Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Gangguan Persepsi Sensori Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Di Wilayah Kerja Naras Kota Pariaman Debby Sinthania; Alfitri Alfitri; Ramaita Ramaita; Rosmieni Rosmieni
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.56

Abstract

Halusinasi pendengaran adalah kesalahan dalam mempersepsikan suara yang didengar oleh orang dengan gangguan jiwa dan biasanya suara yang didengar bisa menyenangkan, ancaman, membunuh, dan merusak. Menurut Riskesdas (2018) Prevalensi di Sumatera Barat penderita gangguan jiwa adalah sebesar 16,7%. Proporsi penderita yang mengalami gangguan jiwa sebesar 7,0% per mil dari seluruh total penduduk indonesia. Kota Pariaman menempati urutan terendah nomor dua dengan banyak klien 139 orang di provinsi Sumatera Barat. Kasus dengan pasien yang mengalami halusinasi di Puskesmas Naras pada tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Pada tahun 2020 sebanyak (15 orang), tahun 2021 sebanyak (20 orang) dan tahun 2022 sebanyak (25 orang) yang terdiri dari pasien lama dan baru. Tujuan penelitian mampu melakukan Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Dengan Halusinasi Pendengaran di Wilayah Kerja Puskesmas Naras Pariaman Tahun 2023. Penelitian dilakukan pada tanggal 13 Februari 2023 sampai 20 Februari 2023 pada 1 orang pasien. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian yang dilakukan selama 8 hari kepada klien menunjukkan bahwa asuhan keperawatan dengan menerapkan strategi pelaksanaan sangat efektif dikarenakan klien mampu mengontrol halusinasi dengan cara menghardik, minum obat, bercakap-cakap dan kegiatan terjadwal. Diharapakan Bagi keluarga dapat meningkatkan pengetahuan keluarga tentang cara merawat klien dengan Halusinasi Pendengaran dirumah dan keluarga bisa mengontrol jadwal minum obat sehingga tidak terjadi kekambuhan.
Peningkatan Kebugaran Perawat Kota Padang Masa Pendemi Covid-19 Melalui Kegiatan Yoga Novariza, Rika; Sari, Dwi Happy Anggia; Sinthania, Debby; Yuniarti, Elsa; Ramadhani, Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 3 No 03 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 03 Nomer 03 Tahun 2022
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v3i03.2070

Abstract

Kejadian kasus Covid-19 yang terus bertambah dari hari ke hari sehingga petugas kesehatan terutama perawat sebagai garis terdepan semakin ekstra pekerjaanya hal ini menyebabkan meningkatnya tekanan serta tuntutan dalam beban kerja sehingga dikhawatirkan kesehatan dan kebugaran dari para perawat tersebut yang akan semakin menurun. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kebugaran para perawat di masa pandemi ini. Pengabdian ini dilakukan 1x seminggu sebanyak 8 kali pertemuan diiukuti oleh 15 perserta yang mewakili perawat rumah sakit rujukan Covid-19 Kota Padang. Melalui senam yoga peserta dapat meningkatkan kebugaran tubuh dan merasakan manfaat yoga. Saran untuk kegiatan selanjutnya, peserta dapat melakukan senam yoga secara berlanjut dan terjadwal.
Studi Kasus Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Diabetes Mellitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Pariaman Adila, Siti; Sinthania, Debby; Anggia Sari, Dwi Happy; Eni, Rosmi
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i2.45

