Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

3r (Reuse, Reduce, Recycle) Education for Students in Pangauban Village as an Effort to Build Awareness About Waste Management from Early Ages Hidayah, Tami Aspi Zahda; Nuragistiani, Ade Rini; Nurkamilah, Milah; Mujiarto, Mujiarto; Nugraha, Mohammad Fahmi; Nurfitriani, Meiliana; Nuryuniarti, Rissa; Saleh, Yopa Taufik; Sahroni, Oni; Husen, Wan Ridwan
AbdimasMu UMTAS Vol. 3 No. 1 (2024): AbdimasMu UMTAS: Journal Of Community Service
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/sw7xsd66

Abstract

In Pangauban Village there is a lot of garbage on the side of the road that accumulates and the majority of the population throws garbage into the Citarum river, causing an unpleasant odor. With this condition, it will certainly cause various problems such as waste problems because it is not managed properly and the behavior of throwing garbage into river areas is imitated by children so that it is considered a normal thing. Therefore, 3R (Reuse, Reduce, Recycle) Education activities were held for Elementary School and PAUD students in Pangauban Village, with the aim of changing mindsets and adding insight into waste management and utilization to foster environmental care characters from an early age. 3R (Reuse, Reduce, Recycle) education is carried out by means of presentations using Power Point, showing animated videos and by bringing samples of types of waste and the work that has been made from waste. After conducting 3R Education (Reuse, Reduce, Recycle) there were some changes that were felt, namely that the majority of students had more understanding and awareness about how to treat waste properly
Pengaruh Media PPT Interaktif Berbasis Canva Terhadap Speaking Skill pada Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas 4 SDN 1 Rahayu Anugrah, Rizki; Nurfitriani, Meiliana; Pratiwi, Anggia Suci
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa berpengaruhnya media pembelajaran PPT interaktif berbasis canva terhadap speaking skill pada siswa kelas 4 yang bertempatan di Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Jenis penelitian menggunakan quasi experiment dengan nonequivalent control group design. Dalam desain ini populasi dibagi kedalam dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen Kelompok kontrol merupakan kelompok yang mendapat perlakuan dengan model pembelajaran konvensional, sedangkan kelompok eksperimen merupakan kelompok yang diberi perlakuan dengan menggunakan media PPT Interaktif. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu sebanyak 40 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes pretest dan posttest dan data dianalisis menggunakan SPSS.Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa media pembelajaran PPT Interaktif memiliki pengaruh terhadap Speaking Skill siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu. Nilai rata-rata pretest kelas kontrol adalah 61 dan setelah diberikan perlakuan kemudian dilakukan posttest nilai rata-rata adalah 68. Sedangkan pada kelas eksperimen, nilai rata-rata pretest yang didapat adalah 60 kemudian setelah diberikan perlakuan dan diberikan posttest nilai rata-rata siswa yang didapat adalah 84. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan paired sample t test pada program SPSS, hasil hipotesis yang didapat dengan nilai sig0,000 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga penggunaan media pembelajaran PPT Interaktif terhadap Speaking Skill pada pembelajaran bahasa inggris siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu.
Pengaruh Model Scaffolding Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Jayanugraha pada Materi Perkalian Yuliantini, Nita; Hendrawan, Budi; Nurfitriani, Meiliana
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model scaffolding terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN Jayanugraha pada materi perkalian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Jayanugraha. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Jayanugraha yang berjumlah 27 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik sampel jenuh atau total sampling. Teknik sampel jenuh adalah teknik pengambilan data dimana semua anggota poupulasi dijadikan sampel. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis pembahasan, data dalam penelitian ini berdistribusi normal dan homogen dengan taraf signifikansi normalitas data 0,089 0,05, dan taraf signifikansi homogenitas data yaitu 0,843 0,05. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji Paired t-test (uji-t). Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut diperoleh nilai signifikansi hasil belajar 0,00 0,05. Maka dapat disimpulkan dalam penelitian ini bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya model scaffolding berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN Jayanugraha pada materi perkalian.
PENGARUH METODE MULTISENSORI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SDN CISASAH KECAMATAN CIKALONG Robi, Dimas; Nurfitriani, Meiliana; Ridwan, Wan
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v5i1.2341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode multisensori terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SDN Cisasah, Kecamatan Cikalong. Penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan desain non-equivalent control group, dengan 22 siswa sebagai subjek yang dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen (11 siswa) dan kontrol (11 siswa), dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan tes. Hasil menunjukkan metode multisensori memiliki dampak positif signifikan. Skor rata-rata pre-test kelompok eksperimen meningkat dari 82,045 menjadi 97,273, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 79,545 menjadi 91,159. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov pada SPSS menunjukkan semua data (pre-test dan post-test) tidak terdistribusi normal dengan nilai signifikansi <0,05. Hal ini menguatkan efektivitas metode multisensori dibanding metode konvensional dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Sisuanka Berbasis Smart Apps Creator 3 untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD pada Materi Suhu dan Kalor Magfiroh, Siti Hajar; Nugraha, Mohammad Fahmi; Nurfitriani, Meiliana
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2025): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v3i1.253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif sisuanka berbasis smart apps creator 3 untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran interaktif sisuanka berbasis smart apps creator 3 untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD pada materi suhu dan kalor serta untuk mengetahui keefektifan peserta didik pada penggunaan media pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and development dengan menggunakan desain model pengembangan Borg & Gall. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, dan tes. Sementara itu, teknik analisis data dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil validasi ahli media memperoleh skor 95% dengan kategori “Sangat Baik”. Ahli bahasa memperoleh skor 100% dengan kategori “Sangat Baik”. Ahli materi memperoleh skor 90% dengan kategori “Sangat Baik” dan memperoleh skor 80% dari validasi guru dengan kategori “Baik”. Hasil uji kelompok kecil memperoleh skor 476% dengan rata-rata 95,2% dan kategori kelayakan “Sangat Baik”. Sementara hasil uji kelompok besar memperoleh skor 910% dengan rata-rata 91% dan kategori kelayakan “Sangat Baik”. Hal ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran interaktif sisuanka berbasis smart apps creator 3 sangat layak digunakan. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, terdapat perubahan yang signifikan, dengan rata-rata hasil prestest 47,6 sementara hasil posttest mencapai 88,8. Hasil ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil posttest lebih tinggi daripada rata-rata hasil pretest. Dengan menggunakan pengukuran keefektifan media menggunakan N-Gain, skor hasil 0,78 atau 78% termasuk dalam kategori ‘Efektif’ sebagai media pembelajaran interaktif sisuanka berbasis smart apps creator 3 untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD pada materi suhu dan kalor.
Pengaruh Metode Pembelajaran Berbasis Bola terhadap Hasil Belajar Materi Koordinasi Mata dan Tangan Siswa Kelas IV SDN 1 Ciawi Fauziah, Intan; Permana, Rahmat; Nurfitriani, Meiliana
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2025): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v3i1.395

