjukkan variabel produksi, benih, pelet, dedak, EM4, dan efisiensi memiliki nilai sig(2-tailed) > 0,05 serta variabel waktu dan tenaga kerja memiliki nilai sig(2-tailed) ≤ 0,05. Simpulan: Maka dari itu, terdapat perbedaan signifikan dalam variabel waktu budidaya dan tenaga kerja (TK), dengan nilai 0,013 dan 0,019 yang menunjukkan bahwa sistem bioflok memerlukan waktu lebih singkat dan tenaga kerja lebih banyak dibandingkan sistem konvensional.
MODEL PENGEMBANGAN PERTANIAN PERKOTAAN (URBAN FARMING) BERKELANJUTAN Sugihartini, Tien; Djuliansah, Dedi; Noormansyah, Zulfikar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i2.9648

Abstract

Pertanian perotaan merupakan kegiatan pertanian yang dilakukan di wilayah perkotaan, hal ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam mendukung pencapaian ketahanan pangan negara, perbaikan ekonomi, perbaikan ekologi kota, serta mempertahankan nilai sosial dan budaya. Penelitian ini dilakukan di 10 Kecamatan Kota Tasikmalaya dengan pertimbangan bahwa Kota Tasikmalaya memiliki  jumlah penduduk yang terus meningkat sementara lahan pertanian mengalami penurunan serta pembangunan non pertanian yang pesat sejalan dengan visi RPJMD Kota Tasikmalaya menuju kota industri dan perdagangan termaju di Jawa Barat. Pengambilan sampel sebanyak 100 pelaku pertanian perkotaan menggunakan metode Total Sampling. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kinerja pertanian perkotaan  di Kota Tasikmalaya, menganalisis  faktor–faktor yang mempengaruhi kinerja pertanian perkotaan di Kota Tasikmalaya, dan Merumuskan model Pengembangan pertanian perkotaan dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Alat analisis yang digunakan yaitu SEM WarpPLS 7.0. Hasil penelitian menunjukkan (1) Kinerja pertanian perkotaan (Urban Farming) di wilayah Kota Tasikmalaya berpengaruh positif terhadap  pertanian berkelanjutan di Kota Tasikmalaya. (2) Karakteristik pelaku dan kelembagaan pendukung berpengaruh terhadap kinerja pertanian perkotaan di Kota Tasikmalaya. (3) Model pengembangan Pertanian Perkotaan (Urban Farming) berkelanjutan dirancang sebagai upaya penguatan ketahanan pangan yang menguntungkan secara ekonomi dan berkelanjutan dilihat dari aspek lingkungan.
SIKAP DAN KEPUASAN PETANI TERHADAP ATRIBUT ASURANSI USAHATANI PADI DI KABUPATEN GARUT Hardyanti, Putri Intan; Djuliansah, Dedi; Nuryati, Rina
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.10074

Abstract

Agricultural sector has a high level of risk and uncertainty caused by climate change, pest and disease attacks, floods, droughts, and price fluctuations. Includes the risk dan uncertainty of rice farming. As a risk management efforts, the government officially provides the Rice Farming Insurance program. This research aims to analyze farmer’s attitude and satisfaction to AUTP’s attributes with their correlation. This research located in Garut West Java. This research used survey method with 97 respondents AUTP’s member who benefited. Analysis tools that used in this research are Multiatribut Fishbein analysis, Customer Satisfaction Index (CSI), Importance Performance Analysis (IPA) and spearman’s rank correlation analysis. The results showed that the farmer’s attitudes to the AUTP’s attributes is neutral categories (227,14) and farmer’s satisfaction level to AUTP’s attributes is satisfy categories (74,4%). The most important attributes according to people attribute’s items Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) and promotion attribute’s items direct socialization. Farmer’s attitude and satisfaction to AUTP’s attributes has a very close correlation.
PERILAKU PETANI DALAM MENGHADAPI RISIKO PRODUKSI CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) DI KECAMATAN CISAYONG Rahmawantie, Salsabila; Djuliansah, Dedi; Tedjaningsih, Tenten
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.10331

Abstract

Red chili is one of horticultural commodities that has high economic value, so it is widely cultivated by farmers. In the cultivation process, farmers often face risks and uncertainties. Production risk is one of the risks that must be faced by red chili farmers in the cultivation process. The high or low level of production risk will affect the behavior of farmers in carrying out the cultivation process. The purpose of this study was to analyze the level of red chili production risk, analyze the influence of red chili production factors, and analyze farmers' behavior in facing red chili production risk. This research was conducted in Cisayong which is one of the red chili commodity centers in Tasikmalaya Regency by taking a sample of 37 red chili farmers using the stratified random sampling method. The analysis method used was production risk analysis using coefficient of variation, production factor analysis using Cobb-douglas production function, and analysis of farmers' behavior in facing risk using the Moscardi and de Janvry risk aversion model. The results showed that (1) Production risk of red chili in Cisayong was fairly high with a coefficient of variation (CV) value of 0.57. (2) Factors that simultaneously affect red chili production are land area, seed, fertilizer, insecticide, fungicide, lime, and labor (3) The behavior of red chili farmers in Cisayong was classified as risk-averse in facing risks.
Efisiensi Teknis, Alokatif dan Ekonomis pada Usahatani Padi Organik di Kecamatan Cipatujah Arifin, Muhamad Ilham Gumilang; Djuliansah, Dedi; Nuryati, Rina
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i2.19695

