Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Media PPT Interaktif Berbasis Canva Terhadap Speaking Skill pada Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas 4 SDN 1 Rahayu Anugrah, Rizki; Nurfitriani, Meiliana; Pratiwi, Anggia Suci
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa berpengaruhnya media pembelajaran PPT interaktif berbasis canva terhadap speaking skill pada siswa kelas 4 yang bertempatan di Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Jenis penelitian menggunakan quasi experiment dengan nonequivalent control group design. Dalam desain ini populasi dibagi kedalam dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen Kelompok kontrol merupakan kelompok yang mendapat perlakuan dengan model pembelajaran konvensional, sedangkan kelompok eksperimen merupakan kelompok yang diberi perlakuan dengan menggunakan media PPT Interaktif. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu sebanyak 40 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes pretest dan posttest dan data dianalisis menggunakan SPSS.Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa media pembelajaran PPT Interaktif memiliki pengaruh terhadap Speaking Skill siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu. Nilai rata-rata pretest kelas kontrol adalah 61 dan setelah diberikan perlakuan kemudian dilakukan posttest nilai rata-rata adalah 68. Sedangkan pada kelas eksperimen, nilai rata-rata pretest yang didapat adalah 60 kemudian setelah diberikan perlakuan dan diberikan posttest nilai rata-rata siswa yang didapat adalah 84. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan paired sample t test pada program SPSS, hasil hipotesis yang didapat dengan nilai sig0,000 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga penggunaan media pembelajaran PPT Interaktif terhadap Speaking Skill pada pembelajaran bahasa inggris siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu.
Pengaruh Model Scaffolding Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Jayanugraha pada Materi Perkalian Yuliantini, Nita; Hendrawan, Budi; Nurfitriani, Meiliana
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model scaffolding terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN Jayanugraha pada materi perkalian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Jayanugraha. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Jayanugraha yang berjumlah 27 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik sampel jenuh atau total sampling. Teknik sampel jenuh adalah teknik pengambilan data dimana semua anggota poupulasi dijadikan sampel. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis pembahasan, data dalam penelitian ini berdistribusi normal dan homogen dengan taraf signifikansi normalitas data 0,089 0,05, dan taraf signifikansi homogenitas data yaitu 0,843 0,05. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji Paired t-test (uji-t). Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut diperoleh nilai signifikansi hasil belajar 0,00 0,05. Maka dapat disimpulkan dalam penelitian ini bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya model scaffolding berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN Jayanugraha pada materi perkalian.
PENGARUH METODE MULTISENSORI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SDN CISASAH KECAMATAN CIKALONG Robi, Dimas; Nurfitriani, Meiliana; Ridwan, Wan
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v5i1.2341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode multisensori terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SDN Cisasah, Kecamatan Cikalong. Penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan desain non-equivalent control group, dengan 22 siswa sebagai subjek yang dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen (11 siswa) dan kontrol (11 siswa), dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan tes. Hasil menunjukkan metode multisensori memiliki dampak positif signifikan. Skor rata-rata pre-test kelompok eksperimen meningkat dari 82,045 menjadi 97,273, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 79,545 menjadi 91,159. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov pada SPSS menunjukkan semua data (pre-test dan post-test) tidak terdistribusi normal dengan nilai signifikansi <0,05. Hal ini menguatkan efektivitas metode multisensori dibanding metode konvensional dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPINCA PADA MATERI PECAHAN Kelas III SEKOLAH DASAR Ristiyani, Risna; Nurfitriani, Meiliana; Lestari, Asti Tri
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 7, No 1 (2025): Indonesian Journal Of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v7i1.13310

