Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

The Influence of Digital Literacy and Learning Styles on Students' Mathematics Learning Outcomes Hasibuan, Nabila Sari; Lubis, Mara Samin
Unnes Journal of Mathematics Education Vol. 13 No. 1 (2024): Reguler Issue
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ddnmx969

Abstract

The aim of this research is to determine whether or not there is an influence of digital literacy on students' mathematics learning outcomes, whether or not there is an influence of learning styles on students' mathematics learning outcomes, and whether or not there is an influence of digital literacy and learning styles on students' mathematics learning outcomes. This research is quantitative research with an ex post facto type. This research was conducted at MTsN 3 Medan. Data collection methods use questionnaires and documentation. The analysis techniques used are descriptive analysis, data analysis prerequisite tests, and hypothesis testing. The research results show that there is an influence of digital literacy on students' mathematics learning outcomes, as evidenced by (Sig.) 0.005 ˂ 0.05. There is an influence of learning style on students' mathematics learning outcomes, as evidenced by (Sig.) 0.005 ˂ 0.05. There is a significant influence between digital literacy and learning style on mathematics learning outcomes, with a Sig value of < 0.05. This is proven by the results of multiple regression analysis with a Sig value of digital literacy of 0.037 and a Sig value of learning style of 0.035 ˂ 0.05. Digital literacy and learning styles contribute to student mathematics learning outcomes by 42.5%.
ANALISIS PERSEPSI SISWA TENTANG PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT PADA MATERI BENTUK ALJABAR Hidayat, Taufik; Lubis, Mara Samin; Kamalia, Lailatun Nur
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 3 (2024): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah menjadi usaha guna menolong siswa mendapatkan juga menumbuhkan sendiri semua kemampuan yang dipunyai. Pendidikan juga menghasilkan kondisi dengan kemungkinan bagi siswa bisa bertumbuh dengan optimal. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah wali kelas VII, guru bidang studi matematika, dan peserta didik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: Dengan adanya reward dan punishment peserta didik merasa lebih semangat dan lebih giat dalam belajar khususnya pada pelajaran Matematika materi bentuk aljabar yang kebanyakan siswa merasa kesulitan dalam pengerjaannya. Adapun bentuk reward yang diberikan ialah berupa hadiah (barang atau uang), bisa juga diberikan dengan tepuk tangan, dan kalimat-kalimat pujian atau kalimat motivasi untuk meningkatkan minat peserta didik untuk lebih giat belajar. Sedangkan bentuk punishment yang diberikan ialah anak-anak disuruh untuk berdiri di depan kelas/ lapangan, istighfar, meminta maaf, mengutip sampah, dan meminta anak-anak untuk berkeliling meminta tanda tangan guru, dan lain-lain. ABSTRACT Education is an effort to help students acquire and develop their own abilities. Education also produces conditions with the possibility for students to grow optimally. This research method uses descriptive qualitative research methods. Data collection techniques by means of observation, interviews and documentation. The subjects in this research were class VII homeroom teachers, mathematics teachers, and students. The results of the research reveal that: With rewards and punishment, students feel more enthusiastic and more active in learning, especially in Mathematics lessons, algebra material, which most students find difficult to complete. The form of reward given is in the form of a prize (goods or money), it can also be given with applause, and sentences of praise or motivational sentences to increase students' interest in studying more actively. Meanwhile, the form of punishment given is that the children are told to stand in front of the class/field, forgive, apologize, cite rubbish, and ask the children to go around asking for the teacher's signature, etc.
PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI DAN KECEMASAN TERHADAPKEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Barokah, Pinta Riski; Lubis, Mara Samin; Siregar, Tanti Jumaisyaroh