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi akibat kelainan sekresi Insulin. International Diabetes Federation (IDF) mengatakan terdapat 463 juta orang pada usia 20 – 79 didunia menderita Diabetes Mellitus, dimana Indonesia menempati peringkat 7 dan 10 negara dengan jumlah penderita terbanyak yaitu sebesar 10.7 juta Data dari Puskermas Pauh kota Pariaman tahun 2023 angka kejadian Diabetes Mellitus tahun sebanyak 219 kasus. Hasil rekam medis Puskesmas Pauh Kota Pariaman mengalami peningkatan selama 3 tahun terakhir yaitu 547 kasus. Tujuan penelitian agar mampu memberikan asuhan keperawatan keluarga dengan Diabetes Mellitus tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kota Pariaman Tahun 2023. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan melakukan Asuhan Keperawatan mulai dari pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan Selama 7 hari dari tanggal 14 -21 Februari. Hasil penelitian ditemukan diagnosa yaitu ketidakstabilan Kadar glukosa darah, intoleransi aktivitas, dan defisit pengetahuan. Hasil evaluasi didapatkan perubahan tingkat pengetahuan dan kemandirian keluarga dalam asuhan keperawatan keluarga dengan Diabetes Mellitus. Saran dari peneliti diharapkan keluarga dapat lebih memperhatikan pola makan yang sehat dan selalu mengontrol kesehatan secara rutin dipelayanan kesehatan.
Pemberian Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Lansia Dengan Dermatitis Muhammad Panji Al Gazali; Sinthania, Debby; Dewi, Sandra; Hasmita
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i1.216

Abstract

Dermatitis ialah kelainan kulit yang subyektif ditandai oleh rasa gatal dan secara klinis terdiri atas ruam polimorfi yang umumnya berbatas tidak tegas. Prevalensi dermatitis di Indonesia sangat bervariasi. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, prevalensi dermatitis di Indonesia mencapai 6,8%. Saat studi pendahuluan di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin didapatkan 6 orang pasien dermatitis. Tujuan penelitian yaitu menggambarkan asuhan keperawatan lansia dengan dermatitis di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin. Metode penelitian yang digunakan dalam Karya Tulis Ilmiah ini yaitu menggunakan metode studi kasus dengan 1 sampel. Penelitian ini dilakukan di wisma harau dimana diruangan tersebut terdapat 3 orang yang mengalami dermatitis, penelitian dilakukan dengan cara wawancara dengan pasien. Penelitian dilakukan di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin dari tanggal 26 Februari-01 Maret 2024. Hasil penelitian didapatkan hasil pengkajian adalah tanda gejala yang muncul pada klien adalah klien mengatakan gatal-gatal semenjak 1 tahun yang lalu, gatal-gatal makin parah saat terkena keringat, klien tampak memiliki ruam bekas garukan dilengan dan punggungnya, tampak pasien menggaruk lengannya. Hasil pengkajian didapatkan tiga diagnosa yaitu gangguan integritas kulit, gangguan rasa nyaman dan resiko infeksi. Guna mengatasi masalah keperawatan tersebut dilaksanakan intervensi perawatan integritas kulit,perawatan luka, pemberian obat kulit yaitu bedak gatal dan salep. Intervensi dilaksanakan selama lima hari, dan hasilnya pasien mengatakan gatal sudah berkurang. Disarankan kepada pihak PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin untuk melanjutkan implementasi keperawatan yang telah dilakukan agar penyakit dapat sepenuhnya teratasi.
Asuhan Keperawatan Jiwa Dengan Halusinasi Pendengaran Dhea Ramayela; Anggia Sari, Dwi Happy; Eni, Rosmi; Sinthania, Debby
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i1.249

Abstract

Gangguan jiwa merupakan gangguan yang mengenai satu atau lebih fungsi jiwa dengan manifestasi dari bentuk penyimpangan perilaku akibat adanya distorsi emosi sehingga ditemukan ketidakwajaran dalam bertingkah laku. Halusinasi adalah persepsi klien yang salah melalui panca indra terhadap lingkungan tanpa adanya stimulus atau rangsangan yang nyata. Berdasarkan data yang didapat di RSJ Prof. HB Saanin Padang diagnosis keperawatan terbanyak pada tahun 2023 dengan masalah keperawatan halusinasi (96,2%). Tujuan penelitian studi kasus ini adalah mahasiswa mampu melaksanakan asuhan keperawatan jiwa berdasarkan tahapan pendokumentasian asuhan keperawatan. Penelitian ini dimulai tanggal 26 Februari s.d. 2 Maret 2024 di Ruang Flamboyan Rumah Sakit Jiwa Prof. HB Saanin Padang, dengan metode studi kasus. Hasil pengkajian pada Tn. R yaitu tanda dan gejala yang ditemukan pada klien berupa mendengar bisikan-bisikan halus. Setelah evaluasi didapatkan hasil bahwa klien mampu mengontrol halusinasinya berupa cara menghardik, meminum obat secara teratur, bercakap-cakap dan melakukan kegiatan harian. Diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat mengelola klien dengan masalah keperawatan jiwa dilakukan dengan optimal
Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn. A Dengan Halusinasi anursya, prisca anursya; Eni, Rosmi; Miswarti; Sinthania, Debby
Jurnal Keperawatan Medika Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v4i1.441