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SDN Sirnagalih ditemukan kurangnya penggunaan media pembelajaran, siswa kurang memahami materi perbandingan pecahan sehingga hasil belajar siswa masih dibawah KKM khususnya pada mata pelajaran Matematika materi pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran yaitu media PAPINCA pada materi pecahan kelas III Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan desain penelitian yang dikemukakan oleh Borg and Gall dengan tujuh tahapan. Penelitian ini dilakukan di SDN Sirnagalih dengan 38 siswa, instrumen pengumpulan data yang digunakan diantaranya obserevasi, wawancara, angket, penilaian para ahli dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif berdasarkan hasil uji kelayakan dan uji efektivitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media PAPINCA memiliki kriteria sangat baik. Berdasarkan uji kelayakan tim ahli dan respon siswa memperoleh hasil, validasi ahli media memberikan skor 3,60, ahli bahasa memberikan skor 4,00, ahli materi memberikan skor 3,40. Respon siswa dari uji kelompok kecil mendapatkan skor 3,70 dan uji kelompok besar mendapatkan skor 3,59. Kemudian hasil uji efektivitas dari hasil pretest dan posttest, hasil uji efektivitas pada kelas kontrol mendapat skor N-Gain 0,32 dengan kategori sedang, dan kelas eksperimen mendapat skor 0,80 dengan kategori tinggi. Untuk itu media PAPINCA dinyatakan layak dan efektif dijadikan media pembelajaran di kelas III Sekolah Dasar guna meningkatkan pemahaman siswa pada materi pecahan.
Pengaruh Media PPT Interaktif Berbasis Canva Terhadap Speaking Skill pada Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas 4 SDN 1 Rahayu Anugrah, Rizki; Nurfitriani, Meiliana; Pratiwi, Anggia Suci
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa berpengaruhnya media pembelajaran PPT interaktif berbasis canva terhadap speaking skill pada siswa kelas 4 yang bertempatan di Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Jenis penelitian menggunakan quasi experiment dengan nonequivalent control group design. Dalam desain ini populasi dibagi kedalam dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen Kelompok kontrol merupakan kelompok yang mendapat perlakuan dengan model pembelajaran konvensional, sedangkan kelompok eksperimen merupakan kelompok yang diberi perlakuan dengan menggunakan media PPT Interaktif. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu sebanyak 40 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes pretest dan posttest dan data dianalisis menggunakan SPSS.Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa media pembelajaran PPT Interaktif memiliki pengaruh terhadap Speaking Skill siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu. Nilai rata-rata pretest kelas kontrol adalah 61 dan setelah diberikan perlakuan kemudian dilakukan posttest nilai rata-rata adalah 68. Sedangkan pada kelas eksperimen, nilai rata-rata pretest yang didapat adalah 60 kemudian setelah diberikan perlakuan dan diberikan posttest nilai rata-rata siswa yang didapat adalah 84. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan paired sample t test pada program SPSS, hasil hipotesis yang didapat dengan nilai sig0,000 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga penggunaan media pembelajaran PPT Interaktif terhadap Speaking Skill pada pembelajaran bahasa inggris siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 1 Rahayu.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPERDUBATAR (PAPAN PERMAINAN EDUKATID BANGUN DATAR) PADA MATERI BANGUN DATAR KELAS III SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN CIAMIS Amalia Hidayat, Annisa Putri; Nurfitriani, Meiliana; Nugraha, Mohammad Fahmi
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 7, No 1 (2025): Indonesian Journal Of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v7i1.13302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui keefektifan media pembelajaran Paperdubatar (Papan Permainan Edukatif Bangun Datar) yang dilatar belakangi dengan kurangnya penggunaan media pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development model ADDIE. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara, angket, dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif serta hasil tes siswa berupa pretest dan posttest. Lokasi yang digunakan dalam penelitian yaitu SDN 2 Ciamis sebagai uji kelompok kecil, MI Benteng sebagai uji kemlompok besar, dan SDN 1 Cigembor sebagai uji efektivitas. Validasi dilakukan oleh dosen ahli Media, Materi, dan Bahasa. Skor yang diperoleh dari hasil validasi ahli media sebesar 3,4 dengan kategori “sangat baik”, hasil validasi ahli materi sebesar 4,00 dengan kategori “sangat baik”, dan hasil validasi ahli bahasa sebesar 3,8 dengan kategori “sangat baik” sehingga layak digunakan pada tahap uji coba. Uji coba dilakukan di SDN 1 Cigembor sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 9 siswa dengan hasil skor N-Gain 0,82 atau 82% dengan kategori “efektif”. Maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Paperdubatar efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi bangun datar kelas 3 SDN 1 Cigembor.
Mapping the phonological processes of 4, 5, and 6 years old children in PAUD Tasikmalaya Pratiwi, Anggia Suci; Wijana, I Dewa Putu; Sutrisno, Adi; Nurfitriani, Meiliana
BAHASTRA Vol. 45 No. 2 (2025): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v45i2.1518

