Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

EVALUASI PERFORMA PERTUMBUHAN DAN KELAYAKAN EKONOMI PENGGEMUKAN DOMBA JANTAN LOKAL DENGAN PAKAN COMPLETE FEED PELLET SECARA AD LIBITUM Fadhilah, Reza; Latifah, Nisa Nuraeni; Permana, Topik Hendra; Mujiyanto, Abdul Haris; Sudrajat, Yudi; Rojak, Abdul; Djuliansah, Dedi; Noormansyah, Zulfikar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.20379

Abstract

Permintaan terhadap daging domba di Indonesia terus meningkat, namun produktivitas di tingkat peternakan rakyat masih rendah akibat efisiensi pakan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa biologis dan kelayakan ekonomi penggemukan domba jantan lokal melalui pemberian Complete Feed berbentuk pellet secara ad libitum selama 15 minggu. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen satu perlakuan dan dianalisis secara deskriptif-kuantitatif terhadap sepuluh ekor domba jantan lokal berumur 6–8 bulan. Parameter yang diamati meliputi konsumsi pakan, pertambahan berat badan harian (PBBH), rasio konversi pakan (feed conversion ratio/FCR), dan selisih pendapatan bersih setelah dikurangi biaya pakan (income over feed cost/IOFC). Hasil menunjukkan bahwa rata-rata PBBH mencapai 129,4 ± 8,72 g/ekor/hari dengan nilai FCR sebesar 8,36, menunjukkan bahwa dibutuhkan 8,36 kg pakan untuk menghasilkan 1 kg pertambahan bobot badan. Seluruh individu menghasilkan IOFC positif dengan rata-rata Rp 377.967/ekor, atau sekitar 34,3% di atas titik impas. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem pakan kombinasi tersebut mampu memberikan performa pertumbuhan yang stabil sekaligus margin keuntungan yang layak bagi peternak rakyat. Sistem ini direkomendasikan untuk diterapkan secara luas dengan mengutamakan pemanfaatan bahan pakan lokal guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan agribisnis peternakan domba. Kata kunci: Domba Lokal, Complete Feed, Ad Libitum, Konversi Pakan, Efisiensi Biaya Pakan, Peternakan Rakyat
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI MINAPADI (Studi Kasus Di Desa Arjasari Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya) Sopandi, Andi; Megandara, Pebriani; Nugraha, Ahmad Ganjar; Bahri, Farid Samsul; Nugraha, Asep Luzni Adi; Royan, M. Yayan; Djuliansah, Dedi; Noormansyah, Zulfikar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.20446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani minapadi sebagai salah satu bentuk integrasi sistem pertanian dan perikanan yang diterapkan oleh petani di Desa Arjasari, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya. Minapadi merupakan sistem budidaya padi yang dikombinasikan dengan pemeliharaan ikan dalam satu lahan sawah, yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan pendapatan petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kategori petani (pemilik-penggarap dan penggarap dengan sistem bagi hasil) memperoleh pendapatan bersih dengan nilai R/C Ratio > 1, yang berarti usahatani minapadi layak secara finansial. Pendapatan tertinggi diperoleh oleh petani pemilik-penggarap sebesar Rp 32.008.970/ha/musim dengan nilai R/C Ratio sebesar 3,95, sedangkan kategori penggarap lainnya tetap memperoleh keuntungan meskipun dengan margin yang bervariasi tergantung sistem bagi hasil dan struktur biaya. Sistem minapadi terbukti memberikan manfaat ganda berupa hasil padi dan ikan sekaligus, serta mampu meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, menekan hama dan penyakit, serta memperbaiki struktur tanah. Studi ini memperkuat temuan-temuan sebelumnya bahwa minapadi merupakan solusi budidaya berkelanjutan yang berpotensi memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di tingkat lokal
Analisis Kelayakan Finansial dan Sensitivitas Usahatani Buah Naga dengan Penyinaran Ultraviolet Rahmat, Agne; Tedjaningsih, Tenten; Djuliansah, Dedi
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i2.14297