Abstract

Gangguan jiwa seperti skizofrenia merupakan kondisi mental yang ditandai oleh halusinasi, delusi, serta kesulitan dalam berpikir dan berkomunikasi. Penderita skizofrenia sering kali merasa terisolasi dan cenderung menarik diri dari interaksi sosial. Berdasarkan data survey awal yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 15 Januari 2025, ditemukan sebanyak 6.206 kasus Halusinasi di RSJ Prof HB Saanin Padang selama tahun 2024. Meningkatkan kemampuan dalam memberikan asuhan keperawatan kepada klien yang menderita Halusinasi. Studi kasus ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Asuhan Keperawatan Jiwa pada Tn. A, yang mengalami Halusinasi Pendengaran di Ruang Merpati RSJ. Prof. HB. Saanin Padang pada tahun 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan di Ruang Merpati. Penelitian ini dilaksanakan pada 24 Apr 2025 s/d 28 Apr 2025 di Ruangan Merpati RSJ Prof HB Saanin. diagnosa 1 ditandai dengan Halusinasi Pendengaran, diagnosa 2 dengan Resiko Perilaku Kekerasan diagnosa 3 dengan Harga Diri Rendah. Setelah melakukan penelitian Keperawatan Jiwa untuk Tn.A menunjukkan perkembangan yang positif dan evaluasi keperawatan yang diberikan pada Tn.A dengan 3 diagnosa keperawatan teratasi sebagian. Diharapkan bahwa RSJ Prof HB Saanin dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Dengan Metode Mentoring Terhadap Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja SMP N 4 Palembayan 2014 Mutia Kosasi, Siti; Sinthania, Debby
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i2.263

Abstract

Reproductive health is a state of complete physical, mental, and social whole, not only free from disease or disability in all aspects relating to the reproductive system, functions, and processes. Reproductive health issues has increased every year as sexually transmitted diseases and HIV / AIDS. This research aims to look at the influence of reproductive health education with mentoring methods to adolescent reproductive health knowledge SMP N 4 Palembayan 2014. Type of quantitative research with research design Preeksperimen by design one group pretest-posttest. The population in this research all students / student of class VII and VIII SMP N 4 Palembayan using multistage random sampling technique of sampling. The number of respondents who were sampled as many as 15 people. This research uses data analysis techniques Paired Samples Test. The results of a thorough statistical test p-value = 0.000 (p
Development of Health E-Booklets in HIV/AIDS Prevention for Padang State University Students Dwi Anggia; Debby Sinthania; Elsa Yuniarti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 3 (2024): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i3.5399

