Articles
Peran Guru Dalam Meningkatkan Minat Belajar Matematika Pada Siswa Kelas VI di SDN 106810 Sampali
Putri Utami, Anggi;
Rizky Wandini, Rora
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11945
Penelitian ini membahas tentang peran guru dalam meningkatkan minat belajar matematika pada siswa kelas VI di SDN 106810 Sampali. Peran guru sebagai motivator, fasilitator dan evaluator sangat dibutuhkan oleh siswa karena peranan guru dalam pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar siswa dengan cara berinteraksi guna meningkatkan potensi yang dimiliki anak. Kondisi belajar mengajar yang efektif adalah adanya minat dan perhatian siswa dalam belajar. Minat ini besar sekali pengaruhnya terhadap belajar, sebab dengan minat seseorang akan melakukan sesuatu yang diminatinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru sebagai motivator, fasilitator, dan evaluator. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan instrumen penelitian melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru sebagai motivator dalam meningkatkan minat belajar siswa adalah memberikan motivasi berupa nasihat, teguran, dan hadiah. Peran guru sebagai fasilitator dalam meningkatkan minat belajar siswa adalah memberikan fasilitas berupa ruang kelas yang nyaman, media pembelajaran, dan buku pembelajaran. Peran guru sebagai evaluator dalam meningkatkan minat belajar siswa adalah memberikan evaluasi berupa evaluasi proses dan evaluasi hasil berguna untuk mengukur ketercapaian siswa.
Penerpan Model Pembelajaran Kooperatife Tipe Nht(Numbered Heads Together) Dalam Pembelajaran Matematika di SD Subsidi Swakarya
Fadillah Siregar, Rahma;
Rizky Wandini, Rora
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11948
Dalam upaya meningkatkan hasil belajar matematika diperlukan suatu perencanaan yang matang oleh guru.Salah satunya adalah dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat.Model pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Heads Together(NHT) merupakan salah satu model yang digunakan dalam proses pembelajaran matematika. Artikel ini menganalisis penerapan model NHT dalam pembelajaran matematika di SD Subsidi Swakarya.Penelitian ini menngunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskripstif. Hasil dari penelitian ini yaitu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat keterampilan sosial, meningkatkan pemahaman konsep matematika, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, pertumbuhan keterampilan pemecahan masalah, dan manajemen kelas yang baik.
Pengaruh Penggunaan Multimedia Interaktif Terhadap Pemahaman Konsep Dalam Pembelajaran Matematika di SDS Yapsi Medan Johor
Handayani, Risma;
Rizky Wandini, Rora
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12194
Matematika merupakan ilmu yang mencakup konsep-konsep abstrak. Berdasarkan kenyataan yang ada, semakin abstrak suatu konsep matematika maka semakin sulit siswa memahami konsep tersebut dan menimbulkan kurangnya minat siswa dalam mempelajari matematika. Hal itu disebabkan karena pendekatan pembelajaran yang digunakan guru masih konvensional sehingga menyebabkan siswa tidak tertarik untuk mempelajari matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dapat mempengaruhi pemahaman konsep dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VI di SDS Yapsi Medan Johor. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Kualitatif mengacu pada teknik penelitian dan penafsiran yang menghasilkan data deskriptif berupa tulisan maupun kata-kata yang berasal dari manusia yang dapat diamati. Untuk mendapatkan hasil yang akurat melalui penggunaan metode kualitatif, peneliti harus turun lapangan, melalui berbagai sumber, metode, dan teori. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis multimedia interaktif memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman konsep dalam pembelajaran matematika.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Melalui Pendekatan Metakognitif di SD IT Darul Hasan Padangsidimpuan
Melinda Harahap, Rizki;
Rizky Wandini, Rora
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12195
Pola pikir zaman sekarang yang menuntut segala sesuatu menjadi serba cepat dan instan sering kali terbawa oleh siswa di sekolah. Ketika mengerjakan soal, siswa akan merasa puas ketika mereka sudah menemukan jawabannya. Entah jawabannya benar atau tidak, sangat jarang ditemui siswa yang kembali mengecek pekerjaan mereka. Di dalam proses pembelajaran pun, siswa dinilai kurang mampu dalam menganalisa kelemahan dan kelebihan yang dimilikinya untuk dapat memaksimalkan proses belajar. Mengerjakan seadanya yang penting selesai seringkali menjadi slogan para siswa saat ini. Padahal kemampuan menganalisa kelemahan maupun kelebihan yang dimiliki adalah kemampuan yang penting, khususnya dalam belajar matematika. Kesadaran akan kelebihan dan kekurangan ini dinamakan kesadaran metakognisi. Dalam belajar matematika keterampilan ini perlu dikembangkan. Untuk itu artikel ini akan membahas mengenai pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan keterampilan metakognitif.