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 5 (2024): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan diri dan kecemasan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII MTs pada materi teorema Pythagoras baik secara parsial ataupun silmultan. Metodologi penelitian menggunakan ex-post facto. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Medan dengan jumlah sampel 30 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah uji regresi linier sederhana dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, secara parsial kepercayaan diri dan kecemasan tidak berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan koefisien regresi kepercayaan diri sebesar 0,205 (20,5%), dan koefisien regresi kecemasan sebesar 0,057 (5,7%), sedangkan secara simultan kepercayaan diri dan kecemasan berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan koefisien determinasi dengan nilai R Square sebesar 0,800 atau 80%. Artinya pengaruh kepercayaan diri dan kecemasan siswa secara simultan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika adalah sebesar 80%, sedangkan sisanya sebesar 20% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak terdapat pada penelitian ini. ABSTRACT This research aims to determine the influence of self-confidence and anxiety on the mathematical problem solving abilities of class VIII MTs students on the Pythagorean theorem material either partially or simultaneously. The research methodology uses ex-post facto. The research population was class VIII students at MTs Negeri 1 Medan with a sample size of 30 students. The sampling technique uses purposive sampling technique. The analysis techniques used are simple linear regression tests and multiple linear regression tests. The results of this study indicate that, partially self-confidence and anxiety have no effect on students' mathematical problem solving abilities with a self-confidence regression coefficient of 0.205 (20.5%), and an anxiety regression coefficient of 0.057 (5.7%), while simultaneously self-confidence and anxiety influence students' mathematical problem solving abilities with a coefficient of determination with an R Square value of 0.800 or 80%. This means that the influence of students' self-confidence and anxiety simultaneously on mathematical problem solving abilities is 80%, while the remaining 20% ​​is influenced by other variables not included in this research.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS GOOGLE FORM KELAS X SMA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL Sepriani, Elmi; Ananda, Rusydi; Lubis, Mara Samin
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 5 (2024): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik berdasarkan model ADDIE dan menganalisis tingkat kevalidan Lembar Kerja Peserta Didik pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel. Penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan (research and development). Penelitian ini menggunakan model pengembengan ADDIE dibatasi sampai 3 tahap, yaitu analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan). Subjek pada penelitian ini yaitu peserta didik di kelas X-1 SMA Swasta Al-Hikmah Medan yang berjumlah sebanyak 20 peserta didik. Instrumen pada penelitian ini menggunakan angket validasi untuk melihat kevalidan oleh seorang dosen sebagai ahli media dan seorang dosen dan seorang guru sebagai ahli materi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) ini dilakukan dengan 3 tahapan, yaitu analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan). Perolehan nilai rata-rata ahli media sebesar yaitu, 81,25% dengan kategori sangat layak digunakan. Sedangkan nilai rata-rata ahli materi yaitu, 88,54% dengan kategori sangat layak digunakan. ABSTRACK This study aims to analyze the process of developing Students’ Worksheets based on the ADDIE model and analyze the level of validity of Student Worksheets on the material of three-variable linear equation systems. This study included research and development. This study used the ADDIE development model limited to 3 stages, namely analysis, design, development. The subjects in this study were students in class X-1 of Al-Hikmah Medan Private High School totaling 20 students. The instrument in this study used a validation questionnaire to see the validity by a lecturer as a media expert and a lecturer and a teacher as material experts. The results of this study indicated that the process of developing Student Worksheets (LKPD) was carried out in 3 stages, namely analysis, design, development. The average value obtained by media experts was 81.25% with a category that is very feasible to use. While the average value of material experts was 88.54% with a category that is very feasible to use.
Mathematical Understanding Concept Ability of Junior High School Students on Algebra Lubis, Mara Samin; Br Ginting, Siti Salamah; Wahyuni, Fitry
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 12 No. 1 (2024): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jpmipa.v12i1.4824