Abstract

Koordinasi mata dan tangan merupakan aspek penting dalam perkembangan motorik siswa sekolah dasar. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa aktivitas pendidikan jasmani sering kali hanya berfokus pada rutinitas sederhana tanpa tujuan spesifik untuk mengembangkan keterampilan motorik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran berbasis bola terhadap hasil belajar materi koordinasi mata dan tangan siswa pada kelas IV di SDN 1 Ciawi. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN 1 Ciawi yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dengan pembagian 15 siswa pada kelompok eksperimen dan 15 siswa pada kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan berupa pembelajaran berbasis bola melalui permainan Child Ball (bola pantul target), bola target, relay bola, dan bola tangkap cepat. Instrumen yang digunakan meliputi tes koordinasi mata dan tangan, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari metode pembelajaran berbasis bola terhadap peningkatan hasil belajar koordinasi mata dan tangan siswa, yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata pretest kelas eksperimen yaitu 23,27 dan nilai rata-rata pretest kelas kontrol yaitu 17,80 sedangkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen yaitu 25,40 dan nilai rata-rata posttest kelas kontrol yaitu 18,73. Pengujian hipotesis dengan menggunakan Uji Paired Sample t-test diperoleh signifikansi 0,001. Hal ini nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (sig. < 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan metode pembelajaran berbasis bola terhadap hasil belajar materi koordinasi mata dan tangan siswa kelas IV SDN 1 Ciawi.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPINCA PADA MATERI PECAHAN Kelas III SEKOLAH DASAR Ristiyani, Risna; Nurfitriani, Meiliana; Lestari, Asti Tri
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 7, No 1 (2025): Indonesian Journal Of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v7i1.13310