Penggunaan Media Pembelajaran Dalam Meningkatan Kemampuan Peserta Didik Pada Pembelajaran Matematika di SD PAB 10 Sampali
Anggraini Silalahi, Tia;
Rizky Wandini, Rora
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12207
Fenomena dalam pembelajaran matematika dasar menunjukkan adanya hal tersebut adalah kecenderungan penggunaan media oleh guru kurang maksimal, media yang digunakan sangat sederhana dan tidak menarik perhatian siswa. Dalam pengelolaan pendidikan dibutuhkan orang-orang yang memahami tentang pendidikan. Untuk pengembangan sumber daya manusia tidak terlepas dari proses pendidikan. Orang berkualitas pasti dilihat dari pendidikannya. Posisi media dalam pembelajaran sangat penting bahkan sejajar dengan metode pembelajaran, metode yang digunakan dalam proses pembelajaran akan menuntut media apa yang diintegrasikan dan diadaptasikan dengan kondisi yang dihadapi. Proses belajar mengajar merupakan proses komunikasi, yaitu proses penyampaian pesan dari sumber pesan malalui media tertentu ke penerima pesan. Komponen-komponen komunikasi pada proses belajar mengajar meliputi pesan, sumber pesan, media dan penerima pesan dalam hal ini peserta didik. Media pembelajaran berfungsi sebagai Fungsi atensi, Fungsi afektif, Fungsi kognitif, dan Fungsi kompensatoris. Media pembelajaran juga bermanfaat sebagai memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga pembelajaran akan lebih efektif dan efisien. Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi semangkin mendorong upaya- upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil- hasil teknologi dalam proses belajar. Guru sekurang- kurangnya dapat menggunakan alat yang murah dan efisien yang meskipun sederhana merupakan keharusan dalam mencapai tujuan pengajaran yang diharapkan.
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Matematika Kelas II di SD Islam Al-Ulum Terpadu Medan
Azzura Jaffa, Zahra;
Rizky Wandini, Rora
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12208
Pembelajaran matematika yang dilaksanakan secara terfokus dapat melatih dan menumbuhkan cara berpikir secara sistematis,logis, kritis, kreatif dan konsisten.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pelaksanaan pembelajaran matematika pada kelas II di SD Al-Ulum Terpadu Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan strategi inquiry yang menekankan pada pencarian secara deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dapat dilaksanakan dengan tepat, maka guru dapat memilih metode,model,dan media yang sesuai dengan kemampuan peserta didik agar dapat berjalan untuk mencapai tujuan pembelajaran dan dapat diterapkan dikehidupan sehari-hari. Pelaksanan pembelajaran matematika pada kelas II, menggunakan metode dan model pembelajaran berdiferensiasi yaitu guru melakukan beragam cara menempatkan anak sesuai dengan kemampuan,minat,bakat,lebih persuasifnya karena tiap anak memiliki kebutuhan dan kemampuannya berbeda-beda. Sedangkan penggunaan media pembelajarannya tergantung dengan materi apa yang dipelajari.
Penguatan Konsep Gender Melalui Penelitian Pembagian Pekerjaan dalam Masyarakat Nelayan (Untuk Pengembangan Program Studi PIPS)
Dora, Nuriza;
Rizky Wandini, Rora;
Nur Kamalia, Lailatun
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/mudabbir.v5i1.693
Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana peran perempuan atau istri nelayan di Desa Percut yang memutuskan untuk bekerja sebagai pencari kerang sebagai strategi untuk memenuhi kebutuhan keuangan rumah tangga. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif untuk menjelaskan permasalahan keuangan yang dihadapi oleh perempuan di Desa Percut dan bagaimana mereka mengatasi masalah kehidupan mereka. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, observasi partisipatif, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan pendapatan nelayan menyebabkan tekanan emosional dan psikologis bagi istri nelayan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, sehingga mereka mencari pekerjaan alternatif sebagai pencari kerang tanpa mengabaikan posisi perempuan yang memiliki tugas utama mengurus rumah tangga. Terdapat beberapa hambatan dan tantangan yang dihadapi, terutama dalam hal pengasuhan anak, namun mereka harus menemukan strategi untuk mengatasinya.