Abstract

Abstract:Mathematical understanding concept ability must be possessed by students in learning mathematics. This study describes students' ability to understand algebraic concepts. The research method used was qualitative research with research subjects of 30 grade VII MTs TPI Sawit Seberang students. Data was collected through observation, interviews, and documentation. The results showed that students' ability to understand mathematical concepts was still low. Only two indicators have a good rate, namely restating the concept by 67% and giving examples instead of examples by 60%. Students have difficulty in distinguishing elements of algebraic forms, substituting equations, and calculating operations in algebraic form. Schools must be able to facilitate students in learning activities so that students have a good understanding of mathematical concepts. Abstrak:Kemampuan pemahaman konsep matematika harus dimiliki siswa dalam belajar matematika. Penelitian ini mendeskripsikan kemampuan siswa memahami konsep aljabar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan subyek penelitian 30 siswa kelas VII MTs TPI Sawit Seberang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa masih rendah. Hanya dua indikator yang tingkat ketercapaiannya bagus, yakni menyatakan ulang konsep sebesar 67% dan memberi contoh dan bukan contoh sebesar 60%. Siswa kesulitan dalam membedakan unsur-unsur bentuk aljabar, mensubstitusi persamaan, dan menghitung operasi dalam bentuk aljabar. Sekolah harus mampu memfasilitasi siswa dalam kegiatan pembelajaran sehingga siswa memiliki pemahaman konsep matematika yang baik.
Model kepemimpinan kepala sekolah di sekolah penggerak Ningsih, Euis Indah; Mesiono, Mesiono; lubis, Mara Samin
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami model kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan partisipasi tenaga pendidik di sekolah penggerak. Selain itu, penelitian ini juga ingin mengukur tingkat kepuasan tenaga pendidik terhadap penerapan model kepemimpinan tersebut. Dampak dari penerapan model kepemimpinan ini terhadap kualitas pengajaran dan pembelajaran juga akan dievaluasi. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi model kepemimpinan kepala sekolah di sekolah penggerak, sehingga dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai efektivitas dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan kondisi atau fenomena di lapangan secara apa adanya tanpa manipulasi. Data primer diperoleh dari kepala sekolah, pengawas sekolah, guru-guru, staf sekolah, dan komite di SD Negeri 14 Tanjung Medan, sementara data sekunder diperoleh dari dokumen, arsip, dan sumber-sumber tercetak lainnya. Berdasarkan hasil penelitian mengenai model kepemimpinan kepala sekolah di Sekolah Penggerak, dapat disimpulkan bahwa kombinasi model kepemimpinan servant leadership, otentik, adaptif, distributif, dan spiritual yang diterapkan telah berhasil meningkatkan partisipasi, kepuasan, dan kualitas kerja tenaga pendidik dan memiliki dampak positif dalam model kepemimpinan kepala sekolah yang diterapkan dan juga mempunyai faktor yang berpengaruh terhadap model kepemimpinan kepala sekolah di sekolah penggerak
Strategi Penerapan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Matematika pada Siswa SMP Lubis, Mara Samin
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika: Volume 4 Nomor 1 Februari 2022
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi dalam lembaga pendidikan adalah karakter siswa di Indonesia masih memprihatinkan berdasarkan fenomena yang terjadi. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang diterapkan oleh guru selama ini di kelas lebih mementingkan pengembangan kemampuan kognitif siswa daripada pengembangan sikap afektif (karakter) siswa. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penerapan pendidikan karakter dalam perencanaan pembelajaran matematika pada siswa SMP, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran matematika, serta penerapan pendidikan karakter dalam media pembelajaran matematika pada siswa SMP. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang terdiri atas tiga tahapan yaitu tahapan sebelum pengumpulan data, pengumpulan data penelitian, dan analisis data. Subjek pada penelitian ini yaitu 8 orang guru matematika SMP dan 6 orang siswa SMP di Sumatera Utara. Instrumen yang digunakan meliputi daftar wawancara, lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru matematika merencanakan pembelajaran dengan mengintegrasikan beberapa nilai karakter yang sesuai pada RPP. guru memberikan contoh keteladan dalam menerapkan nilai karakter pada saat pembelajaran. Selain itu, guru juga menerapkan pembelajaran yang berpusat kepada siswa. Guru menggunakan instrumen tes dan non tes dengan menyisipkan nilai karakter pada permasalahan. Guru menggunakan media pembelajaran alat peraga dan media berbasis teknologi dengan menyisipkan nilai karakter siswa didalamnya. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu guru matematika telah mampu menumbuhkankan beberapa nilai-nilai karakter kepada siswa seperti religius, disiplin, kejujuran, kreatif, tanggung jawab, mandiri, suka membaca, toleransi, dan rasa ingin tahu dalam rangka menciptakan generasi bangsa yang berkarakter pada saat proses perencanaan, pembelajaran, evaluasi dan penggunaan media pembelajaran berlangsung.
Eksplorasi Etnomatematika pada Tari Tor-Tor Namora Pule di Deli Serdang Nasution, Habib Al Ghifari; Lubis, Mara Samin
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.16245