Abstract

Dragon fruit is a comodity that has good opportunities and prospects in the horticulture subsector. A farmer in Cilangkap Village use ultraviolet light in the process of cultivating dragon fruit to increase productivity. The use of ultraviolet light will affect the costs and revenues of dragon fruit farming. The aim of this research is to determine the financial feasibility and sensitivity of dragon fruit farming with ultraviolet light. Research location in the Cilangkap Village, Manonjaya District, Tasikmalaya Regency. The method used is a case study of a dragon fruit farmers with location selection and respondent determination carried out deliberately or purposive sampling. The research results show an NPV value of Rp. 3,773,325,000. Net B/C 6.9, IRR 49,07 percent, and payback period 3 years 9 month. Sensitivity analysis on a increase in operational costs of 30 percent obtained results showing an NPV value of Rp. 3,510,693,471. Net B/C 6.2, IRR 47,21 percent, and payback period 4 years 0.5 month. Sensitivity analysis on a 20 percent reduction in production quantity obtained results showing an NPV value of Rp. 2,560,393,679. Net B/C 4.8, IRR 41,26 percent, and payback period 4 years 6 month. The results showed that dragon fruit farming with ultraviolet light is worth to pursuing and continuing.
PENGEMBANGAN SACHA INCHI DALAM RANGKA PENGUATAN EKONOMI DAN PENGENTASAN STUNTING Noormansyah, Zulfikar; Djuliansah, Dedi; Heryadi, D. Yadi
Jurnal Pengabdian Siliwangi Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Univeristas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jsppm.v9i2.9007

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk Memberdayakan masyarakat melalui Penerapan Teknologi Nano Bio Fertlizer pada usahatani sacha inchi, serta mendorong membuka peluang usaha, dalam upaya penguatan ekonomi dan pengentasan stunting khususnya di kecamatan Cibeureum umumnya di Kota Tasikmalaya. Adapun tujuan khusus dari kegiatan pengabdian ini adalah; 1) sosialisi teknologi organik dalam budidaya sacha inchi dimulai dari penyediaan sarana produksi, persiapan lahan dan pengelolaan pasca panen, serta penelusuran pasar untuk menyerap hasil produksi yang dihasilkan.. Adapun tujuan utama dari kegiatan ini adalah penguatan ekonomi dan pengentasan stunting di wilayah kota Tasikmalaya.Kegiatan pengabdian ini, dilaksakan secara berkala dengan menggunakan pendekatan pendekatan PRA Participatory Rural Appraisal (PRA) atau Pemahaman Partisipatif Kondisi mitra melalui sosialisai, pelatihan dan pendampingan inovasi teknologi organik, serta pelatihan kepada para petani dan Kader Poyandu, khususnya berkaitan dengan manajeman agribisnis sacha inchi yang dimulai dari penyediaan sarana produksi hingga ke pemasaran hasil produksi, selain itu juga diberikan pengarahan dan pengenalan manfaat tanaman sacha inchi yang banyak mengandung omega 3, 6 dan 9 dengan harapan dapat menjadi alternatif untuk mengentaskan stunting di wilayah mitra.
Penyuluhan Budidaya Ikan Lele dalam Drum di Pekarangan Rumah untuk Meningkatkan Ketahanan Gizi Keluarga pada Masa Pandemi Covid-19 Djuliansah, Dedi; Cahrial, Eri; Hendar Nuryaman; Apriani, Dwi
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i1.16679