Pengaruh Penggunaan Media Dakon Bilangan Terhadap Hasil Belajar Perkalian KPK Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SDN 132412 Kota Tanjungbalai
Ramadhani, Tivany;
Rizky Wandini, Rora
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11833
Pembelajaran matematika mengenai materi kelipatan persekutuan terkecil (KPK) jangan penting diajarkan di SD terutama SD yang diteliti SDN 132412 Kota Tanjung balai karena alasan berhubungan dengan kenyataan berdasarkan pengamatan materi ini dianggap sulit karena metode yang digunakan oleh guru masih konvensional tidak menggunakan media pembelajaran, dari hasil studi wawancara yang dilakukan pada 23 siswa,oleh karena itu perlu metode baru dalam mengatasi masalah ini titik peneliti menggunakan media dakon bilangan dengan alasan, dalam proses pembelajaran siswa diajak untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran dengan diberikan stimulus berupa media. Sesuai pada teori belajar responden di mana belajar dihasilkan dari pengalaman dengan lingkungan yang didalamnya terjadi hubungan antara stimulus dan respon. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) mengetahui peningkatan pemahaman pada materi KPK, (2) mengetahui minat siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan media dakon bilangan. Penelitian ini menggunakan metode PTK yang mengadopsi model Kemmis atau taggart yang terdiri dari dua siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan wawancara observasi, pengisian angket dan tes, dianalisis dengan refleksi pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan baik dari pemahaman siswa dan minat siswa. Perolehan hasil belajar siswa dengan rata-rata pada siklus I mencapai 70 dengan persentase ketuntasan 44%, siklus II dengan rata-rata 92 dan persentase ketuntasan 100%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media dakon bilangan pada mata pelajaran matematika materi KPK dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas IV SDN 132412 Kota Tanjungbalai.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Jigsaw Dalam Meningkatkan Proses Pembelajaran Matematika Kelas II di MIS Al Hafza Islamic Global School
Hafza, Abyena;
Rizky Wandini, Rora
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11834
Pembelajaran matematika di sekolah dasar memerlukan model pembelajaran yang tepat agar hasil belajar siswa maksimal. Untuk meningkatkan hasil belajar yang maksimal maka pendidik bertanggung jawab. Penulisan artikel ini menggunakan studi literatur dengan menganalisis beberapa kajian yang berkaitan dengan topik pembahasan, yaitu: pembelajaran kooperatif, model pembelajaran jigsaw, dan matematika. Model pembelajaran kooperatif merupakan rangkaian kegiatan belajar yang dilakukan oleh peserta didik dalam kelompok-kelompok tertentu untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terdapat kelompok asal yang heterogen dan kemudian dibentuk kelompok ahli untuk menjadikan peserta didik ahli dalam suatu topik yang ditugaskan kemudian saling berbagi informasi kepada teman-teman yang membahas topik berbeda. Berdasarkan kajian terhadap hasil penelitian mengenai pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, ditemukan bahwa pembelajaran kooperatif tipe jigsaw mempengaruhi hasil belajar dan prestasi belajar matematika peserta didik. Kemudian terungkap pula bahwa pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar dan prestasi belajar matematika siswa.
Analisis Faktor Rendahnya Minat Belajar Matematika Siswa Kelas IVdi SD IT Hidayatul Jannah
Suci Ramadani, Karfika;
Rizky Wandini, Rora
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12188
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika kela IV SD IT Hidayatul Jannah. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa dalam pelajaran matematika, sehingga guru dapat melakukan upaya perbaikan pada pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan dapat menjadi gambaran bagi oraang tua dan guru dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dimana instrument yang digunakan adalah hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan bahwa faktor rendahnya minat belajar dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internalnya yaitu ketidak sukaan siswa terhadap mata pelajaran matematika, dikarenakan siswa menganggap bahwa matematika merupakan mata pelajaran yang sulit. Faktor eksternalnya yaitu rendahnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran matematika. Dari hasil wawancara yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa cara mengajar guru dapat mempengaruhi perhatian siswa dalam belajar, guru mengajar masih monoton dan jarang menggunakan media pembelajaran pada saat pelajaran matematika. Selain cara mengajar guru, sikap orang tua yang kurang tepat juga dapat mempengaruhi minat belajar siswa.