Abstract

The UPLAND program aims to meet food needs by increasing productivity and farmer income. As part of the program, farmers are required to adopt certified organic rice cultivation practices. To successfully manage their farming activities farmers must use production input efficiently to achieve optimal yields and improve income from organic rice farming. This study aims to analyze the efficiency of input use in organic rice farming in terms of technical, allocative, and economic efficiency. The research was conducted in Cipatujah Subdistrict, the location of the UPLAND Program implementation, from July to November 2024. A survey method was used with questionnaires and interviews as instruments. The sampling technique employed was simple random sampling, with 106 farmer respondents. The data were analyzed using the Stochastic Frontier production function. The results showed that the average organic rice farmers in the region have achieved technical efficiency. However, allocative and economic efficiency have not yet been achieved, indicating the need for further optimization in the allocation and combination of production factors.
Minat Pelaku Usaha Pengolahan Ikan Terhadap Pemanfaatan Teknologi Digital Marketing Imadudin, Rifki Muhamad; Djuliansah, Dedi; Mutolib, Abdul
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i2.18482

Abstract

Digital marketing is a marketing strategy that utilises technology and digital platforms to reach, interact and build relationships with customers that can be accessed by businesses. But there are still many fish processors who are members of the fish processing and marketing group who have not done digital marketing. This study aims to analyse the interest of business actors in digital marketing technology, and analyse the effect of business actors' interest in the factors that influence interest in digital marketing technology. This research was conducted in Tasikmalaya City in October 2024 - April 2025 to fish processing business actors who are members of fish processing and marketing groups with a sample of 35 people. For the analysis method used, namely quantitative descriptive analysis and multiple linear regression analysis. The results showed that the interest of fish processing businesses in digital marketing technology was in the high category. Jointly, variables including age, education, income, business scale, experience, knowledge, convenience, trust, usefulness, profit, risk perception, and access to technology have a significant influence on the interest of fish processing businesses in digital marketing technology. The variables of education, income, business scale, and access to technology each have a strong influence on the interest of fish processors in digital marketing technology.
PRODUKSI KONSENTRAT MANDIRI SEBAGAI SOLUSI PENGHEMATAN BIAYA PAKAN TERNAK SAPI PERAH (Studi Kasus di KEP Mitra Amanah, Desa Guranteng, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya) Rahayu, Dewi; Larasati, Resti; Nurfaridah, Hana Rianti; Nursoba, Farid; Matin, Asep; Ilmiati, Kirana Nur; Budiono, R; Djuliansah, Dedi; Noormansyah, Zulfikar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.20448

Abstract

Sapi perah merupakan komoditas ternak yang berperan strategis dalam penyediaan protein hewani berupa susu untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Produktivitas susu sapi perah, baik kualitas maupun kuantitasnya sangat dipengaruhi oleh pakan. Kenaikan harga pakan komersial berdampak langsung terhadap penurunan kualitas susu dan pendapatan peternak, mengingat pakan merupakan komponen biaya tertinggi dalam usaha peternakan. KEP Mitra Amanah di Desa Guranteng, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu kelompok peternak yang memproduksi konsentrat mandiri, sehingga perlu diteliti apakah hal tersebut dapat menjadi solusi penghematan biaya pakan. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi konsentrat mandiri yang dilakukan setiap 7-8 hari sekali di KEP Mitra Amanah mampu menghasilkan sebanyak tiga ton konsentrat. Berdasarkan efisiensi biaya, produksi konsentrat mandiri mampu menurunkan biaya pakan sebesar 15,6% dengan biaya produksi per kilogram sebesar Rp4.220,53. Manfaat lain yang diperoleh, diantaranya pemanfaatan bahan baku lokal, peningkatan kualitas pakan, dan sebagai sumber penghasilan tambahan bagi kelompok. Namun fluktuasi harga dan ketersediaan bahan baku, kurangnya pelatihan teknis untuk peternak, serta keterbatasan sarana produksi masih menjadi hambatan. Studi ini menunjukkan bahwa produksi konsentrat mandiri merupakan strategi adaptif dan berkelanjutan dalam mendukung usaha peternakan sapi perah.