Abstract

The purpose of this community service program is to provide counseling on catfish cultivation in the yard by using a drum. The catfish that are kept are expected to become food reserves, so that they can increase the nutritional security of the family. For partners who are interested in pursuing commercial catfish cultivation skills, there is the possibility of becoming a source of side income in this Covid-19 pandemic era. The method used is learning by doing counseling through lectures/discussions, practice and demonstrations. The results of activities can be reported, carried out according to the plan. There is a transformation of knowledge and skills. Partners are able to carry out catfish farming to strengthen family nutrition. Some of the partners are interested in cultivating catfish for commercial purposes. However, in terms of the implementation time of this service program, it has not been realized. Conclusion a. Increased knowledge and skills of partners in catfish farming; b Availability of protein sources to strengthen family food nutrition security; c. The creation of business opportunities for those who are interested in managing catfish farming on narrow land commercially.
PREFERENSI RISIKO PRODUKSI IKAN NILA BERDASARKAN INPUT DAN WILAYAH, TASIKMALAYA Bahar, Rizki Risanto; Apriyani, Dwi; Djuliansah, Dedi
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 8 No 2 (2025): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v8i2.43361

Abstract

Subsektor perikanan berperan penting dalam perekonomian nasional, khususnya melalui pengembangan budidaya ikan nila. Namun, kegiatan budidaya masih dihadapkan pada risiko dan ketidakpastian produksi yang memengaruhi perilaku pembudidaya dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis preferensi risiko pembudidaya ikan nila berdasarkan penggunaan input produksi dan wilayah di Kota Tasikmalaya. Penelitian dilaksanakan pada Juni–Agustus 2024 di Kecamatan Bungursari, Kawalu, Purbaratu, dan Cibeureum dengan melibatkan 52 responden yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Absolute Risk Aversion (AR) model Arrow–Pratt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembudidaya bersikap risk averse terhadap penggunaan benih, EM4, dan tenaga kerja, sedangkan terhadap pakan pelet dan dedak cenderung risk taker. Secara wilayah, risk averse mendominasi di Kecamatan Bungursari, Purbaratu, dan Cibeureum, sementara Kecamatan Kawalu menunjukkan kecenderungan risk taker.
Determinasi Faktor Kunci yang Memengaruhi Keberlanjutan Pertanian Kentang Sebagai Dasar Pengembangan Teknologi Smart Farming Berbasis Internet of Things (IoT) Nainggolan, Mai Fernando; Sitohang, Maryanti; Setiawan, Perdi; Djuliansah, Dedi; Suardi, Tennisya Febriyanti
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.22305

Abstract

Potato farming is a strategic horticultural commodity that plays a vital role in the local economy and food security. However, the sustainability of potato production systems faces various challenges, including climate variability, input inefficiency, and low adoption of cultivation technologies. This study aims to identify key factors influencing the sustainability of potato farming as a basis for designing Internet of Things (IoT)-based Smart Farming technology. The analysis was conducted using the Matrix of Impacts Croisés-Multiplication Appliquée à un Classement (MICMAC) method on 15 variables representing the reinforcing dimensions, human resources, markets, and the environment. Data were collected through surveys, in-depth interviews, and Focus Group Discussions (FGDs) with potato farmers in Simalungun Regency. The results of the Matrix of Direct Influence (MDI) analysis indicate that Market Expansion, Education Level, and Price are determinant variables with high influence and low dependency. Meanwhile, Technology, Experience or training certification, and Farmer Development are included in the category of key variables with high influence and dependency, thus becoming strategic factors in the development of Smart Farming. Based on the Matrix of Indirect Influence (MII), the variables Technology, Farmer Education, Price, Experience, and Market Expansion have a strong indirect influence on the system. This finding confirms that effective IoT technology design must consider the interacting technical and socio-economic factors in potato farming systems. This research provides a scientific basis for strengthening the digital transformation of agriculture and formulating more adaptive and sustainable innovation policies.
Development Pattern of Mitigation, Adaptation and Protection Strategies for the Food System of the Kampung Naga Indigenous Community in Facing Climate Change Nuryaman, Hendar; Setiawan, Perdi; Mutiarasari, Nurul Risti; Djuliansah, Dedi; Suyudi, Suyudi; Setiawan, Iwan; Riyanto, Riko; Efendi, Anggi
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.22030