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SDN Sirnagalih ditemukan kurangnya penggunaan media pembelajaran, siswa kurang memahami materi perbandingan pecahan sehingga hasil belajar siswa masih dibawah KKM khususnya pada mata pelajaran Matematika materi pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran yaitu media PAPINCA pada materi pecahan kelas III Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan desain penelitian yang dikemukakan oleh Borg and Gall dengan tujuh tahapan. Penelitian ini dilakukan di SDN Sirnagalih dengan 38 siswa, instrumen pengumpulan data yang digunakan diantaranya obserevasi, wawancara, angket, penilaian para ahli dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif berdasarkan hasil uji kelayakan dan uji efektivitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media PAPINCA memiliki kriteria sangat baik. Berdasarkan uji kelayakan tim ahli dan respon siswa memperoleh hasil, validasi ahli media memberikan skor 3,60, ahli bahasa memberikan skor 4,00, ahli materi memberikan skor 3,40. Respon siswa dari uji kelompok kecil mendapatkan skor 3,70 dan uji kelompok besar mendapatkan skor 3,59. Kemudian hasil uji efektivitas dari hasil pretest dan posttest, hasil uji efektivitas pada kelas kontrol mendapat skor N-Gain 0,32 dengan kategori sedang, dan kelas eksperimen mendapat skor 0,80 dengan kategori tinggi. Untuk itu media PAPINCA dinyatakan layak dan efektif dijadikan media pembelajaran di kelas III Sekolah Dasar guna meningkatkan pemahaman siswa pada materi pecahan.
Pengaruh Media PPT Interaktif Berbasis Canva Terhadap Speaking Skill pada Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas 4 SDN 1 Rahayu Anugrah, Rizki; Nurfitriani, Meiliana; Pratiwi, Anggia Suci
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa berpengaruhnya media pembelajaran PPT interaktif berbasis canva terhadap speaking skill pada siswa kelas 4 yang bertempatan di Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Jenis penelitian menggunakan quasi experiment dengan nonequivalent control group design. Dalam desain ini populasi dibagi kedalam dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen Kelompok kontrol merupakan kelompok yang mendapat perlakuan dengan model pembelajaran konvensional, sedangkan kelompok eksperimen merupakan kelompok yang diberi perlakuan dengan menggunakan media PPT Interaktif. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu sebanyak 40 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes pretest dan posttest dan data dianalisis menggunakan SPSS.Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa media pembelajaran PPT Interaktif memiliki pengaruh terhadap Speaking Skill siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu. Nilai rata-rata pretest kelas kontrol adalah 61 dan setelah diberikan perlakuan kemudian dilakukan posttest nilai rata-rata adalah 68. Sedangkan pada kelas eksperimen, nilai rata-rata pretest yang didapat adalah 60 kemudian setelah diberikan perlakuan dan diberikan posttest nilai rata-rata siswa yang didapat adalah 84. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan paired sample t test pada program SPSS, hasil hipotesis yang didapat dengan nilai sig0,000 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga penggunaan media pembelajaran PPT Interaktif terhadap Speaking Skill pada pembelajaran bahasa inggris siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPERDUBATAR (PAPAN PERMAINAN EDUKATID BANGUN DATAR) PADA MATERI BANGUN DATAR KELAS III SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN CIAMIS Amalia Hidayat, Annisa Putri; Nurfitriani, Meiliana; Nugraha, Mohammad Fahmi
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 7, No 1 (2025): Indonesian Journal Of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v7i1.13302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui keefektifan media pembelajaran Paperdubatar (Papan Permainan Edukatif Bangun Datar) yang dilatar belakangi dengan kurangnya penggunaan media pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development model ADDIE. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara, angket, dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif serta hasil tes siswa berupa pretest dan posttest. Lokasi yang digunakan dalam penelitian yaitu SDN 2 Ciamis sebagai uji kelompok kecil, MI Benteng sebagai uji kemlompok besar, dan SDN 1 Cigembor sebagai uji efektivitas. Validasi dilakukan oleh dosen ahli Media, Materi, dan Bahasa. Skor yang diperoleh dari hasil validasi ahli media sebesar 3,4 dengan kategori “sangat baik”, hasil validasi ahli materi sebesar 4,00 dengan kategori “sangat baik”, dan hasil validasi ahli bahasa sebesar 3,8 dengan kategori “sangat baik” sehingga layak digunakan pada tahap uji coba. Uji coba dilakukan di SDN 1 Cigembor sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 9 siswa dengan hasil skor N-Gain 0,82 atau 82% dengan kategori “efektif”. Maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Paperdubatar efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi bangun datar kelas 3 SDN 1 Cigembor.
Mapping the phonological processes of 4, 5, and 6 years old children in PAUD Tasikmalaya Pratiwi, Anggia Suci; Wijana, I Dewa Putu; Sutrisno, Adi; Nurfitriani, Meiliana
BAHASTRA Vol. 45 No. 2 (2025): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v45i2.1518

Abstract

Phonological ability reflects the perceptual and cognitive mechanisms required for children to learn and produce speech. This study aims to map phonological processes in early childhood at PAUD institutions in Tasikmalaya. Using a qualitative descriptive approach, data were collected from 315 children aged 4–6 years (77 aged 4, 148 aged 5, and 90 aged 6) across five schools: RA Baiturrahman, TK Negeri Pembina, TK Cangkurileung Kartika IX-10, TK IT Ihya As-Sunah, and Joykids. Speech samples in Indonesian were obtained through recordings of both structured and conversational speech. Data validity was ensured through expert judgment, and analysis followed the stages of data reduction, display, and verification. Results show that assimilation was the most dominant phonological process for both vowels and consonants across all ages. For vowels, assimilation declined with age (9 cases at age 4, 7 at age 5, and 3 at age 6), while addition (4 → 2 → 2) and substitution (3 → 0 → 1) were less frequent. Consonant assimilation was more prevalent (62 → 71 → 27), with gliding substitution (13 → 5 → 0) and general substitution (4 → 2 → 0) steadily decreasing. Sound addition appeared only at age 6 (3 cases). These findings indicate that vowel mastery stabilizes earlier, while consonant mastery involves more complex developmental processes. The study provides baseline data for identifying phonological difficulties early and offers guidance for PAUD teachers to recognize ongoing phonological processes beyond age six as possible signs of language delay.