Abstract

Phonological ability reflects the perceptual and cognitive mechanisms required for children to learn and produce speech. This study aims to map phonological processes in early childhood at PAUD institutions in Tasikmalaya. Using a qualitative descriptive approach, data were collected from 315 children aged 4–6 years (77 aged 4, 148 aged 5, and 90 aged 6) across five schools: RA Baiturrahman, TK Negeri Pembina, TK Cangkurileung Kartika IX-10, TK IT Ihya As-Sunah, and Joykids. Speech samples in Indonesian were obtained through recordings of both structured and conversational speech. Data validity was ensured through expert judgment, and analysis followed the stages of data reduction, display, and verification. Results show that assimilation was the most dominant phonological process for both vowels and consonants across all ages. For vowels, assimilation declined with age (9 cases at age 4, 7 at age 5, and 3 at age 6), while addition (4 → 2 → 2) and substitution (3 → 0 → 1) were less frequent. Consonant assimilation was more prevalent (62 → 71 → 27), with gliding substitution (13 → 5 → 0) and general substitution (4 → 2 → 0) steadily decreasing. Sound addition appeared only at age 6 (3 cases). These findings indicate that vowel mastery stabilizes earlier, while consonant mastery involves more complex developmental processes. The study provides baseline data for identifying phonological difficulties early and offers guidance for PAUD teachers to recognize ongoing phonological processes beyond age six as possible signs of language delay.
Pengaruh Model Scaffolding Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Jayanugraha pada Materi Perkalian Yuliantini, Nita; Hendrawan, Budi; Nurfitriani, Meiliana
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model scaffolding terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN Jayanugraha pada materi perkalian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Jayanugraha. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Jayanugraha yang berjumlah 27 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik sampel jenuh atau total sampling. Teknik sampel jenuh adalah teknik pengambilan data dimana semua anggota poupulasi dijadikan sampel. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis pembahasan, data dalam penelitian ini berdistribusi normal dan homogen dengan taraf signifikansi normalitas data 0,089 0,05, dan taraf signifikansi homogenitas data yaitu 0,843 0,05. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji Paired t-test (uji-t). Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut diperoleh nilai signifikansi hasil belajar 0,00 0,05. Maka dapat disimpulkan dalam penelitian ini bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya model scaffolding berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN Jayanugraha pada materi perkalian.
Model Permainan Tradisional “Boy-Boyan” Untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Anak SD Saleh, Yopa Taufik; Nugraha, Mohammad Fahmi; Nurfitriani, Meiliana
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1062

Abstract

Baru-baru ini berbagai permasalahan sosial anak kerap muncul diantaranya: anak tidak mampu bergaul dengan luwes, selalu ingin diperhatikan atau memilih-milih teman, ingin menang sendiri, sok berkuasa, tidak mau menuggu giliran bila sedang bermain bersama, agresif dengan cara menyerang orang atau anak lain, merebut mainan atau barang orang lain, merusak barang teman lain, dan ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Fenomena munculnya berbagai permasalahan sosial tersebut mendorong penulis untuk melakukan kajian pustaka yang terfokus pada peningkatan perkembangan sosial anak sekolah dasar melalui penerapan model permainan tradisional “boy-boyan” dalam pembelajaran di Sekolah Dasar. Sehingga berbagai permasalahan sosial anak yang muncul bisa teratasi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka atau studi literatur. Hasil yang diperoleh dari kajian pustaka ini adalah implikasi dari implementasi model permainan tradisional “boy-boyan” pada pembelajaran dapat meningkatkan indikator-indikator perkembangan sosial seperti adanya inisiatif untuk beraktivitas dengan teman sebaya, bergabung dalam permainan, memelihara peran dalam bermain, mengatasi konflik dalam bermain serta mengingatkan kembali perminan tradisional “boy-boyan” ke dunia pendidikan di zaman modern ini.Kata Kunci : Permainan Tradisional “Boy-boyan”, Perkembangan Sosial, Anak Sekolah Dasar.
Pengembangan Video Pembelajaran Stop Bullying untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Pencegahan Bullying di Sekolah Dasar Nurlaela, Ai; Nugraha, Mohammad Fahmi; Nurfitriani, Meiliana
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v4i2.356

Abstract

Begitu banyak fenomena perundungan yang terjadi di lingkungan anak-anak sekolah karena minimnya pemahaman siswa terhadap perundungan menjadi latar belakang dalam penelitian ini. Beberapa sekolah mengungkapkan bahwa masih terdapat kasus perundungan di sekolahnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan video pembelajaran Stop Bullying dalam meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar. Subjek pada penelitian ini siswa kelas VI SD IT MINDA yang berada di kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah 13 siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan desain penelitian yang dikemukakan oleh Borg & Gall (1983). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, angket, penilaian para ahli, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan ialah kuantitatif dan kualitiatif berdasarkan hasil uji kelayakan dan uji efektivitas. Hasil dari penelitian ini bahwa video pembelajaran Stop Bullying memperoleh penilaian skor dari ahli media sebesar 94%, ahli bahasa 100%, ahli materi 96%, hasil uji coba kelompok kecil 93,6%, dan hasil uji coba kelompok besar 97%. Hasil dari uji kelayakan tersebut memperoleh skor rata-rata 96,12% dengan kriteria sangat layak. Sedangkan Hasil uji efektivitas dari video pembelajaran Stop Bullying diperoleh melalui kegiatan Pretest dan Posttest yang diolah dengan uji N-gain. Skor yang diperoleh dari kelas kontrol adalah 0,4 dengan kriteria sedang, dan kelas eksperimen memperoleh rata-rata 0,7 dengan kriteria tinggi. Simpulan dari penelitian ini adalah video pembelajaran Stop Bullying sangat layak dan efektif untuk dijadikan media pembelajaran bagi siswa kelas VI SD untuk meningkatkan pemahaman siswa terkait pencegahan bullying di sekolah dasar.