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) is an infectious disease, if we pay attention to the various characteristics of disease transmission, then the form of transmission from the agent is a very important form because the nature of this disease is more often endemic and spreads more easily in society. In Indonesia, the spread of HIV/AIDS occurs evenly in almost all provinces. The prevalence of HIV cases in the population aged 15 - 49 years has increased. This research aims to produce E-Booklet. This type of research is development research using a 4-D model. The development stage of this model starts from the define stage, design stage and develop stage. The instruments used in this development research were student, lecturer questionnaires and validation sheets E-Booklet by experts, as well as a practicality assessment sheet E-Booklet filled by students and lecturers. The research results show that E-Bookletvery valid with an average score of 86.01%. The practicality assessment of students in the field trial (group evaluation size) was with a score of 95.00% with very practical criteria, and the practicality assessment by the lecturer obtained a score of 93.00% with very practical criteria. Can be concluded that E-Booklet that has been developed is included in the very valid and very practical category.
MANAJEMEN STRES PADA KOMUNITAS PESISIR: PERAN PERAWAT JIWA DI KOTA PARIAMAN Dwi Happy Anggia Sari; Debby Sinthania; Mike Asmaria; Kheniva Diah Anggita
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 1 (2025): Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i1.3518

Abstract

Coastal communities face significant stressors related to unstable income, climate variability, marine ecosystem degradation, and family burdens. This study examines stress management in coastal communities of Kota Pariaman and explores the strategic role of psychiatric nurses in preventive mental health efforts. Using community assessment, interviews, and Focus Group Discussion (FGD), 30 participants were included from three coastal subdistricts. Results reveal moderately high stress levels (62%) influenced by economic hardship and occupational demands. Psychoeducation and early detection significantly improved knowledge (t = -6.112, p 0.05). Strengthening community-based psychiatric nursing is crucial to enhancing mental resilience in coastal populations. Keywords:  Stress Management; Psychiatric Nursing; Coastal Communities; Pariaman
IMPLEMENTASI PROSES KEPERAWATAN BERBASIS SDKI-SLKI-SIKI DALAM PENGENDALIAN HALUSINASI PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI LAYANAN RAWAT JALAN NEUROPSIKIATRI: SEBUAH STUDI KASUS Debby Sinthania; Mariza Elvira; Hidayati Hidayati; Rizki Amalia
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v3i4.13730

Abstract

Hallucinations are predominant symptoms experienced by individuals with schizophrenia and may increase relapse risk if not managed comprehensively. Reports describing the implementation of Indonesian Nursing Standards (SDKI, SLKI, SIKI) in outpatient settings remain limited. This study aimed to describe the implementation of the psychiatric nursing process in a patient with schizophrenia experiencing visual hallucinations at the Neuropsychiatric Outpatient Clinic of Dr. Drs. M. Hatta Brain Hospital, Bukittinggi. A descriptive case study design was employed involving one purposively selected patient. Nursing care was provided over seven days using the Strategi Pelaksanaan (SP) approach. The findings demonstrated a reduction in hallucination frequency from 3 times to 0 times per day, an 85% increase in hallucination control scores, 100% medication adherence, and active family participation. The systematic implementation of SDKI, SLKI, and SIKI contributes to better hallucination management and provides practice-based evidence for outpatient mental health settings. ABSTRAK Gangguan persepsi sensori berupa halusinasi merupakan gejala utama skizofrenia yang berisiko meningkatkan kekambuhan serta perilaku berbahaya jika tidak ditangani secara komprehensif. Implementasi proses keperawatan berbasis Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), dan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) pada layanan rawat jalan masih jarang dilaporkan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan proses asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizofrenia dengan halusinasi penglihatan di Poli Klinik Neuro Psikiatrik Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi. Penelitian studi kasus deskriptif ini menggunakan purposive sampling pada satu pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi Strategi Pelaksanaan (SP) dilaksanakan selama tujuh hari melalui latihan menghardik, edukasi obat, bercakap-cakap, jadwal aktivitas, dan edukasi keluarga. Hasil penelitian menunjukkan penurunan frekuensi halusinasi dari 3 kali menjadi 0 kali per hari, peningkatan skor kemampuan mengontrol halusinasi sebesar 85%, kepatuhan obat 100%, serta partisipasi aktif keluarga dalam pendampingan di rumah. Kesimpulannya, penerapan asuhan keperawatan berbasis SDKI, SLKI, dan SIKI secara sistematis terbukti efektif mengontrol halusinasi dan dapat menjadi practice-based evidence pelayanan kesehatan jiwa rawat jalan.