Abstract

Mathematics is often considered foreign by students from everyday life. In this study, researchers explored the culture in the North Sumatra region, namely the culture of South Tapanuli. The culture is Tor-tor Namora Pule. This study aims to explore ethnomathematics in the Tor-Tor Namora Pule dance movement in Deli Serdang, which is related to flat geometry.The approach used in this research is an ethnographic approach, with qualitative research methods. Data obtained through interviews, the instrument in this study consisted of the main instrument, namely the researcher himself and auxiliary instruments in the form of interview guidelines. The data validity technique used is source triangulation. The results of the data analysis concluded that four main types of movements were identified in the Namora Pule dance, namely manyomba, mangido, manggolom, and manyomba which ended with the word horas. This study found ethnomathematical indicators related to the concept of flat geometry that are realized in these dance movements. The manyomba movement has the shape of a right triangle, an arbitrary triangle, and an obtuse triangle. The mangido movement shows a semicircle shape. Triangular and circular shapes are found in the manggolom movement. Finally, the manyomba/horas movement displays the shape of an isosceles triangle. This research indicates the integration of geometry concepts in the local cultural practice of Tor-Tor Namora Pule Dance, which has the potential to become a contextualized mathematics learning resource.
Development of Student Worksheets (LKPD) on Integer Topics to Improve Seventh-Grade Students’ Mathematical Problem Solving Abilities at SMP Negeri 3 Halongonan Harahap, Nia Helmita; Lubis, Mara Samin
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v11i1.1105

Abstract

The development of appropriate learning materials is essential to support active learning and to enhance students’ understanding of mathematical concepts, particularly in problem-solving activities that require logical and systematic thinking. This study aimed to develop Student Worksheets (LKPD) on integer topics that meet the criteria of validity, practicality, and effectivity in improving seventh-grade Students’ Mathematical Problem-Solving Abilities at SMP Negeri 3 Halongonan. This research applied a Research and Development (R&D) method based on the 4D development model, which includes the stages of define, design, develop, and disseminate. The participants of this study were seventh-grade students at SMP Negeri 3 Halongonan. The instruments used in this study consisted of validation sheets assessed by media and subject-matter experts, student response questionnaires, and a test measuring mathematical problem-solving skills. The results indicated that the developed worksheets achieved a validity score of 87.27% from media experts, categorized as highly valid, and 75% from subject-matter experts, categorized as valid. The practicality test showed a percentage of 67.26%, indicating that the worksheets were practical and easy to implement in classroom learning activities. The effectiveness of the worksheets was indicated by an increase in students’ mathematical problem-solving skills, as reflected by an N-gain value of 0.55, classified as category. These findings suggest that the developed worksheets help students better understand integer concepts, increase learning engagement, and support the development of mathematical reasoning skills. Therefore, the developed LKPD is considered appropriate and practical to implement as a mathematics teaching medium for integer topics for seventh-grade students at SMP Negeri 3 Halongonan.