Abstract

Climate change has become a global challenge that directly impacts the food systems of indigenous communities, including Kampung Naga in Tasikmalaya Regency. However, studies and management of the impacts of extreme climate change on the food systems of indigenous communities indicate gaps, and are even neglected. Therefore, this research aims to formulate strategies for mitigation, adaptation, and protection of the food systems of the Kampung Naga indigenous community in facing climate change, using a case study method with Soft Systems Methodology analysis. The key informants in this study are representatives of the Kampung Naga community, neighborhood leaders, customary chiefs, youth representatives, household representatives, as well as representatives from Neglasari Village Government and Field Agricultural Extension Officers. Primary data from key informants were collected through surveys, in-depth interviews, observations, and focus group discussions (FGD) using guidelines, while secondary data were sourced from various literature. Through the SSM analysis stages, it was found that the transformation of the food system cannot be separated from social structures, cultural values, and living customary institutions. The analysis results indicate that an effective strategy must actively involve local actors, integrate traditional knowledge with scientific approaches, and consider the dimensions of efficacy, efficiency, and effectiveness in the transformation process. This study produced a conceptual model that is contextual and participatory, and can serve as a basis for developing food security policies based on local wisdom by implementing various improvement actions including strengthening human resources and actor regeneration, enhancing the self-sufficiency of local production inputs, developing products and post-harvest processes, strengthening synergy among actors, reinforcing institutions and networks, as well as community-based documentation and research. These findings are expected to contribute to building a resilient, fair, and sustainable food system. These findings are expected to contribute to building a resilient, just, and sustainable food system amid the threat of climate change.
KOMPARASI KELAYAKAN USAHATANI BUDIDAYA MINA PADI KOLAM DALAM (Piscicultura in Oryza) Bahri, Farid Samsul; Djuliansah, Dedi; Noormansyah, Zulfikar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.22392

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan kelayakan antara usahatani mina padi kolam dalam dengan sistem intensif dan semi intensif. Selama ini kedua sistem tersebut selalu dilaksanakan akan tetapi belum ada yang melakukan pengkajian mengenai perbedaan kelayakannya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya. Adapun waktu penelitian  dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan bulan Oktober tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan mengambil 84 orang petani menjadi responden dengam menggunakan metode sampel jenuh (sensus). Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang diperoleh di lapangan dan data skunder yang berasal dari intansi yang kredibel. Analisis yang digunakan untuk melihat potensi adalah analisis deskriptif dan untuk kelayakan menggunakan analisis RC ratio. Sedangkan uji t digunakan untuk menguji perbedaan kelayakan. Berdasarkan hasil temuan diketahui bahwa Desa Arjasari dan Desa Ciawang memiliki potensi yang sangat mendukung untuk budidaya mina padi kolam dalam. Selanjutnya untuk kedua sistem usahatani mina padi dinyatakan layak secara finansial. Disamping itu perbandingan antara sistem intensif dan semi intensif memiliki perbedaan yang signifikan.
Hubungan antara Karakteristik dan Motivasi Petani dengan Rasionalitas Petani Kedelai Mujiyanto, Abdul Haris; Noormansyah, Zulfikar; Djuliansah, Dedi; Nuryati, Rina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.21669

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik dan motivasi petani dengan tingkat rasionalitas petani kedelai. Rasionalitas petani dipandang sebagai kemampuan dalam mengambil keputusan yang efisien dan logis terhadap penggunaan sumber daya dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian dilakukan di Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei terhadap 126 petani kedelai. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Kendall Tau (W). Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara karakteristik dan motivasi petani dengan rasionalitas petani kedelai. Petani dengan tingkat pendidikan dan pengalaman lebih tinggi menunjukkan pengambilan keputusan lebih rasional. Motivasi intrinsik seperti keinginan meningkatkan hasil panen dan kepuasan bekerja berperan penting dalam mendorong perilaku rasional petani.Kata kunci: karakteristik petani, motivasi, rasionalitas, kedelai