Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Media Pembelajaran Video Animasi Ujang Entis Berbantuan Praktikum Sederhana Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas V Pada Materi Kalor di SDN Sirnasari Darmawan, M Lutfi; Nurfitriani, Meiliana; Pratiwi, Anggia Suci
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7818

Abstract

Siswa sekolah dasar sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep IPA yang bersifat abstrak, khususnya materi panas, akibat penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang menarik. Kondisi ini berdampak pada rendahnya minat belajar dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran video animasi Ujang Entis yang dipadukan dengan eksperimen sederhana terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V pada materi panas di SDN Sirnasari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimen dan desain pretest–posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas V yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan Kelompok Kontrol, masing-masing sebanyak 15 siswa. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan video animasi dan eksperimen sederhana, sedangkan Kelompok Kontrol menggunakan metode ceramah. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t sampel independen dengan bantuan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest siswa sebesar 54,07 dan rata-rata nilai posttest sebesar 80,67 pada kelompok eksperimen. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (p 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan nilai posttest, dengan nilai posttest lebih besar dibandingkan nilai pretest. Dengan demikian, penggunaan media video animasi Ujang Entis yang dipadukan dengan eksperimen sederhana memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa sekolah dasar pada materi panas.
Developing Interactive Digital Comic Media for Teaching Speaking Skills in Elementary School Nur Alifah, Rini Syamsiah; Nurfitriani, Meiliana; Pratiwi, Anggia Suci
PANYONARA: Journal of English Education Vol. 8 No. 1 (2026): PANYONARA: Journal of English Education (In Progress)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/panyonara.v8i1.20801

Abstract

Mastering English at an early stage is considered crucial in equipping younger generations to face international competition. Among the four essential language abilities, speaking is regarded as the most fundamental and therefore requires consistent and structured development. Nevertheless, the oral proficiency of Indonesian elementary school learners remains relatively low, creating a demand for more engaging and innovative teaching strategies. This research was conducted to design interactive learning resources in the form of a digital comic, intended to support fifth-grade pupils in studying English as a second language (ESL). The study adopted a research and development (R&D) framework to construct instructional media that are tangible, visually oriented, and aligned with the developmental characteristics of children in their early learning stages. The validation process yielded a mean score of 3.7 out of 4, which fell into the “very good” category. Moreover, effectiveness for the concern and the result was investigated by comparing pre-test and post-test differences, yielding an N-Gain score of 0.87, which is classified as “high.” These results prove that the interactive digital comic not only is user-friendly but is also effective in developing students' speaking skills. The implications extend beyond classroom practice, where teachers can utilize the media as an engaging instructional resource. Additionally, curriculum developers may consider the findings as input in designing syllabi that integrate interactive media, while educational media producers can adopt the principles demonstrated in this study to create child-friendly learning content that supports language acquisition.